Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN HASIL PENELITIAN

ANALISIS JABATAN PADA USAHA MIKRO KECIL MENENGAH INDUSTRI


KERAMIK DINOYO DAN INDUSTRI SANITAIR CANDI SERTA INDUSTRI KUE
KERING DAN BASAH DI KOTA MALANG

Untuk memenuhi tugas mata kuliah sumber daya manusia


Dosen Pengampu : Yudha Prakasa, S.AB, M.AB

Oleh :

Johan Eko Prayogo


(165030200111084)

FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI


UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2018
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum wr. wb

Puji syukur alhamdullilah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah
memberikan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan proposal
penelitian ini.

Tak ada gading yang tak retak. Penulis menyadari bahwa hasil laporan penelitian ini masih
banyak kekurangan dan jauh dari sempurna, karena keterbatasan kemampuan dan minimnya
pengetahuan penulis. Meskipun dalam penyusunan laporan ini masih sangat sederhana
tentunya banyak pihak yang membantu. Tanpa bantuan dari berbagai pihak tentunya penulis
mengalami kesulitan dalam menyelesaikannya, pada kesempatan ini penulis mengucapkan
terima kasih kepada:

1. Allah SWT atas limpahan karunia yang diberikan.


2. Kedua orang tua yang telah memberikan dukungannya baik moril maupun material.
3. Dosen pengampu mata kuliah sumber daya manusia
4. Bapak / ibu pemilik usaha kecil menengah di Kota Malang
5. Semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan laporan ini

Penulis menyadari bahwa laporan ini masih banyak kekurangannya, oleh sebab itu
penulis mengharapkan masukan-masukan dan kritik yang membangun dari semua pihak untuk
penyempurnaan penelitian ini.

Wassalamu’alaikum wr. wb

Malang, 11 Maret 2018

Penulis
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Di era globalisasi seperti ini jabatan sering diartika sebuah kedudukan atau
posisi dalam suatu perusahaan atau instansi tertentu. Seringkali timbul kesalahpahaman
tentang pengertian jabatan ini karena tidak dijabarkan secara meluas tugas dan fungsi
jabatan tersebut. Pengertian jabatan sangat berkenaan dengan unsur, tugas, posisi
(kedudukan), pekerjaan, jabatan (job).
Setelah jelas apa yang dimaksud dengan jabatan, belum berarti bahwa
permasalahan sudah selesai. Terbatasnya pengetahuan tentang jabatan-jabatan yang ada
dalam perusahaan seringkali terjadi karena tidak adanya keseragaman istilah nama
jabatan danjuga karena selalu terjadi perubahan-perubahan pada jabatan itu sendiri.
Sering dijumpai adanya jabatan yang sama untuk jabatan-jabatan yang mempunyai
tugas-tugas yang berbeda. Sebaliknya untuk tugas-tugas yang sama adakalanya
diberikan nama jabatan yang berbeda pada perusahaan yang berbeda.
Untuk mengatasi hal ini, bisa dilakukan Analisa Jabatan. Analisa jabatan adalah
suatu kegiatan untuk mencatat, mempelajari dan menyimpulkan keterangan-keterangan
atau fakta-fakta yang berhubungan dengan masing-masing jabatan secara sistematis
dan teratur.

B. TUJUAN PENULISAN
Untuk menyelidiki fungsi, peranan dan tanggung jawab sesuatu jabatan pada
UMKM Kota Malang

C. MANFAAT
Manfaat tersebut tiada lain dari data-data jabatan yang kemudian di susun secara
sistematis dan terorganisir menjadi informasi jabatan. Uraian tentang informasi jabatan
ini disebut uraian jabatan (Job Description).
BAB II
METODE

A. LOKASI WAWANCARA
1. Industri Keramik Dinoyo “SN” (Jl. MT. Haryono XI D/473 Kecamatan
Lowokwaru, Malang)
2. Sentra Industri Sanitair Kota Malang (Jl. Raya Candi II Kecamatan Sukun, Malang)
3. Industri Kue Kering dan Basah “Rida” (Jl. Sumbersari Kecamatan Lowokwaru,
Malang)

B. METODE PENGUMPULAN DATA


Wawancara dilakukan dengan sifat terbuka antara karyawan atau pengelola,
penulis telah mempersiapkan beberapa pertanyaan yang akan ditanyakan oleh
pengelola atau karyawan UMKM tersebut. Pengumpulan data ini dilakukan dengan
sebenarnya dan apa yang telah diketahui penulis dan apa yang telah dijelaskan
pengelola atau karyawan UMKM tersebut.
a. Catatan Lapangan
Dalam observasi ini catatan lapangan yaitu berupa hasil wawancara antara
penulis dengan pengelola atau karyawan UMKM tersebut.
b. Dokumentasi
Dokumentasi dalam wawancara ini adalah berupa pengambilan sampel foto
dalam proses wawancara antara penulis dengan pengelola atau karyawan
UMKM tersebut.
C. ANALISIS
Proses analisis data dimulai dengan menelaah seluruh data yang tersedia dari
sumber wawancara. Setelah dikaji kemudian membuat rangkuman untuk wawancara.
Berdasarkan rangkuman yang dibuat kemudian penulis melakukan reduksi data yang
mencakup unsur-unsur sebagai berikut:
1) Membuat data berdasarkan kenyataan atau sebenarnya.
2) Menyusun data sesuai dengan jenisnya.
3) Menfokuskan penyederhanaan dan mentransfer dari data kasar ke catatan lapangan.
BAB III
LAPORAN

Dari hasil wawancara kepada 4 (empat) narasumber dengan 3 (tiga) tempat berbeda didapatkan
data sebagai berikut :

1. UMKM Keramik Dinoyo


Dengan narasumber dari pemilik atau pengelola dan salah satu karyawan, saya
mendapatkan informasi sebagai berikut :
- Jabatan pada UMKM Keramik Dinoyo meliputi pengelola serta dibawahnya unit
pembakaran, unit pelukisan, unir packaging dan unit finishing. Tugas rutin yang
diberikan yakni sebagai berikut.
o Pengelola : Memiliki tugas pengawas seluruh unit dan pengawas
toko serta pesanan
o Unit Pembakaran : Bertugas melakukan pembakaran produk keramik yang
setengah jadi
o Unit Pelukisan : Bertugas melakukan pelukisan pada produk yang telah
melalui pembakaran
o Unit Finsihing : Unit yang bertugas melakukan finishing pada produk
yang telah dilukis dan telah melalui semua proses
o Unit Packaging : Unit yang mengemas produk yang siap dikirim pada
konsumen.
- Tugas non rutin bagi seluruh unit yakni jika terdapat pesanan yang sangat banyak
maka seluruh unit bersatu untuk bersama – sama menyelesaikan pesanan tanpa
memperdulikan karyawan tersebut pada unit apa.
- Wewenang yang diberikan oleh pemilik kepada karyawan yakni melaksanakan
tugas sesuai yang diberikan
- Peralatan yang digunakan oleh pekerja sudah memenuhi standard dan cukup
- Kondisi lingkungan kerja menurut pemilik terlalu kecil
- Pada UMKM Keramik Dinoyo dalam perekrutan karyawan tidak diperlukan
persyaratan khusus. Yang utama yakni ketrampilan dan kemauan bekerja serta tidak
ada minimal pendidikan untuk menjadi salah satu karyawan UMKM keramik
tersebut.
2. UMKM Kue Kering dan Basah Sumbersari
Dengan narasumber salah satu karyawan toko tersebut saya mendapatkan informasi
sebagai berikut.
- Jabatan pada UMKM tersebut meliputi pemilik industri serta pembuat kue dan
penjual.
- Penjual memiliki tugas rutin yakni menjual kue saja sesuai dengan stok yang
tersedia
- Tugas non rutin yang diberikan yakni mencatat keuangan serta hasil penjualan
- Wewenang dari pemilik hanya memperbolehkan menjual produk saja.
- Peralatan, bahan dan kondisi lingkungan sudah dirasa cukup
- Pada UMKM tersebut dalam perekrutan karyawan, tidak ada spesifikasi khusus
serta tidak ada minimal pendidikan bagi karyawan asal ada kemauan bekerja.

3. UMKM Sanitair Candi


Dengan narasumber dari pengelola industri tersebut saya mendapat informasi
sebagai berikut.
- Jabatan yang tedapat pada industri tersebut yakni pemilik usaha, pengelola dan
pekerja pembantu pengelola.
- Tugas rutin yang diberikan pada pengelola yakni membuat seluruh produk sanitair
dari proses awal sampai proses akhir dibantu dengan pekerja pembantu
- Tugas non rutin yakni melakukan pengecekan barang – barang dan stok
- Wewenang yang diberikan kepada pengelola yakni untuk menjual barang dan
membuat produk sesuai dengan model yang diinginkan.
- Peralatan dan bahan serta kondisi lingkungan sudah dirasa cukup.
- Dalam perekrutan karyawan tidak ada persyaratak khusus, diutamakan ketrampilan
dan kemauan bekerja serta tidak ada minimal pendidikan.
BAB IV
PENUTUP

KESIMPULAN

Analisis jabatan adalah suatu kegiatan yang sangat berguna untuk berbagai
keperluan perancang organisasi dan perancangan jabatan (Job Design). Dari hasil
penelitian dapat disimpulan seluruh narasumber menyatakan bahwa jabatan pada
UMKM tidak ada batasan – batasannya. Contohnya, pengelola pada industri sanitair
bisa merangkap menjadi penjual dan bisa merangkap menjadi pekerja. Lalu, pada
industri keramik dinoyo pekerja pada unit pembakaran tidak hanya bisa pada unit
tersebut, jika terdapat pesanan banyak ia dapat merangkap pada unit lainnya yang
membutuhkan bantuan. Pada industri kue kering dan basah pemilik juga merangkap
sebagai pembuat kue.

Pekerjaan atau tugas dari seluruh jabatan – jabatan yang ada pada UMKM tersebut
tidak harus sesuai dengan jabatannya, mereka dapat melakukan tugas atau pekerjaan
lainnya. Untuk persyaratan seluruh UMKM tidak ada yang mengisyaratkan persyaratan
khusus bagi karyawan baru, hanya ketrampilan dan kemauan untuk bekerja serta tidak
ada minimal pendidikan bagi karyawan.
LAMPIRAN – LAMPIRAN GAMBAR

Gambar 1. Industri Keramik Dinoyo “SN”

Gambar 2. Industri Kue Kering dan Basah Sumbersari

Gambar 3. Industri Sanitair Candi, Sukun