Anda di halaman 1dari 2

No.

Revisi Halaman
RUPTURA UTERI
0/0 2/3

No. Dokumen : No. Revisi Halaman


RS ISLAM BONTANG Keb/032/RSIB/SPO/XI 0/0 1/4
/2016
Ditetapkan oleh :

STANDAR Tanggal Terbit Direktur Utama RS Islam Bontang

PROSEDUR

OPERASIONAL 25 November 2016 dr. Ary Sigit Pranoto

NIK. 021 104 150

Robeknya dinding rahim pada saat kehamilan atau persalinan dengan atau
PENGERTIAN
tanpa robeknya peritonium.

TUJUAN Mencegah terjadinya syok.

SK Direktur No 093U/SK/PT-RSIB/XI/2015 tentang pemberlakuan panduan


KEBIJAKAN pelayanan keperawatan di Rumah Sakit Islam Bontang

1. Jalur intravena besar (no. 16 atau 18) untuk mengatasi syok dengan
resusitasi cairan dan darah.
2. Berikan antibiotika dan Oksigenasi.
PROSEDUR 3. Laparatomi: tindakan histerektomi subtotalis atau histeroterafi
bergabung pada bentuk, jenis dan luas robekan.
 Histerektomi subtotalis: bila fungsi reproduksi tidak diharapkan,
kondisi buruk yang membahayakan ibu.

No. Dokumen :
Keb/031/RSIB/SPO/XI/
2016
Histerektomi subtotalis/supravaginal merupakan tindakan hemostatis segera
karen aruptur uteri merupakan keadaan akut/emergensi sehingga tidak
dianjurkan melakukan histerektomi totalias.
- Repair uterus/histerorafi: bila wanita muda, masih mengharapkan fungsi
reproduksinya, kondisi klinis stabil, ruptur yang tidak komplikasi.
1. Rekurensi 4-10%, disrankan seksio sesaria elektif pada kehamilan 36
minggu atau maturitas pada janin telah terbukti.
2. Ruptura uteri imminens :
 Hentikan / kurangi kontraksi rahim ( hentikan drip Oksitosin ), berikan
oksigen 4-6 liter/ menit.
 Berikan analgetika yang reaksinya cepat ( misalnya kaltrofen
supositoria), sekaligus dapat berfungsi sebagai tokolitik ( anti
prostaglandin ).
 Melahirkan bayi secepatnya, bila memenuhi syarat diusahakan agar
dapat melahirkan per-vagianam dan bila syarat tidak terpenuhi dapat
segera dilakukan tindakan seksio sesarea.