Anda di halaman 1dari 7

STRATEGI AKUISISI PERPUSTAKAAN KHUSUS

LEMBAGA PENELITIAN

Diampu oleh:
Susanti Agustina, S.Sos., M.I.Kom.
Miyarso Dwi Aji, M.I.Kom

Disusun oleh:
Muhammad Nurfadillah
1703555

Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Infrmasi


Departemen Kurikulum dan Teknologi Pendidikan
Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Pendidikan Indoensia
2018
DAFTAR ISI

1. Jenis Perpustakaan..................................................................................3
2. Misi divisi akuisisi perpustakaan khusus................................................3
3. ISBN & ISSN..........................................................................................4
4. Strategi Program Sumbangan Buku Perpustakaan Khusus.....................4
5. Standar Operating Procedural pekerjaan akuisisi perpustakaan ............5
6. Daftar Pustaka.........................................................................................7

2
1. Perpustakaan khusus
Perpustakaan khusus yang dimaksud adalah perpustakaan lembaga
penelitian. Perpustakaan ini menyediakan bahan pustaka dan sumber
informasi lain tentang hasil penelitan atau informasi untuk kebutuhan
penelitian dengan subjek tertentu yang sesuai dengan lembaga tersebut.

2. Misi divisi akuisisi perpustakaan khusus


Misi divisi akuisisi adalah untuk berkontribusi terhadap layanan
perpustakaan dan profesionalisme dengan mendorong, mendukung, dan
mempromosikan kegiatan perpustakaan yang berkaitan dengan akuisi dan
kontrol bibliografi.

Dalam mengembangkan koleksi, diperlukan divisi akuisisi memiliki misi


sebagai berikut:
a. Melakukan penyeleksian bahan pustaka atau sumber informasi yang
sesuai dengan segmentasi kebutuhan pemustaka.
b. Membuat kebijakan pengembangan koleksi sebagai acuan tindakan
dalam mengembangkan koleksi.
c. Melakukan evaluasi koleksi untuk menilai kekurangan dan kelebihan
koleksi perpustakan dari segi kualitas dan kuantitas agar menjadi acuan
program akuisisi kedepannya
.
Secara khusus, koleksi dapat dimiliki dengan cara pembelian, berlangganan
dan hibah.
a. Pembelian
Pembelian bahan pustaka dapat dilakukan langsung dari penjual sesuai
dengan bahan pustaka yang dibutuhkan. Pembelian juga dapat
dilakukan dengan metode lelang penawaran, yaitu bekerjasama dengan
lembaga yang mampu menyediakan bahan pustaka sesuai kesepakatan.
Metode lelang ini dilakukan bila bahan pustaka yang akan dibeli
berjumlah banyak.

b. Berlangganan
Perpustakaan dapat berlangganan dengan penyedia sumber informasi
seperti e-journal, majalah, dan lainnya.

c. Hibah dan kerjasama


Bahan pustaka dapat diperoleh dari hibah lembaga lain atau kerjasama
dengan perpustakaan lain dalam saling menukar koleksi.

3
3. Mendapatkan nomor identifikasi ISBN & ISSN

1. ISBN bisa didapati dengan mengajukan permohonan secara online di


http://isbn.perpusnas.go.id/ atau manual kepada Perpustakaan Nasional
dengan dilengkapi persyaratan berupa:
a. Mengisi formulir surat pernyataan disertai dengan stempel penerbit
dengan menunjukan bukti legalitas penerbit atau lemnaga yang
bertanggung jawab.
b. Membuat surat permohonan atas nama penerbit (berstempel) untuk
buku yang akan diterbitkan
c. Mengirimkan atau melampirkan fotocopy:
1) Halaman judul
2) Balik halaman judul
3) Kata pengantar
4) Daftar isi

2. ISSN bisa didapati dengan melakukan pendaftaran secara online di


http://issn.pdii.lipi.go.id dan terlebih dahulu mempersiapkan
kelengkapan berikut:
a. Membuat surat permohonan
b. Mengirimkan dua eksemplar terbitan terakhir apabila sudah
diterbitkan dan tiga lembar fotocopy sampul depan majalah yang
akan terbit lengkap dengan penulisan volume, nomor, dan tahun
terbit dalam angka arab
c. Satu lembar fotocopy daftar isi yang akan terbit
d. Satu lembar fotocopy daftar dewan redaksi
e. Mengisi formulir bibliografi majalah dan formulir evaluasi yang
disediakan PDII, kemudian dikirim melalui email.

4. Strategi program sumbangan dan sumber daya.

a. Strategi progaram sumbangan perpustakaan lembaga penelitian

1) Kebutuhan koleksi
koleksi yang akan disumbangkan harus sesuai dengan
kebutuhan perpustakaan dan pemustakanya. Maka harus
dilakukan survei untuk mengetahui kebutuhan tersebut.

2) Seleksi
Setelah diketahui kebutuhan perpustakaan dan
pemustakanya maka dilakukan proses seleksi koleksi yang akan
disumbangkan. Proses seleksi ini dilakukan agar koleksi yang
disumbangkan sesuai dengan apa yang dibutuhkan.

3) Penyaluran
Koleksi yang telah diseleksi selanjutnya langsung disalurkan
kepada perpustakaan yang membutuhkan sumbangan.

4
b. Sumber daya sumbangan buku
1) Perpustakaan PDII LIPI
Alamat : Jl Jenderal Gatot Subroto Nomor 10
Provinsi : DKI Jakarta

2) Perpustakaan Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI


Alamat : Jl. Raya Jakarta-Bogor No. 507, Cibinong, Bogor
Provinsi : Jawa Barat
Telepon : (021) 8751527

3) Perpustakaan Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi


Alamat : Jl. Raya Kendalpayak km 8, PO Box 66 Malang 65101
Telepon : (0341) 801468

4) Perpustakaan Badan Tenaga Nuklir Nasional


Alamat : Kawasan PUSPIPTEK, Serpong, Tangerang Selatan
Telepon : (021)7560575

5. Standar Operating Procedural pekerjaan akuisisi perpustakaan

1. Fungsi-fungsi tradisional pembuatan urutan


a. Bahan pustaka yang diterima akan diatur sesuai standar.
b. Mengklasifikasi bahan pustaka yang diterima.

2. Penerimaan
a. Bahan pustaka diterima oleh pustakawan.
b. Petugas memberikan paraf di kartu.
c. Petugas menyerahkan lembar tanda terima untuk buku yang
datang.
d. Petugas memberikan bahan pustaka yang diterima ke bagian
pengolahan.

3. Check-in
a. Petugas mencocokan faktur dengan bahan pustaka.
b. Petugas memeriksa identitas bahan pustaka.
c. Petugas memeriksa fisik bahan pustaka.
d. Petugas mencatat bahan pustaka di buku induk.

4. Klaim
a. Petugas memberikan stempel pada bahan pustaka baru.
b. Stempel tanda kepemilikan diletakan dihalaman paling depan
atau sesudah sampul.
c. Stempel tidak menutupi tulisan dan atau teks.

5. Pembatalan
a. Petugas membuat surat pemberitahuan pembatalan.

5
b. Dalam penulisan surat di dalamnya harus disertakan nomor,
tujuan, alasan pembatalan, permohonan maaf, dan ucapan terima
kasih

6. Penghitungan dana
a. Petugas mencari bahan pustaka dan mencari agen yang sesuai
dengan anggaran dana.
b. Membuat rancangan anggaran untuk koleksi.
c. Membuat laporan dana yang telah dipakai untuk pengadaan
koleksi.

6
Daftar Referensi

Basuki, Sulistyo. 1993. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta : PT


Gramedia Pustaka Utama.

Wulandari, Prita dan Ratna Gunarti. 2014. Pedoman penyelenggaraan


layanan ISBN, ISMN, KDT dan barcode Perpustakaan Nasional RI. Jakarta:
Perpustakaan Nasional RI.

Informasi Registrasi ISBN dalam laman


http://isbn.perpusnas.go.id/Home/InfoRegistrasi

Informasi mengenai ISSN pada laman http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi

Darmono. 2009. Pengembangan Standard Operating Procedures (SOP)


untuk Perpustakaan Perguruan Tinggi. http://library.um.ac.id/index.php/Artikel-
Pustakawan/. Diakses pada 25 Desember 2018.