Anda di halaman 1dari 16

PROPOSAL

PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA

PANCANA (Pancong Calon Sarjana):


Inovasi Kue Pancong Dengan Topping Selai Buah

Oleh:
Nandi Maulani Nashruddin K1C016030/2016
Dwi Setiawann Sutanto K1C015009/2015
Maulana Nur Ardian A1F016008/2016

UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN


PURWOKERTO
2017
LEMBAR PENGESAHAN PROPOSAL
1. Judul Usaha : PANCANA (Pancong Calon Sarjana)

2. Ketua Pelaksana
a) Nama lengkap : Nandi Maulani Nashruddin
b) NIM : K1C016030
c) Semester : 2 (dua)
d) Jurusan/Prodi : Fisika
e) Fakultas : MIPA
f) Alamat kos : Jalan Gunung Putri Karangwangkal, Purwokerto
Utara.
g) Alamat asal : Permata Hijau permai blok.BR2 no.2, Bekasi
Utara. Bekasi. 17125
h) No. Telepon : 087879306198
3. Pembimbing
a) Nama lengkap : Dr. Eng. Mukhtar Effendi
b) NIP : 197605152002121002
c) Pangkat/Gol. : IIID
d) Jabatan : Lektor
e) Jurusan/Prodi : Fisika
f) Fakultas : MIPA
g) No. Telepon : 081914967893
4. Jumlah Anggota : 2 (Dua)
5. Rencana Biaya
h) PMW : Rp 2.500.000
i) Sumber Lain : -
j) Total : Rp 2.500.000
Jangka
6. Jangka Waktu : 12 bulan
Pelaksanaan
Lokasi
7. Lokasi Usaha : Karangwangkal, Purwokerto Utara

Purwokerto, April 2017


Menyetujui
Dosen Pembimbing Ketua Tim

Dr. Eng. Mukhtar Effendi Nandi Maulani N


NIP. 197605152002121002 NIM. K1C016030
Menyetujui
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan alumni Fakultas MIPA

Dadan Hermawan, S.Si., Ph.D.


NIP. 19750221 200003 1 001
BAB I. PENDAHULUAN

A. Judul
“PANCANA (Pancong Calon Sarjana)”.

B. Analisis Situasi
Makanan merupakan kebutuhan primer manusia yang selalu dibutuhkan
oleh setiap manusia, oleh karena itu permintan pasar untuk produk pangan
sangatlah besar. Konsumen selalu menginginkan sesuatu yang baru dalam
setiap produk makanan, dengan begitu kami muncul dengan gagasan untuk
membuat usaha dibidang kuliner, yaitu kue pancong.
Kue pancong merupakan makanan khas yang berasal dari Kota Jakarta.
Namun kue ini juga lumayan terkenal didaerah Bekasi, namun dengan adonan
yang berubah menjadi seperti adonan kue cubit. Pelaku usaha kue pancong
yang berada di purwokerto dan sekitarnya sangatlah jarang, bahkan dapat
dihitung menggunakan jari. Dengan hal itu kami mengambil kesempatan yang
sangat baik ini untuk memulai usaha PANCANA dengan persaingan pasar
yang masih sedikit dan juga produk yang inovatif dalam segi rasa dibidang
kuliner yang kami tawarkan ini. PANCANA mempunyai inovasi,yaitu
menggunakan selai buah buahan sebagai topping, hal ini membuat produk ini
sehat dan bernilai gizi. Dengan banyaknya varian rasa buah dari kue pancong
ini membuat konsumen menjadi lebih tertarik untuk mencoba berbagai rasa
dari kue pancong yang kami hadirkan, kami sengaja membuat kombinasi rasa
buah untuk mencakup peluang pasar yang lebih besar. Inilah yang menjadi
dasar tingkat kejenuhan konsumen terhadap produk ini semakin kecil dan
diminati banyak orang.
Peluang usaha kue pancong ini sangatlah besar, apalagi usaha kami ini
akan didirikan disekitar area kampus yang terdapat banyak kalangan muda,
karena kalangan muda saat ini sangat tertarik dengan makanan baru dan
menarik dengan berbagai rasa yang kami sediakan tentunya, oleh karena itu
kami menawarkan harga yang sesuai dengan kantong mahasiswa namun dapat
diterima pula dalam segi rasa makanannya. Dengan begitu kami dapat
memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen yang dalam bidang pangan.

C. Perumusan Masalah
Kue pancong pada umumnya disajikan dengan varian rasa yang standar
yaitu cokelat, susu dan keju, masih sangat jarang usaha pembuatan kue
pancong yang dikombinasikan dengan rasa-rasa yang berbeda agar tetap
menarik. Mulai maraknya gaya hidup sehat dalam dewasa ini mendorong kami
untuk membuat inovasi kue pancong dengan varian rasa yang menarik. Dengan
adanya rasa yang fresh dari selai buah buahan tentu saja akan menarik
konsumen untuk mencobanya bahkan kembali lagi untuk memakannya.
Ketersediaan bahan sangatlah mudah didapatkan dari supplier selai buah yang
ada di Kota Purwokerto ini, hal ini sekaligus memberdayakan usaha local
didaerah ini. Konsep pemasaran yang kami lakukan adalah dengan membuat
gerai PANCANA, namun juga dapat dilakukan baik delivery order ataupun
online untuk mendapatan pasar yang lebih luas. kue pancong ini selain enak
dan menarik untuk dikonsumsi juga sehat dan bernilai gizi tinggi, karena kami
menggunakan bahan-bahan yang berkualitas tanpa menggunakan bahan
pengawet sehingga menarik konsumen dari berbagai kalangan baik mahasiswa
ataupun masyarakat.
D. Tujuan
Penulisan usulan kegiatan PMW ini bertujuan untuk:
1. Melatih mahasiswa UNSOED untuk menumbuhkan jiwa wirausaha dan
juga tanggung jawab
2. Meningkatkan kemampuan untuk menangkap peluang bisnis yang
terdapat dilingkungan sekitar
3. Memberdayakan masyarakat sekitar dengan membuka lapangan kerja
melalui bentuk kerjasama berwirausaha
4. Merintis wirausaha baru yang inovatif dalam bidang kuliner sebagai
bisnis yang memiliki prospek yang berkelanjutan
5. Memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang ada disekitar dengan
gaya hidup sehat
E. Luaran
Luaran yang diharapkan dari PMW ini adalah tersedianya produk pangan
berupa makanan kue pancong dengan berbagai sajian varian rasa yang unik dan
juga menarik yang tidak hanya enak namun juga sehat dan bernilai gizi tinggi
dengan menggunakan bahan yang berkualitas seperti selai yang berasal dari
buah buahan. Macam menu kue pancong yang disajikan kami pilih yang
sekiranya disukai oleh kalangan mahasiswa dan masyarakat luas, sehingga
diharapkan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, karena tingginya
permintaan dalam industri pangan dan maraknya gaya hidup sehat yang ada.

F. Kegunaan
PANCANA terbuat dari bahan yang berkualitas, tentu saja akan menarik
konsumen dengan menggunakan selai buah buahan yang tidak hanya enak dan
menarik, namun juga sehat dan juga bergizi untuk dikonsumsi masyarakat luas.
Produk ini juga dapat mengajak masyarakat untuk kembali menyukai makanan
tradisional dan menyukai buah buahan.
BAB II. PROFIL USAHA
A. Identitas Usaha
Nama Usaha : PANCANA (pancong calon sarjana)
Jenis Usaha : Kreatif dan Pemasaran
Produk : Kue Pancong
Tempat Usaha : Jl. A.Jaelani, Purwokerto Utara
Waktu Berdiri : April 2015
Kapasitas Produksi : 240 pieces / bulan
Jumlah Tenaga Kerja :3
Pemasaran : Target pasar utama usaha ini adalah kalangan
mahasiswa, masyarakat kampus serta, pelajar dan
anak anak. Pemasaran menggunakan media katalog
online, publikasi dan pamflet.
B. Identitas Pengusaha
a. Nama ketua : Nandi Maulani Nashruddin
Fakultas/angkatan : MIPA / 2016
Pengalaman usaha :-
b. Nama anggota : Dwi Setiawan Sutanto
Fakultas/angkatan : MIPA / 2015
Pengalaman usaha :-
c. Nama aggota : Maulana Nur Ardian
Fakultas/angkatan : Pertanian / 2016
Pengalaman usaha : - Penjual kue tart
C. Struktur Organisasi

Nandi Maulani
Nashruddin
Manager Utama

Dwi Setiawan Sutanto Maulana Nur Ardian


Kepala penyedia
Kepala Marketing
bahan baku dan
dan keuangan
kepala produksi

D. Susunan Personalia dan Tugas Kerja


Untuk meningkatkan kinerja usaha maka sumber daya yang dimiliki
harus dikelola dengan baik. Setiap personal memiliki bagian kinerja sendiri
dan struktur manajemen yaitu:
 Nandi Maulani Nashruddin, sebagai Manajer Utama. Memiliki tanggung
jawab antara lain: bertanggung jawab atas kelangsungan usaha,
mengarahkan dan member motivasi pada anggota, menjalin hubungan
kerja dengan mitra bisnis, dan bertanggung jawab untuk mengembangkan
usaha.
 Dwi Setiawan Sutanto, sebagai Kepala penyedia bahan baku dan kepala
produksi. Memiliki tanggung jawab antara lain: menjalin kerja sama
dengan kosumen, penyediaan bahan baku yang akan digunakan untuk
proses produksi, keberlangsungan usaha dari segi produksi, dan
memberikan pertimbangan berkaitan dengan kondisi usaha, terutama
mengenai produksi.
 Maulana Nur Ardian, sebagai Kepala Marketing dan keuangan. Memiliki
tanggung jawab antara lain: bertanggungjawab terhadap kegiatan
pemasaran, memberikan pertimbangan berkaitan dengan kondisi usaha,
terutama mengenai pemasaran, dan bertanggungjawab atas kelangsungan
usaha, mengatur arus kas masuk dan keluar, mengatur pemberian
kompensasi kepada anggota, dan memberikan pertimbangan berkaitan
dengan kondisi usaha, terutama mengenai keuangan.
BAB III.ANALISIS KELAYAKAN USAHA

A. Aspek Pasar dan Pemasaran

a. Wilayah pemasaran : Di wilayah kampus Unsoed dan sekitarnya.


b. Kelompok sasaran : Mahasiswa, masyarakat sekitar purwokerto
c. Pesaing /competitor : Penjual pancong dan penjual jajanan pasar
d. Strategi pemasaran : Langsung ke konsumen, promosi di
kampus, brosur, dan media sosial/online.

B. Aspek Teknik dan Teknologi


a. Sumber bahan baku
1. Adonan: tepung terigu, soda kue, baking powder, ragi instan, gula
pasir, maegarin, telur, air, garam.
2. Topping: Seali buah-buahan
b. Alat/mesin produksi: Cetakan kue pancong, kompor gas, dan spatula.
c. Alat pemasaran: Gerobak dagang
d. Proses produksi:
Proses produksi usaha kreatif diawali dengan penentuan detail
kemasan baik dari segi bentuk, volume dan ukuran kemasan, sehingga
dihasilkan kemasan yang proposional, terlihat elegan dan praktis.
Bersamaan dengan penentuan detail kemasan, ditentukan pula desain
kemasan dan label yang akan digunakan sehingga menghasilkan desain
yang menarik sehingga konsumen tertarik unuk membeli produk.
Proses produksi dilanjut dengan pembelian bahan yang digunakan
baik kemasan, kue pancong dan selai. Bahan ini disiapkan untuk
proses produksi selanjutnya. Proses selanjutnya adalah pembuatan
adonan kue pancong sebelum dijajakan, lalu kue pancong akan dibuat
langsung saat konsumen datang. Proses selanjutnya adalah packing,
pada proses ini dimasukan kue pancong kedalam kemasan.
e. Kapasitas Produksi
Kapasitas produksi kue pancong ini dengan menggunakan cetakan
berukuran 18x19 yang memiliki 12 lubang, kapasitas sekali panggang
12 buah. Dengan 12 lubang cetakan dapat menjadi 2 porsi kue
pancong. Per minggu dapat memproduksi sampai 60 porsi, sehingga
kapasitas produksi per bulan dengan waktu 3 hari kerja per minggu
menjadi 240 porsi per bulan.
f. Pengawasan Mutu
Pengawasan mutu dilakukan dengan cara menggunakan bahan
dengan kualitas yang terbaik, sehingga kue pancong yang dihasilkan
lebih sehat dan bernilai gizi, serta selalu menjaga kebersihan dari alat-
alat yang digunakan pada saat produksi.

C. Aspek Manajemen Usaha


a. Jumlah pengelola atau tenaga kerja.
Jumlah tenaga kerja 3 orang.
b. Sistem pembagian dan waktu kerja
Waktu kerja efektif selama 3 hari (jumat-minggu) dengan porsi kerja 5
jam per hari.
c. Sistem Gaji/Upah
Kami akan menggunakan sistem bagi hasil untuk tiap anggota tim
setiap sebulan sekali.
D. Aspek keuangan (Finansial)

Aspek Keuangan usaha kratif “PANCANA (Pancong Calon Sarjana)”

1. Modal dan Sumber Modal


 Modal yang dibutuhkan : Rp 2.500.000

 Sumber Modal
Modal PMW : Rp 2.500.000
2. Biaya Investasi
a. Biaya Sarana
Harga Jumlah
Nama/Barang
No. Kuantitas Satuan Satuan (Rp)
Kebutuhan
(Rp)
1. Kompor 1 Unit 148.000 148.000
Selang dan 1 Unit 95.000 95.000
2.
Regulator
3. Tabung Gas 1 Unit 125.000 125.000

4. Baskom 1 Unit 12.000 12.000

5. Cetakan 2 Unit 82.500 165.000

6. Teko 1 Unit 16.000 16.000

7. Meja dagang 1 Unit 180.000 180.000

8. Spanduk 1,5x1 m 1 Unit 45.000 45.000

9. Kuas 1 Unit 6.000 6.000

10. Sendok sayur 2 Unit 8.000 16.000

11. Kaitan kue 1 Unit 5.000 5.000

12. Mixer 1 unit 160.000 160.000

Total 973.000

b. Biaya Variabel
Harga Jumlah
Nama
No. Kuantitas Satuan Satuan (Rp)
Barang/Kebutuhan
(Rp)
1. Tepung terigu 40 Kg 9.000 360.000

2. Baking powder 1 1/2 Kg 23.000 34.500

3. Soda kue 1 1/2 Kg 20.000 30.000

4. Ragi instan 35 Pcs 142.000 142.000

5. Gula pasir 14 Kg 16.000 224.000

6. Selai strawberry 1 Kg 31.000 31.000

7. Selai nanas 1 Kg 32.500 32.500

8. Selai blueberry 1 Kg 35.000 35.000

9. Selai apel 1 Kg 18.000 18.000

10. Telur ayam 20 Kg 16.000 320.000

11. Margarin 6 Kg 20.000 120.000


12. Box kemasan 360 Pcs 180.000 180.000

Total 1.527.000

1. Analisis Pendapatan Perbulan

 Penerimaan Harga Jual “PANCANA (Pancong Calon Sarjana)” @ Rp.


5.000,00
= Quantity x price
= 480 pcs x Rp.5.000,-
= 2.400.000
 Total biaya Produksi
= 2.400.000 – 1.527.000
= 873.000
 Analisis R/C
= Penerimaan total/ biaya produksi total
= 2.400.000 / 1.527.000
= 1.6
Perhitungan diatas menunjukan bahwa usaha kreatif “kue pancong”
memiliki nilai R/C lebih besar dari 1. Artinya setiap pengeluaran modal Rp 1
akan menghasilkan sebesar Rp 1.6, Sehingga dapat disimpulkan bahwa usaha
ini layak di usahakan dan menguntungkan

BAB IV. KEBERLANJUTAN USAHA

A. Sistem Pengelolaan Usaha


Pengelolaan usaha memiliki visi “High Quality, High Taste, Low Price”
disini kami menekankan makanan yang dibuat dengan bahan-bahan yang
berkualitas dan bersih akan menghadirkan kualitas rasa yang terbaik pula, dengan
manajemen bahan yang baik biaya produksi dapat ditekan dan menyentuh
berbagai kalangan masyarakat. Kualitas produk dan rasa yang nikmat menjadi
prioritas kami meskipun tanpa menggunakan bahan pengawet dan bahan
berbahaya untuk pangan.
Misi dalam pengelolaan usaha kue pancong ini adalah:
1. Melakukan kontrol terhadap kualitas produk secara rutin
2. Melakukan diversifikasi rasa maupun konsumen
3. Memberikan pelayan yang terbaik kepada konsumen
4. Menerapkan sistem bagi hasil yang adil dan keterbukaan dalam
pengelolaan.
Pengelolaan usaha ini dilakukan secara produksi rumahan dengan operasional
produksi dilakukan di Purwokerto, strategi pemasaran dengan media online,
membuat delivery order disekitar daerah produksi dengan minimal pembelian
yang ditentukan.

B. Badan Usaha
Usaha PANCANA (Pancong Calon Sarjana) ini bergerak dibidang industri
yaitu perusahaan yang menghasilkan barang melalui suatu proses produksi dari
bahan mentah atau bahan setengah jadi menjadi barang baru dengan bentuk dan
kualitas yang berbeda dari aslinya. Badan usaha ini didirikan oleh tiga orang
dengan masing-masing anggota bertanggung jawab penuh atas keberlanjutan
usaha ini. Modal berasal dari PMW,serta laba/keuntungan dibagikan kepada
anggota sesuai jam kerja dan kinerja anggota selama masa operasional.

BAB V. JADWAL KEGIATAN

Tabel 4. Tabel Jadwal Kegiatan Pelaksanaan PMW


Jenis Kegiatan Bulan I Bulan II Bulan Bulan Bulan V Bulan
III VI VI

Koordinasi
Patner Usaha
Pembelian
peralatan dan
infrastruktur
Penentuan
model kemasan
dan desain
kemasan
Persiapan
bahan bahan
dan teknis
produksi
Produksi

Pemasaran
produk
Penyusunan
Laporan
Evaluasi

BAB VI. PERENCANAAN BIAYA

Bahan habis pakai Rp 1.527.000

Peralatan penunjang Rp 677000

Jumlah Rp4.002.000

LAMPIRAN

Lampiran 1. Biodata

1. Daftar Riwayat Hidup Ketua

Nama Lengkap : Nandi Maulani Nashruddin

NIM : K1C016030

TTL : Jakarta, 29 Juli 1998

Fak/Jurusan : MIPA/Fisika
Jabatan : Manager Utama

Alamat Rumah : Permata hijau permai blok.BR2 no.2, Bekasi Utara.


Bekasi. 17125

Nomor HP : 087879306198

Alamat E-mail : nandimaulani29@gmail.com

Pengalaman usaha :-

2. Anggota 1

Nama Lengkap : Dwi Setiawan Sutanto

NIM : K1C015009

TTL : Cilacap, 22 maret 1997

Fak/Jurusan : Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam / Fisika

Jabatan : Kepala Penyedia Bahan Baku dan Kepala Produksi

Alamat Rumah : Teratai Griya Asri Blok B2/23 RT. 15 RW. 04 Kel. Legok
Kec. Legok Kab. Tangerang

Nomor HP : 082137755722

Alamat E-mail : dwisetiawansutanto@yahoo.co.id

Pengalaman usaha :-

3. Anggota II

Nama Lengkap : Maulana Nur Ardian

NIM : A1F016008

TTL : Sukabumi, 15 Mei 1998

Fak/Jurusan : Pertanian/Ilmu dan Teknologi Pangan

Jabatan : Manajer Operasional & Personalia


Alamat Rumah : Jl. Pelabuhan II, Km.12, Pangleseran, Kec. Gunungguruh,
Kab. Sukabumi

Nomor HP : 085726748277

Alamat E-mail : maul.ardi48@gmail.com

Pengalaman usaha : -Jual kue tart ulang tahun


-Penyewaan kostum

Lampiran 2. Dosen Pendamping

Daftar Riwayat Hidup Dosen Pembimbing


Nama : Dr. Eng. Mukhtar Effendi
NIP/NIK : 197605152002121002
Tempat dan Tanggal Lahir : Sukoharjo, 15 Mei 1976
Agama : Islam
Golongan/pangkat : III D
Alamat : Perum Bumi Tanjung Elok, Jl. Jati Raya No. 99
Purwokerto 53143
Telp/Faks : 081914967893
Alamat E-mail : mukhtar.effendi@gmail.com

Lampiran 3. Gambaran Rencana Usaha