Anda di halaman 1dari 2

MEMPERKENALKAN EXERGI

Energi disimpan di setiap perangkat atau proses. Itu tidak bisa dihancurkan. Energi memasuki
sistem dengan bahan bakar, listrik, aliran materi, dan sebagainya dapat diperhitungkan dalam
produk dan produk sampingan. Namun, ide konservasi energi saja tidak memadai untuk
menggambarkan beberapa aspek penting dari pemanfaatan sumber daya.

Untuk Contoh. Gambar (a) menunjukkan sistem terisolasi yang awalnya terdiri dari wadah kecil
berisi bahan bakar yang dikelilingi oleh udara. Misalkan bahan bakar terbakar (b) sehingga
akhirnya ada campuran produk pembakaran dan udara yang sedikit hangat seperti yang
ditunjukkan pada Gambar (c). Jumlah total energi yang terkait dengan sistem adalah konstan
karena tidak ada transfer energi yang terjadi melintasi batas sistem yang terisolasi. Namun,
kombinasi bahan bakar-udara awal secara intrinsik lebih bermanfaat daripada campuran hangat
akhir. Sebagai contoh, bahan bakar dapat digunakan dalam beberapa perangkat untuk
menghasilkan listrik atau menghasilkan uap super panas, sedangkan penggunaan campuran
sedikit hangat akhir jauh lebih terbatas dalam ruang lingkup. Kita dapat mengatakan bahwa
sistem memiliki potensi yang lebih besar untuk digunakan pada awalnya daripada sebelumnya.
Karena tidak ada apapun selain campuran hangat akhir yang dicapai dalam proses, potensi ini
sebagian besar terbuang. Lebih tepatnya, potensi awal sebagian besar dihancurkan karena sifat
proses yang tidak dapat dipulihkan.

Mengantisipasi hasil utama bab ini, eksergi adalah properti yang mengkuantifikasi potensi untuk
digunakan. Contoh di atas menggambarkan bahwa, tidak seperti energi, eksergi tidak
dilestarikan tetapi dihancurkan oleh keterbalikan.

Diskusi berikutnya menunjukkan bahwa eksergi tidak hanya dapat dimusnahkan oleh
irreversibilities tetapi juga dapat ditransfer ke dan dari sistem. Exergy yang ditransfer dari suatu
sistem ke lingkungannya tanpa menggunakan biasanya merupakan suatu kerugian. Peningkatan
pemanfaatan sumber daya energi dapat diwujudkan dengan mengurangi kerusakan eksergi
dalam suatu sistem dan / atau mengurangi kerugian. Tujuan dalam analisis eksergi adalah untuk
mengidentifikasi situs-situs di mana kerusakan dan kerugian eksergi terjadi dan memberi
peringkat urutannya untuk signifikansi. Hal ini memungkinkan perhatian dipusatkan pada aspek
operasi sistem yang menawarkan peluang terbesar untuk peningkatan yang hemat biaya.
Ilustrasi yang digunakan untuk memperkenalkan eksergi

Kembali ke Gbr. diatas, perhatikan bahwa bahan bakar yang ada pada awalnya memiliki nilai
ekonomis campuran sedikit hangat akhir memiliki nilai kecil. Dengan demikian, nilai ekonomi
menurun dalam proses ini. Dari pertimbangan seperti itu, kita dapat menyimpulkan bahwa ada
hubungan antara eksergi dan nilai ekonomi, dan inilah yang akan kita lihat dalam diskusi
selanjutnya.