Anda di halaman 1dari 7

MENATA MATA MENITI HATI MERAIH HIDUP YANG HAKIKI

Hidup Hakiki adalah hidup yang dijalani sesuai maksud dan tujuannya. “Alladzi Kholaqol Mauta Wal
Hayata”. Hidup hakiki adalah hidup yang digunakan untuk ibadah.

Ibadah ada dua makna yaitu khusus dan makna umum.


-Ibadah adalah amal baik karena takdzim, khasy-yah, dan roja pada Allah Ta'ala
Amal baik sepeti membaca Quran, menolong, Ibadah lainnya, Intinya adalah amal baik yang ada
manfaatnya untuk akhirat. Namun semua amal baik belum tentu menjadi ibadah. Bahkan sholat, ngaji,
dan membaca Al quran belum tentu ibadah jika tidak karena takdzim, khasy-yah, dan roja kepada
Allah. Jika tidak demikian, maka amal baiknya adalah amal baik dunia semata dan tidak bernilai
ibadah.

 Ta'dhim : beribadah semata-mata karena ingin menghamba ke Allah.


Kenapa anti nolong dia? Karena saya hamba Allah, Allah meminta saya untuk menolong orang
lain. Bukan karena dia kemarin sudah baik kepada sya, bukan karena ada harapan kalau suatu
saat saya susah dia akan menolong saya. Kenapa kita sholat jamaah? Bukan karena kewajiban
sbg santri. Tapi semata-mata karena ta'dhim kepada Allah SWT karena Allah lebih suka kita
untuk sholat jamaah daripada munfarid. Saya ini hamba Allah, sudah sepantasnya saya
melakukan apa yang disukai Allah, diperintah Allah, dan menjauhi yang dilarang Allah.

 Rojaa ke Allah yaitu beribadah semata-mata karena ingin mendapatkan ridha Allah.

 Khasy-yah adalah beribadah yang disertai rasa takut, apakah Allah berkenan dengan ibadah
saya.

Jika sholat dalam keadaan baju kotor, sepantasnya kita takut apakah Allah mau menerima kita dalam
keadaan kotor. Hal tersebut juga bisa menjadi analogi, Apakah Allah berkenan dengan saya yang
penuh dosa. Melihat diri yang banyak dosa itulah yang memunculkan khasy-yah kepada Allah Ta'ala.

Pandangan mata adalah ilmu dan pandangan hati adalah hikmah. Apabila ilmu dan hikmah bertemu
maka akan terbitlah hidayah yang menerangi semesta kehidupan. Hidayah memang sepenuhnya
wilayah Allah, tapi kita bisa menjemput pandangan itu dengan memepertemukan pandangan mata dan
pandangan hati.

Rumus Hidayah = Ilmu + Hikmah

Jika kurang salah satu diantaranya maka akan bermasalah.

 Ilmu minus hikmah berarti menipu diri sendiri.


Sebagai orang yang sering ngaji, maka kita paham bahwa sabar bisa membawa ke surga,
meskipun terasa ngga enak tapi kita tidak boleh menipu diri. Siapa yang menyimpulkan segala
sesuatu hanya berdasar pandangan mata semata, maka ia akan tertipu dengan dirinya sendiri.
 Hikmah minus ilmu berarti menyimpang.
Itulah pentingnya mempertemukan antara ilmu dengan hikmah.
Bagaimana pandangan mata menjadi pandangan hati.
Objek pandangan mata
 Alam dan peristiwa Alam = takjub
 Perbuatan manusia = furqan (perbuatan baik dan buruk)
kalau kita meihat ada orang berbuat buruk cukup lihat perbuatannya, dengan orangnya kita
harus tetap khusnudzon)
 Dunia = pastikan ada mihnah yang kita peroleh. Orang yang sedang senang maupun susah
keduanya sama-sama sedang diuji.
Cari kebaikannya, kalo kita udah nemu maka hikmah darinya kita peroleh
SETIAP MANUSIA PASTI PUNYA STATUS
Hidup Bersama Allah

Kalo ingin hidup bersama Allah, kita harus ikhlas menjalani hidup bersama Allah.
Waktu sholat, baca Quran kita itu sedang menjalani hidup bersama Allah.
Kunci untuk bisa menjalani hidup bersama Allah adalah ikhlas.
Aku + Allah = Cukup
Faktanya, kita selalu merasa kurang uang kurang makan kurang harta.
Kalo kita merasa ikhlas hidup bersama Allah, kurang-kurang tersebut akan tertutupi.
Lalu bagaimana saat kita sedang bersama orangtua atau adik?

Nah, yang selain Allah inilah lah yang harus kita pahami.
Selain Allah itu dihadirkan dalam hidup kita agar kita semakin baik dengan Allah.
Harta banyak, harus membuat saya semakin dekat dengan Allah. Harta sedikit juga harus membuat kita dekat
dengan Allah.
Dikaruniai ortu yang sangat perhatian, maka kita harus memahami bahwa keduanya dihadirkan oleh Allah agar
saya semakin baik dengan Allah. Kalo orang betul-btul memahami bahwa yang selain Allah itu dihadirkan agar
kita semakin baik dengan Allah, maka itulah yang disebut ikhlas.

 IKHLAS dalam AQIDAH = Tauhidullah


Merasakan hanya ada Allah dalah hidup kita. Yang selain Allah itu dihadirkan agar kita semakin baik
dengan ALLAH.

 IKHLAS dalam AMAL = LILLAH


Realisasi dari kedua ikhlas tsb, yaitu :
1. Meyakini semua yang adan dan terjadi itu dengan izin ALLAH
2. Meyakini apapun yang Allah izinkan itu ada dan terjadi pasti membawa kebaikan.
3. Menjadikan apapun sebagai kesempatam untuk beramal baik

Amal yang terlahir dari aqidah kekuatannya itu masyaAllah

 IKHLAS dalam AMAL


1. Melihat amal sebagai anugerah rabbaniy
2. Menjalani semua wujud amal dengan hati yang lapang dan bahagia
3. Mengembalikan semu Amal kepada Allah, kepada Allah dengan melakukana alam yang lebih disukai
Allah.

Prioritas amal, modalnya adalah kedewasaan dan ilmu.


Semua manusia tidak akan terlepas dari amal. Nama amal yang dilakukan kita harus tau, karena dalam detik
umurnya kita itu ada hukum. Kalo kemudian kita ngambek, efek dari ngambek itu kan ada tindakan. Orang
yang ngambek itu akan berekspresi, Itu namanya dia tidak ikhlas dengan larangan. Tapi kalo nangisnya itu,
nangis berjuang untuk mengatasi dongkol, itu namanya dia sedang melakukan amal yang namanya mujahadah.
Cirinya, kalo nangisnya itu dalam rangka untuk mengatasi kedongkolan itu nangisnya cuma bentar.

AR RAHMAN

Disekian banyak nama yang ada pada Allah SWT, ada satu nama yang jika kita menyelaminya kita akan
menemukan mutiara, yaitu Ar rahman. Karena Rahmat Allah lah macan yang galak tetap menyanyai anaknya.
Tumbuh-tumbuhan bs berkembang itu karena Allah tetes kan rahmat-Nya ke bumi.

Syakhsihiyatun Rahman
Adalah pribadi yang selalu merasa di sayang Allah yang Rahman. Kita harus memahami bahwa tidak ada
satupun kejadian di muka bumi ini yang tidak bermakna kasih sayang Allah.

Maka nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang masih kalian dustakan?
Adakah dalam hidup kita yang tidak bermakna nikmat?
Orang pendosa itu nikmat nya saat tobat.
Sakit itu, nikmat. Dia menyampaikan kepada kita "sodaraku aku hadir karena Allah Taala ingin menghapus
dosa-dosa yang telah kau perbuat". Harusnya kita lapang dengan sakit, jangan liat ga enaknya.
Uang hilang menyampaikan pesan kepada kita "sodaraku aku datang ingin menyampaikan kepadamu bahwa
Allah Taala ingin menggantiku yang hilang ini dengan yang lebih baik lebih banyak.

Jodoh tak kunjung datang.


"Saudariku, saya datang kepadamu untuk menyampaikan bahwa Allah Ta'ala tidak ingin antara engkau dan Dia
ada sosok lain menghalangi.

Dihina orang, dapet pahala tuh dari hinaannya.


Kita sudah paham bahwa kita harus sabar dan ikhlas, Tapi kenapa sabar dan ikhlas itu susah?
Sabar itu sulit karena kita sering menikmati sabar itu setelah dia kadaluarsa.
Sabar itu ada batasnya, ikhlas itu ada batasnya. Keduanya dibatasi agar kita bisa naik kelevel yang lebih tinggi
yaitu bersyukur. Siapapun tidak bisa syukur kalo belum ikhlas. Siapapun belum bisa syukur kalo belum sabar.

Bukti total penghambaan kita adalah bersyukur yang dibarengi dengan sabar dan ikhlas.
Bukti bahwa seseorang itu sabar adalah ia ikhlas dengan apapun keadaan yang sedang di hadapinya.
Ikhlas berarti memandang kesusahan sebagai suatu pertanda akan datangnya kesenangan, tau kalo saya susah
pasti bakal ada kesenangan yang membersamai, karena bersama kesulitana ada kemudahan.
Syukur menjadikan apapun untuk berlaku baik,

Beliau yang tidak mengizinkan saya pulang itu sebenarnya beliau sedang menempa saya agar saya menjadi
pribadi yang kuat. Orang yang dihina itu bisa ikhlas karena dia memahami bahwa saya sedang di tempa
olehnya, yang dilihat bukan hinaannya tapi kesungguhannya untuk menempa saya.

Ikhlas adalah hamparan hidup menuju syukur.


bukit bahwa seseorang ikhlas adalah bersyukur dengan segala sesuatu yang sedang dijalaninya.
Kalo sabar itu gerbang menuju ikhlas, maka ikhlas itu adalah gerbang menuju syukur.
Nah terus bukti sesorang syukur itu apa? Syukur itu menjadikan apapun nikmat Allah di dunia selalu bernilai
akhirat.
" Isti"malu ni'matilahi fii to'ati "

Gerbang sabar akan mengantarkan kita ke ruang ikhlas, setelahnya kita akan menemui gerbang syukur yanga
akan mengantarkan kita ke taman ukhrawiyyah.

Sabar itu masih dalam keadaan menahan, makanya gausah lah lama-lama. Nah kalo udah ga pake nahan, itu
udah ikhlas. Nah ikhlas juga gausah lama-lama, Ingat di sudut ruang ikhlas itu ada syukur maka bersegeralah
menuju gerbang tersebut. Syukur itu kalo misal ada yang minta sesuatu dari kita, kita kasih semua.

Syukur ukhti syukur kita sudah dapat pahala dengan mendahulukan orang lain.
Mudah-mudahan akan terjadi dan terwujud dalam kehidupan kita.