Anda di halaman 1dari 2

Kepemilikan Tunggal Pada Perbankan di Indonesia

Written by BankirNews Wednesday, 18 May 2011 09:13 -

Pokok kebijakan kepemilikan tunggal adalah bahwa setiap pihak hanya dapat menjadi pemegang saham pengendali pada 1 Bank Umum di Indonesia. Pemegang Saham Pengendali (PSP) adalah badan hukum dan atau perorangan dan atau kelompok usaha yang:

memiliki saham Bank sebesar 25% atau lebih dari jumlah saham yang dikeluarkan Bank dan mempunyai hak suara;

memiliki saham Bank kurang dari 25% dari jumlah saham yang dikeluarkan Bank dan mempunyai hak suara namun dapat dibuktikan telah melakukan pengendalian Bank baik secara langsung maupun tidak langsung.

Kebijakan kepemilikan tunggal dikecualikan bagi:

Kepemilikan PSP pada 2 Bank yang melakukan kegiatan usaha dengan prinsip berbeda, yakni secara konvensional dan berdasarkan prinsip syariah

Kepemilikan PSP pada 2 bank yang salah satunya merupakan Bank Campuran (Joint Venture Bank)

Bank Holding Company yang dibentuk sesuai ketentuan BI mengenai kepemilikan tunggal.

Sejak mulai berlakunya peraturan kepemilikan tunggal ini, pihak-pihak yang telah menjadi PSP pada lebih dari 1 Bank wajib melakukan penyesuaian struktur kepemilikan sebagai berikut:

mengalihkan sebagian atau seluruh kepemilikan sahamnya pada salah satu atau lebih Bank yang dikendalikannya kepada pihak lain sehingga yang bersangkutan hanya menjadi PSP pada 1 Bank; atau

Kepemilikan Tunggal Pada Perbankan di Indonesia

Written by BankirNews Wednesday, 18 May 2011 09:13 -

melakukan merger atau konsolidasi atas Bank-bank yang dikendalikannya; atau

membentuk Perusahaan Induk di Bidang Perbankan (Bank Holding Company), dengan cara:

- mendirikan badan hukum baru sebagai Bank Holding Company; atau

- menunjuk salah satu bank yang dikendalikannya sebagai Bank Holding Company.

Dalam hal sejak ketentuan ini pihak-pihak yang telah menjadi PSP melakukan pembelian saham Bank lain dan mengakibatkan ybs memenuhi kriteria sebagai PSP Bank yang dibeli, maka ybs wajib melakukan merger atau konsolidasi atas Bank dimaksud dengan Bank yg telah dimiliki sebelumnya.

Penyesuaian struktur kepemilikan tersebut wajib dilakukan dalam jangka waktu paling lambat akhir Desember 2010. Berdasarkan permintaan PSP dan Bank-bank yang dikendalikannya, BI dapat memberikan perpanjangan jangka waktu penyesuaian struktur kepemilikan apabila menurut penilaian BI kompleksitas permasalahan yang tinggi yang dihadapi PSP dan atau Bank-bank yang dikendalikannya menyebabkan penyesuaian struktur kepemilikan tidak dapat diselesaikan dalam jangka waktu yang ditetapkan.