Anda di halaman 1dari 5

MAKALAH TENTANG CYBER CRIME DAN CYBER LAW

Disusun Oleh :
Rayhan Adiputra
010116098
CD

Dosen :
Agus Satory. S.H, M.H
Hukum Telematika

FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS PAKUAN
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan
kasih sayangnya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Hukum Telematika adalah
salah satu matakuliah di Fakultas Hukum Universitas Pakuan. Matakuliah ini menjelaskan
tentang hakikat cyberspace sebagai salah satu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan
dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika.
Makalah Cybercrime dan Cyberlaw ini merupakan salah satu tugas matakuliah Hukum
Telematika yang menjelaskan tentang kejahatan di dunia maya beserta hukumnya. Dengan
selesainya makalah ini penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah
memberikan bantuan dan dukungan kepada kami, yakni :
1. Orang tua kami tercinta yang telah mendukung penulis dengan segala do’a dan materi
2. Dosen pengajar Matakuliah Hukum Telematika yang telah memberikan kesempatan
kepada kami untuk menyusun makalah ini.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan dan
kesalahan, untuk itu kami mengharapkan saran dan kritik yang membangun untuk kedepannya
menjadi acuan penulis sehingga dapat menjadi lebih baik. Akhir kata, kami berharap kiranya
makalah ini dapat bermanfaat untuk pembaca pada umumnya dan untuk kami sendiri pada
khususnya.

Bogor, 30 Maret 2017

Penulis
DAFTAR ISI

COVER ............................................................................................................................
KATA PENGANTAR .....................................................................................................
DAFTAR ISI....................................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN ................................................................................................
1.1. Latar Belakang..................................................................................................
1.2. Tujuan Makalah ...............................................................................................
BAB II PEMBAHASAN .................................................................................................
2.1. Cybercrime ........................................................................................................
2.1.1. Motif Cybercrime .............................................................................................
2.1.2. Faktor Penyebab Munculnya Cybercrime .....................................................
2.1.3. Jenis-Jenis Cybercrime ....................................................................................
2.1.4. Cybercrime Di Indonesia .................................................................................
2.1.5 Contoh Kasus Cybercrime ...............................................................................
2.2 Cyberlaw ............................................................................................................
2.2.1. Pengertian Cyberlaw ........................................................................................
2.2.2. Cyberlaw Di Indonesia .....................................................................................
2.2.3. Perangkat Anti Cybercrime.............................................................................
BAB III PENUTUP .........................................................................................................
3.1. Kesimpulan ........................................................................................................
3.2. Saran ..................................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................................
BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Kebutuhan akan teknologi jaringan komputer saat ini sudah semakin meningkat.
Selain sebagai media penyedia informasi, melalui internet pula kegiatan komunitas
komersial menjadi bagian terbesar dan pesat pertumbuhannya serta menembus berbagai
batas negara. Bahkan melalui jaringan ini kegiatan pasar di dunia bisa diketahui selama
24 jam. Melalui dunia internet atau disebut juga cyberspace, apapun dapat dilakukan.
Segi positif dari dunia maya ini tentu saja menambah trend perkembangan
teknologi dunia dengan segala bentuk kreatifitas manusia. Namun dampak negatif pun
tidak bisa dihindari. Yang paling meresahkan adalah pornografi marak di media Internet,
masyarakat pun tak bisa berbuat banyak. Seiring dengan perkembangan teknologi
Internet, menyebabkan munculnya kejahatan yang disebut dengan cybercrime atau
kejahatan melalui jaringan Internet. Munculnya beberapa kasus cybercrime di Indonesia,
seperti pencurian kartu kredit, hacking beberapa situs, menyadap transmisi data orang
lain, misalnya email dan memanipulasi data dengan cara menyiapkan perintah yang tidak
dikehendaki ke dalam programmer komputer. Sehingga dalam kejahatan komputer
dimungkinkan adanya delik formil dan delik materil. Delik formil adalah perbuatan
seseorang yang memasuki computer orang lain tanpa ijin, sedangkan delik materil
adalah perbuatan yang menimbulkan akibat kerugian bagi orang lain. Adanya cybercrime
telah menjadi ancaman stabilitas, sehingga pemerintah sulit mengimbangi teknik
kejahatan yang dilakukan dengan teknologi komputer, khususnya jaringan internet dan
intranet.
1.2. Tujuan Makalah
Tujuan dari penyusunan makalah ini adalah sebagai berikut :
1. Menambah wawasan mahasiswa tentang cybercrime dan cyberlaw beserta cara
menangggulanginya.
2. menambah wawasan mahasiswa tentang hukum serta pasal-pasal tentang cybercrime
dan cyberlaw.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1. CYBERCRIME
Cybercrime adalah tindakan pidana kriminal yang dilakukan pada teknologi
internet (cyberspace), baik yang menyerang fasilitas umum didalam cyberspace ataupun
kepemilikan pribadi. Secara teknik tindak pidana tersebut dapat dibedakan menjadi off-
line crime, semi on-line crime, dan cybercrime. Masing-masing memiliki karakteristik
tersendiri, namun perbedaan utama antara ketiganya adalah keterhubungan dengan
informasi publik (internet).
Cybercrime dapat didefinisikan sebagai perbuatan melawan hukum yang dilakukan
dengan menggunakan internet yang berbasis pada kecanggihan teknologi komputer dan
telekomunikasi. The Prevention of Crime and The Treatment of Offlenders diHavana,
Cuba pada tahun 1999 dan di Wina, Austria tahun 2000, menyebutkan ada 2 istilah yang
dikenal :
1. Cybercrime dalam arti sempit disebut computer crime, yaitu prilaku ilegal/melanggar
yang secara langsung menyerang sistem keamanan komputer dan data yang diproses
oleh komputer.
2. Cybercrime dalam arti luas disebut computer related crime, yaitu perilaku
ilegal/melanggar yang berkaitan dengan sistem komputer atau jaringan.
Dari beberapa pengertian diatas, cybercrime dirumuskan sebagai perbuatan
melawan hukum yang dilakukan dengan memakai jaringan komputer sebagai sarana atau
alat komputer sebagai objek, baik untuk memperoleh keuntungan maupun tidak, dengan
merugikan pihak lain.
2.1.1. Motif Cybercrime
Motif perilaku kejahatan didunia maya (cybercrime) pada umumnya dapat
dikelompokkan menjadi dua kategori, yaitu :
1. Motif intelektual, yaitu kejahatan yang dilakukan hanya untuk kepuasan pribadi dan
menunjukkan bahwa dirinya telah mampu untuk merekayasa dan
mengimplementasikan bidang teknologi informasi. Kejahatan dengan motif ini pada
umumnya dilakukan oleh seseorang secara individual.
2.