Anda di halaman 1dari 6

PT.

NURUL ALIYAH KENDARI


JL. BUNGGASI POROS ANDUONOHU – POASIA KENDARI
Telp.  0811400300
e-mail: ptnurulaliyah@yahoo.com

PERJANJIAN KERJA
Sinta Ristian, AMK dengan Pimpinan PT. Nurul Aliyah
Nomor: /SPK/PNA/III/2019

Yang bertanda tangan di bawah ini, masing – masing :

Nama : dr. Sukirman, MARS, M.Kes, Sp. PA


Jabatan : Pemilik PT. Nurul Aliyah
No. Telp. : 0811400300
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Pimpinan PT. Nurul Aliyah yang selanjutnya disebut
PIHAK PERTAMA.

Nama : Sinta Ristian, AMK


Kompetensi : Perawat Pelaksana
No. Telp. :-
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama diri sendiri yang selanjutnya disebut PIHAK
KEDUA.

Pada hari ini Hari Rabu Tanggal 20 Bulan Maret Tahun 2019, Pihak Pertama dan Pihak
Kedua telah sepakat dan setuju dalam Perjanjian Kerja Untuk Waktu Tertentu (Kontrak) dengan
syarat-syarat dan ketentuan sebagai berikut :

Pasal 1
Maksud dan Tujuan
1. Perjanjian Kerja ini dibuat dengan maksud memberikan kepastian dan keterangan kerja bagi
kedua belah pihak dan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat timbul dalam
hubungan kerja dikemudian hari.
2. Perjanjian kerja ini bertujuan memberikan pedoman yang jelas mengenai hak dan kewajiban
masing-masing pihak.
Pasal 2
Ruang Lingkup
1. Pihak Pertama menerima dan mempekerjakan Pihak Kedua sebagai :
 Status : Karyawan Kontrak PT. Nurul Aliyah Kendari.
 Kompetensi : Perawat Pelaksana
2. Pekerjaan yang diserahkan oleh Pihak Kedua adalah memberikan pelayanan kesehatan
kepada pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan baik rawat inap maupun pasien rawat
jalan di RSU Aliyah Kendari.

Pasal 3
Tata Tertib
Dalam melaksanakan pekerjaan tersebut, Pihak kedua harus tunduk pada Tata Tertib dan Disiplin
kerja yang berlaku di RSU Aliyah Kendari.

Pasal 4
Hak dan Kewajiban
1. Hak Pihak Pertama :
a. Menjatuhkan sanksi berupa membatalkan perjanjian kerja ini jika Pihak Kedua melakukan
perbuatan yang melanggar hukum dan merugikan Pihak Pertama (perbuatan asusila,
kriminal dan perbuatan yang membahayakan atau mengancam keselamatan pasien).
b. Memanggil atau meminta klarifikasi dari Pihak Kedua tentang masalah-masalah yang
dapat timbul termasuk kaitannya dengan pelayanan terhadap pasien.
c. Memberikan peringatan lisan dan atau tertulis kepada Pihak Kedua bila terjdi
penyimpangan dalam pelaksanaan tugas.
2. Kewajiban Pihak Pertama :
a. Menyediakan Sarana dan Prasarana untuk meningkatkan Pelayanan Rumah Sakit
b. Memberikan jaminan kesehatan (BPJS Kesehatan) perawatan kelas II kepada pihak kedua
beserta keluarganya (suami/istri dan anak sah yang masih menjadi tanggungannya)
melalui Direktur RSU Aliyah Kendari, dengan masa kerja pihak kedua selama 1 tahun
sejak perjanjian ini ditanda tangani.
c. Membayar imbalan kepada Pihak Kedua sesuai dengan sistem imbalan yang telah
ditetapkan pada Pasal 5 perjanjian kerja ini melalui Direktur Rumah Sakit Umum Aliyah.
d. Memungut dan menyetorkan pajak penghasilan dari Pihak Kedua sesuai dengan undang-
undang dan peraturan yang berlaku melalui Direktur Rumah Sakit Umum Aliyah.
3. Hak Pihak Kedua :
a. Memperoleh perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas sesuai dengan standar
profesi
b. Meningkatkan pengetahuan berdasarkan perkembangan IPTEK dalam bidangnya secara
terus menerus.
c. Mendapatkan jaminan perlindungan terhadap resiko kerja yang berkaitan dengan
tugasnya.
d. Menerima imbalan sesuai dengan sistem imbalan yang telah ditetapkan pada pasal 5
perjanjian kerja ini.
e. Menyampaikan usul atau pendapat kepada Pihak Pertama untuk dipertimbangkan.
4. Kewajiban Pihak Kedua :
a. Pihak Kedua bersedia menerima dan melaksanakan tugas dan tanggung jawab serta tugas
-tugas lain yang diberikan Pihak Pertama dengan sebaik-baiknya dan rasa tanggung-
jawab.
b. Pihak Kedua bersedia tunduk dan melaksanakan seluruh ketentuan yang telah diatur baik
dalam Pedoman Peraturan dan Tata Tertib Karyawan maupun ketentuan lain yang menjadi
Keputusan PT. Nurul Aliyah.
c. Bekerja sama dengan Karyawan lain yang terkait dalam memberikan pelayanan kesehatan
kepada Klien / Pasien.
d. Menggunakan Sarana dan Prasarana yang tersedia di RSU Aliyah Kendari secara hati-hati
dan bertanggung jawab dalam melayani pasien.
e. Merahasiakan segala sesuatu yang diketahui sehubungan dengan tugas yang diperlukan
kepadanya kecuali jika diperlukan oleh yang berwenang sesuai dengan ketentuan hukum
yang berlaku.
f. Mengganti kerusakan alat-alat yang karena kelalaian Pihak Kedua menjadi rusak.
g. Turut serta menjaga nama baik Pimpinan PT. Nurul Aliyah dan Rumah Sakit Umum
Aliyah.
h. Menjaga keamanan dan keselamatan gedung maupun peralatan Rumah Sakit Umum
Aliyah.

Pasal 5
Sistem Upah / Gaji
1. Pihak Kedua berhak atas upah / gaji dari pekerjaan yang dilakukannya dari Pihak Pertama
sesuai dengan sistem pembagian yang telah ditetapkan PT. Nurul Aliyah.
2. Semua Jasa Pelayanan Pihak kedua pada jam kerja diterima oleh Rumah Sakit Umum Aliyah.
3. Pembayaran imbalan Pihak kedua dilakukan setiap awal bulan oleh Rumah Sakit Umum
Aliyah.
Pasal 6
Waktu dan Jam Kerja
Waktu kerja Pihak Kedua adalah 8 (Delapan) jam sehari dan memperoleh hak istirahat mingguan
selama 1 ( satu ) hari dalam seminggu.

Pasal 7
Jangka Waktu Perjanjian
Perjanjian kerja ini berlaku selama 1 (satu) tahun mulai terhitung sejak tanggal 20 bulan Maret
tahun 2019 dan berakhir pada tanggal 20 bulan Maret tahun 2020.

Pasal 8
Perpanjangan Perjanjian Kerja
1. Perjanjian Kerja ini dapat diperpanjang atas persetujuan kedua belah pihak. Apabila akan
diperpanjang maka Pihak Kedua dapat mengajukan permohonan kepada Pihak Pertama
melalui Direktur RSU Aliyah Kendari paling sedikit 1 (satu) bulan sebelum berakhirnya
masa perjanjian kerja ini.
2. Permohonan perpanjangan perjanjian ini harus dilengkapi dengan hasil penilaian kerja
Pihak Kedua.

Pasal 9
Pemutusan Perjanjian Kerja
3. Pemutusan Perjanjian Kerja ini dinyatakan apabila :
a. Pihak Kedua meninggal dunia.
b. Pihak Kedua mengundurkan diri dengan mengajukan surat pengunduran diri
secara tertulis 1 (satu) bulan sebelum pihak kedua berhenti bekerja.
c. Pihak Kedua telah diterima dan bekerja di tempat lain tanpa persetujuan dari Pihak
Pertama.
d. Keadaan fisik dan atau mental yang mengakibatkan Pihak Kedua tidak dapat
melaksanakan profesinya dengan baik.
e. Pihak Kedua meninggalkan tugas selama 1 (satu) minggu tanpa pemberitahuan dan
atau persetujuan dari Direktur Rumah Sakit Umum Aliyah.
f. Pihak Kedua tidak mematuhi peraturan yang berlaku di PT. Nurul Aliyah.
4. Hubungan kerja antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua putus demi hukum dengan
berakhirnya masa kerja perjanjian kerja ini, tanpa ada kewajiban dari Pihak Pertama untuk
membayar uang pesangon maupun uang pisah.
5. Apabila Pihak pertama / Pihak Kedua akan memutuskan perjanjian kerja ini sebelum masa
kontrak berakhir harus memberitahukan kepada Pihak Kedua / Pihak Pertama minimal
1(satu) bulan sebelumnya secara tertulis.
Pasal 10
Sanksi
1. Pihak Pertama dapat memutuskan perjanjian kerja ini secara sepihak tanpa kewajiban
membayar gaji Pihak Kedua, jika Pihak Kedua terbukti secara jelas melakukan kesalahan
berat menyebabkan kerugian material dan atau inmaterial kepada Pihak Pertama.
2. Jika Pihak Kedua memutuskan perjanjian ini secara sepihak sebelum masa kerja yang
ditentukan dalam perjanjian kerja ini berakhir, maka sisa masa kerja yang tertinggal tidak
dibayar oleh Pihak Pertama.
3. Pihak Kedua berhak atas sisa upah dari masa kerja yang tertinggal jika diputuskan
kerjanjian kerjanya secara sepihak tanpa alasan yang sah oleh Pihak pertama.

Pasal 11
Perselisihan
Pada perinsipnya kedua belah pihak berupaya menghindari terjadinya permasalahan sehubungan
dengan hak dan kewajiban masing-masing pihak dalam perjanjian kerja ini. Namun apabila terjadi
perselisihan maka akan diselesaikan secara musyawarah dan mufakat.

Pasal 12
Force Majeur
Perjanjian kerja ini batal demi hukum jika karena keadaan atau situasi yang memaksa, seperti :
bencana alam, pemberontakan, huru – hara, kerusuhan, Peraturan Pemerintah atau apapun yang
mengakibatkan perjanjian kerja ini tidak mungkin lagi diwujudkan.
Pasal 13
Ketentuan Penutup
Demikian perjanjian kerja ini dibuat oleh para pihak dalam keadaan sadar, sehat jasmani dan
rohani serta tanpa paksaan dan pihak manapun juga dalam rangkap dua dan masing-masing
bermeterai cukup dan mempunyai hukum yang sama.

Kendari, 20 Maret 2019


PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA

dr. Sukirman, MARS, M.Kes, Sp. PA Sinta Ristian, AMK