Anda di halaman 1dari 4

Laporan Critique Paper

MPPI

Laporan Critique Paper MPPI Oleh : Ihsan Putrananda 1606918276 MPPI – A Fakultas Ilmu Komputer Universitas

Oleh :

Ihsan Putrananda

1606918276

MPPI A

Fakultas Ilmu Komputer

Universitas Indonesia

Critique Paper

Title : Introducing FireAnt: A Freeware, Multiplatform Social Media Data-Analysis Tool

Makalah ini telah ditulis oleh Laurence Anthony, yaitu seorang profesor yang berasal dari Waseda University, Tokyo, Japan. Pada bagian abstrak makalah ini, penulis menjelaskan tujuan dari menulis makalah ini untuk mengenalkan sebuah aplikasi gratis terbaru yang bernama FireAnt. FireAnt berfungsi sebagai alat untuk memudahkan para peneliti komunikasi, pengajar, maupun pelajar dalam mengumpulkan, menganalisis, dan memvisualisasi data data di dalam media sosial. Selain itu, penulis juga menyampaikan beberapa alasan mengapa FireAnt sangat diperlukan. Penulis menyampaikan bahwa FireAnt mampu menghilangkan batasan antara setiap peneliti atau pengguna dari berbagai latar belakang kemampuannya yang ingin mengolah data menggunakan media sosial tanpa harus memahami bagaimana kinerja suatu komputer untuk mengolah suatu data. Berdasarkan abstrak yang telah dibuat, penulis telah menyampaikan dengan singkat dan jelas mengenai permasalahan yang akan dibahas pada makalah ini. Penulis telah menyampaikan tujuan dan kegunaan dari aplikasi FireAnt, namun penulis kurang menekankan keuntungan untuk menggunakan aplikasi ini dibandingkan dengan menggunakan aplikasi yang lainnya. Hal itu dapat membuat pembaca menjadi lebih tertarik untuk menggunakan aplikasi FireAnt.

Penulis membuka isi makalah ini dengan memperkenalkan bahwa makalah ini ditujukan bagi setiap orang yang tertarik dan berminat untuk mengumpulkan dan mengalisa data yang ada di media sosial. Penulis juga memberikan gambaran berupa fitur fitur dan fungsi fungsi yang ada di aplikasi FireAnt. Dalam memberi gambaran mengenai FireAnt, penulis memberikan sebuah contoh pertama, berupa sebuah kasus yang terjadi di sebuah institusi yang ada di Amerika. Beberapa akademisi melakukan penelitian berupa bahasa bahasa yang digunakan pengguna sosial media di Twitter. Hasil penelitian itu menunjukkan bahwa rata rata para pengguna Twitter menggunakan kata kata yang sedang menjadi tren di kalangan masyarakat.

Penelitian yang dikembangkan oleh para akademisi itu menjadi acuan penulis untuk memberitahukan bahwa data data yang ada di media sosial tidak hanya berpengaruh pada komunikasi di media sosial itu sendiri, namun dapat berpengaruh pada orang orang sekitar, insititusi, dan masyarakat pada umumnya. Kedua, Penulis juga memberikan sebuah gambaran kasus yang terjadi pada seorang peneliti yang tertarik untuk mengumpulkan data-

data. Peneliti tersebut menggunakan sebuah aplikasi berbayar yang tersedia di internet, namun peneliti tersebut terkendala dengan biaya yang harus dikeluarkan dalam menggunakan aplikasi tersebut. Data yang besar, waktu yang banyak, mendorong peneliti harus mengeluarkan biaya yang besar tanpa didukung oleh sumber dana yang cukup untuk hal itu. Hal itu menjadi sebuah halangan bagi para orang orang yang ingin mengumpulkan data- data yang ada di media sosial.

Berdasarkan latar belakang dan kasus yang sudah dipaparkan dari sudut pandang pelajar dan peneliti. Penulis berhasil menggambarkan dengan cukup baik dan jelas untuk membuka isi makalah dengan suatu kasus yang terjadi di kehidupan sehari hari sehingga membaca mengerti mengapa FireAnt sangat dibutuhkan.

Pada bagian selanjutnya, Penulis menjelaskan bagaimana cara penggunaan FireAnt. FireAnt merupakan aplikasi gratis yang dapat didapatkan dengan mengakses http://www.laurenceanthony.net/software/FireAnt. FireAnt dapat dipasang pada berbagai operating system, seperti Windows, Macintosh, dan Linux. FireAnt juga dapat menerima berbagai jenis data dari berbagai bentuk, yaitu Excel, comma-separated-values (CSV), maupun dari database SQLite. Data yang dimasukkan ke dalam FireAnt dapat dilihat, disaring, dianalisa, dan ditampilkan dalam bentuk data mentah.

Cara penggunaan FireAnt adalah dengan menggunakan beberapa langkah. Penulis memberikan contoh berupa data pada Twitter. Pertama, pengguna harus melakukan otorisasi untuk mengakses data pada Twitter dengan menggunakan Twitter authorization webpage di internet. Kedua, pengguna harus melakukan Sign in dan menunggu hingga mendapatkan authorization PIN code, lalu kode tersebut disalin dan dimasukkan ke kotak entri yang telah disediakan. Pengguna mengklik pilihan Generate Key File untuk menyelesaikan proses otorisasi. Perlu diperhatikan, FireAnt tidak pernah menerima ID dan password akun pengguna Twitter. FireAnt akan menerima otorisasi Key File dari Twitter dan digunakan untuk mengumpulkan data - data. Ketiga, pengguna memilih berkas sebagai tempat untuk menampung data data yang dikumpulkan dari Twitter. Pengguna memilih jumlah data, waktu publikasi data, dan data akan berhasil ditampilkan

Sejauh ini, penulis telah berhasil memberikan penjelasan yang rinci dan jelas untuk dapat dimengerti mengenai penggunaan aplikasi FireAnt. Penulis berhasil membuat pembaca memahami langkah langkah yang telah diberikan penulis untuk dapat dilakukan oleh pembaca yang ingin menggunakan FireAnt.

Metode yang digunakan oleh penulis untuk melakukan penelitian mengenai FireAnt adalah menggunakan metode observasi dengan menggunakan sebuah media sosial untuk mengumpulkan data data berupa tweet dari akun Twitter pada perusahaan General Motors dan Toyota. Penulis mengumpulkan tweet yang dimiliki oleh kedua perusahaan tersebut. Tweet yang dikumpulkan dibagi secara rata dan disaring berdasarkan waktu tweet tersebut dibuat. Penulis menyaring data data tweet tersebut berdasarkan nama akun yang ada. Penulis juga menyaring data berdasarkan pengguna yang pernah mengakses akun General Motors dan Toyota, yaitu para pelanggan yang mengajukan keluhan terhadap kedua perusahaan tersebut. Selanjutnya, penulis mengumpulkan tweet yang berasal dari pelanggan tersebut berdasarkan komplain yang diajukan berdasarkan waktu yang telah ditentukan.

Hasil yang didapat oleh FireAnt berisi sejumlah daftar tweet yang diajukan oleh para pelanggan. Alhasil, Toyota mendapatkan jumlah tweet yang lebih besar dibandingkan dengan General Motors. Hal ini mengindikasikan bahwa banyak pelanggan yang mencoba untuk memberikan komplain kepada perusahaan Toyota atas kinerjanya. FireAnt dapat memberikan analisis terhadap perkembangan kedua perusahaan tersebut. Penulis telah memberikan beberapa penjelasan mengenai observasi yang telah dilakukan, namun masih terdapat beberapa kekurangan mengenai data data yang diambil oleh penulis. Penulis tidak memilah antara akun akun yang asli maupun akun akun yang palsu sehingga observasi tersebut tidak terlalu valid dan sesuai dengan komplain yang benar terhadap kedua perusahaan tersebut.

Pada bagian terakhir, penulis mencoba menyampaikan kesimpulan dari penelitian tersebut. Penulis mengungkapkan bahwa FireArt merupakan aplikasi gratis yang ditujukan untuk semua kalangan. Penulis sudah merancang dan menjelaskan secara detail, rinci, jelas, dan mudah dipahami oleh seluruh pembaca yang membaca artikel ini. Pembaca menjadi mengerti kegunaan, manfaat, dan latar belakang pada penggunaan aplikasi FireArt. Akan tetapi, makalah ini masih memliki beberapa kekurangan, seperti gaya penulisan pada makalah ini. Penulis tidak menerapkan margin penulisan yang menggunakan metode justify agar lebih dapat mudah dibaca oleh pembaca makalah ini. Penulis juga tidak memberikan sebuah tanda pada penulisan alamat website dengan pemberian garis bawah untuk memudahkan pembaca. Selain itu, penulis juga telah memberikan penulisan referensi yang cukup jelas dan sudah memenuhi standar penulisan referensi yang ada.