Anda di halaman 1dari 2

PELAPORAN HASIL RADIOLOGI KRITIS

Nomor Dokumen Nomor Revisi : Halaman :


RSU PURBOWANGI
JL. YosSudarso Barat No. 001 – Gombong
No. Dokumen Unit :
Telp. 0287 471080
Disiapkanoleh : Disetujui Oleh DitetapkanOleh
Nama Direktur RSU Purbowangi
PUJI HADI,AMR
Jabatan PJ/Supervisor/Koordinator Kepala Dept./Kepala Unit
TandaTa
ngan dr. Grata Vendy Pradana
Tanggal Terbit Unit Kerja
STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL

Pengertian Pelaporan hasil radiologis kritis adalah pelaporan hasil pemeriksaan radiologi baik
pemeriksaan rutin maupun cito yang secaara signifikan terdapat ketidaknormalan pada hasil
ekpertisenya dan dapat memberi resiko tinggi atau kondisi yang mengancam kehidupan
pasien,dilakukan oleh radiolog atau radiografer atau petugas radiologi lainya yang
disampaikan kepada dokter pengirim atau petugas poli/bangsal terkait.
Kriteria hasil radiologi kritis antara lain :
- Pneumothorax
- Perforasi/udara bebas ekstra lumen intra abdomen(hasil Abdomen 3 posisi)
- Appendicitis acut
- Ileus obsturktif/paralitis
- Invaginasi
- Hidropnemothorax
- Effusi pleura
- Ascites
- Edema pulmonum
- Contusio disertai fraktur iga/costa
Lamanya eksperytise hasil kritis adalah 2 jam setelah pemeriksaan dilakukan

Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah dalam melaporkan hasil radiologi kategori kritis
kepada dokter pengirim atau petugas poli/bangsal

Kebijakan 1. Surat Keputusan Direktur Rumah Sakit Purbowangi No...........tanggal ......tentang


Kebijakan Pelayanan Radiologi
2. Surat Keputusan Direktur Rumah Sakit Purbowangi No...........tanggal.......tentang
Pedoman Pelayanan Radiologi
3. Surat Keputusan Direktur Rumah Sakit Purbowangi No...........tanggal ..... tentang
Pedoman Pengorganisasian Instalasi Radiologi

Prosedur/ Langkah –langkah pelaporan Hasil Kritis Radiologi adalah :


Teknis a. Foto belum diekspertise:
Pelaksanaan
1. Radiografer memberikan foto basah kepada pasien/keluarga /petugas yang
mengantar untuk segera diperlihatkan hasil gambaranya kepada dokter jaga atau
dokter pengirim
2. Radiografer menghubungi dokter jaga radiologi untuk segera melakukan
ekspertise
3. Jika dokter radiologi tidak bisa dihubungi dalam waktu 10 menit atau 3 kali
telepon,petugas radiologi melaporkan kondisi tersebut ke dokter jaga
4. Setelah selesai melakukan ekspertise,dokter jaga radiologi menghubungi petugas
radiologi bahwa hasil sudah selesai di ekspertise dan kategori hasil kritis
5. Petugas radiologi melakukan pelaporan kepada pihak terkait(pelaporan foto sudah
diekspertise)atau mengirimkan hasilnya ke ruangan atau dokter pengirim saat5 itu
juga.
6. Petugas radiologi/Radiografer mencatat data-datanya di buku hasil kritis

b. Foto sudah diekspertise:


1. Pastikan semua data-data radiologi sudah lengkap(film/amplop,hasil ekspertise)
2. Sebutkan identitas pekerja radiologi yang melaporkan
3. Sampaikan maksud dan tujuan menghubungi dokter pengirim jika pasien
poliklinik atau perawat/dokter jaga jika pasien bangsal
4. Sebutkan nama pasien,jenis pemeriksaan radiologi dan sampaikan kesimpulan
hasil ekspertise dokter jaga radiologi
5. Sampaikan agar hasil diambil segera karena kategori hasil radiologi kritis
6. Catat pada buku hasil kritis : nama pasien,asal pasien,nama penerima,tanggal dan
waktu dihubungi,kriteria hasil kritis
7. Pastikan informasi yang disampaikan dan diterima sudah sesuai
8. Jika penerima adalah bukan dokter pengirim langsung,mintakan penerima
informasi untuk melakukan read back/mengulang kembali informasi yang
disampaikan
9. Lakukan koreksi untuk memperjelas informasi jika perlu

Unit Terkait
1. 1. Semua poliklinik yang ada di Rumah Sakit Purbowangi
2. 2. Instalasi Gawat Darurat
3. 3. Instalasi Rawat Inap