Anda di halaman 1dari 3

PROMOSI KESEHATAN DAN KESEHATAN LINGKUNGAN

Melvi Zahra 22010118220212


Rara Andini Saraswati 22010117220185

Health Promotion merupakan Bagian dari tingkat pencegahan penyakit menurut Leavel dan
Clark. Lima Level pencegahan menurut Leavel and Clark ;
1. Health Promotion
2. Specific Protection
3. Early Diagnosis and Prompt Treatment
4. Disability Limitation
5. Rehabilition

Menurut WHO (1984) Promosi Kesehatan adalah Proses membuat orang mampu
meningkatkan kontrol terhadap, dan memperbaiki kesehatan mereka.
Strategi Promkes (WHO, 1994), yaitu :
1. Advokasi (Advocacy)  kegiatan meyakinkan orang lain
2. Dukungan Sosial (Social Support)  kegiatan mencari dukungan sosial
3. Pemberdayaan Masyarakat (Empowerment)
Dimensi Aspek Sasaran Pelayanan Kesehatan, yaitu :

1. Promkes pada Tingkat Promotif


Sasaran : Kelompok orang sehat
Tujuan : Mampu meningkatkan kesehatannya
2. Promkes pada Tingkat Preventif

Sasaran : Kelompok orang sehat & kelompok high risk (bumil, bayi, obesitas, PSK
dll)
Tujuan : Mencegah kelompok tersebut agar tidak jatuh sakit
3. Promkes pada Tingkat Kuratif

Sasaran : Para penderita penyakit, utamanya penyakit kronis (DM, TBC,


Hipertensi)
Tujuan : Mencegah penyakit tersebut tidak menjadi lebih parah
4. Promkes pada Tingkat Rehabilitatif
Sasaran : Para penderita penyakit yg baru sembuh (recovery) dr suatu penyakit
Tujuan : Segera pulih kembali kesehatannya & / mengurangi kecatatan seminimal
mungkin
Dimensi Tempat Pelaksanaan Promosi Kesehatan atau Tatanan ( Setting ), yaitu :
1. Tatanan RT
2. Tatanan Sekolah
3. Tatanan Tempat Kerja
4. Tatanan Tempat-Tempat Umum
5. Tatanan Institusi Yankes

STRATEGI PROMOSI KESEHATAN

Strategi promosi kesehatan paripurna yang terdiri dari (1) pemberdayaan, yang didukung
oleh (2) bina suasana dan (3) advokasi, serta dilandasi oleh semangat (4) kemitraan.

- Pemberdayaan adalah pemberian informasi dan pendampingan dalam mencegah dan


menanggulangi masalah kesehatan, guna membantu individu, keluarga atau kelompok-
kelompok masyarakat menjalani tahap-tahap tahu, mau dan mampu mempraktikkan PHBS.

- Bina suasana adalah pembentukan suasana lingkungan sosial yang kondusif dan
mendorong dipraktikkannya PHBS serta penciptaan panutan-panutan dalam mengadopsi
PHBS dan melestarikannya.

- Advokasi adalah pendekatan dan motivasi terhadap pihak-pihak tertentu yang


diperhitungkan dapat mendukung keberhasilan pembinaan PHBS baik dari segi materi
maupun non materi.

PELAKSANA PROMOSI KESEHATAN


Terdapat dua kategori pelaksana promosi kesehatan, yaitu
(1) setiap petugas kesehatan

Setiap petugas kesehatan yang melayani pasien dan ataupun individu sehat (misalnya
dokter, perawat, bidan, tenaga gizi, petugas laboratorium dan lain-lain) wajib
melaksanakan promosi kesehatan
(2) petugas khusus promosi kesehatan (disebut penyuluh kesehatan masyarakat).
Dalam keterbatasan sumber daya manusia kesehatan, sehingga belum dimungkinkan
adanya petugas khusus promosi kesehatan di setiap Puskesmas, maka di dinas kesehatan
kabupaten/kota harus tersedia tenaga khusus promosi kesehatan. Tenaga ini berupa
pegawai negeri sipil dinas kesehatan kabupaten/kota yang ditugasi untuk melaksanakan
promosi kesehatan. Petugas ini bertanggung jawab membantu pelaksanaan promosi
kesehatan di Puskesmas.