Anda di halaman 1dari 6

PEMERINTAH KOTA BATAM

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH EMBUNG FATIMAH


JALAN R. SOEPRAPTO BLOK D 1-9 BATU AJI TELP.(0778) 364446 FAX.(0778) 361363
KOTA BATAM

KEPUTUSAN
DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM
Nomor : KPTS /RSUD-EF/V/2013

TENTANG

KEBIJAKAN PELAYANAN FARMASI


DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM


Menimbang : a. bahwa untuk menyelenggarakan kegiatan pelayanan
farmasi rumah sakit dapat berjalan sesuai standar, aman,
berkualitas, efektif, dan efisien maka diperlukan suatu
kebijakan pelayanan farmasi di RSUD Embung Fatimah
Kota Batam;
b. bahwa untuk melaksanakan kegiatan dalam diktum a
sebagaimana tersebut perlu ditetapkan Kebijakan
Pelayanan Farmasi Di Rumah Sakit Umum Daerah Embung
Fatimah Kota Batam dengan Keputusan Direktur.

Mengingat : a. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan


Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor
100, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 3495);
b. Undang–undang Nomor 22 Tahun 1997 tentang Narkotika;
c. Undang–undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik
Kedokteran;
d. Undang–undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
e. Undang–undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah
Sakit;
f. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang
Tenaga Kesehatan;
g. Peraturan pemerintah Nomor 72 tahun 1998 tentang
Pengamanan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan;
h. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1419/Menkes/Per/X/2005 tentang Penyelenggaraan Praktik
Dokter dan Dokter Gigi;
i. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 51 Tahun
2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian;
j. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor:
1009/Menkes/SK/X/1995 tentang Pembentukan Komite
Nasional Farmasi dan Terapi;
k. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No
085/Menkes/PER/1989 tentang Kewajiban Menulis Resep
dan atau Menggunakan Obat Generic di Rumah Sakit
Pemerintah;
l. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor :
772/Menkes/SK/VI/2002 tentang Pedoman Peraturan
Internal Rumah Sakit (Hospital By Laws) di Rumah Sakit
PEMERINTAH KOTA BATAM
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH EMBUNG FATIMAH
JALAN R. SOEPRAPTO BLOK D 1-9 BATU AJI TELP.(0778) 364446 FAX.(0778) 361363
KOTA BATAM

m. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor;


679/Menkes/S/IV/2003 tentang Registrasi dan Izin Kerja
Asisten Apoteker;
n. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor;
1197/Menkes/SK/X/2004 tentang standar pelayanan
Farmasi di Rumah Sakit.
o. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
129/Menkes/SK/II/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal
Rumah Sakit;

MEMUTUSKAN

Menetapkan :
KESATU : Keputusan Direktur tentang Kebijakan Pelayanan Farmasi Di
Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah Kota Batam;

KEDUA : Kebijakan Pelayanan Farmasi Di Rumah Sakit Umum Daerah


Embung Fatimah Kota Batam sebagaimana disebutkan
dalam diktum KESATU keputusan ini meliputi;
1. Kebijakan pelayanan farmasi
a. Menyelenggarakan kegiatan farmasi yang profesional
berdasarkan prosedur kefarmasian dan etik profesi,
dengan memberikan pelayanan farmasi yang bermutu,
paripurna, dan memenuhi kepuasan pelanggan RSUD
Embung Fatimah Kota Batam;
b. Tugas pokok dan fungsi pelayanan farmasi
sebagaimana disebut dalam ayat 1 poin a meliputi:
1) Menyusun daftar usulan kebutuhan perbekalan
farmasi berdasarkan pemilihan dan perencanaan
secara optimal sesuai kebutuhan;
2) Menerima, menyimpan dan mendistribusikan
perbekalan farmasi sesuai dengan standar
prosedur yang ditetapkan;
3) Memproduksi sediaan farmasi atau bahan baku
farmasi yang dibutuhkan rumah sakit;
4) Menyelenggarakan pelayanan farmasi meliputi:
a) pelayanan resep dan komunikasi, informasi
dan edukasi (KIE);
b) pelayanan informasi obat (PIO);
c) pelayanan konseling obat;
d) pengkajian penggunaan obat;
e) monitoring efek samping obat (MESO).
5) Melakukan pencatatan dan pelaporan kegiatan
farmasi;

2. Kebijakan pengelolaan dan pengendalian perbekalan


farmasi.
PEMERINTAH KOTA BATAM
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH EMBUNG FATIMAH
JALAN R. SOEPRAPTO BLOK D 1-9 BATU AJI TELP.(0778) 364446 FAX.(0778) 361363
KOTA BATAM

Instalasi farmasi melakukan pengelolaan dan


pengendalian semua perbekalan farmasi yang beredar di
rumah sakit dan menjamin keamanan, kemanfaatan dan
mutu sediaan. Kegiatan dimaksud meliputi:
a. Perencanaan
1) Perencanaan pengadaan obat-obatan dan alkes
menggunakan metode kombinasi antara konsumsi
& epidemiologi, dan disesuaikan dengan DOEN,
formularium yang disusun oleh Panitia Farmasi
dan Terapi serta kebijakan rumah sakit dengan
tetap memperhatikan anggaran yang tersedia dan
sisa persediaan yang ada;
2) Kegiatan perencanaan penyusunan daftar usulan
kebutuhan obat / alkes oleh petugas farmasi
dilaksanakan berdasarkan perencanaan yang
telah dibuat, dan kapasitas gudang penyimpanan.
b. Pengadaan logistik farmasi
1) Pengadaan obat dilakukan sesuai dengan
perencanaan yang telah dibuat sebagaimana
dimaksud dalam diktum KEDUA poin 2 huruf a);
2) Pengadaan obat dan alkes dilaksanakan melalui
distributor resmi atau dengan cara kerjasama
melalui rekanan untuk mendapatkan harga khusus
dan menjaga kontinuitas;
3) Dilakukan evaluasi suplier sehingga hanya suplier
yang memenuhi ketentuan yang terpilih menjadi
pemasok perbekalan farmasi
c. Penerimaan
1) Penerimaan obat / alkes kiriman dari distributor
atau rekanan harus melibatkan tim pemeriksa
sehingga tahapan pemeriksaan kesesuaian
spesifikasi, jumlah, dan kualitas obat/alkes dengan
surat pesanan serta faktur dapat dilaksanakan
sesuai ketentuan, termasuk kesesuaian ketentuan
cara pengiriman obat / alkes;
2) Anggota tim pemeriksa sebagaimana dimaksud
dalam diktum KEDUA poin 2 huruf c) bagian 1)
harus melibatkan sekurang-kurangnya 1 (satu)
orang petugas farmasi.
d. Penyimpanan
1) Penyimpanan perbekalan farmasi di gudang
farmasi disusun dengan sistem fifo (first in first out)
& fefo (first expired date first out) yaitu barang
yang datang terlebih dahulu dan atau expired date
dekat dikeluarkan terlebih dahulu;
2) Penyimpanan perbekalan farmasi dibedakan
sesuai ketentuan yaitu :
(a) Penyimpanan pada suhu ruangan (lemari, rak
dan ruangan yang tersedia);
(b) Penyimpanan pada suhu yang dipersyaratkan
PEMERINTAH KOTA BATAM
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH EMBUNG FATIMAH
JALAN R. SOEPRAPTO BLOK D 1-9 BATU AJI TELP.(0778) 364446 FAX.(0778) 361363
KOTA BATAM

(di dalam lemari es dengan pengontrol suhu)


dan harus dilakukan pemantauan suhunya
secara teratur;
(c) Bahan berbahaya mudah terbakar, di dalam
ruangan khusus yang dilengkapi dengan alat
pemadam kebakaran dan APD.
3) Obat narkotika & psikotropika disimpan dalam
lemari khusus yang terkunci.

e. Distribusi obat / alkes


Kegiatan distribusi obat / alkes terbagi 2, yaitu
1) Gudang farmasi mendistribusikan obat / alkes
kepada depo farmasi dan unit lain (ruang rawat
inap, poli atau instalasi lain) berdasarkan pada
daftar permintaan kebutuhan obat / alkes yang
telah disusun oleh masing-masing depo farmasi
dan atau unit lain;
2) Depo farmasi mendistribusikan obat / alkes
berdasarkan pada resep yang dilayani;
3) Di dalam hal resep dokter tidak tersedia di apotik
maka apoteker berhak mengganti dengan obat lain
yang tersedia, dengan terlebih dahulu
menginformasikan kepada dokter yang
meresepkan;
4) Khusus untuk pelayanan resep yang berasal dari
IGD, ICU dan ruang rawat inap kelas 3 maka obat
wajib diganti dengan obat generik kecuali untuk
kasus tertentu dengan persetujuan Panitia
Farmasi dan Terapi.

f. Pengendalian
Kegiatan pengendalian pengelolaan dan perbekalan
farmasi yang beredar di rumah sakit terdiri dari :
1) Stok opname dilaksanakan sekurang-kurangnya 3
(tiga) kali dalam setahun
2) Dalam kegiatan stock opname sebagaimana
disebut pada angka 1) meliputi pencatatan dan
penghitungan persediaan perbekalan farmasi,
jenis dan jumlah obat macet dan atau menjelang
kadaluarsa, jenis dan jumlah obat rusak yang
disebabkan kadaluarsa, kerusakan kemasan,
perubahan bentuk dan warna;
3) Melaporkan hasil kegiatan stock opname kepada
direktur untuk ditindak lanjuti;
4) Monitoring dan evaluasi obat persediaan yang ada
di poli dan di ruang perawatan yang dilaksanakan
secara berkala.
g. Penghapusan
Untuk menjamin kualitas perbekalan farmasi maka
wajib dilakukan:
PEMERINTAH KOTA BATAM
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH EMBUNG FATIMAH
JALAN R. SOEPRAPTO BLOK D 1-9 BATU AJI TELP.(0778) 364446 FAX.(0778) 361363
KOTA BATAM

1) Pemeriksaan terhadap kualitas perbekalan farmasi


terhadap jenis dan jumlah obat kadaluarsa, jenis
dan jumlah obat rusak yang disebabkan kerusakan
pada kemasan, perubahan bentuk maupun warna
dilakukan secara berkala dan insidentil sesuai
keperluan;
2) Melaporkan hasil pemeriksaan perbekalan farmasi
yang sudah tidak memenuhi syarat sesuai dengan
standar yang berlaku kepada Direktur untuk
dilakukan penghapusan oleh Tim Penghapusan
Perbekalan Farmasi RSUD Embung Fatimah Kota
Batam.

3. Kebijakan pola ketenagaan


a. Perencanaan dan Analisa Kebutuhan Tenaga (SDM)
berdasarkan jumlah volume kegiatan pelayanan dan
pengelolaan perbekalan farmasi, jam kerja (shift) dan
jumlah unit kerja farmasi;
b. Mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang
ada melalui pendidikan dan pelatihan yang
mendukung dalam rangka peningkatan mutu
pelayanan farmasi;
c. Organisasi Instalasi Farmasi dipimpin oleh seorang
Apoteker yang berpengalaman minimal 2 tahun di
farmasi rumah sakit dan menjabat sebagai Kepala
Instalasi sekaligus berkedudukan sebagai sekretaris
Komite Farmasi dan Terapi;
d. SDM farmasi harus memenuhi kualifikasi pendidikan
dan standar kompetensi yang ditentukan;
e. Orientasi pegawai baru dilaksanakan selama 3 bulan
dengan sistem rolling di pelayanan farmasi rawat inap
dan rawat jalan pada shift pagi. Pengembangan SDM
dilakukan dengan mengikutsertakan pegawai dalam
pendidikan dan pelatihan yang diadakan baik oleh
internal maupun eksternal rumah sakit dan bekerja
sama dengan bagian Diklat rumah sakit.

4. Kebijakan pengendalian mutu;


a. Dalam melaukan kegiataan pelayanan farmasi wajib
mengacu pada pedoman pelaksanaan dan SPO
yang masih berlaku;
b. Memantau efektifitas penggunaan obat dan alat
kesehatan;
c. Instalasi farmasi melakukan kegiatan analisa,
monitoring dan evaluasi pelayanan;
d. Evaluasi penggunaan obat oleh dokter
dilaksanakan dengan melibatkan Panitia Farmasi
dan terapi;
e. Instalasi farmasi harus menetapkan indikator mutu
pelayanan dan dilakukan pengukuran secara
PEMERINTAH KOTA BATAM
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH EMBUNG FATIMAH
JALAN R. SOEPRAPTO BLOK D 1-9 BATU AJI TELP.(0778) 364446 FAX.(0778) 361363
KOTA BATAM

berkala serta dilaporkan ke Direktur;


f. Pertemuan Instalasi Farmasi secara rutin diadakan
minimal sekali setiap bulan untuk melakukan review
dan pembahasan pemecahan dan tindak lanjut
terhadap masalah yang ditemukan, baik tindakan
perbaikan maupun pencegahannya;
g. Dalam pelaksanaan pelayanan dilakukan
pemantauan secara terstruktur dan sistematis untuk
memberikan asuhan pasien yang aman demi
menjamin keselamatan pasien (patient safety).

KETIGA : Keputusan Direktur sebagaimana disebutkan dalam diktum


KESATU dan penjabarannya dalam diktum KEDUA
Keputusan ini ditetapkan sebagai acuan dalam
penyelenggaraan pelaksanaan kegiatan pelayanan farmasi di
RSUD Embung Fatimah Kota Batam;

KEEMPAT Biaya yang timbul akibat pelaksanaan surat Keputusan


Direktur ini dibebankan pada anggaran RSUD Embung
Fatimah Kota Batam;

KELIMA : Keputusan Direktur ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dan


apabila didalam penetapan Keputusan ini terdapat kekeliruan
akan diadakan pembetulan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Batam
Pada tanggal : Mei 2013

DIREKTUR
RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM

Drg. Fadilla RD Malarangan ,M.Kes


NIP.19580912 198703 2 006