Anda di halaman 1dari 2

7 Soft Skills yang Paling Penting untuk

Melamar Pekerjaan
Nur Muhammadian Sabtu, April 12, 2014 Job Hunting Tips tips answer difficult question
interview tips wawancara kerja

Semua perusahaan membutuhkan karyawan yang memiliki soft skills, sebesar


kebutuhan terhadap hard skill . Sebesar apapun kemampuan seorang karyawan
menangani urusan teknis pekerjaannya tidak akan disukai pimpinan perusahaan
bila dia tidak bisa bekerja sama, kurang kreatif dan bersikap negative.

Anda wajib memilki soft skills yang dibutuhkan perusahaan penyedia lowongan
kerja. Anda harus memilikinya, BUKAN sekedar tahu dan mampu menjelaskan
soft skill saat wawancara kerja. Soft skill adalah sesuatu dari dalam diri Anda.
Meskipun tidak semudah hard skill, soft skill bisa dipelajari dan dilatih, tapi kunci
utamanya adalah tentang kesadaran dan komitmen perubahan diri.

Meskipun Anda menjelaskan panjang lebar saat wawancara kerja tentang


kemampuan menerima masukan dan belajar, menjadi mentah dan fatal akibatnya
bila ternyata saat wawancara Anda sering membantah pendapat penguji. Soft skill
bukan sekedar untuk diketahui dan dipahami.
Indeed.com, WEB site lowongan kerja terkemuka menyampaikan ada tujuh soft
skills yang paling penting menurut perusahaan. Pastikan Anda memilikinya, tidak
sekedar memahami, ketujuh soft skills ini saat akan menghadiri wawancara kerja.
Bila tidak, segera Anda pelajari, latih, dan berubah!

1. Bekerja maksimal dalam team.


Bukan sekedar mampu bekerja sama tapi juga mampu menunjukan sikap
kepemimpinan dalam koteks tertentu.

2. Luwes dan lentur.


Karyawan yang mudah beradaptasi pada suasana dan lingkungan yang baru akan
mampu mempertahankan kualitas kerjanya dalam kondisi seberat apapun.

3. Kemampuan komunikasi secara efektif.


Termasuk kemauan mendengarkan dan memainkan bahasa tubuh dengan baik.

4. Kemampuan menyelesaikan masalah dengan sumber daya yang tersedia.

5. Kemauan menerima masukan dan kemampuan belajar dari pengalaman.

6. Kepercayaan diri yang dilengkapi kemauan untuk selalu meningkatkan kualitas


kemampuan dan pengetahuan.

7. Kemampuan berpikir kreatif, terutama untuk inovasi dan efisiensi.