Anda di halaman 1dari 7

Pendapatan Nasional Dua Sektor dan Tiga Sektor

(Disusun guna memenuhi tugas Mata Kuliah Pengantar Ekonomi Makro yang diampuh oleh
Fivien Muslihatinningsih, SE.,M.Si)

RESUME

Disusun Oleh :

Lailatul Hidayah 170810301299

PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS JEMBER

2018
A. Analisa Keseimbangan Pendapatan Nasional Dalam Perekonomian Dua Sektor

Dalam menganalisa Pendapatan Nasional dua sektor terdapat dua pelaku ekonomi yaitu
sektor rumah tangga (C) yaitu menunjukan besarnya konsumsi masyarakat pertahun dan sektor
swasta (I) yaitu menunjukan besarnya investasi pertahun.

Cara I :
Y=C+I
Keterangan sebagai berikut:
Y = menujukkan besarnya pendapatan nasional
C = menunjukkan besarnya konsumsi masyarakat pertahun
I = menunjukkan besarnya investasi pertahun
Cara II :
Y=C+S
𝑌 𝐶+𝐼
=
𝑆 𝐼

Grafik Fungsi Perekonomian Dua Sektor

C, S, I

Y=Y

C + I = a + cY + I

C+I C = a + cY

BEI

S = (1-c)Y-a

a/Co 45°

0 Y

-a/-Co Y’ Y”
Keterangan sebagai berikut:
Y’ = keseimbangan pendapatan BEI
Y” = keseimbangan Pendapatan nasional

1. Angka Pengganda (Multiplier) umtuk Perekonomian Dua Sektor


Angka pengganda merupakan suatu angka yang menunjukkan rasio antara perubahan
pendapatan nasional dalam perubahan salah satu variabel pengekuaran otonom dari salah satu
sektor ekonomi. Tujuan nya sebagai berikut:
a) Untuk mengetahui perubahan pendapatan nasional yang diakibatkan oleh variabel
pengeluaran (C dan I).
b) Untuk mengetahui apakah terjadi suatu kesenjangan dalam suatu perrekonomian.
Antara lain kesenjangan yaitu:
 Kesenjangan Inflasi yaitu terjadi apabila pendapatan nasional keseimbangan lebih
besar dari pendapatan yang direncanakan.
 Kesenjangan Deflasi yaitu terjadi apabila pendapatan nasional keseimbangan
lebih kesi dari pendapatan yang direncanakan.
 Tidak terjadi kesenjangan yaitu apabila pendapatan nasional keseimbangan sama
dengan pendapatan yang direncanakan.

Dalam perekonomian model perekonomian dua sektor terdapat dua angka pengganda
yaitu pengganda konsumsi dan pengganda investasi.
a) Angka pengganda konsumsi yaitu rasio antara perubahan pendapatan nasional dengan
perubahan konsumsi.

∆𝑌 1
𝐾𝑎 = =
∆𝑎 1−𝐶

b) Angka pengganda investasi yaitu rasio antara perubahan pendapatan nasional dengan
perubahan investasi.

∆𝑌 1
𝐾𝐼 = =
∆𝑎 1−𝐶
B. Analisa Keseimbangan Pendapatan Nasional dengan Kebijakan Pemerintah Model
Tiga Sektor
Dalam perekonomian tiga sektor perekonomian terdiri dari sektor rumah tangga (C)
sektor investasi (I) dan pe,erintah (G).
Y=C+I+G
pendapatan masyarakat pada umumnya tidak langsung dipergunakan untuk konsumsi dan
saving, akan tetapi pendapatan masyarakata sebelumnya harus dipertemikan dahulu dengan
masalah transfer dan pajak. Dimana pajak bagi sektor rumah tangga merupakan beban yang
harus dibayar, sedangkan transfer bagi sektor rumah tangga sifatnya menambah pendapatan.
Pada dasarnya transfer yang berasal dari pemerintah dapat ditujukan kepada sektor rumah tangga
maupun sektor swasta (berbentuk Subsidi).
Pendapatan sektor rumah tangga yang sudah ditambah dengan transfer dan dikurangi
dengan pajak dapat diistilahkan dengan sebutan Pendapatan Disposibel yang nantinya dapat
langsung dipergunakan untuk kegiatan konsumsi dan saving.
Dalam perekonomian tiga sektor pemerintah dalam mengendalikan perekonomian lewat
kebijakan fiscal (perpajakan), yaitu tergantung dari bentuk pajak yang dibebankan pada
masyarakat. Secara teori terdapat dua bentuk pajak yang diterapkan dan digunakan dalam
menganalisa perhitumgan pendapatan nasional yaitu:
 pajak lump-sump
Yd = Y + Tr - Tx
 pajak proporsional.
Tx = To + hY

1. Analisa Pendapatan Nasional dengan Model Lump-sump Tax


Pajak Lump-sump merupakan pajak yang besarnya tidak tergantung pada besarnya
pendapatan. Berapa pun besarnyanya pendapatan maka beban pajaknya akan selalu sama.
Cara I:
Model pengeluaran yaitu Y = C + I + G
Dimana
Yd = Y + Tr – Tx
Y=C+I+G
= a + cYd + I + G
= a + c (Y + Tr – Tx) + I + G
= a + cY + cTr – cTx + I + G
Y – cY = a + cTr = cTx + I + G
(1-c) Y = a + cTr – cTx + I + G
𝑎+𝑐𝑇𝑟−𝑐𝑇𝑥+𝐼+𝐺
Y=
1−𝑐

Angka Pengganda (Multiplier) umtuk Perekonomian Model Lump-sump Tiga Sektor


a) Angka pengganda konsumsi
Apabila dalam perekonomian terjadi perubahan terhadap konsumsi maka akan
menyebabkan perubahan terhadap besarnya pendapatan nasional.
1
(𝐾𝑎 ) =
1−𝑐
b) Angka Pengganda Investasi
Apabila dalam perekonomian terjadi perubahan investasi maka akan meyebabkan
perubahan terhadap besarnya pendapatan nasional.
1
(𝐾𝐼 ) =
1−𝑐
c) Angka Pengganda Transfer
Apabila dalam perekonomian terjadi perubahan transfer maka akan meyebabkan
perubahan terhadap besarnya pendapatan nasional.
𝑐
(𝐾𝑇𝑟 ) =
1−𝑐
d) Angka Pengganda Pajak
Apabila dalam perekonomian terjadi perubahan pajak maka akan meyebabkan
perubahan terhadap besarnya pendapatan nasional.
−𝑐
(𝐾𝑇𝑥 ) =
1−𝑐
e) Angka Pengganda Pengeluaran Pemerintah
Apabila dalam perekonomian terjadi perubahan pengeluaran pemerintah maka akan
meyebabkan perubahan terhadap besarnya pendapatan nasional.
1
(𝐾𝐺 ) =
1−𝑐
f) Angka berganda Anggaran Berimbang
Dalam mempertahankan kjeadaan anggaran yang berimbang, pada dasarnya setiap
pengeluaran harus ada pengganti missal apabila pengeluaran pemerintah terjadi
perubahan, maka sebagai pengganti pemerintah harus dapat mengubah besarnya pajak
karena pajak merupakan penerimaan dari pemerintah.

(𝐾𝐵𝑏 ) = 1

2. Analisa Pendapatan Nasional Model Pajak Proporsional


Distribusi pendapatan dalam suatu perekonomian pada umumnya tidak merata. Distribusi
nasional yang tidak merata akan mengakibatkan ketengangan sosial.
Pajak pendapatan besar kecilnya tergantung pada besar kecilnya pendapatan yang
diperoleh wajib pajak merupakan salah satu cara yang dapat dipergunakan untuk mencapai
tujuan tersebut. Sehingga dikatan bahwa pajak proporsional merupakan proporsi tertentu dari
tingkat pendapatan, semakin besar pendapatan maka semakin besar pajak prndapatan yang
dikenakan.
Untuk model formulasi sebagai berikut:
Tx = To + hY
Keterangan sebagai berikut:
Tx = besarnya pajak
To = besarnya pajak tingkat pendapatan sama dengan nol
h = menunjukkan margin rate of taxation (MPTx) yaitu merupakan nilai perbandingan antara
perubahan jumlah pajak dengan perubahan pendapatan
a) Analisis Keseimbangan Pendapatan Nasional
Y=C+I+G
= a + cYd + I + G
= a + c {𝑌 + 𝑇𝑟 − (𝑇𝑜 + ℎ𝑌)} + 𝐼 + 𝐺
= a + c (Y + Tr – To – hY) + I + G
Y – cY + chY = a + cTr – cTo + I + G
(1- c + ch) Y = a + cTr – cTo + I + G
𝑎+𝑐𝑇𝑟−𝑐𝑇𝑜+𝐼+𝐺
Y=
1−𝑐+𝑐ℎ
b) Angka Pengganda (Multiplier) umtuk Perekonomian Model Lump-sump Tiga Sektor
Untuk menentukan besar angka pengganda pada perekonomian tiga sektor model
pajak proporsional sama seperti menentukan besarnya angka pengganda model lump-
sump. Perbedaan dalam kedua model tersebut hanya pada penyebutnya
(pembagiannya), karena model pajak tersebut merupakan fungsi dari pendapatan.

DAFTAR PUSTAKA

Waluyo, Dwi Eko dan Uci Yuliati. 2013. Ekonomika Makro. Edisi Revisi. Malang : UMM Press