Anda di halaman 1dari 2

Neonatal Gastro-oesphageal Reflux

4.2 Diagnosa

Gejala-gejala kinis berkorelasi buruk dengan terbuktinya GOR. Gejala seperti – menangis, muntah
atau hilangnya nafsu makan- yang dikaitkan dengan GOR adalah hal yang biasa pada bayi.

Pemberian contrast swallows pada saat flouroscopy

GOR biasanya di demostrasikan pada saat pemberian contrast. (seperti barium meals). Flouoroscopy
bisa juga berguna dalam memperlihatkan aspirasi pada saat pemberian makan, dan bisa
menunjukan aspirasi berhubungan dengan GOR.

Aspirasi asam oropharygael dapat memprediksi GOR pada bayi prematur dengan ketepatan 90%
saat dihubungkan dengan PH monitoring.

4.3 Treatment

Menetapkan bahwa bayi yang mempunyai GOR tidak berarti treatment diindikasikan. Keputusan
untuk merawat akan bergantung pada sejumlah faktor termasuk keparahan kondisi yang jelas dan
kompikasinya (seperti GORD). Karena GOR membaik seiring waktu – dengan resolusi pada mayoritas
bayi berumur 12 bulan- pengasuhan orangtua adalah hal yang sangat diperlukan.

Thickening of feeds

Pada bayi umur <2 tahun, pemberian makan kental (mengunakan carob bean gum, tepung jagung,
tepung beras, sereal, atau serat kedelai) menurunkan sejumlah bayi dengan regurgitasi, jumlah
episodes dari regurgitasi atau muntah. Dan meningkatkan berat badan harian. Bagaimanapun,
pemberian makan kental dianggap hanya cukup efektif pada bayi yang sehat.

Pada unit neonatal, pemberian makan kental harus digunakan dengan hati-hati pada bayi kurang
dari 34 minggu karena ada bukti bahwa penggunaan pada bayi prematur dikaitkan dengan
necrosting enterocolitis.

Pemberian makan kental dapat dicapai mengunakan standard pengentalan (pengentalan karicare).
Pemasukan kalori terlalu banyak adalah masalah potensial dengan pengentalan berbahan dasar
tepung/pati (seperti sereal beras dan tepung jagung), yang mana tidak direkomendasikan kecuali jika
disertai pertumbuhan yang tidak stabil.

Hanya pengentalan makanan karicare yang tersedia dalam NISC pada the women’s dan dapat
ditambahkan pada EBM atau formula bayi. Merujuk pada guideline infant feeding – enteral feeds in
Nisc

Positioning

Posisi prone mengurangi GOR dan kontraindikasi dalam kebijakan “back to sleep”. Posisi terbaik
adalah miring ke arah kiri atau berbaring elevasi 30 derjat. Posisi ini mengurangi durasi pada GOR,
tetapi juga kontraindikasi dengan kebIjakan “back to sleep”.
Omeprazole

Omeprazole adalah proton pump inhibitor selective dan irreversible yang menghambat sekresi asam
basal dan terstimlasi dalam lambung. Omeprazole tidak pernah dicoba pada bayi dan tidak
direkomendasikan digunakan pada bayi usia kurang dari 12 bulan. Omeprazole tidak dapat
mencegah episodes eflux, dan kegunaan utama pada anak yg lebih besar adalah untuk mengobati
GORD (oesophagael ulcers dan gastritis). Namun digunakan pada reflux simptomatic dengan
iribilitas. Penggunaan jangka panjang harus dinilai secara berkala sehingga dapat dihentikan ketika
tidak lagi diperlukan.

Ranitidine

Ranitidine adalah H2 receptor antagonist. Digunakan perawatan jangka pendek oesophagitis,


duodenal dan gastric ulcers, dengan perawatan pemeliharaan untuk mengurangi kekambuhan.
Ranitidine bisa diberikan IV 1mg/kg atau orral 2-4mg/kg 8-12 jam.

Keduanya pengobatan omeprazole dan ranitidine telah di sertai dengan peningkatan insiden sepsis
lambat pada bayi prematur.

Surgery

Fundoplication dapat dipertimbangkan pada anak-anak dengan keterbuktian dan GOR yang berat
dengan pneumonia aspirasi dan gagal tumbuh.

4.4 other treatment

Transpyloric tube feeding

Belum ada efek yang konsisten dari transpyloric tube feeding pada episode apnoea dan bradycardia.

Gaviscon

Gaviscon bertindak sebagai pengental dan tidak menawarkan keuntungan dibandingkan dengan
pengental lainnya.

Domperidone

Domperidone adalah agen prokinetik yang berkerja melalui agonis reseptor dopamine 2 perifer.
Perpanjangan interval QTc mungkin jarang terjadi, dan hilang dengan diskontinuitas dari
domperidone. Efek samping serius pada neonatus ini tidak menjamin penggunaannya pada
neonatus.

5. evaluation, monitoring and reporting of compliance to this guideline

Kepatuhan terhadap pedoman ini akan dipantau melalui tinjauan insiden klinis yang ditulis ulang
pada VHIMS.