Anda di halaman 1dari 6

Nama : Kevin Aditya

Nim : 1445161778
UAS MANAJEMEN PROYEK

UJIAN AHKIR SEMESTER


MATA KULIAH : Manajemen Proyek
JURUSAN : S1 MP
HARI/TGL : Kamis, 20 Desember 2018
DOSEN : Dr. Suryadi, M.Pd & Evitha Soraya, M.Pd
WAKTU : 120 menit

Kerjakan soal ini dengan tenang. Anda dilarang bekerjasama karena Ujian Ahkir
Semester ini merupakan ujian individual. Jika dosen menemukan indikasi Anda
bekerjasama dalam menjawab soal ini, dosen tidak akan memeriksa ujian Anda, dan
menganggap Anda tidak ikut ujian.

Jawablah Pertanyaan Berikut ini!

1. Jelaskan persamaan dan perbedaan antara program dengan proyek dengan


memberikan contoh proyek secara nyata yang terkait dengan pendidikan!
2. Bagaimana cara mengevaluasi keberhasilan suatu proyek berdasarkan
persepktif Manajemen Pendidikan? berikan contoh nyata proyek tersebut!
3. Bangsa Indonesia dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan menempuh
beberapa program diantarnya melalui peningkatan sumber daya manusia yang
berupa sertifikasi Guru dan Dosen, melalui program PLPG, melalui program PPG
berdasarkan pernyataan tersebut coba anda jelaskan mengapa program PPG
(Pendidikan Profesi Guru) di sebut suatu proyek serta berikan contohnya
Program PPG apa?
4. Mahasiswa adalah kelompok intelektual muda, sehingga di yakini mampu
memberikan kontribusi melalui pemikiran pemikiranya, coba anda berikan salah
satu proyek untuk mengatasi terkait tidak meratanya kualitas pendidikan tingkat
tinggi di Indonesia!
5. Secara regulasi, subtansi proyek pemerintah harus mengikuti regulasi atau
aturan aturan yang berlaku dan secara subtansi proyek pemerintah tersebut
Nama : Kevin Aditya
Nim : 1445161778
UAS MANAJEMEN PROYEK

harus ada kesesuaian manfaat proyek dengan anggaran yang di keluarkan


negara. Coba anda analisa apakah program mencerdaskan kehidupan bangsa
bagi warga DKI dengan melalui Proyek Kartu Jakarta Pintar tepat
sasaran/berikan argumen anda berdasarakan bukti empiris (kenyataan) yang
anda temukan!

` SELAMAT MENGERJAKAN SEMOGA SUKSES AAMIIN `


Nama : Kevin Aditya
Nim : 1445161778
UAS MANAJEMEN PROYEK

Jawaban

1. Perbedaan proyek dan program :


Proyek : kegiatan yang melibatkan berbagai sumber daya yang terhimpun dalam suatu
wadah (organisasi) tertentu dalam jangka waktu tertentu untuk melakukan kegiatan yang
telah ditetapkan sebelumnya atau untuk mencapai sasaran tertentu.

Program : Program merupakan suatu kegiatan yang multidisiplin, yang berorientasi pada
tujuan, yang dirancang oleh berbagai macam tugas, dengan hasil yang telah ditentukan,
untuk dicapai pada kurun waktu tertentu, dan dengan keterbatasan sumberdaya yang ada.

Contoh proyek yang terkait dengan bidang pendidikan : proyek “sekolah pintar” di rusia
yang merupakan pembangunan sekolah berbasis digital dengan desain arsitektur yang
sangat modern dan akan di bangun pada tahun 2019 di irkutsk

2. Cara mengevaluasi keberhasilan suatu proyek berdasarkan prespektif manajemen


pendidikan ialah dengan cara memperhatikan prinsip-prinsip proyek yang sudah
terpaparkan di keilmuan manajemen pendidikan yaitu :
 Keterpaduan : evaluasi merupakan komponen integral dalam program pengajaran
disamping tujuan intruksional dan materi serta metode pengajaran. Evauasi harus
dilakukan dengan prinsip keterpaduan antara tujuan intrusional pengajaran, materi
pembelajaran dan metode pengjaran, serta evaluasi merupakan tiga kesatuan terpadu
yang tidak boleh dipisahkan
 Keterlibatan peserta didik ( siswa ) : untuk mengetahui sejauh mana siswa berhasil dalam
kegiatan belajr mengajar yang dijalaninya secara aktif. Penyajian evaluasi oleh guru
Nama : Kevin Aditya
Nim : 1445161778
UAS MANAJEMEN PROYEK

merupakan upaya guru untuk memenuhi kebutuhan siswa akan informasi mengenai
kemajuannya dalam program belajar mengajar
 Koherensi : evaluasi harus berkaitan dengan materi pengajaran yang sudah disajikan dan
sesuai dengan ranah kemampuan yang hendak diukur

Jika ketiga prinsip tersebut sudah terlaksana dengan baik pada saatn pengevaluasian
keberhasilan proyek, maka menurut prespektif manajemen pendidikan, proyek yang
sudah terlaksana tersebut sudah dirancang dan berjalan dengan baik.

Contoh nyata proyek yang sesuai dengan prinsip-prinsip tersebut : proyek pengembangan
dan peningkatan pendidikan daerah oleh depdiknas di indonesia yang sudah
memperhatikan keterpaduan, keterlibatan peserta didik dan kekoherensian dalam
perencanaan dan pengimplementasianya sehingga proyek tersebut dapat berjalan dengan
lancar.

3. Ppg disebut sebagai suatu proyek karena ppg sudah menentukan jangka waktu program
tersebut untuk mencapai sasaran ppg. Program ppg di indonesia adalah : sesuai amanah
undang-undang baik uugd maupun undang-undang nomor 12 tahun 2012 tentang
pendidikan tinggi menganut model konsekutif atau berlapis. Pasal 17 (1) undang-undang
pendidikan tinggi menyatakan bahwa pendidikan profesi merupakan pendidikan tinggi
setelah program sarjana yang menyiapkan mahasiswa dalam pekerjaan yang memerlukan
persyaratan keahlian khusus. Program studi ppg merupakan program pendidikan yang
diselenggarakan untuk mempersiapkan lulusan s1 kependidikan dan s1/d iv non
kependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru agar menguasai kompetensi
guru secara utuh sesuai dengan standar nasional pendidikan sehingga dapat memperoleh
sertifikat pendidik profesional pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan
pendidikan menengah. Program studi ppg diharapkan dapat menjawab berbagai
permasalahan pendidikan, seperti: (1) kekurangan jumlah guru(shortage) khususnya pada
daerah-daerah terluar, terdepan, dan tertinggal, (2) distribusi tidak seimbang (unbalanced
distribution), (3)kualifikasi di bawah standar (under qualification), (4) guru-guru yang
Nama : Kevin Aditya
Nim : 1445161778
UAS MANAJEMEN PROYEK

kurang kompeten (low competence), serta (5) ketidaksesuaian antara kualifikasi


pendidikan dengan bidang yang diampu (missmatched). Program studi ppg yang akan
menghasilkan guru-guru profesional diharapkan akan menghasilkan lulusan yang unggul
dan siap menghadapi tuntutan zaman. Posisi hasil belajar siswa di indonesia saat ini
belum menggembirakan. Hasil studi pisa (program for international student assessment)
tahun 2015 menunjukkan bahwa indonesia baru bisa menduduki peringkat 69 dari 76
negara, demikian juga hasil studi timss (trends in international mathematics and science
study), juga menunjukkan siswa indonesia berada pada ranking 36 dari 49 negara dalam
hal melakukan prosedur ilmiah.

Program studi ppg yang dirancang secara sistematis dan menerapkan prinsip mutu mulai
dari seleksi, proses pembelajaran dan penilaian,hingga uji kompetensi, diharapkan akan
menghasilkan guru-guru masa depan yang profesional yang dapat menghasilkan lulusan
yang unggul,kompetitif, dan berkarakter, serta cinta tanah air. Program studi ppg dapat
diselenggarakan dalam bentuk ppg bersubsididan ppg swadana.

4. Proyek untuk mengatasi pemerataan kualitas pendidikan tingkat tinggi di indonesia


adalah proyek “techno education” karena untuk meratakan kualitas pendidikan tingkat
tinggi di indonesia adalah dengan cara memasukan unsur teknologi du dunia pendidikan
tingkat tinggi di indonesia atas dasar karena indonesia merupakan negara yang luas dan
terdiri dari ribuan pulau, sehingga sangat tidak mungkin jika pemerataan dan peningkatan
kualitas pendidikan dilakukan secara konvensional tanpa bantuan teknologi. Wilayah
yang jauh dari ibukota, provinsi bahkan kabupaten membutuhkan waktu yang tidak
pendek untuk menyamaratakan kualitas pendidikannya. Perlu bantuan teknologi untuk
mengakselerasinya sehingga jelas, bahwa untuk meratakan kualitas pendidikan tingkat
tinggi di indonesia harus melalui pendekatan teknologi dengan proyek techno education
yang menyalurkan alat-alat pembelajaran dan pengajaran berbasis teknologi pada setiap
pendidikan tinggi di indonesia saat ini
Nama : Kevin Aditya
Nim : 1445161778
UAS MANAJEMEN PROYEK

5. Menurut fakta lapangan, program mencerdaskan kehidupan bangsa bagi warga dki
dengan melalui proyek kartu jakarta pintar memiliki dapak yang cukup signifikan ke arah
yang negatif. Bisa dilihat dari fakta lapangan bahwa kjp tidak memberikan efek positif
terhadap siswa yang menerima bantuan. Siswa masih terbelenggu dengan masalah
pendidikan yang lebih mahal di tingkat perguruan tinggi. Alokasi pencairan dana untuk
program akan dilanjutkan hingga bangku kuliah dalam bentuk beasiswa sarjana. Program
kjp yang dilaksanakan tidak memberikan output positif terhadap daya saing siswa tidak
mampu untuk mendapatkan pendidikan lebih baik. Mereka menerima bantuan pendidikan
dengan program kjp hanya sampai bangku sma atau sederajat. Setelah itu mereka berniat
untuk melanjutkan pendidikan ke bangku perguruan tinggi kembali dipusingkan dengan
biaya pendidikan yang jauh lebih mahal. Kalau lulus sma, anak-anak itu belum bisa
bersaing. Mereka masih membutuhkan ilmu yang lebih spesifik lagi untuk bisa bersaing
di dunia kerja.