Anda di halaman 1dari 2

ABSTRAK

Tumbuhan jambu biji (Psidium guajava l.)merupakan salah satu tumbuhan paling
potensial di Indonesia dengan berbagai macam manfaat untuk kehidupan manusia.Baik yang
dimanfaatkan berupa daun , buah , akar , batang dan bagian lainnya.Tanin merupakan salah
satu senyawa fenolik yang dapat larut dengan baik dalam pelarut polar yang dapat diperoleh
dari hasil ekstraksi bagian tanaman yang mengandung tannin.Penelitian kali ini bertujuan
untuk mengisolasi dan mengidentifikasikan senyawa tannin dalam fraksi aktif pada ekstrak
kulit batang jambu biji yang telah diekstraksi dalam pelarut ethanol secara maserasi.Ekstrak
ethanol di fraksinasi dengan eluen n-heksan , kloroform : ethanol secara gradient 100:0 ;
90:10;80:20;70:30;60:40;50:50;40:60;30:70;20:80;10:90;0:100 (v/v) dengan menggunakan
metode kromatografi kolom.Hasil pemisahan dengan kromatografi kolom diperoleh 40 fraksi
,fraksi 9,8,7,6,5,4,3,2,1 dilanjutkan dengan uji kemurnian secara klt dengan eluen kloroform ,
aseton dan asam format diperoleh 14 noda abu – abu dengan Rf 0.97 ; 0,81 dan setelah
disemprot dengan feCl 3 1% diperoleh noda abu kehitaman sebanyak 9 noda (Rf 0.97 ; 0.81).

Kata kunci : Kulit batang jambu biji ; Tanin ; Kromatografi kolom ; Kromatografi lapis tipis.

LATAR BELAKANG

Tanaman jambu biji (Psidium guajava l.) merupakan tanaman buah jenis perdu yang
berasal dari Brazillia Amerika Tengah yang menyebar ke Thailand kemudian ke Negara Asia
lainnya seperti Indonesia.Tanaman ini sangat potensial di Indonesia dan memiliki kelebihan
untuk bahan makanan , pengobatan bermacam- macam penyakit misalnya disentri , diare
,sariawan dan lainnya.

Tanin merupakan senyawa fenolik dengan berat molekul cukup tinggi dengan
memiliki gugus hidroksil dan kelompok lain untuk membentuk kompleks yang efektif dengan
protein dan makromolekul lain .Buah , daun , batang pohon jambu biji (Psidium guajava l.)
mengandung tannin sedang pada bunganya mengandung sedikit tannin .

Metode pengambilan tannin dari kulit batang jambu biji (Psidium guajava l.) dapat
dilakukan secara ekstraksi seperti perkolasi , maserasi da teknologi ekstraksi lain dan
dilanjutkan uji pemurnian juga identifikasi senyawa tannin dengan kromatografi kolom serta
kromatografi lapis tipis.Kromatografi kolom merupakan metode identifikasi kualitatif
senyawa aktif yang menggunakan fase diam silica dan eluen juga ekstrak dan dimampatkan
dalam kolom.

Berdasar uraian diatas merupakan alasan penelitian ini dilakukan dengan metode
kromatografi kolom untuk memperoleh senyawa aktif tannin.