Anda di halaman 1dari 7

Event Driven

Pemrograman Visual (2220420)


Kartika Firdausy
pvisual@ee.uad.ac.id
blog.uad.ac.id/kartikaf
kartikaf.wordpress.com

Dalam konsep OOP, informasi umum


suatu objek yang dapat diakses
programmer adalah:

1. Informasi kondisi (property)


2. Informasi tindakan (method)
3. Informasi umpan balik (event)

1
Informasi kondisi
(property)
Karakteristik/sifat/atribut yang
dapat dibaca dan diatur oleh
user/programmer

Contoh:
warna, nama, tinggi, lebar

Informasi tindakan
(method)
Serangkaian prosedur/fungsi yang
dimiliki oleh suatu objek yang akan
dijalankan sesuai dengan respon yang
diberikan oleh suatu perintah atau
kejadian

Contoh: close, show, hide, equals

2
Informasi umpan balik
(event)
Kejadian yang dapat dialami oleh sebuah objek
yang direspon oleh suatu prosedur sub
program yang akan dijalankan ketika suatu
event dipicu diberi aksi oleh user atau sistem

Contoh:
ketika mouse di-klik (MouseClick)
ketika dilewati mouse (MouseMove)
ketika form ditampilkan (Shown)
ketika form dimuat (Load)

Konsep Event-driven
Dengan diperkenalkannya mouse, pemrograman event-
driven banyak disukai oleh user dan programmer

Aplikasi Windows memakai metode event-driven untuk


mengelola interaksi antara program dan user

Semua event yang muncul ditimbulkan oleh user atau oleh


suatu operasi dalam sistem Windows

3
• Sebagian besar kode program yang ditulis dalam
pemrograman visual digunakan untuk
menangani event dari user atau sistem.

• Prosedur atau sub program untuk menangani


event biasa disebut prosedur penanganan
event (event handler)

• Jika suatu event muncul dan didapatkan


prosedur maka prosedur tersebut akan
diaktifkan dan akan dikerjakan instruksi-
instruksi yang ada dalam prosedur tersebut

Pemrograman event driven dilengkapi dengan


kerangka yang dapat membedakan antara user
interface dan proses tertentu dalam aplikasi

Bahasa pemrograman visual menyediakan


kerangka tersebut sehingga programmer akan
lebih terkonsentrasi pada pokok masalah
aplikasinya

Pemrograman visual telah mengantisipasi berbagai


event yang ada di Windows dengan
menyediakan aksi untuk meresponnya.

4
Contoh event di Windows
• klik kiri mouse
• klik kanan mouse
• klik ganda mouse
• saat mouse melewati objek
• penekanan tombol keyboard
• saat form aplikasi ditampilkan
• saat suatu pesan dikirim ke sistem operasi

Contoh event driven


dalam kehidupan sehari-hari

1. televisi menyala setelah tombol power ditekan


2. saat seseorang mengetuk pintu, kita bertindak untuk
membuka pintu
3. ketika pelatuk pistol ditarik maka peluru melesat
4. lampu menyala setelah tombol ON ditekan

5
private: System::Void
buttonHitung_Click(System::Object^ sender,
System::EventArgs^ e)

double Angka1, Angka2, Jumlah;

private: System::Void buttonHitung_Click(System::Object^


sender, System::EventArgs^ e)
{
Angka1 = Convert::ToDouble(textBoxAngka1->Text);
Angka2 = Convert::ToDouble(textBoxAngka2->Text);
Jumlah = Angka1 + Angka2;
textBoxJumlah->Text = Convert::ToString(Jumlah);
}

6
Komponen Properti Isi
Form Text Operasi Penjumlahan
TextBox Name textBoxAngka1
Text 0
TextBox Name textBoxAngka2
Text 0

TextBox Name textBoxHasil


Text 0
ReadOnly True
Button Name buttonHitung
Text &Hitung
GroupBox Name groupBoxOperasi
Caption Operasi
RadioButton Name radioButtonPenjumlahan
Caption Penjumlahan
Checked True
RadioButton Name radioButtonPengurangan
Caption Pengurangan
RadioButton Name radioButtonPerkalian
Caption Perkalian

private: System::Void buttonHitung_Click(System::Object^ sender,


System::EventArgs^ e)
{
Angka1 = Convert::ToDouble(textBoxAngka1->Text);
Angka2 = Convert::ToDouble(textBoxAngka2->Text);
if (radioButtonPenjumlahan->Checked)
{
Hasil = Angka1+Angka2;
}
else if (radioButtonPengurangan->Checked)
{
Hasil = Angka1-Angka2;
}
else if (radioButtonPerkalian->Checked)
{
Hasil = Angka1*Angka2;
}
textBoxHasil->Text = Convert::ToString(Hasil);
}