Anda di halaman 1dari 16

A.

CARA SCAN FOTO DI PHOTOSHOP DENGAN CEPAT DAN MUDAH


1. Pastikan kalian buka Adobe Photoshop. Perhatikan pada menu bar dan tekan File >>
Import >> pilih scanner tertentu (saya memakai CanoScan LiDE 110). Kalian harus
menginstall driver scanner nya terlebih dahulu. Jika tidak, scanner kalian tidak akan tampil
pada pilihan import yang sudah disediakan
2. Lalu jendela Opsi Scanner akan terbuka. Pilih Pratinjau (preview) untuk melihat gambar
yang berada didalam scanner kalian.

3. Tunggu sampai proses selesai. Ingat! Jangan pernah membuka penutup dokumen pada
scanner saat sedang memindai dokumen, atau scanner tidak akan dapat mendeteksi apapun,
dan berdampak buruk terhadap scanner yang kalian gunakan,

4. Pilih Pindai (scan) untuk memulai proses scanning dan menyimpan hasil gambar. Kalian
pun dapat melakukan crop pada gambar dan tentukan area yang ingin diimpor kedalam Adobe
Photoshop.

5. Tunggu proses scanning sampai selesai. Untuk langsung melakukan save, klik saja File >>
Save / Save as (Ctlr+S) (Ctrl+Shift+S). Atau dapat juga kalian sunting terlebih dahulu
bilamana dokumen yang kalian scan tidak memiliki kualitas dan cahaya yang baik. Ingat juga!
Sama seperti proses pratinjau, proses pemindaian pun melarang membuka dokumen ketika
sedang menjalankan proses.

Tips: Setelah penggunaan scanner, pastikan scanner mati agar scanner dapat lebih awet.
Matikan saja scanner nya tanpa mencabut koneksi antara scanner dengan komputer. Dengan
itu, port pada komputer akan lebih terjaga dari

B. CARA INSTALASI WINDOWS 10 MENGGUNAKAN FLASHDISK

Sebelum kita membahas mengenai cara instal Windows 10, ada baiknya kita mengetahui dulu
sedikit mengenai Windows 10 ini.
Windows merupakan sebuah sistem operasi yang dikembangkan oleh perusahaan Microsoft.
Microsoft merupakan salah satu perusahaan dengan pendapatan terbesar di dunia saat ini.
Bahkan sang pendiri dan pemilik perusahaan ini menjadi orang terkaya di dunia saat ini.

Sistem operasi Windows ada banyak sekali versinya, dan hingga saat ini telah mencapai versi
windows 10. Windows 10 merupakan yang terbaru saat ini. Windows 10 diperkenalkan
kepada publik pada 30 September 2015 dan hingga akhirnya resmi dirilis pada 29 Juli 2015.

Windows 10 merupakan pengembangan dari Windows 8. Windows 10 diciptakan dengan


tujuan untuk mengatasi kekurangan dalam antarmuka. Semua kekurangan pada Windows 8
sebelumnya, telah diperbaiki dan dikemas sedemikian rupa di Windows 10 ini.

Pada 1 tahun sejak awal dirilis, pihak Microsoft membagikan Windows 10 ini secara gratis
tanpa harus melakukan aktivasi. Berikut beberapa penampakan atau tampilan dari windows
10.

Tampilan loading windows 10

Tampilan awal (Home Page) windows 10


Tampilan start windows 10

Tampilan windows explorer windows 10

Tampilan properties komputer


Spesifikasi minimim untuk menginstal Windows 10

 Processor: 1 gigahertz (GHz) or faster processor or SoC


 RAM: 1 gigabyte (GB) for 32-bit or 2 GB for 64-bit
 Hard disk space: 16 GB for 32-bit OS 20 GB for 64-bit OS
 Graphics card: DirectX 9 or later with WDDM 1.0 driver
 Display: 800x600
Persiapan sebelum melakukan instalasi Windows 10
 Flashdisk minimal ukuran 4GB (Jangan menggunakan flashdisk USB 3.0).
 Master OS windows 10 (Bisa didapatkan dengan cara mendownload atau meminta
kepada teman yang punya).

Oke untuk tahap pertama yang harus Anda lakukan yaitu membuat bootable flashdisk
windows 10. Membuat bootable ini akan dibantu dengan menggunakan software. Untuk
software yang digunakan, biasanya kami menggunakan aplikasi yang bernama Rufus.
Aplikasi rufus ini sangat simple dan ringan sekali, bahkan ukuran file-nya tidak mencapai 1
MB. Anda dapat mendownload aplikasi ini atau memintanya kepada teman yang punya.
Setelah aplikasi ini Anda dapatkan, selanjutnya langsung buka aplikasinya. Dan untuk tutorial
cara membuat bootable-nya bisa dengan mengikuti langkah-langkah pada artikel cara
membuat USB bootable flashdisk.

Setelah proses pembuatan bootable flashdisk benar-benar selesai, maka Anda harus me-restart
laptop. Langkah selanjutnya adalah Anda harus masuk ke sistem BIOS laptop. Untuk masuk
ke sistem BIOS, biasanya Anda akan disuruh untuk menekan sebuah tombol.
Kemudian muncul pertanyaan, tombol apa yang harus ditekan? Untuk tombol yang
harus ditekan, nantinya akan ada petunjuk dibagian kiri bawah layar kerja laptop. Petunjuk ini
akan muncul sesaat setelah tombol power laptop Anda tekan untuk menghidupkan laptop.
Setiap merk atau jenis laptop, akan berbeda-beda saat masuk ke BIOS. Untuk komputer
biasanya harus menekan tombol DEL, ESC, atau INSERT untuk masuk ke BIOS. Untuk
laptop, biasanya harus menekan tombol F1, F2, F3, F5, atau F10 untuk masuk ke BIOS.
Kebanyakan laptop biasanya menekan F2 untuk masuk ke BIOS.

Setelah berhasil masuk BIOS, maka pilihlah menu BOOT. Selanjutnya untuk urutan
Booting ke-1 dan ke-2 disesuaikan saja seperti pada gambar di bawah ini. Untuk urutan
Booting ke-3 dan seterusnya, mengikuti saja. Setelah selesai mengaturnya, maka save
pengaturannya dengan cara menekan tombol F10 (Kalau dilaptop saya). Atau Anda juga bias
memilih menu Exit pada BIOS.

Ada baiknya jika Anda mengecek terlebih dahulu apakah flashdisk sudah terbaca atau belum.
Caranya Anda harus masuk lagi ke sistem BIOS, kemudian memilih menu Boot. Apabila
flashdisk sudah terbaca di BIOS maka akan ada tulisan seperti dalam kotak merah pada
gambar di bawah ini, dan bebarti flashdisk telah siap digunakan untuk melakukan instalasi
windows 10. Exit kembali dari BIOS dan laptop akan otomatis melakukan restart.

Selanjutnya laptop akan restart secara otomatis. Dan akan muncul tampilan seperti gambar di
bawah ini. Kamu tidak perlu menekan tombol apapun, tunggu saja sampai selesai proses
loading ini.
Selanjutnya pada kotak Time and currency format gantilah menjadi Indonesian (Indonesia).
Setelah selesai, klik OK untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya.

Klik tombol Install Now untuk melanjutkan proses instalasi windows 10.

Pada tahap ini, Anda akan diminta untuk memasukkan nomor Product Key yang tertera pada
kotak pembungkus kaset original dari windows 10 ini. Jika Anda tidak mempunyai product
key windows 10, lewati saja langkah ini dengan cara mengklik tombol Skip.
Apabila ada tampilan seperti gambar di bawah ini, pilih saja yang windows 10
prokemudian klik Next. Dapat diketahui bahwa tampilan seperti di bawah ini akan muncul
tergantung dari master sistem operasi yang Anda gunakan untuk melakukan instalasi. Apabila
tidak ada tampilan seperti gambar di bawah ini juga tidak apa-apa, tidak akan mempengaruhi
proses penginstalan di tahap selanjutnya.

Tampilan di bawah ini merupakan tampilan License terms (Persyaratan lisensi) dari
pihakMicrosoft sebagai penanggung jawab dari sistem operasi windows 10 ini. Ada
baiknyajika Anda membaca persyaratan lisensi windows 10 ini terlebih dahulu dan kami
sarankan agar Anda mengerti bahasa Inggris. Tetapi jika tidak dibaca juga tidak apa-apa sih,
intinya Anda harus tau saja itu udah cukup.
Berikanlah centang pada kotak I accept the license terms, itu membuktikan bahwa
Anda setuju dengan persyaratan lisensi di atas. Kemudian dilanjutkan dengan mengklik
tombol Next.
Selanjutnya pilih opsi yang ke-2 yaitu Custom : Install windows only (advanced). Kenapa
memilih opsi yang ke-2? karena kita akan melakukan penginstalan windows 10 secara
keseluruhan. Kalau opsi yang ke-1 dipilih, berarti kita hanya memperbarui windows 10 yang
sebelumnya sudah diinstal.

Jika laptop Anda baru, maka tampilannya akan terlihat seperti pada gambar di bawah ini. Ini
menandakan bahwa harddisk laptop Anda masih baru. Maka pada tahap ini kita akan
membagi ukuran atau kapasitas harddisk menjadi beberapa bagian. Partisi ini dibuat dengan
tujuan agar data-data yang ada di laptop Anda akan lebih tersusun dengan rapi. Minimal
membuat 2 partisi dan maksimal sebanyak-banyaknya. Tapi disini kami menyarankan agar
hanya membuat 2 partisi saja, yang partisi pertama di alokasikan untuk menyimpan data-data
sistem sedangkan partisi kedua dialokasikan untuk menyimpan data-data pribadi, itu saja
sudah cukup kok jangan terlalu banyak membuat partisi.
Oke langsung saja mulai, klik New untuk membuat sebuah partisi baru.

Untuk partisi yang pertama ini akan digunakan untuk menyimpan data-data sistem. Untuk
ukuran minimal partisi yang pertama ini yaitu 16GB. Kami sarankan untuk membuat ukuran
partisi yang pertama ini di atas 50GB, buat jaga-jaga saja. Oke, setelah menentukan ukuran
partisi pertama ini, kemudian klik tombol Apply.

Apabila ada layar pemberitahuan seperti pada gambar di bawah ini, jangan panik dan jangan
khawatir. Anda tinggal klik saja tombol OK.

Oke, kita telah berhasil membuat satu buah partisi yang akan dialokasikan sebagai tempat
untuk menyimpan data-data sistem atau data-data penginstalan software.
Kita akan melanjutkan untuk membuat partisi yang kedua. Partisi yang kedua akan
dialokasikan untuk menyimpan data-data pribadi. Caranya, klik saja pada bagian sisa partisi
yang pertama tadi dan biasanya berada paling bawah (panah 1). Selanjutnya klik tombol New.

Pada kotak size (ukuran) biarkan saja tidak usah di atur. Kemudian langsung saja klik Apply.

Maka 2 buah partisi telah selesai dibuat. Untuk keterangan lebih jelasnya silahkan lihat pada
gambar di bawah ini.
Selanjutnya klik pada bagian partisi pertama yang dialokasikan untuk menyimpan data-data
sistem dan penginstalan. Kemudian klik tombol Next.
penginstalan dan proses meng-copy data-data penginstalan telah dimulai dan proses ini akan
membutuhkan waktu yang lumayan lama sekitar 20-30 menit. Tunggu sampai proses ini
benar-benar selesai.

Setelah tahap di atas selesai, maka laptop akan restart secara otomatis.

Setelah restart, maka windows akan otomatis melanjutkan tahap akhir penginstalan. Tunggu
saja proses ini sampai benar-benar selesai.
Setelah tahap penginstalan di atas selesai, maka pasti akan muncul tampilan seperti di
bawah ini. Anda akan kembali diminta untuk memasukkan Product Key original windows 10.
Jika tidak mempunyai product key original, maka Anda dapat melewati tahap ini dengan
langsung mengklik tombol Do this later.

Selanjutnya klik tombol Use Express Settings.

Lalu akan muncul tampilan sapaan awal dari windows 10. Tahap ini membutuhkan waktu
beberapa menit saja, tunggu saja hingga benar-benar selesai.
Kemudian sistem akan menanyakan, "Siapakah yang memiliki atau yang akan menggunakan
PC ini?". Karena disini kami menggunakan laptop sendiri, maka opsi kedua (I own it) yang
dipilih dan kemudian klik tombol Next.

Kemudian pada tahap ini kamu akan diminta untuk login menggunakan akun yang telah
didaftarkan ke situs Microsoft. Tetapi kamu juga bisa melewati tahap ini dengan cara klik
tombol Skip this step.

Kemudian Anda akan diminta untuk mengisikan nama komputer yang digunakan. Untuk
pengisiannya, Anda bebas ingin menuliskan apa saja yang nantinya akan menjadi nama
komputer Anda. Setelah selesai langsung saja klik Next.
Ini merupakan tahap akhir sebelum masuk ke halaman utama dari windows 10.

Dan inilah tampilan awal (Home Page) dari windows 10. Gimana, keren nggak? pastinya
keren dong ya.

Gambar di bawah ini merupakan tampilan dari menu Windows Explorer windows 10.
Sampai disini proses penginstalan windows 10 telah berhasil dan anda tinggal menikmati lagi
fitur-fitur canggih dan terbaru yang ada di windows 10 ini