Anda di halaman 1dari 2
 

Pemeliharaan Dan Pemantauan Instalasi Listrik Dan Air Bersih Rumah Sakit Universitas Mataram

 
 

Tanggal Terbit

:

Ditetapkan,

No. Revisi

:

Direktur

SOP

Halaman

:

1. Pengertian

a. Instalasi adalah penjaringan pipa/kabel untuk fasilitas listrik, air limbah, air bersih, telepon dan lain-lain yang diperlukan untuk menunjang kegiatan industri. b. Perawatan instalasi listrik terdiri dari perawatan rutin dan perbaikan/rehab. Perawatan rutin dilakukan secara rutin dan berkala, sedangkan perbaikan/rehab dilakukan hanya terhadap instalasi listrik yang rusak.

c.

Air bersih adalah air yang dipergunakan untuk keperluan sehari-hari dan kualitasnya memenuhi persyaratan kesehatan air bersih sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dapat diminum apabila dimasak.

2. Tujuan

Sebagai pedoman perawatan insatalasi listrik dan air bagi seluruh

pengelola unit kerja di Rumah Sakit Universitas Mataram

3. Kebijakan

 

4. Refrensi

a. Undang-undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Tahun 1997 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3699); b. KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1405/MENKES/SK/XI/2002 c. Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pencemaran Air (Lembaran Negara Tahun 2001 Nomor 153, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4161

5. Prosedur

Tata cara pelaksanaan listrik:

 

a. Instalasi untuk masing-masing diperuntukan sebaiknya menggunakan kode warna dan label.

b. Diupayakan agar tidak terjadi hubungan silang dan aliran balik antara jaringan distribusi air limbah dengan air bersih sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

c. Jaringan Instalasi agar ditata sedemikian rupa agar memenuhi syarat estetika.

d. Jaringan Instalasi tidak menjadi tempat perindukan serangga dan tikus.

e. Pengoperasian instalasi sesuai dengan prosedur tetap yang telah ditentukan.

f. Konstruksi instalasi diupayakan agar sesuai dengan standar desain yang berlaku.

g. Perawatan Rutin

 

h. Perbaikan/Rehab

 

i. Persetujuan pelaksanaan

j. Proses Pengadaan Jasa Pemborongan

k. Pelaksanaan Perbaikan/Rehab dilaksanakan dengan swakelola

l. Pelaksanaan Perbaikan/Rehab dilaksanakan dengan Kontraktor

m. Pelaporan

Tata cara pelaksanaan air

a. Air bersih untuk keperluan Rumah Sakit dapat diperoleh dari Perusahaan Air Minum, sumber air bor atau sumber lain yang telah diolah sehingga memenuhi persyaratan kesehatan.

b. Tersedia air bersih untuk kebutuhan karyawan sesuai dengan persyaratan kesehatan.

c. Distribusi air bersih untuk Rumah Sakit harus menggunakan sistem perpipaan.

d. Sumber air bersih dan sarana distribusinya harus bebas dari pencemaran fisik, kimia dan bakteriologis.

e. Dilakukan pengambilan sampel air bersih pada sumber, bak penampungan dan pada kran terjauh untuk diperiksakan di laboratorium minimal 2 kali setahun, yaitu musim kemarau dan musim hujan.

6.

Hal-hal yang

Perawatan rutin Perbaikan bila ada yang rusak Pelaporan

perlu diperhatikan

7. Unit Terkait

Penanggung Jawab Program

8. Dokumen

SK tentang pemantauan Jadwal pemantauan lingkungan fisik Bukti pelaksanaan

Terkait

9.Rekaman Histori