Anda di halaman 1dari 3

AUDIT INTERNAL

PEMBENTUKAN TIM AUDIT INTERNAL


No. Dokumen : SOP/KRA/BPU/01/2018
No. Revisi :0
SOP
Tanggal Terbit : Januari 2018
Halaman : 1/2
UPT
PUSKESMAS H. Enjang Nurjamil, S.Kep., Ners.,MH.Kes
KARANGANYAR NIP. 19740424 199503 1 002
KOTA
TASIKMALAYA
Audit Internal adalah kegiatan mengumpulkan informasi faktual dan
1. Pengertian
signifikan (dapat dipertanggungjawabkan) melalui interaksi (pemeriksaan,
pengukuran dan penilaian yang berujung pada penarikan kesimpulan)
secara sistematis, objektif, dan terdokumentasi yang berorientasi pada
azas penggalian nilai atau manfaat dengan cara membandingkan antar
standar yang telah disepakati bersama dengan apa yang dilakukan di
lokasi kerja.
2. Tujuan Sebagai acuan pelaksanaan Audit Internal Puskesmas
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Karanganyar Nomor ... / ... Tahun ...
tentang Pembentukan Tim Audit Internal Puskesmas Karanganyar
4. Referensi 1. Pedoman Penyusunan Dokumen Akreditasi Tahun 2015

2. Peraturan Menteri Kesehatan No. 44 Tahun 2016 tentang Pedoman


Manajemen Puskesmas

3. Peraturan Menteri Kesehatan No. 43 Tahun 2016 tentang Standar


Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan

4. Peraturan Menteri Kesehatan No 75 Tahun 2014, Tentang


Puskesmas
A. Tahap I
5. Prosedur
1. Ketua Tim Audit Puskesmas / Lead Auditor (LA) membentuk Tim
Auditor.
2. Ketua Tim Audit Puskesmas / Lead Auditor (LA) menentukan unit
kerja yang akan di audit.
3. Tim Audit menyusun rencana Audit Internal Puskesmas.
4. Tim Audit meyusun jadwal Audit Internal Puskesmas.
5. Tim Audit menyusun atau menyiapkan instrumen audit.
6. Kepala Puskesmas memberikan pengesahan perencanaan audit.
7. Ketua Tim Audit melakukan opening meeting dengan unit yang akan
di audit
B. Tahap II
1. Auditor mengumpulkan data dengan menguunakan instrumen
audit.
C. Tahap III
1. Tim Audit menganalisa data hasil audit.
2. Tim Audit membuat perumusan masalah dan menentukan
prioritas masalah.
3. Tim Audit membuat rencana tindak lanjut.
4. Ketua Tim Audit menyampaikan hasil temuan kepada Auditee
5. Auditor bersama Auditee menyepakati waktu penyelesaian untuk
upaya perbaikan.
6. Auditor melakukan monitoring pelaksanaan upaya perbaikan.
D. Tahap IV
1. Ketua Tim Audit membuat laporan hasil audit dari masing-masing
unit yang diaudit.
2. Ketua Tim Audit menyerahkan laporan kepada Kepala Puskesmas.
3. Ketua Tim mempresentasikan hasil Audit kepada Kepala
Puskesmas dan Tim Manajemen Mutu Puskesmas.
6. Diagram
Mulai
Alir

Persiapan Audit

Proses Audit

Tindakan
Perbaikan

Verifikasi

1. Auditor Internal
7. Unit
2. Pokja Administrasi Manajemen (Admen)
Terkait 3. Pokja Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM)
4. Pokja Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP)
1. SOP Manajemen

2. SOP Pelayanan di Unit Pendaftaran dan Rekam Medis

3. SOP Pelayanan di Unit Farmasi

4. SOP Pelayanan di Unit Laboratorium

5. SOP Pelayanan di Poli Umum

8. Dokumen 6. SOP Pelayanan di Poli Gigi

Terkait 7. SOP Pelayanan di Poli LKB

8. SOP Pelayanan di Poli KIA-KB

9. SOP Pelayanan di Gizi

10.SOP Pelayanan di Psikologi

11.SOP Pelayanan di Unit Rawat Inap Bersalin

12.SOP Pelayanan Kesehatan Lingkungan


9. Rekaman
Historis No. Yang diubah Isi Perubahan Tgl. Mulai Diberlakukan

Perubahan