Anda di halaman 1dari 2

PENDAHULUAN

Penggunaan mesin bubut konvensional dalam proses permesinan adalah pembuatan


benda kerja yang berbentuk silinder menjadi memiliki suatu pola. Suatu pembuatan pola pada
permukaan benda kerja ini dilakukan dengan cara melakukan penyayatan sedikit demi sedikit
menggunakan pahat yang dapat digerakan secara translasi sejajar.Penggunaan mesin ini
sangatlah cocok untuk mendapatkan suatu benda kerja yang terdapat pola sesuai dengan yang
diinginkan.Hanya dengan menyetel posisi pahat dengan kecepatan putar benda kerja maka
operator sudah dapat membubut benda kerjanya tanpa harus menguasai perintah-perintah
yang rumit. Mesin ini dirancang tidak rumit dalam pengoperasiannya, Sehingga orang yang
belum ahli pun dapat mengoperasikannya dengan mudah tetapi harus tetap memperhatikan
keselamatan dan kesehatan kerja serta SOP yang telah ditetapkan

Mesin bubut konvensional pada proses pemakanan benda kerja dilakukan dengan
gerak translasi sejajar dimana pahat bubutlah sebagai mata potongnya. Jenis pembubutan
bermacam-macam sehingga menghasilkan produk yang bermacam-macam juga seperti
baut,sambungan pipa,kunci rachet,bearing dan drat tirus .Pengoperasian mesin ini mudah tapi
buruk dalam efisiensi waktu

Maka dari itu pengoperasian yang mudah pada mesin ini harus dimaksimalkan dengan
cara menunjuk operator yang sudah profesional agar pembuangan waktu yang banyak dalam
pengoperasiannya dapat diminimalisir
BAB 2
PEMBAHASAN

Mesin Bubut Konvensional adalah suatu mesin perkakas yang digunakan untuk
memotong benda yang diputar. Proses bubut sendiri menurut buku General Machinist Theory
(2011) merupakan suatu proses pemakanan benda kerja untuk mendapatkan bentuk dan
ukuran dengan menggerakan pahat baik sejajar maupun tegak lurus sumbu putar dari benda
kerja. Sedangkan mesin bubut turret adalah mesin bubut yang digunakan untuk memproduksi
benda yang identik dalam jumlah yang banyak (Jesudoss, 2011). Mesin ini dapat
dioperasikan dengan mudah, bahkan dapat dioperasikan oleh operator yang tidak harus
memiliki kemampuan mengoperasikan mesin bubut biasa. Mesin ini memiliki ciri khas
berupa adanya turret yang berisi beberapa pahat yang dapat digunakan secara bergantian.
Dengan adanya mesin bubut turret proses pengerjaan bola-bola pada payung geulis akan
semakin cepat dan menghasilkan produk yang seragam.

Jenis perkakas yang mengguanakan pahat sebagai alat potong .Pahat bubut
merupakan salah satu alat potong yang sangat diperlukan pada proses pembubutan, karena
pahat bubut dengan berbagai jenisnya dapat membuat benda kerja dengan berbagai bentuk
sesuai tututan pekerjaan misalanya, dapat digunakan untuk membubut permukaan/ facing,
rata, bertingkat, alur, champer, tirus, memperbesar lubang, ulir dan memotong.

Kemampuan/performa pahat bubut dalam melakukan pemotongan sangat dipengaruhi


oleh beberapa faktor diantaranya, jenis bahan/ material yang digunakan, geometris pahat
bubut, sudut potong pahat bubut dan teknik penggunaanya benar. Apabila beberapa faktor
tersebut diatas dapat terpenuhi, maka pahat bubut akan maksimal kemampunannya atau
performanya.