Anda di halaman 1dari 1

Gerakan perawatan hospisis dan paliatif sudah menolong orang orang yang menerima penyakit

yang mematikan ,kematian dan penting nya hal-hal dan kebutuhan spiritual (cobb dan robshaw
1998).perawatan hisposis dan paliatif memberikan gabungan antara perawatan fisik dan spiritual
bagi orang yang sedang menanti ajal dan keluarga nya .tim yang terdiri dari perawat ,dokter,perkerja
sosial .psikolog,dan pastor berperan dalam perawatan di berbagai sisi termasuk perawatan spiritual
(kellehear 2002)

Ada dua model perawatan di saaat saat akhir hidup di Amerika Serikat perawatan hisposis
‘tradisonal’dibawah kendali medicare HOSPICE BENEFIT dan perawatan paliatif .perrawatan
hospisdan paliatif punya ciri-ciri yang sama dan beberapa keunikan masing-masing(kuebler et al
2002)perawat hospis melibat kan ketersediaan dari perawatan paliatif,namun perawatan paliatif
sendiri adalah sebuah metode untuk melaksanakan perawatan ringan dan juga sebuah sistem
,perawat yang sering di tawarkan oleh rumah sakit-rumah sakit

Perawatan hospis

tujuan utama perawatan hospis adalah memberika keringanan ,mengurangi rasa sakit dan
menawarkan mutu dari kehidupan dengan menekankan usaha paliatif dan dukungan secara luas di
saat penyembuan bukan la sebagai tujuan utama dari perawatan ,perawatan hospis menjadi model
yang unik(Perron dan schonwetter 2001)

Dengan perawatan hospis ,perhatian pada sisi spritual menjadi hal utama dan dipusatkan pada
ideologi dan praktik hospis (McGrath,2007).dan menolong mereka untuk menerima kematian dan
saat saat menanti kematian,penanganan ini meliputi meneliti kebutuhan spiritual dari orang yng
sedang menanti ajal nya dan keluarga nya ,merancang bentuk keterlibatan yang mengenal dan
membantu untuk memenuhi kebutuhan spiritual,dan membantu rasaketerpenuhan dan kedekatan
dengan hidup orang itu

Pendaftaran dam sebuah program hospis tersedia lewat beberapa sistem (luggen dan meiner2001)

 Penyelenggara perawatan kesehatan menentukan apakah pasien membutuhkan pelayanan


hospis dan di berikan rujukkan ke sana
 Pasien sudah mendapatkan diagnosisterhadap penyakit kematian dengan pradiagnosis
selama 6bulan atau kurang dari itu
 Pasien dan keluarganya setuju untuk memberikan perawatan paliatif
 Setelah 6 bulan ,evaluasi ulang akan di buat untuk menentukan
“apakah si klien benar layak untuk di berikan perawatan hospis lanjutan dari gejala
gejalproses penyakitnya”