Anda di halaman 1dari 4

1.1 Latar Belakang

BAB 1

PENDAHULUAN

Tas umumnya digunakan disebagian besar sistem pendidikan untuk membawa

buku dan peralatan belajar lainnya (Bettany-Saltikov and Cole, 2011). Di negara

maju lebih dari 90% anak- anak membawa tas ke sekolah (Drzał-Grabiec

2013). Beragam

jenis

tas dibuat

untuk

memenuhi

kebutuhan

pelajar,

et al,

namun

sebagian

besar orang tua kurang

atau bahkan tidak memperhatikan

pemilihan

desain tas untuk anak. Berdasarkan penelitian pendahuluan yang telah dilakukan di

dua sekolah dasar di Desa Brondong, terdapat dua desain tas yang sering digunakan

oleh pelajar yaitu backpack dan single shoulder bag. Desain tas yang terkait dengan

beban yang dibawa akan mempengaruhi sistem penahan beban oleh tubuh, dimana

berat tas maksimal yang direkomendasikan untuk anak usia sekolah dasar adalah

10% dari berat badan (Drzał-Grabiec et al, 2013). Selama ini penelitian mengenai

tas

lebih

banyak

dihubungkan

dengan

kelainan

tulang

belakang,

sedangkan

pengaruhnya terhadap sistem penopang beban lainnya yaitu struktur lengkung kaki

masih sangat minim di publikasikan (Pau et al, 2011).

Berdasarkan penelitian

yang dilakukan

Gong et al (2010), penggunaan

tas

berpengaruh

terhadap

distribusi

berat

pada

kaki.

Tas

yang

penggunaannya

bertumpu

pada dua pundak

dan tas yang

bertumpu

pada satu pundak

akan

menimbulkan efek yang berbeda pada tekanan kaki. Begitu pula dengan berat tas,

juga akan berpengaruh terhadap kondisi muskuloskeletal seseorang (Drzał-Grabiec

et al, 2013). Hasil penelitian

yang dilakukan oleh Pau et al (2011) didapatkan

1

2

bahwa membawa tas (dengan berat tertentu)

dengan tanah sampai 10%.

meningkatkan

bidang kontak kaki

Banyak penelitian menyebutkan bahwa penggunaan tas yang tidak ergonomis

mempengaruhi kondisi muskuloskeletal.

Baik itu keluhan nyeri punggung,

bahu

dan ketidaknyamanan

saat menggunakan ransel yang berat (Kyung et al, 2015;

Gong et al, 2010), selain itu terdapat efek yang lebih merugikan yaitu berubahnya

strukur lengkung tulang belakang, keseimbangan dan kinerja tubuh terganggu, serta

posisi

berdiri

menjadi

abnormal

(Vidal

et al, 2013). Lengkung

telapak

kaki

merupakan salah satu komponen yang juga dapat terpengaruh oleh penggunaan tas

yang tidak ergonomis, bahkan pada penelitian oleh Drzał-Grabiec et al tahun 2013

didapatkan deformitas penyusun lengkung kaki pada penggunaan tas dengan beban

10% berat badan anak. Padahal lengkung

kaki atau foot arch penting

untuk

mendukung tubuh mendistribusikan berat badan diantara tumit dan bantalan kaki

selama berdiri maupun berjalan, selain itu juga dapat melindungi kaki dari luka

(Idris, 2005; Xiong et al, 2010; Selley, Stephens, dan Tate, 2008; Moore dan Agur,

2002). Meskipun saat ini belum

ada penelitian

penggunaan

tas dengan

munculnya

kelainan

yang mengkaji

lamanya

waktu

anatomi

kaki, namun

mengenal

manifestasi dan pencegahan dini sangat penting untuk mengatasi kasus ini (Idris,

2005).

Berdasarkan uraian di atas dan hasil penelitian sebelumnya

bahwa terdapat

penurunan

lengkung

telapak

kaki yang signifikan

pada penggunaan

backpack

seberat 10% berat badan, maka pada penelitian ini penulis akan meneliti pengaruh

jenis tas terhadap kesimetrisan lengkung telapak kaki pada anak usia 11-13 tahun

yang diukur menggunakan Clarke’s angle.

3

1.2 Rumusan Masalah

Bagaimana

pengaruh jenis tas terhadap kesimetrisan

pada anak usia 11-13 tahun ?

1.3 Tujuan Penelitian

1.3.1 Tujuan umum

lengkung

telapak kaki

Mengetahui pengaruh jenis tas terhadap kesimetrisan lengkung telapak

kaki pada anak usia 11-13 tahun.

1.3.2 Tujuan khusus

a. Mengetahui

perbedaan

rata-

rata

sudut

lengkung

kaki

pada

penggunaan tas dengan jenis berbeda untuk masing- masing lengkung

medial telapak kaki kanan dan kiri.

1.4 Manfaat Penelitian

1.4.1 Manfaat akademis

Bagi penelitian selanjutnya dapat digunakan sebagai dasar bahwa salah

satu faktor yang mempengaruhi kesimetrisan lengkung kaki pada anak

adalah tipe tas sekolah yang digunakan.

1.4.2 Manfaat klinis

Penelitian

ini

dapat digunakan

sebagai

intervensi

sederhana

dengan

mencegah pemakaian tas yang tidak ergonomis pada anak.

4

1.4.3 Manfaat bagi masyarakat

Memberikan

informasi

bahwa tipe tas sekolah dapat mempengaruhi

kesimetrisan pada lengkung kaki anak, sehingga diharapkan para orang

tua memperhatikan penggunaan tas sekolah yang tidak ergonomis.