Anda di halaman 1dari 2

Nama Kelompok 2 :

1. Dwi Nugroho
2. Derianto Pongtumba
3. Nur Andayani
4. Rizwan
5. Wensiana Legia

Penyakit Campak

Apa itu penyakit campak?

UNICEF menyebut penyakit campak adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh
virus, dan rentan terjadi pada anak dan orang dewasa yang belum pernah mendapatkan imunisasi
campak dan rubella (MR).

Gejala Campak

 Gejala dari penyakit campak di antaranya:


 demam tinggi
 bercak kemerahan pada kulit
 batuk
 pilek
 mata merah

Tapi terkadang, pada beberapa kasus, penderita tak mengalami gejala-gejala tersebut.

Pengobatan dan Pencegahan Campak

Penyakit campak dan rubella tak dapat diobati, namun penyakit ini dapat dicegah dengan vaksin
MR, yang merupakan cara pencegahan terbaik. UNICEF juga membeberkan bahaya penyakit
campak, di antaranya komplikasi serius seperti diare, radang paru, radang otak, kebutaan, gizi
buruk, hingga kematian.

Kontroversi Imunisasi Campak dengan Vaksin MR

Vaksinasi campak masih diperdebatkan di Indonesia karena serum yang dibuat di India tersebut
diduga mengandung babi. Dalam Ketentuan Hukum Fatwa Majelis Ulama Indonesia nomor 4
tahun 2016 nomor 1 tertulis “Imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah) sebagai bentuk
ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah terjadinya suatu penyakit
tertentu”.
Pengobatan Campak

Tidak ada obat khusus untuk mengatasi penyakit ini. Biasanya obat-obatan
hanya diberikan untuk mengatasi demam dan nyeri otot yang mengiringi infeksi
dari virus campak. Virus dan gejala biasanya hilang dalam 2–3 minggu. Namun,
dokter dapat merekomendasikan:

 Obat antinyeri dan antidemam untuk meredakan demam dan nyeri otot
 Obat peningkat kekebalan tubuh untuk membantu meningkatkan
sistem kekebalan tubuh
 Asupan cairan (6–8 gelas air sehari)
 Humidifier untuk meringankan batuk dan sakit tenggorokan
 Suplemen vitamin A

Pencegahan Campak

Pencegahan campak dilakukan dengan menggunakan imunisasi. Vaksin MMR adalah vaksinasi-tiga
dalam satu yang dapat melindungi Anda dan anak-anak Anda dari penyakit campak, gondok, dan
rubella. Anak-anak dapat menerima vaksinasi MMR pertama pada usia 12 bulan (atau lebih cepat
jika ada rencana perjalanan internasional), dan dosis kedua antara usia 4–6 tahun. Orang dewasa
yang belum pernah menerima imunisasi dapat meminta vaksin dari dokter sebagai salah satu cara
pencegahan campak.

Jika Anda atau anggota keluarga Anda terkena virus ini, batasi interaksi dengan orang lain dan
hindari kegiatan sosial yang membuat pasien campak harus beraktivitas yang melelahkan dan
menguras tenaga.

Sarankan untuk beristirahat yang cukup, menyantap makanan yang sehat, dan berkonsultasi dengan
dokter agar kondisi tubuh segera membaik. Untuk diketahui, Anda tidak bisa mendapatkan campak
lebih dari sekali karena setelah Anda terkena campak, sistem kekebalan di tubuh akan menjadi lebih
baik dalam menghadapi virus ini.