Anda di halaman 1dari 5

MAKALAH BASIS DATA JARINGAN ( NETWORK )

Nama Kelompok :

Cylia Nova Yewanda (23117025) Naufal Hilmi (23117037)

Serli Nopia (23117001) Rahmat Putra P (23117005)

Tiara Indah P (23117063) Devi Nabilah R (23116081)

Krisna Pranata E (23116021) M Ilvan Ardiansyah (23115042)

Samuel Gultom (23115022) Adi joyo Prasetyo (23115091)

Santa Claudia Sitepu (23116053)

JURUSAN TEKNOLOGI INFRASTRUKTUR DAN KEWILAYAHAN

TEKNIK GEOMATIKA
Definisi Basis Data

Banyak sekali definisi tentang basis data yang diberikan oleh para pakar di bidangini.
Basis data atau juga disebut database, terdiri dari dua penggalan kata yaitu data danbase, yang
artinya berbasiskan pada data, tetapi secara konseptual, database diartikansebuah koleksi atau
kumpulan data-data yang saling berhubungan (relation), disusunmenurut aturan tertentu secara
logis, sehingga menghasilkan informasi. Selain itu, untuk mengelola dan memanggil query basis
data agar dapat disajikan dalam berbagai bentuk yang diinginkan dibutuhkan perangkat lunak
yang disebut Sistem Manajemen Basis Dataatau juga disebut Database Management System
(DBMS). Penggabungan DatabaseManagement System (DBMS) dengan Basis Data akan
membentuk satu kesatuan yangdisebut Sistem Basis Data. Sistem Basis Data adalah suatu sistem
penyusunan danpengelolaan record-record dengan menggunakan komputer, dengan tujuan
untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap
sebuahorganisasi/perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi yang diperlukan pemakai
untuk kepentingan proses pengambilan keputusan.

Komponen Dasar Basis Data

Dalam membuat basis data harus memiliki komponen dasar. Agar terciptanya basisdata
maka hal yang diperhatikan adalah tersedianya:a. Data: representasi fakta dunia nyata yang
mewakili suatu objek yang direkam dalambentuk jangka, huruf, symbol, teks, gambar, bunyi atau
kombinasinya.b. Hardware: terdiri dari semua peralatan perangkat keras komputer yang
digunakanuntuk mengelola sistem basis data berupa: peralatan penyimpanan (disk, drum,
tape),peralatan input dan output, atau peralatan komunikasi.c. Software: sebagai perantara antara
pemakai dengan data fisik pada basis data, dapatberupa: Database Management System (DBMS)
atau program- program aplikasi danprosedur-prosedur.d. User (Pemakai): terbagi menjadi
beberapa klasifikasi, yaitu:

1. System Engineer: tenaga ahli yang bertanggung jawab atas pemasangansistem basis data,
dan juga mengadakan peningkatan dan melaporkankesalahan dari sistem tersebut kepada
pihak penjual.
2. Administrator Basis Data: tenaga ahli yang mempunyai tugas untuk mengontrol sistem
basis data secara keseluruhan, meramalkan kebutuhan akansistem basis data,
merencanakannya dan mengaturnya.
3. Programmer: membuat program aplikasi yang diperlukan oleh pemakai akhirdengan
menggunakan data yang terdapat dalam sistem basis data.Pemakai Akhir: tenaga ahli
yang menggunakan data untuk mengambil keputusan yang diperlukan untuk
kelangsungan usaha.
Menurut pengaksesannya, basis data dibedakan menjadi empat jenis, yaitu :
1. Basis data individual
Basis data individual adalah basis data yang digunakan oleh perseorangan. Biasanya basis
data seperti ini banyak dijumpai dilingkungan PC. Visual dBASE, Corel Paradox, dan
Filemaker Pro merupakan contoh perangkat lunak yang biasa digunakan untuk
mengelola basis data untuk kepentingan pribadi.
2. Basis data perusahaan
Basis data perusahaan adalah basis data yang dimaksudkan untuk diakses oleh sejumlah
pegawai dalam sebuah perusahaan dalam sebuah lokasi. Basis data seperti ini disimpan
dalam sebuah server dan para pemakai dapat mengakses dari masing-masing komputer
yang berkedudukan sebagai client.
3. Basis data terdistribusi
Basis data terdistribusi adalah basis data yang disimpan pada sejumlah komputer yang
terletak pada beberapa lokasi. Model seperti ini banyak digunakan bank yang memiliki
sejumlah cabang di pelbagai kota dan melayani transaksi perbankan yang bersifat online.
4. Basis data publik
Basis data publik adalah basis data yang dapat diakses oleh siapa saja (publik). Sebagai
contoh, banyak situs web (misalnya yahoo dan about.com) yang menyediakan data yang
bersifat publik dan dapat diambil siapa saja secara gratis. Namun adakalanya seseorang
harus menjadi anggota dan membayar iuran untuk memperoleh data publik.

Model Basis Data


1. Model basis data file
2. Model basis data hirarki
3. Model basis data Jaringan atau network
4. Model basis data relasional
5. Model berorrentasi objek
Model basis data Jaringan atau network

Sejarah Basis Data Jaringan ( Network )

Model Jaringan merupakan model database yang diyakini sebagai cara fleksibel mewakili
objek dan hubungan mereka. Model ini memiliki fitur istimewa yang pada skema, diperlihatkan
sebagai grafik dengan tipe objek ialah node, tipe hubungannya ialah kurva, yang tidak terbatas
dengan menjadi hierarki atau berkisi. Penemu asli dari Model Jaringan ialah Charles Bachman,
dan dikembangkan menjadi spesifikasi standar pada 1969 di Konsorsium CODASYL. Pada
tahun 1969, Konferensi Bahasa Sistem Data (CODASYL) meresmikan spesifikasi pertama dari
model database jaringan. Kemudian diikuti dengan penerbitan kedua pada tahun 1971, yang
menjadi dasar dari semua implementasinya. Proyek tersebuk berlanjut pada awal tahun 1980an,
memuncak pada peresmian Organisasi Standarisasi Internasional (ISO), namun hanya sedikit
berpengaruh pada produk ini.

Kekurangan dan Kelebihan

Kelebihan basis data model jaringan

 Data dapat diakses dengan cepat.


 User dapat mengakses data mulai dari sembarang tabel.
 User lebih mudah dalam membuat model basis data yang lebih kompleks.
 User lebih mudah dalam membuat query yang lebih kompleks untuk mengambil data.

Kekurangan basis data model jaringan

 Struktur basis data tidak mudah untuk diubah-ubah.


 Perubahan struktur basis data dapat mempengaruhi program aplikasi yang mengakses
database.
 User harus memahami struktur basis data.

Skema Basis data Jaringan


Pada implementasinya berarti antara parent record dan child record diperlukan
penghubung (link atau pointer) yang bisa satu arah atau dua arah. Dengan model jaringan ini
maka informasi dimana seorang mahasiswa dapat mengambil beberapa matakuliah (pointer dari
record mahasiswa tsb ke beberapa record kuliah) dan juga informasi bahwa satu matakuliah
dapat di programkan oleh banyak mahasiswa (pointer dari record kuliah ke beberapa record
mahasiswa) keduanya dapat direpresentasikan. Pada model ini menggambarkan koleksi record
record dan relationship diantara data ditunjukkan oleh link (penghubung) yang dapat dipandang
sebagai pointer (penunjuk).

Daftar Pustaka:

https://studylibid.com/doc/219131/makalah-perancangan-basis-data-%E2%80%9Cmodel-data
%E2%80%9D

https://studylibid.com/doc/96601/flat-file-data-model

https://www.academia.edu/11881427/MODEL_BASIS_DATA_RELASIONAL_JARINGAN_D
AN_HIERARKI