Anda di halaman 1dari 4

ALDIANSYAH S.

A
F0315007 / B

Standar Audit Internasional dan Perkembangannya

International Standards on Auditing ( ISA )

Kenapa menggunakan ISA ?

1. Kekuatan Pasar
Hal ini dikarenakan ISA merupakan standar yang berbasis internasional. Seperti saat
KAP di Indonesia yang berbasis global seperti The Big Four, yang melayani klien dengan
taraf internasional, maka penggunaan ISA merupakan hal wajib yang harus dilakukan,
karena ISA merupakan standar yang berbasis internasional dan paling tepat untuk
klien – klien tersebut. Maka kekuatan pasar sangatlah kuat dalam pemilhan ISA
sebagai standar.
2. Ada Nilai Tambah
Diawali dari suatu kejadian yang mana auditor gagal mendeteksi fraud, ditemukan dan
ditetapkan standar baru. Awalnya standar ini dicanangkan di regional tertentu, eropa.
Lalu lama kelamaan standar ini dapat lebih membantu auditor dalam bekerja dan
meningkatkan mutu audit. Lantas standar ini didulikat ke ranah global. Hal ini
membuat nilai tambah, yaitu investor dan calon investor memperoleh laporan
keuangan yang lebih baik. Keuntungan terbesar tentu tetap dimiliki oleh orang yang
bekerja di bidang akuntansi.

Menjelaskan sifat perubahan dengan pendekatan pertama

Jika dicermati perbedaan ISA dan standar audit sebelumya, akan ditemukan perbedaan yang
substansif dan mendasar.
ALDIANSYAH S.A
F0315007 / B

Sifat perubahan substansif dan mendasar

- Auditing berbasis resiko


Ciri yang paling menonjol ISA adalah penekanan terhadap aspek resiko.

- Dari rules-based ke principles-based standards


ISA merupakan standar yang berbasis prinsip, yang mana mengalami perubahan
besar dari sebelumnya yang berbasis aturan.

- Berpaling ke model matematis


Ciri – ciri dari semua buku auditing adalah membantu auditornya dengan model –
model matematis dalam sampling, statistical sampling maupun non-statistical
sampling

- Kearifan profesional dan konsekuensinya


ISA mendefinisikan kearifan profesional dengan contoh – contoh

- Pengendalian internal

- Those changed with governance

FORUM OF FIRMS ( FOF )

Anggota Penuh

Anggota penuh terdiri atas jaringan atau kantor akuntan yang telah menyampaikan laporan
tahunan mereka dengan memuaskan kepada TAC yang mengindikasikan mereka telah
melakukan hal yang seharusnya dilakukan, dengan baik.
ALDIANSYAH S.A
F0315007 / B

IFAC

IFAC didirikan pada tanggal 7 Oktober 1977 di Muenchen, Jerman, saat berlangsungnya World
Congress of Accountants. IFAC berkembang pesat, bahkan pada 17 November 2001, IFAC
menyebut dirinya sebagai the global organization for the accountancy professions with
emebrs and associates in 127 countries.

Pembuat Standar di IFAC

IFAC mempunyai beberapa badan pembuat standar seperti :

- IAASB
- IAESB
- IESBA
- IPSASB

Himpunan Pernyataan IFAC

Terdiri atas berikut.

- International Standards on Auditing ( ISAs )


Diterapkan dalam historical finance information

- International Standards on Review Engagements ( ISREs)


Diterapkan dalam review of historical finance information

- International Standards on Assurance Engagements ( ISAEs)


Diterapkan dalam assurance engagements dealing with subject matters other than
historical financial information.

- Dll.
ALDIANSYAH S.A
F0315007 / B

Sistematika Pernyataan IFAC

1. Audits of Historical Financial Information


2. Audits and Reviews of Historical Financial Information
3. Assurance engagements other than audits or reviews of Historical Financial
Information
4. Related Services
5. International Standards on Quality Control

Inisiatif IFAC

Di samping inisiatif berupa penerbitan pernyataan dan himpunan pernyataan yang


telah dibahas, IFAC mempunyai beberapa inisiatif lain yang berdampak pada perekonomian
dunia yang ditangani oleh beberapa komite. Yaitu :

- Professional Accountants in Business Committee


- Small and Medium Practices Committee
- Developing Nations Committee
- Transnational Auditors Committee