Anda di halaman 1dari 7

ASUHAN KEPERAWATAN

HIPERTENSI
3.1.10 Analisa Data

NO DATA PENYEBAB MASALAH


DS:
1 Pasien mengatakan kepala pusing, Peningkatan Gangguan rasa nyaman
dan leher terasa tegang. tekanan darah nyeri
DO: : Px tampak meringis kesakitan,
kondisi badan lemah.
TD : 170/100 mmHg
Pols : 90 x/i
RR : 22 x/i
Temp : 370C

DS:
2 Pasien mengatakan tidak selera Perubahan jenis Gangguan pola nutrisi
makan diet
DO: pasien tampak lemah, Makanan yang
di sajikan habis 1/3 porsi
3 DS: Pasien mengatakan susah tidur Efek Hospitalisasi Gangguan istirahat
DO: pasien tampak pucat, mata cekung, tidur
tidur malam + 2 jam pasien susah
tidur siang
Ds
4 : pasien mengatakan kedua kakinya kelemahan fisik Gangguan pola
susah digerakkan aktivitas

Do : aktivitas pasiens di bantu oleh


keluarga dan perawat
Diagnosa Keperawatan
1. Gangguan rasa nyaman nyeri b/d peningkatan tekanan darah d/d pasien tampak meringis kesakitan, kondisi badan lemah.
TD : 170/100 mmHg
Pols : 90 x/i
RR : 22 x/i
Temp : 370C
2. Gangguan pola nutrisi b/d perubahan jenis diet d/d Makanan yang di sajikan habis 1/3 porsi
3. Gangguan istirahat tidur b/d efek hospitalisasi d/d pasien tampak pucat, mata cekung, tidur malam + 2 jam, pasien susah tidur siang
4. Gangguan pola aktivitas berhubungan dengan kelemahan fisik di tandai dengan aktivitas pasien dibantu oleh keluarga dan perawat.
1. Tabel Asuhan Keperawatan

DIAGNOSA PERENCANAAN
NO DATA TUJUAN IMPLEMENTASI EVALUASI
KEPERAWATAN INTERVENSI RASIONALISASI
DS:
1 Pasien mengatakan Gangguan rasa nyaman Nyeri dan Atur posisi Dengan mengatur Mengatur posisiS: Pasien mengatakan
kepala pusing, nyeri b/d pusing semifowler pasien posisi semi fowler pasien kepala masih
dan leher terasa peningkatan hilang  Berikan istirahat pasien diharapkan Memberikan pusing
tegang. tekanan darah yang cukup pasien merasa nyaman istirahat yangO:TD:160/100 mmHg
d/d pasien tampak  Anjurkan pasien Dengan memberikan cukup A: Masalah belum
DO: : Px tampak meringis meringis kesakitan, untuk menghindari istirahat yang cukup Menganjurkan teratasi
kesakitan, kondisi kondisi badan makanan yang diharapkan rasa nyeri pasien untukP: R/T dilanjutkan
badan lemah lemah. mengandung pasien berkurang menghindari
TD : 170/100 TD : 170/100 garam  Dengan menghindari makanan yang
mmHg mmHg  Kolaborasi dengan makanan yang mengandung garam
Pols : 90 x/i Pols : 90 x/i dokter dalam mengndung garam Berkolaborasi
RR : 22 x/i RR : 22 x/i pemberian obat diharapkan dapat dengan dokter
Temp : 370C Temp : 370C menghindari dalam pemberian
peningkatan tekanan obat :
darah
 Dengan berkolaborasi Furosemide = 1
dengan dokter amp/12 jam
diharapkan pasien Amlodepine = 2 x
mendapat penanganan 10 mg
lebih lanjut.
DS:
2 Pasien mengatakan Gangguan pola Kebutuhan Beri makan pasien Dengan memberikan Memberikan S: Pasien mengatakan
tidak selera makan nutrisi b/d nutrisi sedikit tapi sering makan makan pasien makan pasien selera makan
perubahan jenis terpenuhi  Beri makanan sedikit tapi sering sedikit tapi sering pasien ada
DO: pasien tampak diet d/d Makanan dalam keadaan diharapkan pasien  Memberikan O: Pasien masih
lemah, yang di sajikan hangat mudah mencerna makanan yang tampak lemah
Makanan yang di sajikan habis 1/3 porsi  Beri makanan makanan yang hangat A: Masalah sebagian
habis 1/3 porsi yang berpariasi dimakannya  Memberikan teratasi
 Beri penjelasan Dengan memberikan makanan yangP: R/T dilanjutkan
tentang manfaat makanan dalam berpariasi
makanan keadaan hangat Memberi
diharapkan dapat penjelasan tentang
menambah nafsu manfaat makanan
makan pasien
 Dengan memberikan
makanan yang
berpariasi diharapkan
pasien tidak bosan
dengan makanan yang
disediakan
 Dengan memberikan
penjelasan
makanan pada pasien,
agar pasien mengetahui
manfaat makanan

3 DS: Pasien Gangguan istirahat Istirahat  Beri pasien Dengan memberikan Memberikan S: Pasien mengataka
mengatakan susah tidur b/d efek tidur ruangan yang pasien ruangan yang pasien ruangan bisa tidur siang
tidur hospitalisasi d/d pasien nyaman nyaman diharapkan yang nyaman O: Pasien tampak
pasien tampak terpenuhi  Batasi jam pasien merasa nyaman  Membatasi lemas
DO: pasien tampak pucat, mata cekung, berkunjung pasien Dengan membatasi jamberkunjung A: Masalah sebagian
pucat, mata cekung, tidur malam + 2 ; pagi jam 10-12 jam berkunjung Batasi jumlah teratasi
tidur malam + 2 jam susah tidur Sore 16-17 diharapkan pasien pengunjung P: R/T dilanjutkan
jam pasien susah siang Malam 19-21 dapat beristirahat  Menghindari
tidur siang  Batasi jumlah Dengan keributan
pengunjung membatasi jumlah  Merapikan tempat
 Hindari keributan pengunjung agar tidur pasien setiap
 Rapikan tempat pasien merasa tenang hari
tidur pasien  Dengan menghindari
keributan diharapkan
pasien dapat
beristirahat dengan
nyaman
 Dengan merapikan
tempat tidur pasien
setiap hari diharapkan
dapat meningkatkan
kenyamanan pasien
setiap hari

Ds
4 : pasien mengatakan Gangguan pola aktivitas  Bantu aktivitas- Dengan membantu S : Pasien
kedua kakinya susah aktivitas b/d pasien pasien membantu pasien aktivitas pasien mengatakan kedua
digerakkan kelemahan fisik d/d terpenuhi  Beri posisi yang untuk berativitas - kakinya sudah bias
Do : aktivitas paiens di nyaman semi Agar kedua kaki - Memberi posisi
pasien tampak
bantu oleh keluarga fowler pasien tidak terasa yang nyaman semi di gerakan
susah melakukan O : Pasien susah
dan perawat  Dekatkan barang- kaku fowler
aktivitas, semua barang dibutuhkan - Dengan memberikan - Mendekatkan untuk beraktivitas
aktivitas dibantu pasien posisi semifowler di barang-barang A : Masalah
oleh keluarga dan harapkan dapat yang dibutuhkan sebagian teratasi
perawat mengurangi rasa nyeri pasien P : R/T dilanjutkan
pada pasien
 Pasien dapat
menjangkau barang-
barang yang diperlukan
pasien
SARAN

- Pendekatan yang baik pada pasien hendaknya dilakukan oleh semua tim kesehatan terutama perawatan sehari-hari, hubungan yang dekat
pasien agar pasien merasa diperhatikan

- Didalam proses keperawatan perlu adanya motivasi atau bimbingan dan perawat, berharap px agar keperawatan berjalan efektif dengan
menggunakan tujuan pelaksanaan dari tindakan yang dibuat seperti hasil dari tujuan yang diberikan dengan bahasa yang sederhana dan
mudah dimengerti

- Catatan perawatan di dokumentasikan dengan menggunakan implementasi dan tindakan tersebut

- Perlu adanya peningkatan kerjasama yang baik antara perawat dan keluarga pasien, tim medis dalam proses keperawatan.