Anda di halaman 1dari 14

KATA PENGANTAR

Penulis mengucapkan syukur kepada Allah SWT. atas limpahan


nikmat sehat-Nya, sehingga penulis mampu untuk menyelesaikan
pembuatan makalah yang berjudul faktor-faktor yang mempengaruhi
perkembangan. Shalawat dan salam penulis ucapkan agar disampaikan
kepada Rasulullah Muhammad SAW. Dan mudah-mudahan kita semua
menjadi salah satu umat-nya yang dapat safaat di akhirat nanti, Amiin.

Terima kasih penulis ucapkan kepada semua pihak, terutama


dosen pembimbing dan juga kepada teman-teman yang sudah membantu
penulis dalam menyelesaikan permasalahan yang terdapat dalam
penulisan makalah ini.

Penulis tentu menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata
sempurna dan masih banyak terdapat kesalahan serta kekurangan di
dalamnya. Untuk itu, penulis mengharapkan kritik serta saran dari
pembaca untuk makalah ini, supaya makalah ini nantinya dapat menjadi
makalah yang lebih baik lagi. Demikian, dan apabila terdapat banyak
kesalahan pada makalah ini penulis mohon maaf.

Batusangkar, 12 Maret
2019

Penulis

1
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang 1
B. Rumusan Masalah 1
C. Tujuan Masalah 1
BAB II PEMBAHASAN
A. Faktor yang mempengaruhi perkembangan 3
B. Pengaruh faktor nature terhadap perkembangan 4
C. Pengaruh faktor nurture terhadap perkembangan 5
D. Determinasi faktor nature dan nurture 7
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan 9
B. Saran 9

DAFTAR PUSTAKA

1
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pada dasarnya setiap manusia diberikan kemampuan-kemampuan
tertentu oleh Allah SWT. Setiap yang telah diciptakannya memliki potensi
dan bakat didalam dirinya yang perlu dikembangkan. Sebagaimana firman
Allah dalam Al-Quran: “ Sesungguhnya kami menciptakan segala sesuatu
menurut ukuran.” (Q.S. Al-Qamar: 49).
Setiap organisme pasti mengalami peristiwa perkembangan
selama hidupnya. Perkembangan ini meliputi seluruh bagian dengan
keadaan yang dimiliki oleh organisme ini, baik yang bersifat kongkret
maupunynag bersifat abstrak. Jadi, arti peristiwa perkembangan itu,
khususnya perkembangan manusia, tidak hanya tertuju pada aspek
psikologi saja, tetapi juaga aspek biologis.
Perkembangan merupakan suatu perubahan, dan perubahan ini
tidak bersifat kuantitatif, melainkan kualitatif. Perkembangan tidak
ditekankan pada segi material, melaikan pada segi fungsionnal. Karena
perubahan ini disebabkan oleh adanya proses pertumbuhan meterial yang
memungkinkan adanya fungsi, dan disamping itu disebabkan oleh
perubahan tingkah laku.
B. Rumusan Masalah
1. Apa saja faktor-faktor yang m

1
1
2. empengaruhi perkembangan ?
3. Bagaimana pengaruh faktor nature dalam perkembangan ?
4. Bagaimana pengaruh faktor nurture dalam perkembangan ?
5. Bagaimana determinasi faktor nature dan nurture dalam aspek-
aspek psikologi fisik, individu, serta implikasi dalam pendidikan ?
C. Tujuan
1. Supaya kita dapat mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi
perkembangan.
2. Supaya kita dapat mengetahui bagaimana faktor nature dalam
perkembangan.
3. Supaya kita dapat mengtahui bagaimana faktor nurture dalam
pekembangan.
4. Suapaya kita dapat mengetahui bagaimana determinasi faktor
nuture dan nurture dalam aspek psikologi fisik, individu, serta
implementasi dalam pendidikan.

1
BAB II
PEMBAHASAN

A. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan


Perkembangan peserta didik merupakan hal yang penting untuk
diperhatikan . Perkembangan harus berjalan ke arah yang lebih baik.
Tetapi pada kenyataanya tidak semua perkembangan dapat berjalan
sesuai dengan optimal sesuai dengan yang diharapkan. Ada beberapa hal
yang sebenarnya harus ada pada masa perkembangan tetapi hal tersebut
belum tampak pada seorang anak yang mengalami perkembangan.
Hal pertama yang perlu dipahami adalah bahwa perkembangan tiap
– tiap individu tidak sama. Hal ini sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor.
Secara garis besarnya faktor dapat dibedakan menjadi tiga faktor, yaitu
1. Faktor yang berasal dari dalam diri individu
Faktor yang berasal dari dalam individu merupakan salah
faktor yang bersumber dari setiap individu. Ini merupakan faktor
yang sangat tampak dan dapat dilihat sebagai contohnya adalah :
a. Bakat atau Pembawaan
Bakat meruapakan sesuatu yang dimiliki oleh setiap individu.
Bakat sering juga disebut juga dengan hal – hal yang menjadi
keahliannya. Tetapi sering dijumpai kata – kata “bakat
tersembunyi”. Dengan adanya hal tersebut sering juga kita
berfikiran apakah yang telah kita lakukan ini merupakan benar –
benar bakat kita atau kita hanya terbiasa melakukannya dan
sebenarnya kita memiliki bakat yang mungkin tidak dimiliki oleh
orang lain .
b. Sifat – Sifat Keturunan
Sifat keturunan ini sudah jelas terlihat merupakan sifat yang
diperoleh dari orangtua atau mungkin keluarga yang lebih tua.
Sifat keturunan ini merupakan sifat identik yang dimiliki ketika

1
seseorang dalam suatu ikatan keluarga. Hal ini dapat berupa
keturunan dari fisik dan mental. Misalnya fisik yaitu bentuk
muka , wajah, bentuk badan , suatu penyakit dll. Sedangkan sifat
mental seperti pemarah , pemalas , pendiam , pintar , dsb.
Dengan demikian bahwa sifat keturunan dapat mempengaruhi
perkembangan seorang anak .
c. Dorongan dan Instrinsik ( naluri )
Dorongan adalah hal yang membuat seseorang untuk
melakukan suatu hal. Sedangkan naluri adalah kesanggupan
atau ilmu tersembunyi yang menyuruh atau membisiskan
kepada manusia bagaimana melaksanakan dorongan batin.
2. Faktor yang berasal dari luar individu
Setelah mengetahui uraian tentang faktor penyebab adanya
perkembangan anak ada juga yang tidak kalah penting dan
merupakan hal yang biasanya mempunyai peranan besar dalam
perkembangan anak yaitu faktor dari luar. Faktor – faktor ini dapat
diuraikan sebagi berikut :
a. Makanan
b. Iklim
c. Kebudayaan
d. Ekonomi
e. Kedudukan anak dalam lingkungan kelurga
3. Faktor – faktor umum
Setelah membahas tentang faktor dari dalam dan dari luar
ada juga salah satu faktor yang dapat mempengaruhi
perkembangan anak. Faktor umum ini merupakan gabungan antara
faktor dari dalam dan dari luar. Contohnya adalah sebagai berikut:
a. Intelegensi
b. Jenis kelamin
c. Kesehatan

1
d. Ras
B. Pengaruh Faktor Nature Terhadap Perkembangan
Salah satu faktor yang mempengaruhi terhadap perkembangan
individu adalah faktor ketururan yang merupakan pembawaan sejak lahir
atau berdasarkan keturunan, seperti : konstitusi dan struktur fisik,
kecakapan potensial ( bakat dan kecerdasan ). Berbeda dengan faktor
lingkungan, faktor keturunan pada umumnya cenderung bersifat kodrati
yang sulit untuk dimodifikasi.
Faktor nature adalah faktor bawaan yang diwariskan orang tua
kepada anaknya yang disebut juga dengan aliran ‘Nativisme’ yaitu
perkembangan individu semata-mata tergantung pada faktor dasar atau
pembawaan. Tokoh utama aliran ini yang terkenal adalah Schopenhauer.
Faktor nature atau genetika ( hereditas ) merupakan totalitas
karakteristik individu yang diwariskan orang tua kepada anak atau segala
potensi ( baik fisik maupun psikis ) yang dimiliki individu sejak masa
konsepsi sebagai pewarisan dari pihak orang tua melalui gen-gen.
Pengaruh gen terhadap kepribadian sebenarnya tidak secara langsung,
karena yang dipengaruhi gen secara langsung adalah:
1. Kualitas sistem syaraf
2. Keseimbangan biokimia tubuh
3. Struktur tubuh.
C. Pengaruh Faktor Nurture terhadap Perkembangan
Faktor nurture adalah faktor yang mempengaruhi perkembangan
individu itu sepenuhnya ditentukan oleh faktor lingkungan atau pendidikan
atau disebut juga dengan aliran ‘Empirisme’ yang menjadikan faktor
lingkungan atau pendidikan maha kuasa dalam menentukan
perkembangan seorang individu. Tokoh alran ini adalah John Locke.
Nurture mengacu pada kondisi lingkungan dan yang mendukung
pengembangan. tanaman membutuhkan sinar matahari, air, dan suhu
yang tepat untuk tumbuh-dan dibantu bantu seseorang untuk menarik

1
rumput liar di sekitarnya dan menambahkan pupuk.
Faktor lingkungan meliputi lingkungan keluarga, sekolah, teman
sebaya, masyarakat dan media massa.
1. Lingkungan Keluarga
Lingkungan memiliki peran penting dalam mewujudkan
kepribadian anak. Khususnya lingkungan keluarga. Lingkungan
sosial yang lebih banyak berpengaruh terhadap perkembangan
individu adalah lingkungan keluarga. Kedua orang tua adalah
pemain peran ini. Peran lingkungan dalam mewujudkan kepribadian
seseorang, baik lingkungan pra kelahiran maupun lingkungan pasca
kelahiran adalah masalah yang tidak bisa dipungkiri khususnya
lingkungan keluarga. Lingkungan keluarga adalah sebuah basis
awal kehidupan bagi setiap manusia.
2. Lingkungan Sekolah
Sekolah merupakan lembaga pendidikan formal yang secara
sistematis melaksanakan program bimbingan, pengajaran, dan
pelatihan dalam rangka membantu para siswa agar mampu
mengembangkan potensinya secara optimal, baik yang
menyangkut aspek moral-spiritual, intelektual, emosional, sosial
maupun fisik-motoriknya.
Hurlock mengemukakan bahwa sekolah merupakan faktor
penentu bagi perkembangan kepribadian anak, baik dalam secara
berpikir, bersikap, maupun berprilaku. Sekolah berperan sebagai
subtitusi keluarga, dan guru sebagai substitusi orang tua.
3. Kelompok Teman Sebaya (Peer Group)
Kelompok teman sebaya sebagai lingkungan sosial bagi
anak mempunyai peran yang cukup penting bagi perkembangan
dirinya. Melalui kelompok sebaya, anak dapat memenuhi
kebutuhannya untuk belajar berinteraksi sosial ( berkomunikasi dan
bekerjasama ), belajar menyatakan pendapat dan perasaan orang

1
lain, belajar tentang norma-norma kelompok, dan memperoleh
pengakuan dan penerimaan sosial.
4. Masyarakat
Lingkungan masyarakat dapat berperan membentuk karakter
anak . Misalnya lingkungan tempat tinggal di asrama polisi atau
tentara, anak-anak yang tinggal disana cenderung lebih berani
karena mereka merasakan adanya label dari orangtuanya. Mereka
juga besikap lebih semena-mena kepada teman-temannya yang lain.
Lingkungan yang seperti ini akan membentuk karakter anak
menjadi keras, pribadi yang galak, apa yang dia inginkan harus
segera terlaksana. Ataupun dengan memilih tinggal di tengah-
tengah kota besar, yang mana sesama tetangga tak saling
mengenal satu sama lain, lingkungan yang seperti ini dapat
membentuk karakter yang tidak baik juga pada anak, anak jadi
terbiasa untuk tidak peka terhadap orang lain, merasa tidak
memerlukan orang lain dalam hidupnya, sikap individualismenya
juga akan sangat terlihat.
Lingkungan masyarakat juga dapat berpengaruh sebaliknya
yaitu berpengaruh baik bagi anak. Misalnya dengan memilih tinggal
di sebuah perkampungan di pinggiran kota. Yang di lingkungan
tersebut terdapat masjid, para remajanya pun aktif dan antusias
dalam kegiatan-kegiatan syiar agama untuk masyarakat sekitar,
baik orangtua, remaja bahkan anak-anak kecil. Suasana lingkungan
menjadi hidup, dinamis, agamis, harmonis serta menyenangkan hati
masyarakat yang tinggal di lingkungan tersebut. Anak-anakpun
terbentuk karakter yang sopan santun, beradaptasi, berempati,
serta dapat menjadi manusia yang berjiwa sosial. Kondisi
masyarakat yang kumuh dan serba kekurangan akan sangat
mempengaruhi aktifitas dan semangat belajar siswa.
5. Media masa

1
Media massa adalah faktor lingkungan yang dapat merubah
atau mempengaruhi prilaku masyarakat melalui proses-proses.
Media massa juga sangat besar pengaruhnya bagi perkembangan
seseorang, dengan adanya media massa, seorang anak dapat
mengalami masa pertumbuhan dan perkembangan dengan pesat.
Media massa dapat merubah prilaku seseorang ke arah positif dan
negatif. Contoh media massa yang sangat berpengaruh adalah
media massamassa saat ini berkembang semakin canggih.
Semakin canggih suatu media massa maka akan semakin terasa
dampaknya bagi kehidupan kita. elektronik antara lain televisi.
Televisi sangat mudah mempengaruhi masyarakat, khususnya anak
-anak yang dalam perkembangan melalui acara yang disiarkannya.
D. Determinasi faktor nature dan nurture dalam perkembangan aspek-
aspek psikofisik individu serta implikasinya dalam pendidikan
Pendidikan keluarga sebagai lembaga pendidikan pertama adalah
modal utama bagi perkembangan anak ke depannya. Selanjutnya sekolah
sebagai lembaga pendidikan kedua yang formal berfungsi sebagai pusat
pendidikan untuk pembentukan pribadi anak dan mengembangkan potensi
yang ada pada anak. Serta masyarakat sebagai lembaga pendidikan ketiga
sesudah keluarga dan sekolah mempunyai sifat dan fungsi yang berbeda
dengan ruang lingkup dengan batasan yang tidak jelas dan
keanekaragaman bentuk kehidupan sosial serta berjenis-jenis budayanya
yang tidak dapat dilepaskan dari nilai-nilai sosial budaya yang dijunjung
tinggi oleh semua lapisan masyarakat.
Dalam perkembangan individu, faktor nature dan nurture adalah
penentu perkembangan aspek-aspek psikofisik individu. Aspek-aspek
perkembangan individu meliputi fisik, intelektual, sosial, emosi, bahasa,
moral, dan agama. Perkembangan fisik meliputi pertumbuhan sebelum
lahir dan pertumbuhan setelah lahir. Intelektual ( kecerdasan ) atau daya
pikir merupakan kemampuan untuk beradaptasi secara berhasil dengan

1
situasi baru atau lingkungan pada umumnya. Sosial, setiap individu selalu
berinteraksi dengan lingkungan dan selalu memerlukan manusia lainnya.
Emosi merupakan perasaan tertentu yang menyertai setiap keadaan atau
perilaku individu. Bahasa merupakan kemampuan untuk berkomunikasi
dengan yang lain. Moralitas merupakan kemauan untuk menerima dan
melakukan peraturan, nilai-nilai atau prinsip-prinsip moral. Agama
merupakan kepercayaan yang dianut oleh individu.

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Secara garis besarnya factor yang mempengaruhi perkembangn
perserta didik dapat dibedakan menjadi tiga faktor yaitu faktor yang
berasal dari dalam diri individu, faktor yang berasal dari luar individu dan
faktor-faktor umum lain nya seperti intelegensi, jenis kelamin, kesehatan
dan ras.
Faktor nature atau genetika ( hereditas ) merupakan totalitas
karakteristik individu yang diwariskan orang tua kepada anak atau segala

1
potensi ( baik fisik maupun psikis ) yang dimiliki individu sejak masa
konsepsi sebagai pewarisan dari pihak orang tua melalui gen-gen.
Faktor nurture adalah faktor yang mempengaruhi perkembangan
individu itu sepenuhnya ditentukan oleh faktor lingkungan atau pendidikan
atau disebut juga dengan aliran ‘Empirisme’ yang menjadikan faktor
lingkungan atau pendidikan maha kuasa dalam menentukan
perkembangan seorang individu.
B. Saran
Dalam penulisan makalah ini penulis menyadari bahwa masih
banyak terdapat kekurangan didalamnya, baik dari segi penulisan maupun
dari segi isinya, sehingga penulis sangat mengharapkan saran dari
pembaca untuk perubahan kedepannya. Disamping itu penulis juga
berharap semoga dengan makalah ini pembaca bisa memahami tentang
apa yang telas penulis paparkan

DAFTAR PUSTAKA

Desmita.2012.Psikologi Perkembangan Peserta Didik.Bandung:PT.


Remaja
Rosdakarya.
Desmita.2012.Psikologi Perkembangan Anak.Bandung:PT.Remaja

1
Rosdakarya.
Susanto,Ahmad.2012.Perkembangan Anak Usia Dini.Jakarta:Kencana