Anda di halaman 1dari 27

LEMBAR IDENTITAS GURU

1. Nama Sekolah : SD Negeri Talagasari 2


2. Nama Guru : Muhamad Zen, S.Pd.SD
3. NIP : 19800727 200502 1 008
4. NUPTK : 6059758660200033
5. Sertifikat Pendidik : 1091302700467
6. Jabatan/Golongan Guru : Guru Pertama , III/b
7. Alamat Sekolah : Jl. Raya Labuan Km 22.
b. Desa : Talagasari
c. Kecamatan : Saketi
d. Kabupaten : Pandeglang
e. Provinsi : Banten
8. Mengajar Mata Pelajaran : Guru Kelas
9. SK Pengangkatan :
a. Sebagai CPNS :
1) Pejabat yang mengangkat : Bupati Pandeglang
2) Nomor SK : 813/KEP.194-BKD/2005
3) Tanggal SK : 16 Februari 2005
b. Pangkat Terakhir :
1) Pejabat yang mengangkat : Bupati Pandeglang
2) Nomor SK : 823/KEP.43-BKD/2017
3) Tanggal SK : 14 Februari 2017
10. Alamat Rumah :
a. Kampung : Cijolang
b. Lingkungan RT dan Desa : Pasireurih
c. Kecamatan : Cisata
d. Kabupaten : Pandeglang
f. Telpon/ HP/ Fax : 0838 9151 3621

i
HALAMAN PENGESAHAN

Judul Laporan : Laporan Kegiatan Pengembangan Diri


Nama : MUHAMAD ZEN, S.Pd.SD
NIP : 19800727 200501 1 008
Pangkat/Golongan : Penata Muda Tk. I, III/b
NUPTK : 6059758660200033
Tempat Tugas : SDN TALAGASARI 2
Jabatan : Guru Kelas

Isi Kegiatan Pengembangan


Diri yang dilaporkan : Hasil Diklat Fungsional

Membenarkan bahwa semua isi dalam Laporan Kegiatan Pengembangan Diri ini
adalah sesuai dengan kegiatan yang dilakukan dan hasil tulisan asli yang

Kepala Sekolah Yang Bersangkutan

ENOK MULYATI MUHAMAD ZEN, S.Pd.SD


NIP. 19611128 198212 2 002 NIP. 19800727 200501 1 008

ii
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis haturkan ke hadirat Allah SWT, atas segala rahmat dan
karunia yang dilimpahkan kepada penulis sehingga Laporan kegiatan
Pengembangan Diri ini dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah
ditentukan.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa Laporan ini dapat diselesaikan
berkat adanya bantuan, bimbingan, dorongan dan petunjuk dari berbagai pihak.
Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar
– besarnya kepada:
1. Bapak Enok Mulyati, S.S. selaku Kepala SDN Talagasari 2 yang telah
memberikan tugas kepada penulis untuk mengikuti berbagai kegiatan
pengembangan diri yang telah penulis laksanakan.
2. Teman-teman seprofesi yang telah memberikan bantuan semangat dan
motivasi untuk bisa diselesaikannya penulisan Laporan ini.

Penulis menyadari bahwa dalam penulisan Laporan ini masih banyak terdapat
kekurangan bahkan mungkin kesalahan, baik dalam penyusunan, penyajian
maupun sistematika penulisannya. Oleh karenanya, penulis mengharapkan kritik
dan saran yang membangun dari semua pihak, demi kesempurnaan
penulisanLaporan ini. Meski demikian, penulis tetap berharap agar kiranya
Laporan ini dapat bermanfaat bagi pihak lain yang memerlukan.

Talagasari, 20 Maret 2019


Penulis

iii
DAFTAR ISI

LEMBAR IDENTITAS GURU ............................................................................... i

HALAMAN PENGESAHAN ................................................................................. ii

KATA PENGANTAR ........................................................................................... iii

DAFTAR ISI ......................................................................................................... iv

BAB I .......................................................................................................................1

PENDAHULUAN ...................................................................................................1

A. Latar Belakang ..............................................................................................1


B. Tujuan Umum Pengembangan diri ...............................................................2
A. LAPORAN KEGIATAN PENGEMBANGAN DIRI 1 (satu) .....................3
B. LAPORAN KEGIATAN PENGEMBANGAN DIRI 2 (dua) ......................8
C. LAPORAN KEGIATAN PENGEMBANGAN DIRI 3 (tiga) ....................12
D. LAPORAN KEGIATAN PENGEMBANGAN DIRI 4 (empat) ................15
E. LAPORAN KEGIATAN PENGEMBANGAN DIRI 5 (lima) ...................18
BAB III ..................................................................................................................21

PENUTUP ..............................................................................................................21

1. Simpulan .....................................................................................................21
2. Saran-saran ..................................................................................................21
LAMPIRAN-LAMPIRAN....................................................................................... a

1. Bukti Kegiatan Pengembangan Diri 1 (Surat Tugas dan sertifikat) .............. a


2. Bukti Kegiatan Pengembangan Diri 2 (Surat Tugas dan sertifikat) .............. a
3. Bukti Kegiatan Pengembangan Diri 3 (Surat Tugas dan sertifikat) .............. a
4. Bukti Kegiatan Pengembangan Diri 4 (Surat Tugas dan sertifikat) .............. a
5. Bukti Kegiatan Pengembangan Diri 5 (Surat Tugas dan sertifikat) .............. a

iv
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Guru sebagai tenaga profesional mempunyai fungsi, peran, dan kedudukan


yang sangat penting dalam mencapai visi pendidikan yaitu menciptakan insan
Indonesia cerdas dan kompetitif. Oleh karena itu, profesi guru harus dihargai dan
dikembangkan sebagai profesi yang bermartabat. Konsekuensi dari jabatan guru
sebagai profesi, tidak cukup bila guru hanya melakukan tugasnya mengajar,
membimbing dan mendidik para siswanya, melainkan harus terus dan selalu
mengembangkan profesinya tersebut.
Undang-undang republik Indonesia Nomor 14 tahun 2005 tentang guru
dan dosen pasal 20 ayat (b) mengamanatkan bahwa dalam rangka melaksanakan
tugas keprofesionalannya, guru berkewajiban meningkatkan dan mengembangkan
kualifikasi akademik dan kompetensi secara berkelanjutan sejalan dengan
perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. Pengembangan terhadap
profesi guru tersebut hendaklah dilaksanakan secara terprogram dan
berkelanjutan, melalui kegiatan Pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)
yang memang merupakan salah satu kegiatan yang dirancang untuk mewujudkan
terbentuknya guru yang profesional. Salah satu jenis kegiatan PKB adalah
Pengembangan Diri.
Pengembangan diri adalah upaya untuk meningkatkan profesionalisme diri
agar memiliki kompetensi yg sesuai dengan peraturan perundang-undangan atau
kebijakan Pendidikan serta perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau
seni. Kegiatan Pengembangan Diri tersebut dapat dilakukan melalui dua jenis
kegiatan, yaitu: (1) Mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat)
fungsional dan/atau (2) Mengikuti kegiatan kolektif guru.
Menyadari akan berbagai kekurangan yang ada, serta dengan adanya
dorongan kebutuhan akan kenaikan pangkat dan jabatan, maka penulis merasa
perlu dan berkewajiban untuk mengembangkan diri secara terus menerus guna

1
menjadikan diri sebagai insan profesi yang professional. Salah satu kegiatan yang
penulis lakukan yaitu dengan mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan
(Diklat) fungsional dan kegiatan kolektif guru.

B. Tujuan Umum Pengembangan diri

Secara umum tujuan dari pengembanga diri yang penulis lakukan adalah :
1. Meningkatkan kompetensi penulis sebagai guru baik kompetensi
pedagogik, professional, kepribadian dan kompetensi social yang pendidik
rasakan masih kurang.
2. Mendapatkan pengetahuan dan keterampilan untuk dapat memberikan
pelayanan yang lebih baik dan berkualitas kepada peserta didik
3. Mengumpulkan angka kredit yang disyaratkan untuk kenaikan pangkat /
jabatan setingkat lebih tinggi.

2
A. LAPORAN KEGIATAN PENGEMBANGAN DIRI 1 (satu)

Workshop :

1. Judul workshop yang diikuti : Meningkatkan Kualitas Pendidik yang


Handal dan Profesional
2. Waktu pelaksanaan diklat : 10 s.d 12 F Februari 2018

3. Tempat penyelenggaraan : Gedung Koperasi Amanah


diklat

4. Jenis kegiatan : Workshop

5. Lama waktu pelaksanaan : 32 Jam


diklat

6. Tujuan pengembangan diri melaui Bimtek ini :


a) Dapat mengembangkan keahlian, sehingga pekerjaan dapat
diselesaikan dengan cepat dan efektif
b) Mengembangkan pengetahuan, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan
dengan rasional.
c) Dapat mengembangkan sikap , sehingga dapat memnculkan kemauan
untuk bekerja sama, pemberdayaan dimaksudkan untuk memperbaiki
kinerja sekolah melalui kinerja guru agar dapat mencapai tujuan secara
optimal, efektif dan efisien.

7. Materi Diklat dan Uraian Materi


Jumlah
NO Materi Pelatihan Pemateri
Jam
Umum
1. Kebijakan Umum Tentang Pendidikan 2 JP
Narasumber
dan karier Pendidik
2. Kebijakan Kemenag Kabupaten
2 JP Narasumber
Pandeglang
Pokok
3. Pelaksanaan Kompetensi Sains 2 JP Narasumber
4. Pemetaan dan Pemerataan Guru ASN
2 JP Narasumber
berbagai jenjang dan Jabatan
5. Standar Pengawasan Internal 4 JP Narasumber
6. Penyusunan Publikasi Buku Teks 6 JP
Narasumber
Pelajaran
7. Membuat Karya Inovatif 6 JP Narasumber
8. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 6 JP Narasumber
9. Rencana Tindak Lanjut (RTL) 2 JP Narasumber
. Jumlah Total 32 JP

Uraian Materi Diklat :

1. Program Umum

Kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang :


pada bagian ini membahas tentang perubahan aturan mengenai jabatan
fungsional guru serta angka kreditnya, yaitu dengan terbitnya Permenpan RB
Nomor 16 tahun 2009 tertanggal 10 Nopember 2009. Hal ini merupakan
penyempurnaan dari peraturan lama yaitu Permenpan No 84/1993 tanggal 24
Desember 1993

2. Program Pokok :
a) Pembahasan tentang Permenpan RB. 16 Tahun 2009
pada bagian ini membahas Permennegpan dan Reformasi Birokrasi
Nomor 16 Tahun 2009, jabatan fungsional guru, pengertian keprofesian
berkelanjutan (PKB), serta unsur-unsur yang termasuk dalam kegiatan
PKB.
Yang termasuk dalam unsur PKB diantaranya adalah :
1. Pengembangan Diri yang terdiri dari kegiatan : Diklat fungsional dan
kegiatan kolektif guru (KKG)
2. Publikasi Ilmiah yang terdiri dari kegiatan :
 Presentasi pada forum ilmiah,
 Publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan ilmu dibidang
pendidikan formal,
 Publikasi buku pelajaran, buku pengayaan, dan buku pedoman
guru.
3. Karya Inovatif yang terdiri atas :
 Menemukan teknologi tepat guna
 Menemukan/menciptakan karya seni
 Membuat/memodifikasi alat pelajaran / peraga/praktikum
4. Mengikuti pengembangan penyusunan standar pedoman, soal dan
sejenisnya.

b) Penulisan Laporan Pengembangan Diri


Pada bagian ini membahas tentang kegiatan yang termasuk dalam
pengembangan diri diantaranya Diklat fungsional serta kegiatan kolektif
guru (KKG). Di samping itu pada materi ini dibahas pula mengenai
sitematika laporan pengembangan diri serta teknik pembuatan laporan
pengembangan diri dengan cara praktek

c) Penelitian Tindakan Kelas (PTK)


Pada Bagian ini membahas tentang pengertian Penelitian Tindakan Kelas
(PTK), prinsip dan tujuan PTK, dan manfaat PTK. Di samping itu dalam
materi ini juga membahas tentang sistetematika proposal dan laporan PTK
serta cara dan teknik-teknik pembuatan PTK.

Pengertian PTK adalah penelitian tindakan yang dilakukan guru untuk


memperbaiki mutu praktik pembelajaran di kelasnya, sehingga berfokus
pada kelas atau pada proses belajar-mengajar yang terjadi di kelas.
PTK adalah penelitian yang dilakukan melalui refleksi diri seorang Guru
dengan tujuan memperbaiki kinerjanya dan untuk peningkatan hasil belaja
siswa.

Manfaat PTK diantaranya yaitu :


Manfaat bagi siswa : memperbaiki pembelajaran, meningkatkan hasil
belajar siswa,
Manfaat bagi guru :mendorong perkembangan kemampuan guru untuk
meningkatkan kualitas siswa dan sekolahnya. Mengembangkan
keprofesionalan, berperan aktif mengembangkan pengetahuan dan
keterampilan seorang guru
Prinsip PTK :
a) Masalah berasal dari kondisi nyata di kelas yang dihadapi guru
b) Tidak mengganggu komitmen guru sebagai pengajar
c) Metodologi yang digunakan harus valid dan reliable (tindakan tiap
siklus harus berurutan dan jelas kapan, dimana dan bagaimana
melakukannya)

8. Tindak Lanjut :
Tindak lanjut yang dilakukan setelah mengikuti kegiatan ini adalah sebagai
berikut:
a) Kegitan Diklat ini dapat menambah pengetahuan serta menyadarakan
penulis akan pentingnya kegiatan pengembangan diri sebagai bentuk
profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya, sehingga dikemudian
hari penulis akan mengimplementasikan hasil kegiatan ini untuk terus
mengembangkan diri melalui kegiatan kolektif guru, Diklat fungsional
dan Penulisan KaryaTulis Ilmiah.
b) Penulis akan memanfaatkan forum KKG sebagai wahana untuk
meningkatkan kompetensi dan profesionalitas sebagai guru dalam
memberikan layanan pendidikan yang lebih baik kepada peserta didik.
c) Penulis sebagai guru akan mencoba bentindak kreatif untuk menciptakan
karya inovatif terutama yang menyangkut pembuatan media dan alat
pembelajaran atau menciptakan karya seni lainnya guna untuk kemajuan
mutu pembelajaran.
d) Penulis akan melakukan diseminasi kepada teman-teman guru di sekolah
penulis, dengan jadwal yang akan dibicarakan dengan kepala sekolah.

9. Dampak Setelah Mengikuti Kegiatan :


Setelah penulis mencoba menerapkan hasil kegiatan ini dampaknya antara
lain adalah sebagai berikut:
a) Meningkatnya profesionalisme guru yang dibuktikan melalui perubahan
sikap, prilaku, kreativitas, dan inovatif dalam pengembangan karir yaitu
dengan keaktifatnnya dalam mengembangkan kompetensinya melalui
kegiatan diklat dan Kegiatan Kolektif Guru (KKG)
b) Penulis sebagai guru dapat terus aktif dalam kegiatan pengembangan diri,
salah satunya adalah kegiatan kolektif guru yang ada di gugusnya.
c) Penulis semakin menyadari manfaat dan fungsi dari KKG sebagai wahana
meningkatkan kemampuan dan profesionalitas dalam upaya
meningkatkan pelayanan pendidikan kepada peserta didik.
d) Penulis sedikit demi sedikit mau dan dapat melakukan perbaikan
pembelajaran di kelasnya melalui kegiatan penelitian tindakan kelas
(PTK) serta dapat menyusun laporannya.
e) Bagi peserta didik, proses belajar maupun hasil belajar semakin
meningkat karena adanya upaya perbaikan pembelajaran yang dilakukan
guru melalui PTK
B. LAPORAN KEGIATAN PENGEMBANGAN DIRI 2 (dua)

Diklat dan Bimtek

1. Judul Diklat yang diikuti : Peningkatan Kompetensi Pendidik dan


Tenaga Kependidikan (PTK) SD
2. Waktu pelaksanaan diklat : 18 s.d 20 September 2018
3. Tempat penyelenggaraan : PAUD Alam Babunnajah
diklat
4. Jenis kegiatan : Diklat dan bimtek
5. Lama waktu pelaksanaan : 32 Jam
diklat

6. Tujuan pengembangan diri melaui diklat ini :


a) Memfasiltasi guru untuk mencapai standar kompetensi profesi yang telah
ditetapkan.
b) Memfasilitasi guru untuk terus memutakhirkan kompetensi yang menjadi
tuntutan ke depan berkaitan dengan profesinya.
c) Memotivasi guru agar memiliki komitmen melaksanakan tugas pokok dan
fungsinya sebagai tenaga profesional.
d) Mengangkat citra, harkat, martabat profesi guru, rasa hormat dan bangga
kepada penyandang profesi guru.
e) Memotivasi guru agar memiliki kemauan untuk terus belajar
mengembangkan potensi dirinya.

7. Materi Diklat dan Uraian Materi


8. No Materi Pemateri JP
Umum
1 Kebijakan Umum Dinas Pendidikan Kepala Dinas Kab.
2
kabupaten Pandeglang Pandeglang
Pokok
2 Pengembangan Perangkat Instruktur 8
Pembelajaran Kurikulum 2013
3 Penguatan Pendidikan Karakter Instruktur
6
(PPK)
4 Kajian Materi Pedagogik Instruktur dan Pesera 6
5 Kajian Materi Profesional Instruktur dan Pesera
6
Matematika
6 Simulasi login Sim PKB Instruktur dan Pesera 2
Penunjang
7 Evaluasi dan Rencana Tindak Lanjut Peserta 2
(RTL)
Total 32

Uraian Materi Diklat :

a. Materi Umum :

Kebijakan Umum Dinas Pendidikan kabupaten Pandeglang :

Pada bagian ini membahas Tentang latar belakang adanya program


Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan yang dilaksanakan oleh dirjen
GTK, yang terdiri dari dasar hukum, tujuan, manfaat dan sasaran program
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan PKB.

b. Pengembangan Perangkat Pembelajaran :

Pada bagian ini dibahas tentang kebijakan implementasi kurikulum 2013 dari
tahun 2014 sampai sekarang, serta pembuatan perangkat pembelajarannya.
Adapun perangkat pembelajarn tersebut diantaranya pembuatan program
tahunan (prota), program semester (promes), pemetaaan SK KD, Pembuatan
silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP)

c. Penguatan Pendidikan Karakter (PPK):


Pada bagian ini membahas tentang definisi Pendidikan karakter, urgensi
pendidikan karakter. rasional adanya pendidikan karakter serta Pengembangan
nilai-nilai karakter yang ingin dicapai. Disamping itu pada bagian ini dibahas
pula mengenai konsep dasar PPK, simulasi model pengembangan PPK,
ilustrasi pengembangan PPK, konsep pelatihan PPK, konklusi dan peta jalan
implementasi PPK.

d. Materi Modul B :

Pada modul B ini dibagi dua bagian yaitu materi pedagogik dan profesional.
Materi pedagogik membahas tentang :

Teori belajar dan prinsip pembelajaran. Pada bagian ini dibahas tetang
berbagai teori dari para ahli pendidikan seperti teori belajar dalam aliran
Behaviorisme, Kognitivisme Konstruktivisme dan Humanisme. Adapun
materi prinsip pembelajarannya membahas tentang prinsip umum
pembelajaran, implikasi prinsip-prinsip pembelajaran bagi siswa, serta
implikasi prinsip-prinsip pembelajaran bagi guru.

Materi profesional modul B membahas tentang :

- Operasi hitung dan operasi hitung campuran yang melibatkan tiga atau
lebih pada bilangan bulat.
- Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) atau Faktor Persekutuan Terbesar
(FPB) dari dua atau lebih bilangan cacah.
- Penarikan akar bilangan pangkat dua dan bilangan pangkat tiga sederhana
- Masalah matematika atau masalah dalam kehidupan sehari-hari yang
melibatkan operasi hitung campuran, bilangan berpangkat dan akar, serta
FPB dan KPK
- Hasil operasi hitung pecahan biasa atau campuran
- Permasalahan sehari-hari yang melibatkan operasi pecahan
- Masalah matematika atau masalah dalam kehidupan sehari-hari yang
terkait dengan pecahan sebagai perbandingan
- Interpretasi data yang ditampilkan dalam bentuk tabel, diagram batang,
dan diagram lingkaran
a) Rata-rata, median, dan modus suatu kumpulan data menggunakan statistik
sederhana

9. Tindak Lanjut :
Tindak lanjut yang dilakukan setelah mengikuti kegiatan ini adalah sebagai
berikut:.
a) Penulis akan menerapkan hasil diklat, khususnya tentang bagaimana
penggunaan pendekatan pembelajaran, strategi, metode, teknik dan
taktik pembelajaran yang terangkum dalam sebuah model
pembelajaran yang tepat
b) Penulis juga akan menerapkan pengetahuan tentang materi ajar
(profesional) yang telah didapat
c) Penulis akan mendesiminasikan hasil diklat kepada guru yang lain
khususnya guru yang ada di sekolah tempat penulis bertugas.

10. Dampak Setelah Mengikuti Kegiatan


Setelah penulis mencoba menerapkan hasil kegiatan ini dampaknya antara
lain adalah sebagai berikut:
a) Menambah wawasan dan pengetahuaan guru tentang Kegiatan PKB
dan fungsinya, serta menambah wawasan tentang materi penguan
pendidikan karakter (PPK).
b) Menambah wawasan dan pengetahuan tentang materi-materi
pedagogik dan materi-materi profesional.
c) Meningkatkan profesionalisme guru yang dibuktikan melalui
perubahan pola pikir guru tentang pembelajaran
d) Guru/penulis dapat menerapkan model pembelajaran yang mendidik,
serta dapat menerapkan pendekatan, strategi serta metode yang sesuai
dengan model pembelajaran tersebut .
C. LAPORAN KEGIATAN PENGEMBANGAN DIRI 3 (tiga)

Diklat dan Seminar nasional

1. Judul Diklat yang diikuti : Skill Communication and Theaching


Strategies of Theacher
2. Waktu pelaksanaan diklat : 8 s.d 10 Mei 2018
3. Tempat penyelenggaraan : Badan Diklat Provinsi Banten
diklat
4. Jenis kegiatan : Diklat dan Seminar
5. Lama waktu pelaksanaan : 32 Jam
diklat

6. Tujuan pengembangan diri melaui diklat ini :


a) Menambah wawasan guru tentang bagaimana cara guru dalam
membangun komunikasi dengan siswa dan bagaimana membangun
karakter siswa.
b) Menambah wawasan guru tentang bagaimana strategi dan tips mengajar
siswa dengan penuh cinta dan kasih sayang sesuai dengan pendekatan
emosional dan psikologi siswa itu sendiri.

9. Materi Diklat dan Uraian Materi


Jumlah
NO Materi Diklat Pemateri
Jam
1. Teaching With Love 4 JP DR. Seto Mulyadi, Psi., M.Psi
2. Emotional Approach 4 JP DR. Seto Mulyadi, Psi., M.Psi
3. Building Character 4 JP DR. Seto Mulyadi, Psi., M.Psi
4. Psychology Of Children 4 JP DR. Seto Mulyadi, Psi., M.Psi
5. Teaching Strategies 4 JP DR. Ordas Dewanto, S.Si., M.Si.
6. Public Comunication 4 JP DR. Ordas Dewanto, S.Si., M.Si.
7. Sains Modern 4 JP DR. Ordas Dewanto, S.Si., M.Si.
8. Knowledge Develovment 4 JP DR. Ordas Dewanto, S.Si., M.Si.
Jumlah 32 JP

Uraian Materi Diklat :

a) Teaching With Love : pada bagian ini diuraikan tentang tugas utama guru
sebagai agen pembelajar, dan dijelaskan pula tentang bagaimana tips
menjadi seorang guru yang mampu mengajar dengan penuh cinta.
b) Emotional Approach : pada bagian ini dijelaskan tentang cara mengajar
dengan pendekatan emosional
c) Building Character : pada bagaian ini dijelaskan tentang bagaimana
membangun dan memperkuat pendidikan karakter pada anak, sehingga
dapat mengoptimalkan perkembangan seluruh dimensi anak baik ranah
kognitif, fisik, sosial-emosi, kreativitas serta spiritual yang seimbang.
d) Psycholgy Of Children : pada bagian ini dibahas tentang bagaimana
memahami dan mengenal anak ditinjau dari aspek psikologi, agar guru
dapat mengembangkan potensi yang dimiliki oleh anak.
e) Teaching Strategies : pada bagian ini bahas tentang berbagai macam
strategi mengajar yang sesuai dengan tingkat perkembangan anak.
f) Public Communication : pada bagaian ini dijelaskan tentang pengertian
komunikasi dari para ahli, juga tentang definisi publik itu sendiri, macam-
macam bentuk komunikasi publik serta fungsinya.
g) Sains Modern : pada bagaian ini dibahas tentang perbedaan antara ilmu
dengan pengetahuan serta dijelaskan pula prinsip-prinsip ilmu dan
pengetahuan

10. Tindak Lanjut

Tindak lanjut yang dilakukan penulis setelah mengikuti kegiatan ini adalah
sebagai berikut:
a) Akan menerapkan semua wawasan dan pengetahuan yang diperoleh dari
hasil diklat ini di dalam melaksanakan pembelajaran di kelas yaitu dengan
mengenali dan memahami anak lebih jauh dari aspek fisik dan psikisnya.
b) Akan menerapkan pengajaran kepada anak dengan peuh cinta dan kasih
sayang sesuai dengan tips yang diperoleh dari hasil diklat ini
c) Akan memperkuat pendidikan karakter pada anak sehingga seluruh
dimensi anak dapat berkembang secara optimal.

11. Dampak Setelah Mengikuti Kegiatan


a) Setelah penulis mencoba menerapkan hasil kegiatan ini dampaknya antara
lain adalah sebagai berikut:
b) Penulis lebih memahami lebih jauh bagaimana cara mengenal dan
memahmi anak dilihat dari aspek fisik dan psikisnya.
c) Penulis dapat menerapkan strategi pembelajaran dengan pendekatan
emosional dan dapat mengajar anak dengan penuh cinta.
d) Penulis dapat menerapkan pendidikan karakter kepada anak di sekolah
D. LAPORAN KEGIATAN PENGEMBANGAN DIRI 4 (empat)

Diklat dan Workshop

1. Judul workshop yang diikuti : Adiresy Matematika & Smart Theacing


Indonesia
2. Waktu pelaksanaan diklat : 17 s.d 19 Desember 2018

3. Tempat penyelenggaraan : Hotel S’Rizky Pandeglang


diklat

4. Jenis kegiatan : Diklat dan Workshop

5. Lama waktu pelaksanaan : 32 Jam


diklat

6. Tujuan pengembangan diri melaui diklat ini :


a) Untuk menambah wawasan tentang bagaimana menjadi seorang guru yang
kreatif dan inovatif dengan pembelajaran yang menyenangkan, asyik,
aktif, efektif, terampil, antusias dan penuh kehangatan
b) Untuk menambah wawasan tentang cara mengajarkan matematika kepada
anak dengan cara yang mudah dipahami, cepat dan menyenangkan.

10. Materi Diklat dan Uraian Materi


NO Materi Diklat Teori Praktek
A Umum
1. Kebijakan Dinas Pendidikan Kabupaten
1 JP
Pandeglang
B Inti 1 JP
2. Pemetaan Kecerdasan 1 JP
3. Public Speaking 1 JP
4. Pengelolaan Kelas &Ice Breaker 1 JP
5. Asyiknya Belajar (Praktek
1 JP
Pengembangan Metode)
C Khusus
6. Operasi Aljabar 1 JP
7. Pecahan 1 JP
8. Akar Pangkat Dua dan Tiga 1 JP
9. Satuan Ukuran Panjang, Luas dan Isi 1 JP
10. FPB dan KPK 1 JP
11. Workshop RTL (Pengembangan Smart
12 JP
Theaching di dalam Pembelajaran)
12. Praktik Smart Teaching di dalam
10 JP
Pembelajaran

Uraian Materi Diklat :

a) Pemetaan Kecerdasan : pada bagian ini dibahas tentang macama-macam


kecerdasan berdasarkan konsep STIFIn seperti:
- Sensing (bahasa) = memori ingatan bagus, rajin, tekun dan peniru yang
hebat
- Thinking (logika matematik) = pintar, analitis, objektif, adil, tegas.
- Intuiting (kreatifitas) = visioner, kreatif, daya cipta, inovatif
- Feeling (Perasaan) = emosi, hubungan, pendengar yang baik, empati
penuh cinta dan kasih sayang
- Insting (naluri) = naluri kuat, serba bisa, pendamai tangan kanan yang
baik
b) Publik Speaking : pada bagian ini dibahas tentang bagaimana berbicara di
depan umum agar dapat menarik perhatian audience. Ada beberapa hal
yang harus diperhatikan dalam berbicara di depan umum diantaranya :
Senyum, kontak mata, penampilan, wawasan, dan bahasa tubuh
c) Pengelolaan Kelas : pada bagian ini dijelaskan tentang cara mengelola
kelas yang meliputi sofware dan hardware
- Sofware dalam pengelolaan kelas meliputi : Sikap guru dalam
membuka pelajaran, Sikap guru saat menyampaiakan materi inti, sikap
guru saat menutup pelajaran, budaya yang diharapkan muncul, strategi
menangani anak-anak bermasalah, dan hal-hal pendukung lainnya.
- Hardware dalam pengelolaan kelas meliputi : penataan tempat duduk,
penataan alat peraga, penataan pajangan karya siswa, pencahayaan,
desain warna kelas dari warna cat, ventilasi dan penempatan papan
tulis, administrasi kelas dan data pendudkung lainnya.

Pada bagian ini juga diberikan beberapa contoh ice breaking untuk
dapat diterapkan di kelas agar siswa tidak jenuh dalam pembelajaran.

d) Asyiknya belajar : pada bagian ini dibahas tentang beberapa metode yang
dapat dikembangkan guru dari penguasaan public speaking dan ice
breaking contohnya : Ceramah pengembangan
12. Tindak Lanjut

Tindak lanjut yang dilakukan penulis setelah mengikuti kegiatan ini adalah
sebagai berikut:
a) Akan menerapkan semua wawasan dan pengetahuan yang diperoleh dari
hasil diklat ini di dalam melaksanakan pembelajaran di kelas yaitu dengan
mengenali dan memahami anak lebih jauh dari aspek fisik dan psikisnya.
b) Akan menerapkan pengajaran kepada anak dengan penuh cinta dan kasih
sayang sesuai dengan tips yang diperoleh dari hasil diklat ini
c) Akan memperkuat pendidikan karakter pada anak sehingga seluruh
dimensi anak dapat berkembang secara optimal.

13. Dampak Setelah Mengikuti Kegiatan


Setelah penulis mencoba menerapkan hasil kegiatan ini dampaknya antara
lain adalah sebagai berikut:
a. Penulis lebih memahami lebih jauh bagaimana cara mengenal dan
memahmi anak dilihat dari aspek fisik dan psikisnya.
b. Penulis dapat menerapkan strategi pembelajaran dengan pendekatan
emosional dan dapat mengajar anak dengan penuh cinta.
c. Penulis dapat menerapkan pendidikan karakter kepada anak di sekolah
E. LAPORAN KEGIATAN PENGEMBANGAN DIRI 5 (lima)

Bimbingan Teknis :
1. Judul workshop yang diikuti : Bimbingan Teknis Penyususnan Naskah
Soal USBN SD
2. Waktu pelaksanaan diklat : 8 s.d 10 Januari 2019
3. Tempat penyelenggaraan : Hotel S.Rizky
diklat
4. Jenis kegiatan : Pelatihan dan workshop
5. Lama waktu pelaksanaan : 32 Jam
diklat

6. Tujuan pengembangan diri melaui Bimtek ini :


a) Dapat menambah wawasan, dan keterampilan guru mengenai cara
penyusunan kisi-kisi soal yang baik dan benar terutama soal USBN.
b) Dapat menambah wawasan dan keterampilan guru mengenai cara
penyusunan naskah soal yang baik dan benar sesuai dengan kaidah
penulisan naskah soal.
c) Dapat menambah wawasan tentang penulisan soal yang HOTS (higer
order Thinking Skill)

8. Materi Diklat dan Uraian Materi


Materi Diklat
Jumlah
NO Materi Pelatihan Pemateri
Jam
1. Kebijakan Umum Dinas Pendidikan dan 2 JP
Tim Instruktur
Kebudayaan Kabupaten Pandeglang
2. Kebijakan USBN SD/MI Tahun Tim Instruktur
2 JP
Pelajaran 2018-2019
3. Kaidah Penulisan Naskah Soal USBN 6 JP Tim Instruktur
4. Higer Order Thinking Skill (HOTS) 4 JP Tim Instruktur
5. Penyusunan Kisi-kisi Soal USBN 4 JP Tim Instruktur
6. Penyusunan Naskah Soal dan Kunci 6 JP Tim Instruktur
Jawaban
7. Teknik Penskoran Nilai 2 JP Tim Instruktur
8. Pembuatan dan Pengerjaan Kartu Soal 4 JP Tim Instruktur
9. Praktek Tela’ah Naskah Soal USBN 2 JP Tim Instruktur
. Jumlah Total 32 JP

Uraian Materi Diklat :

a) Kaidah Penulisan Naskah Soal USBN : Pada bagian ini diuraikan


mengenai teknik penulisan naskah soal baik bentuk pilihan ganda (PG)
maupun naskah soal bentuk uraian. Mulai dari keunggulan dan
keterbatasannya sampai dengan kaidah penulisan soal nya yang meliputi
kaidah materi, kontruksi dan bahasa
b) Higer Order Thinking Skill (HOTS) : pada bagian ini dijelaskan tentang
pengertian soal HOTS, ciri-ciri soal yang HOTS serta dijelaskan pula
tetang bagaimana menyusun soal yang HOTS serta langkah-langkahnya.
c) Penyusunan Kisi-kisi soal USBN : pada bagian ini peserta menelaah kisi-
kisi soal yang diberikan
d) Penyusunan Naskah Soal dan Kunci Jawaban : pada bagaian ini peserta
praktek menyusun naskah soal dan kunci jawaban berdasarkan kisi-kisi
yang ada
e) Teknik Penskoran Nilai : pada bagian ini dibahas mengenai kaidah
penskoran dan prosedur penskoran baik untuk soal objektif maupun non
objektif. Peserta juga praktek memberikan skor berdasarkan naskah soal
dan kunci jawaban yang telah dibuat.
f) Pembuatan dan Pengerjaan Kartu Soal : pada bagian ini peserta praktek
membuat kartu soal berdasarkan soal yang telah dibuatnya dengan format
yang telah disediakan.
14. Tindak Lanjut :
Setelah penulis mengikuti kegiatan bimtek ini, tindak lanjut yang akan
penulis lakukan adalah sebagai berikut:
a) Penulis akan membuat soal yang mengandung HOTS untuk mengukur
kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dalam penilaian
b) Bersama teman sejawat dalam KKG akan menyusun naskah soal baik soal
UTS/PTS maupun soal UAS/PAS berdasarkan langkah-langkah, kaidah
dan prosedur yang benar, sesuai dengan hasil bimtek yang telah diikuti.

15. Dampak Setelah Mengikuti Kegiatan :


Setelah penulis mengikuti kegiatan bimtek ini, penulis memperoleh banyak
pengetahuan tentang bagaimana membuat soal yang benar sesuai dengan
kaidah dan prosedur pembuatan soal
BAB III
PENUTUP

1. Simpulan
Kegiatan pengembangan diri bisa dilakukan melalui dua kegiatan yaitu
diklat fungsional dan kegiatan kolektif guru. Semua kegiatan yang dilakukan oleh
guru di kelompok kerja Guru (KKG) atau MGMP yang termasuk ke dalam
kegiatan kolektif guru, sedangkan kegiatan yang diadakan di luar kolektif salah
satunya termasuk ke dalam diklat fungsional.
Diklat Fungsional Yaitu diklat yang diadakan oleh dinas pendidikan baik
dinas pendidikan kabupaten maupun dinas pendidikan provinsi. Seorang guru
yang melaksanakan pengembangan diri atau kegiatan pengembangan keprofesian
berkelanjutan lainnya, disamping akan dapat meningkatkan pengetahuan dan
keterampilan sebagai seorang guru juga mendapat penghargaan angka kredit yang
dapat diperhitungkan untuk perkembangan kariernya. Sehingga dengan adanya
pengembangan diri ini memepermudah guru untuk meningkatkan kompetensi
guru dan memperoleh angka kredit untuk kenaikan pangkat.

2. Saran-saran
Diharapkan dengan adanya penulisan pengembangan diri ini, pendidik
tidak hanya mendapatkan ilmu atau menambah wawasan tetapi juga diharapkan
dapat menerapkan ilmu tersebut baik kepada peserta didik maupun teman sejawat.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
1. Bukti Kegiatan Pengembangan Diri 1 (Surat Tugas dan sertifikat)
2. Bukti Kegiatan Pengembangan Diri 2 (Surat Tugas dan sertifikat)
3. Bukti Kegiatan Pengembangan Diri 3 (Surat Tugas dan sertifikat)
4. Bukti Kegiatan Pengembangan Diri 4 (Surat Tugas dan sertifikat)
5. Bukti Kegiatan Pengembangan Diri 5 (Surat Tugas dan sertifikat)
LAPORAN PENGEMBANGAN DIRI
Diajukan Untuk Memperoleh Angka Kredit
Jabatan Fungsional Guru

Oleh :
MUHAMAD ZEN, S.Pd
NIP. 19800727 200501 1008

PEMERINTAH KABUPATEN PANDEGLANG


DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SD NEGERI TALAGASARI 2
2019