Anda di halaman 1dari 4

Budidaya Ikan Mujair cukup besar peluang usahanya. dan saya yakin budidaya ini akan membawa anda kesuksesan, namun anda harus benar-benar dan pantang menyerah dan terus mencoba dan mencoba untuk bisa membawa anda kesuksesan.

Ada beberapa hal yang harus di perhatikan antara lain:

PERSIAPAN

PENEBARAN BENIH

 

PEMELIHARAAN

PANEN

A.

PERSIAPAN

PERSIAPAN adalah tahap pertama yang harus dilakukan oleh petani budidaya ikan mujair ini, adapun persiapan yang harus dilakukan antara lain:

Buat kolam ikan dari beton ukuran 4x6x1 meter, untuk bertelur ikan.

Isilah kolam dengan lumpur, ganggang dan lumut untuk tempat bertelur ikan.

Siapkan kolam beton atau terpal dengan ukuran 2 x 1 x 0,5 untuk kolam benih.

Ambil telur ikan dari kolam bertelur, pindahkan kedalam kolam pembenihan.

Ikan yang telah berumur 3 minggu, akan memiliki panjang kurang lebih 2sampai dengan 3 cm.

Pindahkan benih ikan kedalam kolam pemeliharaan.

Pisahkan ikan mujair dalam kolam tersendiri, karena ikan mujair suka memakan ikan yang lebih lemah dan memakan telur ikan lain.

B. PENEBARAN BENIH

Setalah persiapan-persiapan dilakukan tersebut dilakukan maka tahap kedua ialah Penebaran Benih, dalam penebaran ada dua hal yang harus dilakukan yaitu :

Setelah ikan berumur 21 hari, pindahkan ikan kekolam pemeliharaan.

Kepadatan benih kurang lebih 50 ekor ikan per meter air kubik.

C. PEMELIHARAAN

Setelah penebaran benih langkh selanjutnya adalah PEMELIHARAAN,dalam budidaya pemeliharaan adalah hal pokok yang harus di lakukan seriyus dan tidak sembarangan agarhasil yang didapat juga melimpah dan sesuai harapan, adapun penjelasasannya sebagai berikut :

Pemeliharaan ikan mujair, sangat mudah, dan tidak terlalu ribet seperti ikan lain.

Pemeliharaan ikan mujair dapat dilakukan disawah atau bias dikatakan system tumpang sari, atau didanau, yang terpenting cukup tersedia zat asam, sehingga sering dijumpai ikan mujair beriringan menghirup udara segar.

Untuk kepadatan pemeliharaan, setiap 1,5 m bisa berisi kurang lebih 20 sampai 25 ekor ikan mujair dengan panjang tubuh 8 sampai 10 cm.

Untuk pemberian makanan, dapat kita taburkan konsentrat 521 atau 534, atau dapat membuat sendiri dari bahan bekatul dan ikan asin yang digiling halus dan jagung belah.

Sebagai makanan tambahan (hijauan) dapat berupa kangkung, bayam yang dicacah atau bisa juga dengan bangkai ayam dan itik, karena ikan mujair senang makan daging.

D. PANEN

Panen adalah tahap terakhir dalam budidaya, dan hal ini momen yang sangat ditunggu, dimana petani akan mendapatkan hasil jerih payahnya setelah berbulan bulan ditunggu.

Panen dapat dilakukan dengan cara menguras atau mengeringkan kolam, dengan umur ikan sekitar 3,5 bulan, dan sudah dapat bertelur sebanyak 60 butir. Bentuk telur panjang 0.5 mm, lonjong berwarna kuning kekuningan.

Untuk perhitungan keuntungan yang didapat sebagai berikut:

1. Biaya produksi

Sewa kolam Rp. 120.000,-

Benih ikan mujair 4000 ekor, @ Rp.500,- Rp. 2 000.000,-

Pakan Dedak 8 karung @ Rp.1.500,- Rp. 12.500,-

Obat dan pupuk

Kotoran ayam 4 karung, @ Rp.7.000,- Rp. 28.000,-

Urea dan TSP 10 kg, @ Rp.3.000,- Rp. 30.000,-

Kapur 30 kg, @ Rp. 1.200,- Rp. 36.000,-

Peralatan Rp. 96.000,-

Tenaga kerja 1 orang @ Rp. 7000,- Rp. 210.000,-

Biaya tak terduga 10% Rp. 111.440,-

Jumlah biaya produksi Rp.2.643.940,-

2. Pendapatan benih ikan 85%,4000 ekor @ Rp.550,- Rp.1.870.000,-

3. Keuntungan Rp. 644.160,-

4. Parameter kelayakan usaha 11,52

Perhitungan di atas adalah perkiraan dan perhitungan oleh para pakar ekonomi. Jika kentungan tergantung seberapa sukses anda berbudidaya dan masing-masing daerah, namun ini adalah patokan perhitungan yang benar.

Bagaimana anda tertarik untuk berbudidaya ikan mujair, semoga artikel ini bermanfaat dan semoga anda dapat kesuksesan dalam berbudidaya ikan muajair ini.

Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to Facebook