Anda di halaman 1dari 12

TUGAS KEWIRAUSAHAAN

MAKALAH USAHA BUTIK

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena
berkat karunia dan rahmat-Nya sehingga sehingga penulis dapat menyelesaikan
proposal manajemen ini dengan baik dan lancar.
Proposal ini merupakan bentuk tugas Mata Kuliah Kewirausahaan sebagai
salah satu penilaian terhadap proses pembelajaran mata kuliah Kewirausahaan
jurusan Iilmu Gizi Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul
Proposal ini tidak dapat tersusun dengan baik tanpabantuan dari berbagai
pihak. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing
Kewirausahaan. Semoga budi baik dan jasa-jasa beliau akan mendapatkan balasan
yang baik dari Tuhan Yang Maha Esa.
Meski dalam penyusunan proposal ini. Penulis telah berusaha dengan maksimal,
namun penulis masih merasa memiliki kekurangan dalam proposal ini, maka dari itu
penulis meminta kritik dan saran pembaca proposal ini. Kami berharap proposal ini
dapat bermanfaat bagi penulis pada khususnya dan bagi pembaca pada umumnya

Jakarta, 12 Januari 2016

Elly Kartikawati
DAFTAR ISI

Kata pengantar..………………………………………………………………………….2
Daftar isi …………………………………………………………………………………3
BAB I. PENDAHULUAN ………………………………………………………………4
I. A Latar belakang ……………………………………………………………. . .4
I. B Visi ………………………………………………………………………… .4
I. C Misi ………………………………………………………………………... .4
I. D Tujuan ………………………………………………………………........... .5
BAB II METODE PELAKSANAAN …………………………………………………. 6
II. A Analisa pasar ……………………………………………………………… .6
II. B Keunggulan layanan dan produk yang lain………………………………... 6
II. C Strategi harga pasar ……………………………………………………....... 6
II. D Analisa produk …………………………………………………………….. 6
II. E Strategi produksi …………………………………………………………... 7
II. F Analisa lingkungan bisnis ………………………………………………… .7
BAB III TARGET DAN BIAYA …………………………………………………….. 10
III. A Target atau segmen pasar yang dituju ……………………………………. 10
III. B Kebutuhan dana ………………………………………………………...... 10
BAB IV PENUTUP ………………………………………………………………….. .14

BAB I
PENDAHULUAN
I. A. Latar belakang
DI zaman yang semagkin modern ini, kebutuhan akan fashion-fashion yang
simple, rapih, cantik, anggun dan menarik hati sangan dibutuhkan dimasyarakat.
Khususnya bagi kalangan wanita, bagi sebagian besar wanita menganggap fashion itu
merupakan suatu kebutuhan yang harus terpenuhi agar tidak dianggap ketinggalan
zaman sama orang lain, oleh sebab itu saya ingin mendirikan suatu usaha yang dapat
memenuhi kebutuhan fashion di zaman sekarang ini atau yang lebih dikenal dengan
sebutan butik.
Butik merupakan suatu bentuk usaha dalam industry costum made yang bisa
memenuhi kebutuhan masyarakat dalam bidang fashion. Bentuk maupun model usaha
yang saya upayakan adalah butik yang dapat memenuhi kepuasan pelanggan dengan
memberikan hasil dengan kualitasbagus dan sesuai keinginan pelanggan.
Adapun target pasar usaha ini adalah remaja, wanita karir, dan ibu rumah
tangga
Lokasi usaha butik ini sangat strategis dan mudah dijangkau oleh konsumen
karena dekat dengan pusat keramaian, sehingga akan sangat memungkinkan
tercapainya target keuntunganI
I. B. Visi
membuka usaha dalam bentuk butik dengan prospek yang cerah dimasa
mendatang dan dikelola secara professional dan mampu mengikuti trend mode yang up
to date
I. C. Misi
1. Melayani customer dengan jujur, tepat waktu, dan tanggung jawab.
2. Memberikan pelayanan dengan kualitas bagus.
3. Mengelola butik dengan professional.

I. D. Tujuan
1. Memberikan layanan jasa atau produk kepada masyarakat dalam bidang fashion
2. Menciptakan lepangan kerja baru
BAB II
METODE PELAKSANAAN
II. A Analisa Pasar
Kaum wanita adalah insane yang mempunyai daya tarik sangat tinggi
(konsumtif) terhadap hal-hal yang berhubungan dengan penampilan, dengan adanya
orang-orang konsumtif berarti keuntungan bagi usaha produksi. Modiste ini berada di
daerah kecamatan sehingga pelanggan pun akan terus meningkat serta lokasinya
sangat mudah di akses karena berdiri dipinggir jalan raya
II. B Keunggulan Layanan dan Produk Yang Dimiliki

1. Jahitan rapih dan kuat.


2. Pelayanan yang ramah dan menyenangkan.
3. Bahan baku bermutu.

II. C Strategi Harga Pasar


Harga yang ditawarkan bervariasi & relative murah dengan harapan dapat
dijangkau oleh semua kalangan, terutama kalangan ekonomi kelas bawah. Harga yang
ditawarkan sangat kompetitif dan bersaing dengan tempat-tempat lain.
II. D Analisa Produk

o Membuat pola/memecak pola.


o Memotong kain .
o Mengobras kain .
o Menjahit kain .
o Membuat lubang kancing.
o Menghias kain .
o Memasang kancing.
o Pressing & packing.
Keunggulan proses yang dimiliki menggunakan teknologi high speed.
II. E Strategi Produksi
Target dari pendirian butik ini adalah wanita yang mungkin tertarik dan dating
ke butik kemudian memesan atau membeli produk kami.
Promosi dilakukan dengan cara:
Penyebaran brosur ditempat umum.
Personal selling, member contoh baju hasil produksi kami kepada calon pelanggan.
Melakukan promosi lewat internet
II. F Analisa Lingkungan Bisnis

STRENGTH (KEKUATAN)

1. Produk
a. Harga jual
b. Mutu produk
c. Desain Prosuk
d. Perlengkapan tambahan

Memberikan harga jual yang cukup terjangkau dan dengan bahan baku yang lebih
unggul serta desain yang disesuaikan dengan trend/ mode yang berlaku.

2. Pelayanan Pelanggan
a. Keramahan pelayanan
b. Pelayanan purna jual
c. Bila ada barang yang

rusak / cacat butik kami bersedia memberikan ganti.

3. System Manajemen
a. System Pembukaan
b. Sistem Administrasi
Lengkapnya data keuangan dan pelanggan memudahkan pengelola mengontrol kinerja
usaha yang dirintis dalam mencapai tujuan
4. Produksi
a. Biaya Produksi
b. Kemampuan pemenuhan order
c. Fasilitas produksi
Rensahnya biaya produksi dan pemakaian mesin high speed dalam produksi.
5. Teknologi
a. Menggunakan teknologo modern
b. Menggunakan teknologi high speed
WEAKNESS (KELEMAHAN)
1. Fungsi Pemasaran
a. Promosi dan iklan
b. Saluran distributor
Kurangnya strategi pemasaran dan lemahnya saluran distribusi membuat produktifitas
dan mesin tidak bermanfaat.
2. System Manajemen
a. Mengimplementasi system manajemen
System manajemen yang lemah menyebabkan pengelolaan manajemen tidak maksimal.
3. Produksi
a. Perencanaan produksi
b. Kapasitas produksi
Kapasitas mesin tidak diiringi dengan kemampuan menciptakan pasar.
4. Manfaatkan Teknologi Informasi
a. Pemahaman manfaat teknologi informasi
Adanya fasilitas teknologi informasi yang lengkap dapat digunakan dengan baik untuk
mengembangkan usaha.
OPORTUNITIES (PELUANG)
1. Persaingan
a. Persaingan usaha jenis
b. Persaingan untuk prodk substitusi
Tingkat persaingan yang rendah membuat usaha modiste ini mempunyai prospek yang
cukup cerah dimasa mendatang.
2. Bahan Baku
a. Mutu bahan baku
Mutu bahan baku diatas pesaing
THREATS (TANTANGAN)
1. Persaingan
a. Produk Import
Rendahnya daya beli masyarakat membuat produk import menjadi disenangi,
ditunjang mutu dan kerapian jahitan yang cukup tinggi dan harga yang murah.
2. Permodalan
a. Hubungan dengan lembaga keuangan (perbankan)
b. Kemudahan mendapat pinjaman
Ketidakmampuan mengakses sumber-sumber permodalan membuat sulitnya mendapat
pinjaman

BAB III
TARGET DAN BIAYA

III. A Target Atau Segmen Pasar Yang Dituju


Gambaran karakteristik pembeli / pelanggan
1. Pembeli individu
2. Keluarga
3. Distributor

III. B KEBUTUHAN DANA (INITIAL COST)

1. Biaya Awal Kebutuhan


a. Kebutuhan Perlengkapan

No Jenis Barang Jumlah Harga Satuan Total


1 Mesin jahit juki 3 buah Rp 2.000.000 Rp 6.000.000
2 Mesin obras 1 buah RP 500.000 Rp 500.000
3 Mesin lubang 1 buah Rp 1.000.000 Rp 1.000.000
4 kancing 3 buah Rp 150.000 Rp 450.000
5 Dress form 1 buah Rp 1.000.000 Rp 1.000.000
6 Setrika uap 1 buah Rp 100.000 Rp 100.000
7 Papan setrika 2 buah Rp 50.000 Rp 100.000
8 Gunting kain 3 buah Rp 5.000 Rp 15.000
9 Gunting benang 1 buah Rp 100.000 Rp 100.000
10 Meja potong 2 lusin Rp 12.000 Rp 24.000
Hanger
Total Rp 9.289.000

b. Kebutuhan Tempat dan Renovasi

No Jenis Barang Jumlah Harga Satuan Total


1 Sewa tempat 1 thn Rp 6.000.000 Rp 6.000.000
2 Cat 1 unit Rp 35.000 Rp 35.000
3 Lampu 3 unit Rp 5.000 Rp 15.000
4 Kabel + Plug 2 unit Rp 100.000 Rp 100.000
5 Tukang 2 org Rp 75.000 Rp 150.000
6 Etalase 1 unit Rp 200.000 Rp 200.000
7 Listrik Rp 200.000
8 Cermin 1 unit Rp 50.000 Rp 50.000
9 Kursi plastic 8 unit Rp 20.000 Rp 160.000
10 Lain-lain Rp 200.000
Total Rp 7.110.000
c. Rekapitulasi Kebutuhan Total

No Keterangan Jumlah
1 Kebutuhan Perlengkapan Rp 9.289.000
2 Kebutuhan tempat dan Rp 7.110.000
renovasi
Total Rp 16.399.000

d. BIAYA OPERASIONAL
No Jenis Barang Jumlah Harga Satuan
1 Biaya pemeliharaan mesin Rp 50.000
2 Biaya listrik 1 bulan Rp 60.000
3 Biaya sewa tempat 1 bulan Rp 500.000
4 Lain-lain Rp 50.000
Total Rp 660.000

e. ESTIMASI PENDAPATAN PER BULAN


Jika perpotongan pakaian dihitung Rp 35.000
Satu pakaian jadi Rp 40.000

No Jenis Barang Pesan Produksi Total


1 Pemasukan 30 hari 30 potong+ 4 pakaian Rp 1.200.000
2 Pengeluaran jadi Rp 660.000
Laba Rp 540.000

Persentase keuntungan dengan kepemilikan saham Rp 4.000.000 adalah


10%. Jadi 10% x Rp 540.000 = Rp 54.000

No Jenis Barang Jumlah Total


1 Pemasukan 30 hari 65 potong + 5 pakaian Rp 2.475.000
2 Pengeluaran jadi Rp 660.000
Laba Rp 1.815.000

No Jenis Barang Jumlah Total


1 Pemasukan 30 hari 60 potong + 10 pakaian Rp 2.500.000
2 Pengeluaran jadi Rp 660.000
Total Rp 1.840.000

No Jenis Barang Pesanan Produksi Total


1 Pemasukan 30 hari 50 potong + 10 pakaian Rp 2.150.000
2 Pengeluaran jadi Rp 660.000
Rp 1.490.000

f. ASPEK KEUANGAN
Bulan Peroduksi Pakaian Jumlah Pendapatan Biaya Pemasukan
Pesanan Jadi hari Bruto Operasional
1 30 4 30 Rp 1.210.000 Rp 660.000 Rp 550.000
2 65 5 30 Rp 2.475.000 Rp 660.000 Rp 1.815.000
3 60 10 30 Rp 2.500.000 Rp 660.000 Rp 1.840.000
4 50 10 30 Rp 2.150.000 Rp 660.000 Rp 1.490.000
5 60 10 30 Rp 2.140.000 Rp 660.000 Rp 1.480.000
6 60 8 30 Rp 2.420.000 Rp 660.000 Rp 1.760.000
7 60 8 30 Rp 2.420.000 Rp 660.000 Rp 1.760.000
8 55 8 30 Rp 2.245.000 Rp 660.000 Rp 1.594.000
9 50 8 30 Rp 2.070.000 Rp 660.000 Rp 1.410.000
10 50 10 30 Rp 2.150.000 Rp 660.000 Rp 1.490.000
11 60 10 30 Rp 2.140.000 Rp 660.000 Rp 1.480.000
12 65 10 30 Rp 2.675.000 Rp 660.000 Rp 2.015.000
Total keuntungan setahun Rp 31.374.000

BAB IV
PENUTUP

IIII. A KESIMPULAN

Dengan selesainya penyusunan proposal usaha ini saya dapat menarik


kesimpulan bahwa dalam pembuatan/penyusunan proposal usaha hendak nya kita
harus mengumpulkan data-data yang valid dan selengkap mungkin agar dalam
penyusunan proposal usaha kita tidak mengalami kesulitan.Dan dengan ada nya tugas
penyusunan proposal ini saya dapat mengetahui cara mengelola usaha Butik fashion
dengan baik

IIII. B SARAN
Semoga proposal ini dapat memberi motivasi wirausahawan baru untuk
mendirikan usaha dan lebih kreatif Untuk membuka usaha baru yang mempunyai
masa depan bagus. Jaga kualitas fashion Harus menerima kritik dan saran dari orang
lain dengan lapang dada,karena hal itu dapat membangun serta menyukseskan usaha
kita Jangan mudah menyerah dalam mendirikan usaha dan harus tekun serta gigih
dalam bekerja Belajar lah dari kesalahan dan kegagalan