Anda di halaman 1dari 34

Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

BAB II
PERHITUNGAN PERALATAN DAN BIAYA

Dalam perencanaan ini direncanakan penggunaan peralatan dan biaya untuk


pekerjaan subgrade, subbase, base dan surface. Pekerjaan subgrade meliputi
pekerjaan clraring, stripping, cut dan fill serta pemadatan. Pekerjaan subbase dan base
meliputi pekerjaan pangangkutan material, penebaran dan pemadatan.

2.1 Clearing

Clearing adalah pekerjaan pembersihan permukaan tanah dari rerumputan dan


pepohonan. Pada daerah galian (cut), pembersihan tanah permukaan dilakukan
bersama-sama dengan stripping. Sedangkan pada daerah bebas pandangan hanya
dilakukan pekerjaan pembersihan saja. Tanah hasil clearing ini akan ditumpuk di
luar daerah milik jalan yang kemudian akan dibuang ke disposal place. Peralatan
yang digunakan adalah Buldozer dengan kemampuan clearing 350 m2/jam. Produksi
satu hari kerja dengan 45 menit/jam kerja efektif 10 jam perhari. Luas daerah yang
harus diclearing adalah:
= (2+1,5+3,75+3,75+1,5+2) x 461
= 14,5 m x 461 m
= 6684,5 m2

 Produktivitas 1 hari kerja = 10 jam/hari x 350 m2/jam


= 3500 m2/hari
6684, 5 m 2
 Jumlah hari kerja = = 2 hari
3500m 2 / hari
Jadi bila digunakan satu buah dozer, maka pekerjaan clearing dapat
diselesaikan dalam waktu 2 hari.

19 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

 Biaya pelaksanaan clearing


- Harga bulldozer Rp 1.210.000.000,- / buah
- Biaya operasional yang berasal dari bahan bakar, pemeliharaan, upah operator
dan lain-lain diperkirakan 100 % dari waktu penyusutan 5 tahun.
- Jadi biaya pelaksanaan clearing adalah:
1
- Biaya operasional = 2 hari x 10 jam x x (100% + 100%)
10000
x Rp1.210.000.000
= Rp 4.840.000,-
- Biaya breakdown = 5 % x Rp 4.840.000,- = Rp 242.000,-
- Jumlah biaya = Rp 4.840.000,-+ Rp 242.000,-
= Rp 5.082.000,-
- Biaya overhead = 20% x Rp 5.082.000,- = Rp 1.016.400,-
- Biaya total = Rp 5.082.000,- + Rp 1.016.400,-
= Rp 6.098.400,-

2.1 Stripping

Stripping adalah pekerjaan penggusuran tanah permukaan (top soil). Stripping


dilakukan untuk membuang tanah humus. Tebal stripping yang diambil adalah 20 cm.
Setelah pekerjaan stripping dilaksanakan tanah hasil stripping akan digusur keluar
daerah milik jalan sejauh 100 m. Dari hasil perhitungan kubikasi diperoleh volume
stripping 2544,75 m3(alam).
Peralatan yang digunakan 1 buah buldozer dengan ketentuan :

- Model bulldozer = D7G


- Ukuran blade = 3,65 x 1,274 (m x m)
- Kapasitas blade = 4,2 Icm = 4,2 m3
- Diperkirakan waktu kerja efektif 45 menit/jam.

20 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

Kondisi kerja : jarak gusur : 100 m ( jarak maximum yang digali )


: tipe tanah : tanah biasa
: effisiensi kerja : 45 menit/jam

 Perhitungan jarak :
𝑣𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 𝑡𝑎𝑛𝑎ℎ 𝑘𝑒𝑎𝑑𝑎𝑎𝑛 𝑎𝑙𝑎𝑚
a. Jarak gali = 𝑡𝑒𝑏𝑎𝑙 𝑔𝑎𝑙𝑖𝑎𝑛 𝑥 𝑝𝑎𝑛𝑗𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑙𝑎𝑑𝑒

Tebal Stripping = 20 cm
2.96
Jarak Gali = 0,20 𝑥 3,65 = 4,05 m

b. Tinggi penebaran supaya didapatkan tebal padat 20 cm


1,39 x 20 cm = 27,8 cm = 0,278 m ( angkut )
𝑣𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 𝑡𝑎𝑛𝑎ℎ 𝑙𝑒𝑝𝑎𝑠
Jarak penebaran = 𝑥 𝑡𝑒𝑏𝑎𝑙 𝑝𝑒𝑛𝑒𝑏𝑎𝑟𝑎𝑛
𝑝𝑎𝑛𝑗𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑙𝑎𝑑𝑒
3,70
= 3,65 𝑥 0,278 = 3,65

c. Jarak kembali = jarak gali + jarak penebaran + jarak angkut


= 4,05 + 3,65 + 100 = 107,7
 Volume siklus bulldozer
q = (tinggi blade)2 × lebar blade
= (1,274) 2 × 3,65
= 5,9m3
 Perkiraan waktu :
- Waktu menggali, dipakai gigi 1 = 1,6 MPH = 1,6 x 1,609 = 43 m/menit
4,05
Waktu menggali = = 0,094
4,3

- Waktu mengangkut, dipakai gigi 3 = 3,2 MPH = 85,9 m/menit


100
Waktu angkut = 85,9 =1,164

- Waktu menebar, dipakai gigi 2 =2,2 MPH = 59 m/menit


3,65
Waktu menebar = = 0,061
59

- Waktu kembali, dipakai gigi 4 = 5,4 MPH = 145 m/menit

21 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

107,7
Waktu kembali = = 0,74
145

- Waktu ganti persnelling/tetap Z = 1 menit


Waktu siklus dozer = 0,094 + 1,164 + 0,061 + 0,74 + 1 = 3,06

 Produktivitas
- Produktivitas sesungguhnya :
Faktor konvensi volume tanah
Lepas f = 1,25

Produktivitas untuk tanah lepas:

45
Q = 3,06 𝑥 5,9 = 21,83 m3/jam

 Produktivitas kerja/jam = 21,83 m3/jam


 Produksi perhari = 10 jam /hari x 21,83 m3/jam = 218,3 m3/hari
 Volume total stripping = 2544,75 m3

2544, 75 m 3
 Lamanya pekerjaan stripping = =11, 65 » 12 hari
218, 3 m3 / hari

Jadi, jika digunakan satu bulldozer maka pekerjaan dapat dilaksanakan dalam
waktu 12 hari.

 Biaya pelaksanaan stripping

- Harga bulldozer = Rp 1.800.000.000,00/buah


- Biaya BD = 12 hari x 10 jam x1/10.000 x (100% + 100%)x Rp
1.800.000.000,00
= Rp 43.200.000,-
- Biaya breakdown = 5 % x Rp 43.200.000,- = Rp. 2.160.000,-
- Jumlah biaya = Rp 43.200.000,- + Rp. 2.160.000,-

22 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

= Rp 45.360.000,-
- Biaya overhead = 20% x Rp 45.360.000,- = Rp 9.072.000,-
- Biaya total = Rp 45.360.000,-+ Rp 9.072.000,-
= Rp 54.432.000,-

2.1.1 Pengangkutan Tanah Stripping

Dari hasil perhitungan ini, diperoleh tanah hasil stripping sebesar 2544,75 m3
yang akan diangkut ke disposal place yang berjarak rata-rata 2 km dari lokasi proyek.

Sesuai dengan peralatan yang digunakan:


- 1 Power shovel (PS) ukuran 3/4 cuyard = 0,75x 0,765x 1,75 = 0,99≈ 1 ton
- Dump truck (DT) berkapasitas 4 ton
- Kondisi kerja : jarak angkut : 2000 m
- Waktu muat/pengisian power shovel per bucket rata-rata 1 menit
- Waktu menuang termasuk manuver dump truck yaitu 2 menit
- Kecepatan DT = 30 km/jam
- Harga power shovel = Rp 320.000.000,-.
- Harga dump truck = Rp 260.000.000,-.
- Volume stripping = 2544,75 m3 (alam)
= 1,25 x 2544,75 = 3180,9 m3 (lepas)
- Volume bucket PS = 1 ton
Volume DT
- Waktu muat PS = x Ws PS x Waktu kerja efektif
Volume PS

4 60
= x 1 menit x = 5 menit
1 45
- Waktu perjalanan dump truck pp + waktu menuang:

2 km
= 2 x60  2 menit  10menit
30 km / jam

23 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

 Waktu siklus DT = 5 + 10 = 15 menit

- Jumlah dump truck yang dapat dilayani oleh 1 PS:


15
=  3 DT
5
- Jumlah trip yang dapat dilakukan oleh 1 dump truck per hari:
10  45
=  24 trip
15
 Produktivitas dump truck per hari:
= 3 DT x 24 x 4 ton = 288 ton
-
Jumlah jam kerja power shovel per hari:

= 3 DT x 24 x 5 menit = 360 menit = 8 jam

 Jumlah hari kerja keseluruhan:


3180, 9
= =11hari
288
 Pembiayaan pengangkutan stripping:
- Biaya PS = 11 x 8 x 1/10.000 x (100% +100%) x Rp. 320.000.000,-
= Rp 5.632.000,-
- Biaya DT = 3 x 16 x 8 x 1/10.000 x (100% + 135%) x Rp. 260.000.000.-
= Rp 23.462.400,-
- Biaya Breakdown = 5% x Rp 23.462.400,- = Rp 1.173.120,-
- Jumlah biaya = Rp 5.632.000,- + Rp 23.462.400,- + Rp 1.173.120,-
= Rp 30.267.520,-
- Biaya Overhead = 20% x Rp 30.267.520,- = Rp 6.053.504,-
- Biaya Total = Rp 30.267.520,- + Rp 6.053.504,-

= Rp 36.321.024,-

Bila menggunakan :

24 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

PS 1 1/2 cuyd = 1 1/2 x 0,765 x 1,75 = 2 ton


DT = 6 ton

Volume DT
- Waktu muat PS = x Ws PS x Waktu kerja efektif
Volume PS

6 60
= x 1 menit x = 4 menit
2 45
- Waktu perjalanan dump truck pp + waktu menuang:

2 km
= 2 x60  2 menit  10menit
30 km / jam

 Waktu siklus DT = 4 + 10 = 14 menit

- Jumlah dump truck yang dapat dilayani oleh 1 PS:


14
=  4 DT
4
- Jumlah trip yang dapat dilakukan oleh 1 dump truck per hari:
10  45
=  26 trip
14
 Produktivitas dump truck per hari:
= 4 DT x 26 x 6 ton = 624 ton
-
Jumlah jam kerja power shovel per hari:

= 4 DT x 26 x 4 menit = 416 menit = 9,25 jam = 10 jam

 Jumlah hari kerja keseluruhan:


3180, 9
= = 5hari
624

 Pembiayaan pengangkutan stripping:


- Biaya PS = 5 x 10 x 1/10.000 x (100% +100%) x Rp. 320.000.000,-

25 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

= Rp 3.200.000,-
- Biaya DT = 4 x 8 x 10 x 1/10.000 x (100% + 135%) x Rp. 260.000.000.-
= Rp 19.552.000,-
- Biaya Breakdown = 5% x Rp 19.552.000,- = Rp 977.600,-
- Jumlah biaya = Rp 3.200.000,- + Rp 19.552.000,- + Rp 977.600,-
= Rp 23.729.600,-
- Biaya Overhead = 20% x Rp 23.729.600,- = Rp 4.745.920,-
- Biaya Total = Rp 23.729.600,- + Rp 4.745.920,-

= Rp 28.475.520,-

Jadi dari perhitungan diatas lebih menguntungkan jika menggunakan PS (11/2)


dan DT (6 ton) yaitu Rp 28.475.520,- dengan waktu pengerjaan 5 hari

2.2 Pekerjaan Subgrade

2.2.1 Daerah Galian (Cut)

Pada pekerjaan ini terdapatdaerah cut, yaitu sta 1+071 s/d sta 1+532. Total
volume untuk daerah galian (cut) ini adalah 7990,6 m3.

Alat yang digunakan untuk menggali adalah power shovel, dan untuk
mengangkut adalah dump truck. Berikut ini adalah spesifikasi untuk power shovel
(PS) dan dump truck (DT) :
- Volume Pitrun = 1,75 t/ m3
- Volume bucket PS = PS 1 1/2 = 1 ½ x 0,765 x 1,75 ton = 2 ton
- Volume DT = 4 ton
- Tinggi galian = 3 m (kedalaman optimum 100 %)
- Swing = 0,91

26 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

- Kecepatan rata-rata dump truck = 30 km/jam


- Waktu memuat dan mengisi per bucket PS = 1 menit
- Waktu menuang dump truck = 2 menit
- Waktu efektif kerja = 45 menit/jam
- Harga power shovel = Rp 320.000.000,-.
- Harga dump truck = Rp 260.000.000,-.

Power shovel
- Perhitungan waktu
- Volume cut = 7990,6 m3(lepas)

volumeDT
- Waktu muat PS = x Ws PS x Waktu kerja efektif
volumePS
4ton 60menit
= x1menitx = 3 menit
2ton 45menit
- Waktu perjalanan dump truck (pp) + waktu menuang
5 km
= 2 x60  2 menit  22menit
30 km / jam

- Waktu siklus DT = 3 menit +22 menit =25 menit

- Jumlah dump truck yang dapat dilayani oleh sebuah PS:


25
=  9 DT
3
- Jumlah trip yang dapat dilakukan oleh sebuah dump truck per hari:
10 jam  45menit
=  15 trip
25
- Jumlah angkutan per hari:
= 9 DT x 15 x 4 ton = 540 ton

- Jam kerja PS perhari = 15 trip x 9 DT x 3 menit= 405 menit

27 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

405 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡
- Jam kerja perhari = 45 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡/𝑗𝑎𝑚 = 9 jam

- Produktivitas dump truck perhari


= Jumlah trip x jumlah DT x volume DT
= 15 x 9 x 4 ton
= 540 ton/hari
- Jumlah hari kerja keseluruhan:
𝑣𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒𝑐𝑢𝑡 7990,6 ton
= = = 14,7 hari = 15 hari
𝑝𝑟𝑜𝑑𝑢𝑘𝑡𝑖𝑣𝑖𝑡𝑎𝑠𝐷𝑇 540 𝑡𝑜𝑛/ℎ𝑎𝑟𝑖

- Perhitungan biaya
- Biaya PS = 15 x 9 x (1/10.000) x (100% + 100%) x Rp 320.000.000
= Rp 8.640.000,-
- Biaya DT = 15 x 9 x 9 x (1/10.000) x (135%+100%) x Rp260.000.000
= Rp 74.236.500,-
- Biaya breakdown DT = 5% x Rp 74.236.500,- = Rp 3.711.825,-
- Jumlah biaya = Rp 8.640.000,- + Rp 74.236.500,- + Rp 3.711.825,-
= Rp 86.588.325,-
- Biaya overhead = 20% x Rp 86.588.325,- = Rp 17.317.665,-
- Biaya total = Rp 86.588.325,- + Rp 17.317.665,-
= Rp 103.905.990,-
Bila menggunakan :
PS 1 1/2 cuyd = 1 1/2 x 0,765 x 1,75 = 2 ton
DT = 6 ton

volumeDT
- Waktu muat PS = x Ws PS x Waktu kerja efektif
volumePS

28 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

6ton 60menit
= x1menitx = 4 menit
2ton 45menit
- Waktu perjalanan dump truck (pp) + waktu menuang
5 km
= 2 x60  2 menit  22menit
30 km / jam

- Waktu siklus DT = 4 menit +22 menit =26 menit

- Jumlah dump truck yang dapat dilayani oleh sebuah PS:


26
=  7 DT
4
- Jumlah trip yang dapat dilakukan oleh sebuah dump truck per hari:
9 jam ´ 45menit
= =14 trip
26
- Jumlah angkutan per hari:
= 7 DT x 14 x 6 ton = 588 ton

- Jam kerja PS perhari = 14 trip x 7 DT x 4 menit= 392 menit

392 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡
- Check = 45 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡/𝑗𝑎𝑚 = 9 jam

- Produktivitas dump truck perhari


= Jumlah trip x jumlah DT x volume DT
= 14 x 7 x 6 ton
= 588 ton/hari
- Jumlah hari kerja keseluruhan:
𝑣𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒𝑐𝑢𝑡 7990,6 ton
= = = 13,58 hari = 14 hari
𝑝𝑟𝑜𝑑𝑢𝑘𝑡𝑖𝑣𝑖𝑡𝑎𝑠𝐷𝑇 588 𝑡𝑜𝑛/ℎ𝑎𝑟𝑖

- Perhitungan biaya
- Biaya PS = 14 x 9 x (1/10.000) x (100% + 100%) x Rp 320.000.000

29 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

= Rp 8.064.000,-
- Biaya DT = 14 x 7 x 9 x (1/10.000) x (135%+100%) x Rp260.000.000
= Rp 53.890.200,-
- Biaya breakdown DT = 5% x Rp 53.890.200,- = Rp 2.694.510,-
- Jumlah biaya = Rp 8.064.000,- + Rp 53.890.200,- + Rp 2.694.510,-
= Rp 64.648.710,-
- Biaya overhead = 20% x Rp 64.648.710,- = Rp 12.929.742,-
- Biaya total = Rp 64.648.710,- + Rp 12.929.742,-
= Rp 77.578.452,-

Jadi dari perhitungan diatas lebih menguntungkan jika menggunakan PS (1 1/2)


dan DT (6 ton) yaitu Rp 77.578.452,- dengan waktu pengerjaan 14 hari

2.2.1.1 Pemadatan/Compaction Daerah Galian (Cut)

Tanah yang sudah dilakukan pengusikan baik oleh pekerjaan cut ataupun fill,
sudah berlepasan butirannya. Oleh karena itu, perlu dilakukan usaha pemadatan untuk
memadatkannya kembali sehingga mampu menahan beban yang berada di atasnya
serta usaha perataan agar didapat ketinggian muka tanah yang sama. Pemadatan
hanya dilakukan pada bagian konstruksi saja.

Peralatan yang digunakan adalah tandem roller dengan berat 10 ton.


Spesifikasi tandem roller adalah sebagai berikut :

- Lebar roda gilas = 1,8 m


- Jumlah lintasan (n) = (6 – 8) pass diambil 7 pass
- Kecepatan (T) = (4 – 6) km/jam diambil 5 km/jam
- Over lapping = 1/5 bagian dari roda gilas = 0,2 m
- Lebar roda gilas efektif (Le) = 2/3 bagian dari roda gilas = 1,2 m

30 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

- Jam kerja efektif = 45 menit / jam


45
- Efisiensi (f) = x 100 %  75 %  0,75
60
- Satu hari kerja efektif = 9 jam

 Luas permukaan tanah yang dapat dipadatkan per jam (F) adalah :
f x Le x T 0,75 x 1,2 x 5000
F=   642,86 m 2 /jam
N 7
 Produksi perhari = 642,86 m2/jam x 9 jam/hari
= 5785,74 m2/hari
 Luas perkerasan yang dipadatkan 6684,5 m2
6684, 5
Lama pekerjaan = =1hari
5785, 74
 Perhitungan biaya
1
- Biaya operasional = (100 % + 100 %) x Rp 600.000.000,00
10000
= Rp. 120.000,00 per jam
- Biaya pelaksanaan = 1 hari x 9 jam x Rp. 120.000,00 = Rp 1.080.000,-
- Overhead = 20% x Rp. 1.080.000,-= Rp 216.000,-
- Biaya Total = Rp. 1.080.000,- + Rp 216.000,-
= Rp 1.296.000,-

31 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

2.2.2 Daerah Timbunan (Fill)


2.2.2.1 Pengangkutan Tanah Fill

Pada pekerjaan jalan ini dari STA 1+071 sampai 1+532 terdapat pekerjaan
timbunan setinggi 15 m3. Jadi pada pekerjaan ini alat yang digunakan adalah 1
scraper.

- Volume scraper (loose) = 8 x 1,20 m3 = 9,60 m3


Vol.peres (struck) 8
- Jarak Muat = dalamgalian x panjang pisau = 0,1 x 2,5 = 32 meter

Vol.loose 9,6
- Jarak Tebar / buang = tebar urug x panjang pisau = 0,20 x 2,5 = 19,20 meter

- Berat scaper = 10 Ton

- Berat muatan = 10,40 Ton

- Total = 20,40 Ton


32
- Waktu muat gigi ke 1 = 260∶60 = 0,815 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡

19,20
- Tebar/buang gigi 1= 2360∶60 = 0,485 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡

- Waktu swing /manuver 2 kali a’ 0,4 menit = 0,800 menit

- Waktu tetap pindah gigi, percepatan dll = 1,100 menit

Total = 3,800 menit


2 𝑥 300
Waktu tetap = 8000∶60 = 4,5 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡

Dengan demikian waktu yang dibutuhkan pulang pergi scraper yang ditarik
traktor adalah : 3,50 + 4,50 = 8,00 menit

Faktor kerja/efisiensi misalnya 45 menit/jam dengan demikian banyak trip yang


dapat dilakukan per jam adalah 45/8 = 5,62 kali.

Produksi Scraper = 5,62 x 8,00 m3 = 44,96 m3


- Berat traktor 16,600 lbs = 8,30 ton

32 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

- Berat scraper kosong = 10 Ton


- Maka berat traktor +scraper = 19,30 Ton (short)
- Berat muatan (10,40 : 0,907)= 11,50 Ton
- Total = 30,80 Ton
30,80 x 70
- Untuk mengatasi RR = 0,453x0,907 = 5200 𝑙𝑏𝑠

- Untuk percepatan = 20 x 30,80 = 616 lbs


- Total = 5816 lbs
- Pada keadaan kosong rimpull yang diperlukan :
(19,30:30,80) x 5200 lbs = 3260 lbs
untuk percepatan = 19,30 x 20 = 386 lbs
Total rimpull = 3846 lbs
Dimuati untuk ini gear 3rd = 6,8 mph
Kosong untuk gear 4 th = 10,9 mph
Waktu tetap untuk gandengan ini dapat diambil sama kombinasi scraper +
crowler traktor, sebab dibantu push dozer saat memuat.
Waktu tetap = 3,5 menit
300x 60
Menuju ke tempat dumping =6,8 x 100 = 1,7 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡
300
- Menuju ke tempat dumping = (10,9x 1600):60 = 0,9 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡

- Waktu siklus : ( 3,5 + 1,7 + 0,9 ) = 6,1 menit


- Bilamana faktor kerja = 82% maka jumlah trip per jam adalah :
60
82% 𝑥 = 8 trip.
6,1

Dengan demikian hasil produksi scraper per jam 8x8 m3 =64 m3


Volume DT
- Waktu muat PS = x Ws PS x Waktu kerja efektif
Volume PS

4 60
= x 1 menit x = 5,3 menit
1 45

- Waktu perjalanan DT pp + waktu menuang :

33 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

5 km
= 2 x60  2 menit  22menit
30 km / jam
- Jumlah jam kerja power shovel per hari:
= 15 trip x 6 DT x 5,3 menit = 477 menit
477 menit
- Check = = 10,6 jam > 9 jam tidak memenuhi
45menit / jam

Maka jumlah trip dump truck dikurangi menjadi 9 trip saja.

- Jam kerja PS perhari = 14 trip x 5 DT x 5,3 menit = 397,5 menit

397,5 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡
- Check = 45 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡/𝑗𝑎𝑚 =8,8 jam < 9 jam OK

- Produktivitas dump truck perhari


= Jumlah trip x jumlah DT x volume DT
=14 x 5 x 4
= 280 m3/hari
- Jumlah hari kerja keseluruhan:
𝑣𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒𝑓𝑖𝑙𝑙 15𝑚3
= 𝑝𝑟𝑜𝑑𝑢𝑘𝑡𝑖𝑣𝑖𝑡𝑎𝑠𝐷𝑇= 280 𝑚3 /ℎ𝑎𝑟𝑖 = 1 hari

- Perhitungan biaya
- Biaya PS = 1 x 9 x (1/10.000) x (100% + 100%) x Rp 320.000.000
= Rp 576.000,-
- Biaya DT = 1 x 5 x 9 x (1/10.000) x (135%+100%) x Rp260.000.000
= Rp 2.749.500,-
- Biaya breakdown DT = 5% x Rp 2.749.500,- = Rp 137.475,-
- Jumlah biaya = Rp 576.000,- + Rp 2.749.500,- + Rp 137.475,-
= Rp 3.462.975,-
- Biaya overhead = 20% x Rp 3.462.975,- = Rp 692.595,-
- Biaya total = Rp 3.462.975,- + Rp 692.595,-

34 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

= Rp 4.155.570,-

2.3 Pekerjaan Sub Base Course

Lingkup pekerjaan pada sub base course ini adalah pengangkutan, penebaran,
dan pemadatan material.

2.3.1 Pengangkutan material sirtu

Lapisan sub base terdiri dari bagian perkerasan dan bahu jalan. Pada
perencanaan ini, jalan mempunyai luas yaitu (2+1,5+3,75+3,75+1,5+2) x 461 m
=6684,5 m2. Jalan ini dianggap jalan baru sehingga pada pengoperasian alat tidak
terganggu oleh lalu lintas lain. Dalam hal ini pekerjaan sub base course dapat
dilakukan sekaligus 2 arah. Tempat material berjarak rata-rata 2 km dari lokasi
pekerjaan. Material sirtu ini ditumpuk setiap jarak 100 m, kemudian disebarkan
dengan menggunakan motor grader yang dimulai dari jarak terjauh. Peralatan yang
digunakan wheel loader dandump truck dengan spesifikasi:
- Volume dump truck = 4 ton
- Kecepatan rata-rata dump truck = 30 km/jam
- Waktu kerja = 10 jam/hari
- Waktu efektif = 45 menit/jam
- Harga wheel Loader = Rp 715.000.000,-
- Harga dump truck = Rp 260.000.000,-
- Volume material = Luas x tebal penghamparan

Tebal penghamparan dalam keadaan lepas, sehingga:


h = 1,17 x D3= 1,17 x 25 cm = 29,25cm = 0,2925 m

35 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

V= L x h = 6684,5 x 0,2925 = 1.973 m3

- Perhitungan waktu
1.973 m3
- Volume sejarak 100 m = =19, 73m 2
100 m
- Jarak angkut = 0,3 km + 2 km = 2,3 km
- Waktu muat wheel loader diasumsikan 3 menit.
- Waktu menuang dump truck diasumsikan 2 menit.
- Waktu perjalanan dump truck (pp) + waktu menuang
2,3 km
= 2 x60  2 menit  11,2 menit
30 km / jam

 Waktu siklus dump truck = 3 menit + 11,2 menit = 14,2 menit


14, 2
- Jumlah dump truck yang dilayani oleh 1 WL = = 3DT
5
10 jam ´ 45menit
- Jumlah trip dump truck/hari = = 31, 6 = 32trip
14, 2
- Jam kerja wheel loader/hari = 32 trip x 3 DT x 3 menit = 288 menit
288 menit
- Check = = 6.4 < 10 jam
45menit / jam
 Produktivitas dump truck/hari = jumlah trip x jumlah DT x volume DT
= 32 x 3 x 4 ton = 368 m3
1.973 m3
 Jumlah hari kerja keseluruhan = = 6,1 ≈ 6 hari
368m3 / hari
 Perhitungan Biaya Material
- Biaya material = Rp.244.400,- x 1 m3 = Rp.244.400,-
- Jumlah material yang diperlukan = 2268 m3 x Rp.244.400,-
= Rp.554.299.200
 Perhitungan Biaya Peralatan

36 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

- Biaya WL = 6 x 10 x (1/10.000) x (100% +100%) x Rp 715.000.000


= Rp 8.580.000,-
- Biaya DT = 6 x 10 x 4x (1/10.000) x (135% +100%) x Rp 260.000.000
= Rp 14.664.000,-
- Breakdown DT = 5% x Rp 14.664.000= Rp 733.200,-
- Jumlah = Rp 8.580.000,-+ Rp 14.664.000,- + Rp 733.200,-
= Rp 23.977.200,-
- Overhead = 20% x Rp 23.977.200
= Rp 4.795.440,-
- Biaya total = Rp 23.977.200,- + Rp 4.795.440,-
= Rp 28.772.640,-

2.3.2 Penebaran material sirtu

Penebaran dilakukan dengan menggunakan motor grader. Penebaran ini terdiri


dari beberapa daerah tumpukan sirtu pada badan jalan. Spesifikasi motor grader yang
digunakan adalah sebagai berikut:

13',6"
3',1,5"

3',1,5"

Gambar 3.2 Blade

- Panjang blade 13’ 6” = (13 x 0,305) m + (6 x 0,0254) m = 4,1 m

37 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

- Sisi tegak 3’ 1,5” = (3 x 0,305) m + (1,5 x 0,0254) m = 0,953 m


- Sisi dasar 3’ 1,5” = (3 x 0,305) m + (1,5 x 0,0254) m = 0,953 m
- Volume blade = 4,1 x ½ (2 x 0,953)
= 3,7 m3 (lepas)
= 3,7 x 0,8 = 2,96 m3 (alam)
= 3,7 x 0,72 = 2,67 m3 (padat)
- Kecepatan tebar = 59,0 m/menit
- Kecepatan kembali = 144,8 m/menit
- Waktu kerja = 10 jam/hari
- Waktu efektif = 45 menit/jam
- Harga motor grader = Rp 660.000.000,-
 Perhitungan waktu
- Volume sirtu yang akan ditebar (tebal sirtu = 25 cm = 0,25 m)
= 14,5 m x 0,25m x 1,17 x 461 m= 1955,2 m3 (lepas)
- Tebal padat = 25cm = 0,25m
- Tinggi penebaran = 0,25 m x 1,17 = 0,29 m
a. Waktu tebar
3,7𝑚3
- Jarak tebar = 4,1 𝑚× 0,29 𝑚 = 3,6 m
3,6 𝑚
- Waktu tebar = 59 𝑚/𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡 = 0,06 menit

b. Waktu kembali
- Jarak kembali = 14,5 m + 3,6 m = 18,1 m
18,1 𝑚
- Waktu kembali = 144,8 𝑚/𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡 = 0,125 menit

c. Waktu tetap, termasuk waktu yang hilang karena pemindahan gigi dan lain
sebagainya diambil 1 menit.
- Waktu siklus terkoreksi = 110% x (0,06 + 0,125 + 1) menit
= 1,303 menit
45 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡/𝑗𝑎𝑚
- Produktivitas perjam = × 3,7𝑚3 = 127,782m3/jam
1,303 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡

38 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

- Produktivitas perhari = 10 jam x 127,782 m3/jam = 1022,256 m3/hari


1955,2 m3
- Lama pekerjaan = = 1,91 ≈ 2 hari
1022, 256m3 / hari
 Perhitungan Biaya
1
- Biaya operasional = (100 % + 100 %) x Rp 660.000.000,00
10000
= Rp 132.000,-
- Biaya pelaksanaan = 2 hari x 10 jam x Rp. 132.000,00 = Rp.2.640.000.,-
- Overhead = 20% x Rp. 2.640.000,- = Rp 528.000,-
- Biaya Total = Rp. 2.640.000,- + Rp 528.000,- = Rp 3.168.000,-

2.3.3 Pemadatan material sirtu

Karena alat pemadatan yang tersedia hanya 1 buah, maka pekerjaan dibagi 2
pias.Setelah pias pertama selesai baru dilanjutkan pada pias kedua. Alat yang
digunakan adalah tandem roller dengan spesifikasi sebagai berikut:
- Lebar roda gilas = 1,8 m
- Jumlah lintasan (n) = 6 – 8 pass, diambil 7 pass
- Kecepatan (T) = 4 – 6 km/jam, diambil 5 km/jam
- Over lapping = 1/5 bagian dari roda gilas = 0,2 m
- Lebar roda gilas efektif = 2/3 bagian dari roda gilas = 1,2 m
- Jam kerja efektif = 45 menit / jam
45
- Efisiensi = 60 × 100% = 75% = 0,75

- Waktu kerja = 10 jam/hari


- Harga tandem roller = Rp 600.000.000,-

 Perhitungan waktu
- Luas permukaan tanah yang akan dipadatkan:

39 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

= 14,5 m x 461 m = 6684,5 m2 (2 pias)


- Tebal padat = 25cm = 0,25 m
- Tinggi penebaran = 0,25 m x 1,17 = 0,3 m
- Banyak lapisan = 0,3 m/0,1783 m = 1,64 ≈ 2 lapis
- Luas permukaan tanah yang dapat dipadatkan per jam (F) adalah:
Le= 0,60 (karena sewaktu penggilasan terjadi overlapping)

𝑓×𝐿𝑒×𝑇 0,75 ×1,2 𝑚×5000 𝑚


F= = = 642,85 m2/jam
𝑁 7

2 𝑙𝑎𝑝𝑖𝑠×6684,5𝑚2
- Waktu yang dibutuhkan = 10 𝑗𝑎𝑚/ℎ𝑎𝑟𝑖×642,85 𝑚2 /𝑗𝑎𝑚 = 2,07 hari ≈ 2 hari

 Perhitungan biaya
- Biaya operasional = 1/10000 (100 % + 100 %) x Rp 600.000.000
= Rp 120.000/jam
- Biaya pelaksanaan = 2 hari x 10 jam x Rp 120.000,- = Rp 2.400.000,-
- Overhead = 20% x Rp 2.400.000,- = Rp 384.000,-
- Biaya total = Rp 2.400.000,-+ Rp 384.000,- = Rp 2.784.000,-

2.4 Pekerjaan Base Course

Lingkup pekerjaan pada base course ini adalah pengangkutan, penebaran, dan
pemadatan material.

2.4.1 Pengangkutan material batu pecah

Lapisan base hanya dibuat di daerah perkerasan saja. Pada perencanaan ini
jalan dianggap mempunyai luas sama, yaitu: dengan lebar badan jalan 2 x 3,75m.
Bahu jalan pada masing-masing sisi 1,5 m dan 2 m untuk saluran x 461 m =
6142,5m2. Tempat material berjarak 2 km dari lokasi pekerjaan. Material diangkut

40 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

dengan DT untuk tebal lapisan base rencana 15 cm dan faktor padat ke lepas 1,17.
Material batu pecah ini ditumpuk setiap jarak 100 m, kemudian ditebarkan dengan
menggunakan motor grader yang dimulai dari jarak terjauh. Peralatan yang digunakan
1 buah wheel loader dan dump truck dengan spesifikasi:
- Volume DT = 4 ton
- Kecepatan rata-rata DT = 30 km/jam
- Waktu kerja = 10 jam/hari
- Waktu efektif = 45 menit/jam
- Harga WL = Rp 715.000.000,-
- Harga DT = Rp 260.000.000,-
- Volume material = Luas x tebal penghamparan

Tebal penghamparan dalam keadaan lepas,


h = 1,2 x D2 = 1,2 x 20 cm = 20 cm = 0,20 m
V= L x h = 6.142,5 x 0,20 = 1.228,5 m3 (lepas)
 Perhitungan waktu
1.228, 5 m3
- Volume sejarak 100 m = = 12,285 m
100m 2
- Jarak angkut = 2 km + 0,3km = 2,3 km
- Waktu muat WL diasumsikan 3 menit.

- Waktu menuang DT diasumsikan 2 menit.


- Waktu perjalanan DT (pp) + waktu menuang
2,3 km
` =2 x60  2 menit  11,2 menit
30 km / jam

- Waktu siklus dump truck = 3 menit + 11,2 menit = 14,2 menit


14, 2
- Jumlah dump truck yang dilayani oleh 1 WL = = 3DT
5

41 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

10 jam ´ 45menit
- Jumlah trip dump truck/hari = = 31, 69 = 32trip
14, 2
- Jam kerja wheel loader/hari = 32 trip x 3 DT x 3 menit = 288 menit
288 menit
- Check = = 6.4 jam
45menit / jam
- Produktivitas dump truck/hari = jumlah trip x jumlah DT x volume DT
= 32 x 3 x 4 ton = 384 m3
1228, 5 m3
-Jumlah hari kerja keseluruhan = = 3,3 ≈ 4 hari
384 m3 / hari
 Perhitungan Biaya Material
- Biaya material = Rp.456.700,- x 1 m3 = Rp.456.700,-
- Jumlah material yang diperlukan = 1.228,5 m3 x Rp.456.700,-
= Rp 572.112.450,-

 Perhitungan Biaya Peralatan


- Biaya Wheel loader
= 4 hari x 10 jam x (1/10.000) x (100% +100%) x Rp 715.000.000,-
= Rp 5.720.000,-
- Biaya Dump truck
= 4 hari x 10 jam x 4 DT x (1/10.000) x (135%+100%) x Rp 260.000.000,-
= Rp 9.776.000,-
- Breakdown DT = 5% x Rp 9.776.000,-
= Rp 488.800,-
- Jumlah = Rp 5.720.000,- + Rp 9.776.000,- + Rp 488.800,-
= Rp 15.984.800,-
- Overhead = 20% x Rp 15.984.800,- = Rp 3.196.960,-
- Biaya total = Rp 15.984.800,- + Rp 3.196.960,-
= Rp 19.181.760,-

42 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

2.4.2 Penebaran material batu pecah

Penebaran dilakukan dengan menggunakan motor grader. Penebaran ini


dilakukan pada beberapa daerah tumpukan pada badan jalan. Spesifikasi motor grader
yang digunakan adalah sebagai berikut:

13',6"
3',1,5"

3',1,5" Gambar 3.3 Blade


- Panjang blade 13’ 6” = (13 x 0,305) m + (6 x 0,0254) m = 4,1 m
- Sisi tegak 3’ 1,5” = (3 x 0,305) m + (1,5 x 0,0254) m = 0,953 m
- Sisi dasar 3’ 1,5” = (3 x 0,305) m + (1,5 x 0,0254) m = 0,953 m
- Volume blade = 4,117 m x ½ (2 x 0,953 m)
= 3,7 m3 (lepas)
= 3,7 x 0,8 = 2,96 m3 (alam)
= 3,7 x 0,72 = 2,67 m3 (padat)
- Kecepatan tebar = 59,0 m/menit
- Kecepatan kembali = 144,8 m/menit
- Waktu kerja = 10 jam/hari
- Waktu efektif = 45 menit/jam
- Harga motor grader = Rp 660.000.000,-
 Perhitungan waktu
- Volume batu pecah yang akan ditebar (tebal sirtu = 15 cm = 0,15 m)
= 14,5 m x 0,15m x 1,17 x 461 m= 1173,12 m3 (lepas)
Tinggi penebaran = 0,15 m x 1,17 = 0,175 m
a. Waktu tebar

43 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

3,7 𝑚3
- Jarak tebar =4,1×0,175 𝑚 = 5,15 m

5,15 m
- Waktu tebar = = 0,08 menit
59m / menit
b. Waktu kembali
- Jarak kembali = 14,5 m + 5,15 m = 19,65 m
19,65 m
- Waktu kembali = = 0,13 menit
144,8m / menit
c. Waktu tetap, termasuk waktu yang hilang karena pemindahan gigi dan lain
sebagainya diambil 1 menit.
Waktu siklus terkoreksi = 110% x (0,08 + 0,13+ 1)menit
= 1,331menit
45menit / jam
- Produktivitas perjam = x 3,7 = 125,1 m3/jam
1,331 menit
- Produktivitas perhari = 10 jam x 125,1 m3/jam = 1000,8 m3/hari
763,426 m 3
- Lama pekerjaan = = 0,76 ≈ 1 hari
1000,8m 3 / hari

 Perhitungan biaya
1
- Biaya operasional = (100 % + 100 %) x Rp 660.000.000,00
10000
= Rp 132.000,-
- Biaya pelaksanaan = 1 hari x 10 jam x Rp. 132.000,00 = Rp.1.320.000,-
- Overhead = 20% x Rp. 1.320.000,- = Rp 264.000,-
- Biaya Total = Rp. 1.320.000,- + Rp 264.000,- = Rp 1.584.000,-

2.4.3 Pemadatan material batu pecah

44 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

Karena alat pemadatan yang tersedia hanya 1, maka pekerjaan dibagi 2 pias,
setelah pias pertama selesai baru dilanjutkan pada pias kedua. Alat yang digunakan
adalah tandem roller dengan spesifikasi:
- Lebar roda gilas = 1,8 m
- Jumlah lintasan (n) = 6 – 8 pass, diambil 7 pass
- Kecepatan (T) = 4 – 6 km/jam, diambil 5 km/jam
- Over lapping = 1/5 bagian dari roda gilas = 0,2 m
- Lebar roda gilas efektif = 2/3 bagian dari roda gilas = 1,2 m
45
- Efisiensi = 60 × 100% = 75% = 0,75

- Waktu kerja = 10 jam/hari


- Waktu efektif = 45 menit/jam
- Harga tandem roller = Rp 600.000.000,-

 Perhitungan waktu
- Luas permukaan tanah yang akan dipadatkan = 14,5 m x 461 m
= 6.684,5 m2 (2 pias)
- Tebal padat = 0,20 m
- Tinggi penebaran = 0,20 m x 1,2 = 0,24 m
- Banyak lapisan = 0,24 m/0,1783 m = 1,3 ≈ 2 lapis
- Luas permukaan tanah yang dapat dipadatkan per jam (F) adalah:
Le= 0,60 (karena sewaktu penggilasan terjadi overlapping)
f × Le × T 0,75 ×1,2 m ×5000 m
F= = = 642,85 m2/jam
N 7
2 𝑙𝑎𝑝𝑖𝑠×6.684,5𝑚2
Waktu yang dibutuhkan= 10 𝑗𝑎𝑚/ℎ𝑎𝑟𝑖×321,43 𝑚2 /𝑗𝑎𝑚 = 4,1 hari ≈ 4 hari

 Perhitungan biaya
- Biaya operasional = 4/10000 (100 % + 100 %) x Rp 600.000.000
= Rp 480.000/jam
- Biaya pelaksanaan = 4 hari x 10 jam x Rp 120.000,- = Rp 4.800.000,-
- Overhead = 20% x Rp 4.800.000,- = Rp 960.000,-

45 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

- Biaya total = Rp 4.800.000,-+ Rp 960.000,- = Rp 5.760.000,-

2.5 Perhitungan Surface Course

Pada perencanaan ini jalan dianggap mempunyai luas sama, yaitu: dengan
lebar badan jalan 2 x 3,75m x 461m = 3457,5 m2. Tempat AMP berjarak 10 km dari
lokasi pekerjaan. Material diangkut dengan DT untuk tebal lapisan Surface rencana
7,5 cm. Kemudian ditebarkan dengan menggunakan Asphalt Finisher yang dimulai
dari jarak terjauh. Peralatan yang digunakan 1 buah Asphalt Finisher dan dump truck
dengan spesifikasi:
- Volume DT = 4 ton
- Kecepatan rata-rata DT = 30 km/jam
- Waktu kerja = 10 jam/hari
- Waktu efektif = 45 menit/jam
- Harga AF = Rp 715.000.000,-
- Harga DT = Rp 260.000.000,-
- Volume material = Luas x tebal penghamparan
- h = 1,25 x D1 = 1,25 x 7,5 cm = 9,375 cm = 0,1 m
- V= L x h = 3.457,5 x 0,1 = 345,75 m3
 Perhitungan waktu
- Jarak angkut = 10 km
- Waktu muat AF diasumsikan 5 menit.
- Waktu dari amp ke tempat proyek 3 menit

- Waktu menuang DT diasumsikan 3 menit.


- Waktu perjalanan DT (pp) + waktu menuang

46 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

10 km
` =2 x60  3 menit  3menit  45 menit
30 km / jam

- Waktu siklus dump truck = 5 menit + 45 menit = 50 menit


50
- Jumlah dump truck yang dilayani oleh 1 AF =  10 DT
5
10 jam  45menit
- Jumlah trip dump truck/hari =  9trip
50
- Jam kerja Asphalt Finisher/hari = 9 trip x 10 DT x 5 menit = 450 menit
450 menit
- Check = = 10 jam
45 menit / jam
- Produktivitas dump truck/hari = jumlah trip x jumlah DT x volume DT
= 9 x 10 x 4 ton = 360 m3
345, 75 m3
-Jumlah hari kerja keseluruhan = = 0,96 ≈ 1 hari
360m3 / hari

 Perhitungan Biaya Material


- Biaya material = Rp.425.000,- x 1 m3 = Rp.425.000,-
- Jumlah material yang diperlukan = 345,75 m3 x Rp.425.000,-
= Rp 146.943.750,-

 Perhitungan Biaya Peralatan


- Biaya Asphalt Finisher
= 1 hari x 10 jam x (1/10.000) x (100% +100%) x Rp 715.000.000,-
= Rp 14.300.000,-
- Biaya Dump truck
= 1 hari x 10 jam x 10 DT x (1/10.000) x (135%+100%) x Rp 260.000.000,-

47 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

= Rp 6.110.000,-
- Breakdown DT = 5% x Rp 6.110.000,-
= Rp 305.500,-
- Jumlah = Rp 14.300.000,- + Rp 6.110.000,- + Rp 305.500,-
= Rp 20.715.500,-
- Overhead = 20% x Rp 20.715.500,- = Rp 4.143.100,-
- Biaya total = Rp 20.715.500,- + Rp 4.143.100,-
= Rp 24.858.600,-

2.5.1 Pemadatan material Aspal

Karena alat pemadatan yang tersedia hanya 1, maka pekerjaan dibagi 2 pias,
setelah pias pertama selesai baru dilanjutkan pada pias kedua. Alat yang digunakan
adalah tandem roller dengan spesifikasi:
- Lebar roda gilas = 1,8 m
- Jumlah lintasan (n) = 6 – 8 pass, diambil 7 pass
- Kecepatan (T) = 4 – 6 km/jam, diambil 5 km/jam
- Over lapping = 1/5 bagian dari roda gilas = 0,2 m
- Lebar roda gilas efektif = 2/3 bagian dari roda gilas = 1,2 m
45
- Efisiensi = 60 × 100% = 75% = 0,75

- Waktu kerja = 10 jam/hari


- Waktu efektif = 45 menit/jam
- Harga tandem roller = Rp 600.000.000,-

 Perhitungan waktu
- Luas permukaan tanah yang akan dipadatkan = 7,5 m x 461 m
= 3457,5 m2 (2 pias)
- Tebal padat = 0,075 m

48 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

- Tinggi penebaran = 0,075 m x 1,25 = 0,1 m


- Banyak lapisan = 0,1 m/0,125 m = 0,8 ≈ 1 lapis
- Luas permukaan tanah yang dapat dipadatkan per jam (F) adalah:
Le= 0,60 (karena sewaktu penggilasan terjadi overlapping)
f × Le × T 0,75 ×1,2 m ×5000 m
F= = = 642,85 m2/jam
N 7
1 𝑙𝑎𝑝𝑖𝑠×3457,5𝑚2
Waktu yang dibutuhkan= = 0,53 hari ≈ 1 hari
10 𝑗𝑎𝑚/ℎ𝑎𝑟𝑖×642,85 𝑚2 /𝑗𝑎𝑚

 Perhitungan biaya
- Biaya operasional = 1/10000 (100 % + 100 %) x Rp 600.000.000
= Rp 120.000/jam
- Biaya pelaksanaan = 1 hari x 10 jam x Rp 120.000,- = Rp 960.000,-
- Overhead = 20% x Rp 4.800.000,- = Rp 192.000,-
- Biaya total = Rp 960.000,-+ Rp 192.000,- = Rp 1.152.000,-

2.5.2 Perhitungan Biaya Prime Coat


Panjang jalan = 461 m
Lebar jalan = 7,5 m
Luas jalan = 461 x 7,5 = 3457,5 m2
Harga satuan = Rp 15.000 / liter
Biaya Total Prime Coat = 3457,5 x 0,7 x Rp 15.000 = Rp.36.303.750,-

2.5.3 Biaya Mobilisasi dan Demobilisasi alat


Bulldozer = 1 buah
Power Shovel = 2 buah
Dump truck = 6 buah
Tandem Roller = 1 buah
Wheel Loader = 1 buah

49 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

Motor Grader = 1 buah


Asphalt Finisher = 1 buah
Pneumatic Tire Roller = 1 buah
Water Tank = 1 buah
Asphalt Finisher = 1 buah
TOTAL = 16 buah

Table 3.1 Mobilisasi dan Demobilisasi Alat


Alat Mobilisasi Demobilisasi Biaya
Bulldozer Rp 2000000 Rp 2000000 Rp 4000000
Power Shovel Rp 4000000 Rp 4000000 Rp 8000000
Dump truck Rp 8000000 Rp 8000000 Rp 16000000
Tandem Roller Rp 2000000 Rp 2000000 Rp 4000000
Wheel Loader Rp 2000000 Rp 2000000 Rp 4000000
Motor Grader Rp 2000000 Rp 2000000 Rp 4000000
Asphalt Finisher Rp 2000000 Rp 2000000 Rp 4000000

50 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

Pneumatic Tire Roller Rp 2000000 Rp 2000000 Rp 4000000


Water tank Rp 2000000 Rp 2000000 Rp 4000000
Total Rp 52000000

*Biaya Mobilisasi dan Demobilisasi alatRp2.000.000

51 Muhammad Qausar1204101010149
Aplikasi Peralatan Rekayasa Konstruksi

2.6 RekapitulasiBiaya

Waktu
Jenis Pekerjaan Peralatan Kubikasi Satuan Biaya (Rp)
(hari)
I. Pekerjaan Subgrade Course
1 Stripping Bulldozer 2544,75 m3 15 Rp 54.432.000
2 Pengangkutan tanah stripping PS & DT 3180,9 m3 5 Rp 28.475.520
3 Galian (cut) PS & DT 7990,6 m3 14 Rp 77.578.452
4 Pemadatan daerah galian Tandem Roller 6684,5 m3 1 Rp 1.296.000
5 Pengangkutan tanah fill PS & DT 1 m3 1 Rp 4.155.570
Sub total 36 Rp 165.937.542
II. Pekerjaan Sub Base Course
1 Material (Sirtu) 1955,2 m3 6 Rp 554.299.000
2 Pengangkutan material sirtu WL & DT 1955,2 m3 6 Rp 28.772.640
3 Penebaran material sirtu Motor Grader 1955,2 m3 2 Rp 3.168.000
4 Pemadatan material sirtu TR 6684,5 m2 2 Rp 2.784.000
Sub total 16 Rp 589.023.640
III. Pekerjaan Base Course
1 Material (batu pecah) 1.228,5 m3 4 Rp 572.112.450
2 Pengangkutan material batu pecah WL & DT 1.228,5 m3 4 Rp 19.181.760
3 Penebaran material batu pecah Motor Grader 1173,12 m3 1 Rp 1.584.000
4 Pemadatan material batu pecah TR 6.684,5 m2 1 Rp 5.760.000
Sub total 10 Rp 598.638.210
IV. Pekerjaan Surface
1 Material (aspal) 345,75 m3 1 Rp 146.943.750
Asphalt
24.858.600
2 Pengangkutan aspal Finisher 345,75 m3 1 Rp
3 Pemadatan material aspal TR 3457,5 m3 1 Rp 1.152.000
4 Prime Coat 3457,5 m2 3 Rp 36.303.750
5 Mobilisasi dan demobilisasi alat 2 Rp 52.000.000
Sub total 8 Rp 261.258.100
Total 70 Rp 1.614.857.492
Terbilang: Satu Milyar Enam Ratus Empat Belas Juta Delapan Ratus Lima Puluh
Tujuh Ribu Empat Ratus Sembilam Puluh Dua Rupiah .

52 Muhammad Qausar1204101010149