Anda di halaman 1dari 32

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

SEKOLAH : SMK NEGERI 1 MAMBORO


MATA PELAJARAN : TEKNIK PENGEMBANGBIAKAN KOMODITAS
KELAS/ SEMESTER : XI /3
ALOKASI WAKTU : 5 x pertemuan @ 7 JP = 35 JP @ 45 menit + 5 JP ujian
dan praktek = 40 JP

A. Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli,
santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai,
responsif dan pro-aktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari
solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan
diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
3. Memahami, menerapkan dan menjelaskan pengetahuan faktual,
konseptual, dan prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena
dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan
masalah
4. Mencoba, mengolah, menyaji, merakit dan mencipta dalam ranah
konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif
dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah
keilmuan dan kejujuran di bawah pengawasan langsung

1
B. Kompetensi Dasar
1.1 Menghayati hubungan dan interaksi makhluk hidup dan lingkungannya sebagai
anugerah Tuhan untuk kemaslahatan umat manusia
1.2 Mengamalkan pengetahuan dan keterampilan pembelajaran teknik pembenihan
ikan dalam implementasi kehidupan sehari-hari sebagai amal ibadah kepada Tuhan
Yang Maha Esa
2.1 Menghayati sikap cermat,teliti dan tanggungjawab sebagai hasil implementasi
dari pembelajaran teknik pembenihan ikan.
2.2 Menghayati pentingnya kerjasama sebagai hasil implementasi dari
pembelajaran teknik pembenihan ikan.
2.3 Menghayati pentingnya kepedulian terhadap kebersihan lingkungan tempat
pembnihan/ hatchery sebagai hasil implementasi dari pembelajaran teknik
pembnihan ikan.
2.4 Menghayati pentingnya bersikap jujur, disiplin serta bertanggung jawab sebagai
hasil dari implementasi pembelajaran teknik pembenihan ikan.
2.5 Menjalankan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti;
cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan
peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap
dalam melakukan percobaan dan berdiskusi dalam mata pelajaran teknik
pembenihan ikan.
2.6 Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai
wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan
3.11 Menganalisis pemeliharaan larva komoditas perikanan di kolam
4.11 Melakukan pemeliharaan larva komoditas perikanan di kolam

C. Indikator
3.11.1 Menganalisis sifat dan karakteristik larva ikan
3.11.2 Mengamati tahapan perkembangan larva ikan
4.11.1 Menghitung padat tebar larva
4.11.2 Menghitung jumlah kebutuhan pakan
4.11.3 Menerapkan pemberian pakan
4.11.4 Menghitung Feeding Rate (FR), Feeding Frequency
(FF), Feeding Time (FT) dan Food Conversion Ratio (FCR)
4.11.5 Menghitung laju pertumbuhan larva
4.11.6 Mengendalikan media pemeliharaan larva
2
4.11.7 Mengendalikan hama penyakit

D. Tujuan Pembelajaran:
1 Memahami sifat dan karakteristik larva
2 Tahapan perkembangan larva
3 Menghitung padat tebar larva
4 Menerapkan pemberian pakan
5 Menghitung Feeding Rate (FR), Feeding Frequency (FF), Feeding
Time (FT) dan Food Conversion Ratio (FCR)
6 Menghitung laju pertumbuhan larva
7 Mengendalikan media pemeliharaan larva
8 Mengendalikan hama penyakit

E. Materi Pembelajaran
1) Sifat dan karakteristik larva
2) Tahapan perkembangan larva
3) Perhitungan padat tebar larva
4) Pengelolaan pakan larva
5) Perhitungan Feeding Rate (FR), Feeding Frequency (FF), Feeding
Time (FT) dan Food Conversion Ratio (FCR)
6) Laju pertumbuhan larva
7) Pengelolaan media pemeliharaan larva
8) Pengendalian hama dan penyakit

F. Model dan Metode Pembelajaran:


Pendekatan Pembelajaran : Sainstifik (Mengamati, Menanya, Mengumpulkan
Informasi/Eksperimen, Mengasosiasi/Menalar, dan
Mengkomunikasikan
Model pembelajaran : Discovery Learning, Project Based Learning
Metode : Diskusi, Kajian Referensi, Praktek, presentasi
G. Kegiatan Pembelajaran

I. Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan Pertama : (7 JP @ 45 menit = 315 menit):

3
Kegiatan Sintak Model Deskripsi Kegiatan Alokasi
Pembelajaran waktu
Pendahuluan Discovery
1) Guru menyampaikan salam, 15 menit
Learning
kemudian meminta Ketua kelas
untuk memimpin doa sebelum
pelajaran dimulai.
2) Guru mengabsen kehadiran dan
menanyakan kondisi peserta didik
serta memotivasinya.
3) Guru mengajukan pertanyaan
kepada peserta didik tentang
materi pada pertemuan
sebelumnya dan mengaitkannya
dengan materi yang akan dibahas.
4) Guru menyampaikan materi yang
akan dibahas, menjelaskan tujuan
pembelajaran atau kemampuan
yang akan dicapai, ruang lingkup
materi, dan manfaat materi yang
akan dipelajari.
5) Guru membagi peserta didik
menjadi beberapa kelompok
sesuai strategi pembelajaran yang
digunakan.
6) Guru menyampaikan rencana
kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan.

Inti Stimulation 280 menit


(Stimulasi/Pemberian
Rangsangan)
Pada tahap ini Guru memberi motivasi
atau rangsangan untuk memusatkan
perhatian pada bahasan sifat dan
karakteristik larva dan padat tebar
larva dengan cara:

1. Kegiatan Mengamati
a. Peserta didik memulai
kajian referensi tentang
4
sifat dan karakteristik
larva, dan padat tebar
larva dari berbagai sumber

Problem statement
(Pertanyaan/Identifikasi
Masalah)
Guru memberikan kesempatan pada
peserta didik untuk mengidentifikasi
sebanyak mungkin masalah yang
berkaitan dengan sifat dan
karakteristik larva, tahapan
perkembangan larva dan padat tebar
larva sampai peserta didik
menentukan pertanyaan-pertanyaan
yang harus dijawab melalui kegiatan
belajar, contohnya:

2. Kegiatan Menanya
Peserta didik menanyakan hal-hal
yang masih belum jelas untuk
meningkatkan pemahaman tentang
sifat dan karakteristik larva, tahapan
perkembangan larva dan padat tebar
larva.

Data Collection (Pengumpulan


Data)
Peserta didik melakukan eksperimen
atau eksplorasi, mengumpulkan
informasi sebanyak-banyaknya yang
relevan.

3. Kegiatan
Mengeksplorasi
Siswa juga melakukan dan diskusi
kelompok yang membahas tentang:
 Morfologi dan anatomi
larva
 Tahapan pemeliharaan
larva
5
 Formulasi perhitungan
padat tebar larva

Penutup 1) Melakukan refleksi atau 20 menit


membuat rangkuman dengan
melibatkan peserta didik tentang
sifat dan karakteristik larva dan
padat tebar larva Memberikan tes
lisan atau tulisan .
2) Mengumpulkan hasil kerja
sebagai bahan portofolio.
3) Melaksanakan tindak lanjut
dengan memberikan arahan
kegiatan berikutnya dan tugas
pengayaan.

2. Pertemuan ke Dua (7 JP @ 45 menit = 315 menit)

Kegiatan Sintak Model Deskripsi Kegiatan Alokasi


Pembelajaran waktu
Pendahuluan Discovery
1) Guru menyampaikan salam, 15 Menit
Learning
kemudian meminta Ketua kelas
untuk memimpin doa sebelum
pelajaran dimulai.
2) Guru mengabsen kehadiran dan
menanyakan kondisi peserta didik
serta memotivasinya.
3) Guru mengajukan pertanyaan
kepada peserta didik tentang
materi pada pertemuan
sebelumnya dan mengaitkannya
dengan materi yang akan dibahas.
4) Guru menyampaikan materi yang
akan dibahas, menjelaskan tujuan
pembelajaran atau kemampuan
yang akan dicapai, ruang lingkup
materi, dan manfaat materi yang

6
akan dipelajari.
5) Guru membagi peserta didik
menjadi beberapa kelompok sesuai
strategi pembelajaran yang
digunakan.
6) Guru menyampaikan rencana
kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan.

Inti Stimulation 280 Menit


(Stimulasi/Pemberian
Rangsangan)
Pada tahap ini Guru memberi motivasi
atau rangsangan untuk memusatkan
perhatian pada bahasan tentang
tahapan perkembangan larva dengan
cara:

1. Kegiatan Mengamati
a. Menyimak secara
langsung video tahapan
perkembangan larva
b. Dengan kajian
referensi peserta didik
memahami perbedaan fase
pre larva dan post larva

Problem statement
(Pertanyaan/Identifikasi
Masalah)
Guru memberikan kesempatan pada
peserta didik untuk mengidentifikasi
sebanyak mungkin masalah yang
berkaitan dengan tahapan
perkembangan larva sampai peserta
didik menentukan pertanyaan-
pertanyaan yang harus dijawab
melalui kegiatan belajar, contohnya:

1. Kegiatan Menanya
Peserta didik menanyakan hal-hal
yang masih belum jelas untuk
7
meningkatkan pemahaman tentang
tahapan perkembangan larva:
 Melakukan diskusi
tentang tahapan
perkembangan larva
 Factor-faktor yang
mempengaruhi perkembangan
larva

2. Kegiatan
Mengkomunikasikan
a. Peserta didik
mempresentasikan hasil
kajian tahapan
perkembangan larva

Penutup 1) Melakukan refleksi atau 20 Meni


membuat rangkuman dengan
t
melibatkan peserta didik tentang
sanitasi kandang, peralatan, dan
lingkungannya.
2) Memberikan tes lisan atau
tulisan .
3) Mengumpulkan hasil kerja
sebagai bahan portofolio.
4) Melaksanakan tindak lanjut
dengan memberikan arahan
kegiatan berikutnya dan tugas
pengayaan.

8
3. Pertemuan Ke Tiga (7 JP @ 45 menit = 315 menit)

Kegiatan Sintak Model Deskripsi Kegiatan Alokasi


Pembelajaran waktu
Pendahuluan Discovery
1) Guru menyampaikan salam, 15 Menit
Learning
kemudian meminta Ketua
kelas untuk memimpin doa
sebelum pelajaran dimulai.
2) Guru mengabsen kehadiran
dan menanyakan kondisi
peserta didik serta
memotivasinya.
3) Guru mengajukan pertanyaan
kepada peserta didik tentang
materi pada pertemuan
sebelumnya dan
mengaitkannya dengan materi
yang akan dibahas.
4) Guru menyampaikan materi
yang akan dibahas,
menjelaskan tujuan
pembelajaran atau
kemampuan yang akan
dicapai, ruang lingkup materi,
dan manfaat materi yang akan
dipelajari.
5) Guru membagi peserta didik
menjadi beberapa kelompok
sesuai strategi pembelajaran
yang digunakan.
6) Guru menyampaikan rencana
kegiatan pembelajaran yang
akan dilakukan.

Inti Stimulation 280 Menit


(Stimulasi/Pemberian
Rangsangan)
Pada tahap ini Guru memberi motivasi
atau rangsangan untuk memusatkan
9
perhatian pada bahasan tentang
pengelolaan pakan pada larva dengan
cara:

1. Kegiatan Mengamati
a. Melalui kajian referensi
mengamati dan
mengumpulkan informasi yang
berkaitan dengan:
 Jenis-jenis
pakan yang sesuai
untuk larva
 Syarat pakan
berdasarkan umur
larva
 Jumlah pakan
yang diberikan

Problem statement
(Pertanyaan/Identifikasi
Masalah)
Guru memberikan kesempatan pada
peserta didik untuk mengidentifikasi
sebanyak mungkin masalah yang
berkaitan dengan pengelolaa pakan
pada larva sampai peserta didik
menentukan pertanyaan-pertanyaan
yang harus dijawab melalui kegiatan
belajar, contohnya:

2. Kegiatan Menanya
Peserta didik menanyakan hal-hal
yang masih belum jelas untuk
meningkatkan pemahaman tentang
tahapan perkembangan larva:
 Melakukan diskusi
tentang pengelolaan pakan
pada larva diantaranya:
 Jenis pakan yang
sesuai untuk larva
 Pada saat kapan pakan
mulai diberikan untuk pertama
10
kali pada larva
 Jumlah dan kebutuhan
pakan yang diberikan
 Kandungan nutrisi
pakan
 Sumber pakan dari
pakan buatan atau pakan
alami

3. Kegiatan
Mengkomunikasikan
b. Peserta didik
mempresentasikan hasil
kajian pengelolaan pakan
pada larva
c.
Data Collection (Pengumpulan
Data)
Peserta didik melakukan eksperimen
atau eksplorasi, mengumpulkan
informasi sebanyak-banyaknya yang
relevan.

4. Kegiatan
Mengeksplorasi
Siswa juga melakukan dan diskusi
kelompok yang membahas tentang:
 Jenis pakan yang
sesuai untuk larva
 Pada saat kapan pakan
mulai diberikan untuk pertama
kali pada larva
 Jumlah dan kebutuhan
pakan yang diberikan
 Kandungan nutrisi
pakan
 Sumber pakan dari
pakan buatan atau pakan
alami

11
Penutup 1) Melakukan refleksi atau 20
membuat rangkuman dengan
enit
melibatkan peserta didik tentang
pengelolaan pakan pada larva
2) Memberikan tes lisan atau
tulisan .
3) Mengumpulkan hasil kerja
sebagai bahan portofolio.
4) Melaksanakan tindak lanjut
dengan memberikan arahan
kegiatan berikutnya dan tugas
pengayaan.

4. Pertemuan Ke Empat (7 JP @ 45 menit = 315 menit)

Kegiatan Sintak Model Deskripsi Kegiatan Alokasi


Pembelajaran waktu
Pendahuluan Discovery
1) Guru menyampaikan salam, 15 Menit
Learning
kemudian meminta Ketua kelas
untuk memimpin doa sebelum
pelajaran dimulai.
2) Guru mengabsen kehadiran dan
menanyakan kondisi peserta didik
serta memotivasinya.
3) Guru mengajukan pertanyaan
kepada peserta didik tentang
materi pada pertemuan
sebelumnya dan mengaitkannya
dengan materi yang akan dibahas.
4) Guru menyampaikan materi yang
akan dibahas, menjelaskan tujuan
pembelajaran atau kemampuan
yang akan dicapai, ruang lingkup
materi, dan manfaat materi yang
akan dipelajari.
5) Guru membagi peserta didik
menjadi beberapa kelompok
sesuai strategi pembelajaran yang
digunakan.

12
6) Guru menyampaikan rencana
kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan.

Inti Stimulation 280 Menit


(Stimulasi/Pemberian
Rangsangan)
Pada tahap ini Guru memberi motivasi
atau rangsangan untuk memusatkan
perhatian pada bahasan tentang
Perhitungan Feeding Rate (FR),
Feeding Frequency (FF),
Feeding Time (FT) dan Food
Conversion Ratio (FCR)

2. Kegiatan Mengamati
Melalui kajian referensi mengamati
dan mengumpulkan informasi
yang berkaitan dengan:
 Peserta didik membuat
rangkuman atau mencatat
informasi dari kajian referensi
tentang materi Perhitungan
Feeding Rate (FR),
Feeding Frequency (FF),
Feeding Time (FT) dan
Food Conversion Ratio
(FCR)

Problem statement
(Pertanyaan/Identifikasi
Masalah)
Guru memberikan kesempatan pada
peserta didik untuk mengidentifikasi
sebanyak mungkin masalah yang
berkaitan dengan pengelolaa pakan
pada larva sampai peserta didik
menentukan pertanyaan-pertanyaan
yang harus dijawab melalui kegiatan
belajar, contohnya:

13
3. Kegiatan Menanya
Peserta didik mencoba menjawab
pertanyaan yang berkaitan dengan :
 Perhitungan Feeding
Rate (FR), Feeding
Frequency (FF), Feeding
Time (FT) dan Food
Conversion Ratio (FCR)

Data Collection (Pengumpulan


Data)
Pada saat peserta didik melakukan
eksperimen atau eksplorasi, guru
memberi kesempatan kepada para
peserta didik untuk mengumpulkan
informasi sebanyak-banyaknya yang
relevan untuk membuktikan benar
atau tidaknya hipotesis. Data dapat
diperoleh melalui membaca literatur,
mengamati objek

4. Kegiatan
Mengeksplorasi
Siswa juga melakukan dan diskusi
kelompok yang membahas tentang:
 Melalui diskusi siswa
mendiskusikan pengertian dari
Feeding Rate (FR), Feeding
Frequency (FF), Feeding
Time (FT) dan Food
Conversion Ratio (FCR)
dengan menggali data dari
kajian referensi
 Melalui diskusi siswa
membahas formulasi yang
berkaitan dengan Feeding Rate
(FR), Feeding Frequency
14
(FF), Feeding Time (FT) dan
Food Conversion Ratio
(FCR).
 Peserta didik
menngerjakan soal latihan
yang berkaitan dengan
Feeding Rate (FR), Feeding
Frequency (FF), Feeding
Time (FT) dan Food
Conversion Ratio (FCR).
 Peserta didik menyampaikan
hasil diskusi
kelompok/mempresentasikannya

Penutup 1) Melakukan refleksi atau 21 Meni


membuat rangkuman dengan
t
melibatkan peserta didik tentang
Feeding Rate (FR), Feeding
Frequency (FF), Feeding
Time (FT) dan Food
Conversion Ratio (FCR)
2) Memberikan tes lisan atau
tulisan .
3) Mengumpulkan hasil kerja
sebagai bahan portofolio.
4) Melaksanakan tindak lanjut
dengan memberikan arahan
kegiatan berikutnya dan tugas
pengayaan.

5. Pertemuan Ke Lima (7 JP @ 45 menit = 315 menit)

Kegiatan Sintak Model Deskripsi Kegiatan Alokasi


Pembelajaran waktu
Pendahuluan Discovery
1) Guru menyampaikan salam, 15 Menit
Learning
kemudian meminta Ketua kelas

15
untuk memimpin doa sebelum
pelajaran dimulai.
2) Guru mengabsen kehadiran dan
menanyakan kondisi peserta didik
serta memotivasinya.
3) Guru mengajukan pertanyaan
kepada peserta didik tentang
materi pada pertemuan
sebelumnya dan mengaitkannya
dengan materi yang akan dibahas.
4) Guru menyampaikan materi yang
akan dibahas, menjelaskan tujuan
pembelajaran atau kemampuan
yang akan dicapai, ruang lingkup
materi, dan manfaat materi yang
akan dipelajari.
5) Guru membagi peserta didik
menjadi beberapa kelompok
sesuai strategi pembelajaran yang
digunakan.
6) Guru menyampaikan rencana
kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan.

Inti Stimulation 280 Menit


(Stimulasi/Pemberian
Rangsangan)
Pada tahap ini Guru memberi motivasi
atau rangsangan untuk memusatkan
perhatian pada bahasan tentang:
 Laju pertumbuhan
 Media pemeliharaan
larva
 Hama dan peyakit

1. Kegiatan Mengamati
Melalui kajian referensi mengamati
dan mengumpulkan informasi
yang berkaitan dengan:
 Peserta didik membuat
rangkuman atau mencatat
informasi dari kajian referensi

16
tentang materi:
 Laju pertumbuhan
 Media pemeliharaan
larva
 Hama dan peyakit

Problem statement
(Pertanyaan/Identifikasi
Masalah)
Guru memberikan kesempatan pada
peserta didik untuk mengidentifikasi
sebanyak mungkin masalah yang
berkaitan dengan pengelolaa pakan
pada larva sampai peserta didik
menentukan pertanyaan-pertanyaan
yang harus dijawab melalui kegiatan
belajar, contohnya:

2. Kegiatan Menanya
Peserta didik mencoba menjawab
pertanyaan yang berkaitan dengan :
 Laju pertumbuhan:
Definisi laju pertumbuhan
(SR), Formulasi SR
 Media pemeliharaan
larva: kualitas air media (DO,
suhu, pH)
 Hama dan penyakit:
jenis-jenis hama, cara
penanggulangan hama, jenis-
jenis penyakit yang
menyerang larva ikan, cara
mengobati penyakit pada
larva

Data Collection (Pengumpulan


Data)
Pada saat peserta didik melakukan
eksperimen atau eksplorasi, guru
memberi kesempatan kepada para
peserta didik untuk mengumpulkan

17
informasi sebanyak-banyaknya yang
relevan untuk membuktikan benar
atau tidaknya hipotesis. Data dapat
diperoleh melalui membaca literatur,
mengamati objek

3. Kegiatan
Mengeksplorasi
Siswa juga melakukan dan diskusi
kelompok yang membahas tentang:
Melalui diskusi siswa mendiskusikan:
 Laju pertumbuhan:
Definisi laju pertumbuhan
(SR), Formulasi SR
 Media pemeliharaan
larva: kualitas air media (DO,
suhu, pH)
 Hama dan penyakit:
jenis-jenis hama, cara
penanggulangan hama, jenis-
jenis penyakit yang
menyerang larva ikan, cara
mengobati penyakit pada
larva
 Peserta didik menyampaikan
hasil diskusi
kelompok/mempresentasikannya

Penutup 1. Melakukan refleksi atau 22 Meni


membuat rangkuman dengan
t
melibatkan peserta didik tentang:
 Laju pertumbuhan
 Media pemeliharaan
larva
 Hama dan peyakit
1) Memberikan tes lisan atau
tulisan .
2) Mengumpulkan hasil kerja
sebagai bahan portofolio.
3) Melaksanakan tindak lanjut

18
dengan memberikan arahan
kegiatan berikutnya dan tugas
pengayaan.

J. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


1. Teknik Penilaian :
a. Teknik penilaian sikap dilakukan melalui observasi dan penilaian diri.
b. Teknik penilaian pengetahuan dilakukan melalui tes tulis dan penugasan.
c. Teknik penilaian keterampilan dilakukan melalui pengamatan kinerja yang
meminta peserta didik mendemonstrasikan kompetensi tertentu.

2. Instrumen Penilaian
a. Instrumen observasi, penilaian diri, dan penilaian sejawat berupa daftar cek
(check list) atau skala penilaian (rating scale) disertai rubrik.
b. Instrumen tes tulis berupa seperangkat butir soal, tes lisan berupa daftar
pertanyaan yang disampaikan secara langsung dalam bentuk tanya jawab, dan
penugasan berupa tugas yang dapat dikerjakan secara individual atau kelompok.
c. Instrumen penilaian keterampilan berupa daftar cek (check list) atau skala
penilaian (rating scale) disertai rubrik.

1. Penilaian Sikap :

Daftar Nilai Siswa Aspek Sikap dalam Pembelajaran


Teknik Non Tes Bentuk Pengamatan

Kelas : .........................
Materi : ..........................
Sub Materi :...........................
Tanggal Pengamatan : .........................
Pertemuan ke : ..........................

Tabel 1. Instrumen dan Rubrik Penilaian Sikap


Nama Tanggung
No Disiplin Jujur Santun Nilai Mata Pelajaran
Siswa Jawab
1. Siswa A 3 3 3 4 3

19
2. Siswa B 3 4 4 4 4
3. Siswa C 3 3 3 2 3 (perlu pembinaan
berkelanjutan untuk
sikap)

Keterangan:
4 = jika empat indikator terlihat
3 = jika tiga indikator terlihat
2 = jika dua indikator terlihat
1 = jika satu indikator terlihat

Indikator Penilaian Sikap:

Disiplin
a. Mengikuti Tata tertib Sekolah dan instruksi kerja
b. Mengerjakan dan mengumpulkan tugas tepat waktu
c. Tidak melakukan kegiatan diluar ketentuan yang telah ditetapkan
d. Tidak membuat kondisi kelas menjadi tidak kondusif

Jujur
a. Menyampaikan sesuatu berdasarkan keadaan yang sebenarnya
b. Tidak menutupi kesalahan yang terjadi
c. Tidak mencontek atau melihat data/pekerjaan orang lain
d. Mencantumkan sumber belajar dari yang dikutip/dipelajari

Tanggung Jawab
a. Pelaksanaan tugas piket secara teratur.
b. Peran serta aktif dalam kegiatan diskusi kelompok
c. Mengajukan usul pemecahan masalah.
d. Mengerjakan tugas sesuai yang ditugaskan

Santun
a. Berinteraksi dengan teman secara ramah
b. Berkomunikasi dengan bahasa yang tidak menyinggung perasaan
c. Menggunakan bahasa tubuh yang bersahabat
d. Berperilaku sopan
Nilai akhir sikap diperoleh dari modus (skor yang paling sering muncul) dari keempat aspek
sikap di atas.

Kategori nilai sikap:

20
a. Sangat baik jika memperoleh nilai akhir 4
b. Baik jika memperoleh nilai akhir 3
c. Cukup jika memperoleh nilai akhir 2
d. Kurang jika memperoleh nilai akhir 1

2. Penilaian Pengetahuan
Teknik penilaian : tes tertulis
Bentuk instrument :pilihan ganda

Kompetensi Dasar Indicator Pencapaian Indikator Soal Jenis Soal


Kompetensi Soal

3.11 Menganalisis 3.11.1 Menganalisis 1. Siswa mampu 1. Cirri-ciri benih ikan


pemeliharaan sifat dan menjelaskan cirri-ciri yang baik yaitu:
larva karakteristik benih yang baik a. Mampu melawan
komoditas larva ikan arus
perikanan di b. Tubuh cacat
c. Warna pucat
kolam
d. Pergerakan
mengikuti arus
e. Pergerakan lambat

2. Saluran pencernaan
2. Siswa mampu
pada larva ikan
menjelaska
mulai berkembang
perkembangan larva
3.11.2 Mengamati pada saat larva
tahapan bermur……hari
perkembangan a. 5 hari
b. 4 hari
larva ikan
c. 3 hari
d. 2 hari
e. 1 hari

21
3. Siswa mampu
menjelaskan padat 3. Padat tebar larva
4.11.1 Menghitung tebar larva yang yang berukuran 1 –
padat tebar larva berukuran 1-2 cm 2 cm dengan usia 0
– 1 minggu yaitu……
ekor/liter
a. 2000 ekor/liter
b. 2500 ekor/liter
c. 3000 ekor/liter
d. 3500 ekor/liter
e. 4000 ekor/liter

4. Siswa mampu
4.11.2 Menghitung
Menjelaskan 4. Pakan yang
jumlah
kebutuhan pakan diberikan pada
4.11Melakukan kebutuhan pakan pada larva larva ikan
pemeliharaan larva
disesuaikan
komoditas perikanan
dengan:
di kolam a. Umur larva
b. Berat larva
c. Bukaan mulut larva
d. Kebiasaan makan
larva
5. Siswa mampu e. Asal usul induk
4.11.3 Menerapkan menjelaskan ukuran 5. Ukuran pakan yang
pemberian pakan pakan pertama kali
dimakan oleh benih
ikan baung adalah
pakan berukuran:
a. 0,35 mm
b. 0,20 mm
c. 0,15 mm
d. 0,21 mm
e. 0,22 mm

6. Siswa mampu
4.11.4 Menghitung menjelaskan FR 6.
Feeding Rate
(FR), Feeding
Frequency (FF),

22
Feeding Time
(FT) dan Food
Conversion
Ratio (FCR)

7. Siswa mampu
4.11.5 Menghitung laju 7.
pertumbuhan
larva

8. Siswa mampu 8. Kisaran suhu yanh


menjelaskan nilai optimal pada kolam
suhu untuk pemeliharaan larva
4.11.6 Mengendalikan kehidupan larva yaitu
media a. 50C
pemeliharaan b. 100C
larva c. 150C
d. 250C
e. 300C

9. Siswa mampu
9. Parasit yang
menjelaskan jenis
sering menyerang
penyakit yang
4.11.7 Mengendalikan larva yaitu:
menyerang larva
hama penyakit a. Aeromona sp
b. Pseudomonas sp
c. Ichthyoptirus
multifilis
d. Saprolegnia sp.
e. Achlya sp

No Soal Kunci Jawab Skor


1 A 4
2
B 4

C
3 4

4 4
23
5 D 4
6 4
7 4
8 E 4
9 C 4

Pedoman penskoran : nilai ahir untuk ranah pengetahuan diambil dari nlai rerata

Skor perole h an
Skor = x4
skor maksimal

Indicator Penilaian :
Jika menjawab benar skor 4
Jika menjawab salah skor 0

3. Penilaian Keterampilan
Teknik penilaian : unjuk kerja
Bentuk Instrumen : daftar skala 1 – 4

Kompetensi Indicator Pencapaian


Indicator Soal Soal
Dasar Kompetensi
4.11Melakukan 4.11.1 Menghitung padat 1. Siswa mampu 1. Lakukan
pemeliharaan tebar larva melakukan penghitungan padat
larva peNGHITUNGAN tebar larva ikan
komoditas PADAT TEBAR
LARVA
perikanan di
kolam

4.11.2 Menghitung 2. Siswa mampu


2. Lakukanperhitungan
jumlah kebutuhan melakukan
kebutuhan pakan
pakan peghitungan
kebutuhan pakan

24
4.11.3 Menerapkan 3. Lakukan
3. Siswa mampu pencampuran telur
pemberian pakan melakukan dan sperma
pemberian pakan
pada larva

4.11.4 Menghitung 4. Lakukan perhitungan


Feeding Rate (FR), 4. Siswa mampu terhadap nilai-nilai
Feeding Frequency menghtiung Feeding Feeding Rate (FR),
(FF), Feeding Time Rate (FR), Feeding Feeding Frequency
(FT) dan Food Frequency (FF), (FF), Feeding Time
Conversion Ratio Feeding Time (FT) (FT) dan Food
(FCR) dan Food Conversion Conversion Ratio
Ratio (FCR) (FCR)

4.11.5 Menghitung laju


5. Lakukan perhitungan
pertumbuhan larva 5. Siswa mampu laju pertumbuhanlarva
menghitung laju ikan
pertumbuhan
larva ikan

4.11.6 Mengendalikan
media 6. lakukan pengelolaan
6. Siswa mampu media pemeliharaan jika
pemeliharaan larva
mengelola
suhu air bak mengalami
kualitas media
penurunan dan
pemeliharaan
beberapa larva mati
larva

4.11.7 Mengendalikan 7. lakukan pengobatan


hama penyakit pada benih ikan jika ikan
7. Siswa mampu tersebut terkena

25
mengobati larva penyakit yang
yang tekena disebabkan oleh jamur
penyakit yang
disebabkan oleh
jamur

Pedoman Penskoran : nilai akhir ranah keterampilan diambil dari nilai optimal (nilai
tertinggi yang dicapai)
Indicator Penilaian :
4 : Jika empat indicator dilakukan
3 : Jika tiga indicator dilakukan
2 : Jika dua indicator dilakukan
1 : Jika 1 indikator dilakukan
Rubrik penilaian proses :
1. Menghitung padat tebar larva

Skor 4 Jika seluruh tahapan proses dilakukan sesuai dengan prosedur


Skor 3 Jika sebagian besar tahapan proses dilakukan sesuai dengan prosedur
Skor 2 Jika sebagian kecil tahapan proses dilakukan sesuai dengan prosedur
Skor 1 Jika tahapan proses tidak dilakukan sesuai dengan prosedur

2. Menghitung jumlah kebutuhan pakan

Skor 4 Jika seluruh tahapan proses dilakukan sesuai dengan prosedur


Skor 3 Jika sebagian besar tahapan proses dilakukan sesuai dengan prosedur
Skor 2 Jika sebagian kecil tahapan proses dilakukan sesuai dengan prosedur
Skor 1 Jika tahapan proses tidak dilakukan sesuai dengan prosedur

3. Menerapkan pemberian pakan

Skor 4 Jika seluruh tahapan proses dilakukan sesuai dengan prosedur


Skor 3 Jika sebagian besar tahapan proses dilakukan sesuai dengan prosedur
Skor 2 Jika sebagian kecil tahapan proses dilakukan sesuai dengan prosedur
Skor 1 Jika tahapan proses tidak dilakukan sesuai dengan prosedur

4. Menghitung Feeding Rate (FR), Feeding Frequency (FF), Feeding Time (FT)
dan Food Conversion Ratio (FCR)

26
Skor 4 Jika seluruh tahapan proses dilakukan sesuai dengan prosedur
Skor 3 Jika sebagian besar tahapan proses dilakukan sesuai dengan prosedur
Skor 2 Jika sebagian kecil tahapan proses dilakukan sesuai dengan prosedur
Skor 1 Jika tahapan proses tidak dilakukan sesuai dengan prosedur

5. Menghitung laju pertumbuhan larva

Skor 4 Jika seluruh tahapan proses dilakukan sesuai dengan prosedur


Skor 3 Jika sebagian besar tahapan proses dilakukan sesuai dengan prosedur
Skor 2 Jika sebagian kecil tahapan proses dilakukan sesuai dengan prosedur
Skor 1 Jika tahapan proses tidak dilakukan sesuai dengan prosedur

6. Mengendalikan media pemeliharaan larva

Skor 4 Jika seluruh tahapan proses dilakukan sesuai dengan prosedur


Skor 3 Jika sebagian besar tahapan proses dilakukan sesuai dengan prosedur
Skor 2 Jika sebagian kecil tahapan proses dilakukan sesuai dengan prosedur
Skor 1 Jika tahapan proses tidak dilakukan sesuai dengan prosedur

7. Mengendalikan hama penyakit

Skor 4 Jika seluruh tahapan proses dilakukan sesuai dengan prosedur


Skor 3 Jika sebagian besar tahapan proses dilakukan sesuai dengan prosedur
Skor 2 Jika sebagian kecil tahapan proses dilakukan sesuai dengan prosedur
Skor 1 Jika tahapan proses tidak dilakukan sesuai dengan prosedur

Rumus konversi nilai

Jumla h skor yang diperole h


Nilai= x4
jumla h skor maksimal

K. Media, Alat, Bahan dan Sumber Belajar


27
 Media dan Alat : Kolam, Air,
 Alat : larva ikan lele
 Sumber Belajar : Buku teks, internet, video

Turen, …….Mei 2017


Mengetahui Guru Mata Pelajaran
Kepala Sekolah

…………………………. ………………………………..
NIP. ……………………….. NIP. ……………………………..

LAMPIRAN BAHAN AJAR

Perkembangan Larva Ikan

Fase larva memiliki perkembangan anatomi dan morfologi yang lebih cepat

28
dibandingkan dengan ikan yang lebih dewasa. Sebagian besar perkembangan larva ikan
yang baru menetas adalah mulut belum terbuka, cadangan kuning telur dan butiran
minyak masih sempurna dan larva yang baru menetas bersifat pasif. Hari ke dua mulut
mulai terbuka. Selanjutnya memasuki hari ke tiga, larva ikan mulai mencari makan, pada
saat tersebut cadangan kuning telurnya pun telah menipis yaitu tinggal 25 – 30% dari
volume awal.

Telur ikan yang baru menetas dinamakan larva, tubuhnya belum


sempurna baik organ luar maupun organ dalamnya. Larva akan terus berkembang untuk
menyempurnakan bentuk dan fungsi dari masing- masing organ. Perkembangan larva
secara garis besar dapat dibagi menjadi dua tahap, yaitu :

Prolarva, larva yang masih memiliki kuning telur, tubuhnya transparent dengan
beberpa butir pigmen yang fungsinya belum diketahui. Sirip dada dan ekor sudah ada
tetapi bentuknya belum sempurna. Kebanyakan prolarva yang baru keluar dari
cangkangnya tidak memiliki sirip perut yang nyata melainkan berupa tonjolan saja.
Mulut dan rahang belum berkembang dan ususnya masih merupakan tabung yang
lurus.

29
System pernafasan dan peredaran darah belum sempurna. Makanan diperoleh dari
cadangan kuning telur yang belum habis diserap. Pergerakan larva ikan yang baru
menetas relative sedikit, sehingga masih mudah terbawa arus. Perkembangan prolarva
sangat cepat sehingga morfologi dan proporsi bagian tubuhnya cepat berubah.
Post larva, masa larva dari hilangnya cadangan kuning telur hingga terbentuknya
organ-organ baru atau selesainya tahap penyempurnaan bentuk dan fungsi organ.
Sehingga post larva telah dapat bergerak lebih aktif untuk memenuhi kebutuhannya
dalam mencari makanan, meskipun pergerakannya masih terbatas. Pada ikan mas post
larva biasa dikenal dengan sebutan lokal kebul. Post larva masih mengandalkan pakan
alami untuk memenuhi kebutuhannya.

Perpindahan tahap prolarva menjadi post larva merupakan masa kritis bagi
perkembangan larva, hal ini disebabkan karena adanya perpindahan atau masa transisi
habisnya kuning telur. Pada masa prolarva makanan untuk memenuhi kebutuhan
hidup dan perkembangan tubuh diperoleh dari cadangan kuning telur melalui proses
absorbsi dalam tubuh (indogenous feeding), setelah kuning telur habis terserap maka
larva sudah harus mulai mencari makanan dari luar tubuhnya (eksogenous feeding). Pada
masa transisi inilah terjadi proses katabolisme berupa penghisapan

30
kembali jaringan tubuh yang sudah terbentuk bertepatan dengan pergerakan larva.
Ketika kuning telur hampir habis diserap, larva mulai beradaptasi dengan mengambil
makanan dari luar tubuhnya. Masa perpindahan inilah yang menjadi masa kritis bagi
larva, karena ketersediaan pakan alami dalam media hidupnya sangat berpengaruh
terhadap kelangsungan hidup larva dalam mempertahankan hidupnya.

Padat penebaran larva pada saat pemeliharaan, sangat tergantung pada daya
dukung kolam. Daya dukung kolam meliputi kualitas air dan ketersediaan pakan.
Dengan demikian padat penebaran pada setiap lokasi akan berbeda. Menurut SNI,
padat penebaran larva / benih ikan lele adalah:

 Padat tebar larva ( usia 0-1 minggu, ukuran1-2 cm : 2000 ekor / liter air
 Padat tebar larva ( usia 1-2 minggu, ukuran 2-3 cm : 1000 ekor / liter air
 Padat tebar larva ( usia 2-3 minggu, ukuran 3-4 cm : 500 ekor / liter air

 Padat tebar larva ( usia 3-4 minggu, ukuran 4-5 cm : 200 ekor / liter air
 Padat tebar larva ( usia 4-5 minggu, ukuran 5-6 cm : 100 ekor / liter air

 Padat tebar larva ( usia 5-6 minggu, ukuran 6-7 cm : 75 ekor / liter air

31
 Padat tebar larva ( usia 7-8 minggu, ukuran 7-8 cm : 50 ekor / liter ai

32