Anda di halaman 1dari 2

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

5.1

Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, maka diperoleh

kesimpulan sebagai berikut :

1. Perbandingan beton normal dengan komposisi campuran 1 : 2 : 3 menghasilkan :

a. Mutu umur 7 hari

: 95,173 Kg/cm2

b. Mutu umur 28 Hari

: 167,687 Kg/cm2

c. Kekedapan 7 hari

: 9,906 %

d. Kekedapan 28 Hari

: 7,497 %

2. Perbandingan beton normal dengan komposisi campuran 1,5 : 2 : 3 menghasilkan :

a. Mutu umur 7 hari

: 158,622 Kg/cm2

b. Mutu umur 28 Hari

: 181,283 Kg/cm2

c. Kekedapan 7 hari

: 7,929 %

d. Kekedapan 28 Hari

: 6,273 %

3. Perbandingan beton normal dengan komposisi campuran 1,75 : 2 : 3 menghasilkan :

a. Mutu umur 7 hari

: 163,155 Kg/cm2

b. Mutu umur 28 Hari

: 190,347 Kg/cm2

c. Kekedapan 7 hari

: 7,007 %

d. Kekedapan 28 Hari

: 5,079 %

28 Hari : 190,347 Kg/cm2 c. Kekedapan 7 hari : 7,007 % d. Kekedapan 28 Hari
28 Hari : 190,347 Kg/cm2 c. Kekedapan 7 hari : 7,007 % d. Kekedapan 28 Hari

FT. USB-YPKP

V - 96

4.

Pengaruh perbandingan komposisi campuran dengan makin besar nya penggunaan semen

maka kekedapan pun bisa berkurang.

5.2

Saran

1. Dalam proses pembuatan benda uji pada beton diperlukan quality control yang

sangat baik dari mulai mix desain yang dibuat, pembuatan benda uji di lapangan,

hingga pada proses pencetakan benda uji. Jika campuran benda uji tidak merata

akan meningkatkan kemungkinan terjadi porositas dan komposisi agregat kasar

dan agregat halus yang tidak seimbang.

2. Saat memasukan air pada pengecoran perlu dikaji ulang, bisa dilihat dari keadaan

agregat halus dan agregat kasar jika dalam kondisi basah maka penggunaan air

harus perlahan dimasukan saat pengecoran, lihat jika adonan campran beton

sekiranya cukup mencapai slump yang diinginkan maka penggunaan air tidak

perlu sampai full sesuai dengan mix desain rencana.

3. Untuk

pengujian

beton,

diperlukan

fasilitas

penunjang

yang

lengkap

di

laboratorium seperti alat uji kuat tekan yang mempunyai kapasitas tinggi.

4. Disarankan mengunakan jenis semen lain selain Tiga Roda yang peneliti gunakan,

dapat menggunakan jenis semen Gresik, Semen Padang dan jenis semen Portland

lainnya.

peneliti gunakan, dapat menggunakan jenis semen Gresik, Semen Padang dan jenis semen Portland lainnya. FT. USB-YPKP
peneliti gunakan, dapat menggunakan jenis semen Gresik, Semen Padang dan jenis semen Portland lainnya. FT. USB-YPKP

FT. USB-YPKP

V - 97