Anda di halaman 1dari 2

SOP KEJANG DEMAM

1. TUJUAN
Prosedur ini bertujuan sebagai acuan penanganan pasien dengan kejang demam di Ruang
Instalasi Gawat Darurat di Puskesmas Seberida.
2. RUANG LINGKUP
Tindakan mulai dari pembebasan jalan napas, pemberian obat-obatan anti kejang sampai
dengan pencatatan ke dalam rekam medis dan register harian Ruang Instalasi Gawat Darurat
3. KRITERIA PENCAPAIAN
Semua pasien dengan kejang demam tertangani 100% sesuai dengan prosedur Penanganan
Kejang Demam
4. DEFINISI
Kejang demam adalah kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh yang disebabkan oleh
proses ekstrakranial
5. URAIAN UMUM
Kejang adalah perubahan fungsi otak mendadak dan sementara sebagai akibat dari aktifitas
neuronal yang abnormal dan sebagai pelepasan listrik serebral yang berlebihan. Aktivitas
ini bersifat dapat parsial atau vokal, berasal dari daerah spesifik korteks serebri, atau umum,
melibatkan kedua hemisfer otak. Manifestasi jenis ini bervariasi, tergantung bagian otak
yang terkena.
6. PERALATAN
a. Alat :
i. Tongue Spatel
ii. Infus Set
b. Bahan :
i. Obat-obatan
7. ALUR PROSES
8.
1 Petugas membebaskan jalan napas Medis &
Paramedis
2 Petugas meletakkan tongue spatel antara Medis &
kedua rahang supaya lidah tidak tergigit Paramedis
3 Petugas melonggarkan pakaian pelanggan Medis &
kejang demam Paramedis
4 Petugas menempatkan pelanggan pada posisi Medis &
supine (terlentang-miring) Paramedis
5 Petugas memberikan oksigen Medis &
Paramedis
6 Petugas memasang infus Medis &
Paramedis
7 Petugas memberikan obat-obatan anti kejang : Medis &
a. BB < 10 kg : 0,5mg/kgBB minimal 2,5 mg Paramedis
atau stesolit supposutoria 5 mg
b. BB > 10 kg : 0,5mg/kgBB minimal 7,5 mg
atau
stesolit suppustoria 10 mg
c. Bila dalam 20 menit tidak berhenti dapat
diulangi dengan dosis yang sama dan bila
dalam 20 menit tidak juga berhenti, ulangi
dosis yang sama tetapi im
8 Jika tidak ada diazepam dapat diberikan Medis &
fenobarbital (luminal) im/iv dengan dosis : Paramedis
a. Usia < 1 thn : 50 mg, dalam 15 menit tidak
berhenti ulangi dengan dosis 30 mg
b. Usia > 1 thn : 75 mg, dalam 15 menit tidak
berhenti ulangi dengan dosis 50 mg