Anda di halaman 1dari 3

Istilah-istilah dalam Proyek Sipil

Di proyek banyak sekali istilah-istilah di proyek yang tidak pernah kita dengar waktu
kuliah, diantaranya adalah tembereng, bodeman, suri-suri, gelagar, jetster,
sekor, tierot, sponengan, openingan, klabangan/kepalaan, kamprot, jidar,
sparing, relat, dan sipatan. Itulah beberapa istilah yang jarang kita dengar saat
kuliah.
Tembereng
Tembereng adalah bagian dari bekisting balok yang berada di sisi samping kanan
dan kiri. Biasanya para tukang di wilayah jawa tengah dan yogyakarta mengerti
dengan istilah tersebut. Mungkin lain daerah beda lagi istilahnya. Bekisting balok
biasanya menggunakan multiplek 9 mm atau 12 mm tergantung dari ukuran balok.
Bodeman
Bodeman adalah salah satu sisi pada bagian bawah bekisting balok. Bodeman ini biasanya
dipasang sebelum tembereng. Pemasangan bodeman biasa dilakukan sekaligus menyetting
elevasi balok.

Suri-suri
Suri-suri adalah kayu balok yang digunakan untuk menumpu bodeman pada bekisting
balok. biasanya menggunakan kayu kruing, glugu, atau kayu jawa berukuran 6/12 cm. Jarak
antar suri-suri rata-rata 40-50 cm. Panjang suri-suri antara 1.5 m s/d 2 m.

Gelagar
Gelagar adalah kayu balok berukuran 8/12 cm yang digunakan untuk menumpu suri-suri.
Gelagar ini biasa menggunakan kayu glugu, kruing, kalimantan atau kayu jawa. Sistim
pemasangan gelagar menumpu pada scaffolding yang dipasang memanjang searah balok
beton.

Jetster Jetster adalah metode pelaksanaan pekerjaan bekisting balok dan pelat yang
merupakan bagian dari bodeman. Fungsi jetster dalam bodeman adalah sebagai pengunci
dan pembuka bekisting balok dan pelat ketika selesai dicor. Letak jetster pada balok terletak
ditepi yang berhubungan langsung dengan kolom. Jetster akan rusak ketika membongkar
bekisting namun memang tujuannya adalah dirusak agar bekisting yang lain tidak ikut rusak.

Sekor/Support
Sekor/support merupakan bagian dari pendukung bekisting baik balok maupun kolom. Pada
balok biasa menggunakan kayu usuk berukuran 5/7 cm sedangkan pada kolom
menggunakan pipa support
Tierod
Tierod adalah alat bantu berupa besi yang berfungsi untuk mengunci bekisting pada kolom.
Tierod ini biasanya menggunakan besi beton berdiameter 10 mm kemudian disambung
dengan as drat dan plat besi. Panjang tierod tergantung dari ukuran kolom struktur. Tierod
merupakan bagian terpenting apabila menggunakan bekisting kayu. Fungsi dari tierod ini
agar saat pengecoran kolom tidak terjadi perubahan bentuk beton atau istilah lapangannya
bunting. Banyak faktor yang membuat beton jadi tidak sempurna diantaranya adalah kayu
yang digunakan untuk bekisting, tierod yang terlalu kecil, atau bahkan pemasangan sabuk
(kayu) pada kolom yang kurang strategis. Sebenarnya untuk jarak pemasangan sabuk pada
kolom tergantung dari tinggi kolom. Semakin tinggi kolom maka jarak antar sabuk di kolom
bagian bawah semakin rapat karena tekanan terbesar saat pengecoran adalah kolom
bagian bawah.

Sponengan
Sponengan adalah Pekerjaan plesteran dan acian yang membentuk sudut-sudut 90 derajat
pada dinding, kolom beton, dan balok beton. Sponengan merupakan pekerjaan plesteran
yang memiliki tingkat kesulitan sendiri dibanding dengan plesteran pada bidang datar
sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk membuat sponengan yang lurus dan
rapi. Biasanya pada pekerjaan borongan sponengan dihitung harga per meter lari.

Openingan
Openingan adalah bukaan pada dinding yang akan dipasang pintu maupun jendela. Tingkat
kesulitan pekerjaan openingan terletak pada plesteran dan acian sudut-sudutnya. Pada
prinsipnya openingan sama dengan sponengan. Perbedaannya hanya pada jumlah
sudutnya. Openingan sama dengan 2 x sponengan.

Klabangan/kepalaan
Klabangan mungkin bahasa daerah di Jawa. Ya pada intinya klabangan/kepala plester
adalah plesteran yang berbentuk memanjang vertikal dengan ukuran lebar 5 cm tebal sesuai
dengan tebal plesteran 1,5-2 cm. Tinggi kepala sesuai dengan dinding. Fungsi dari kepala
kolom adalah untuk mempermudah penjidaran plester dinding.

Kamprot
Kamprot salah satu bahasa lapangan untuk pekerjaan plesteran yang masih kasar.
Pekerjaan ini biasanya dilakukan pada plesteran yang memiliki ketebalan lebih dari 2 cm.
Sebelum diplester baiknya dikamprot terlebih dahulu sampai 1 cm dengan cara adukan
semen pasir dilemparkan ke arah dinding. Setelah kering, kemudian baru diplester halus.

Jidar
Jidar adalah alat bantu untuk pekerjaan plesteran dan acian pada dinding. Jidar sendiri
biasa menggunakan bahan aluminium hollow. Ukuran hollow disesuaikan dengan kondisi
pengerjaan. Penjidaran biasa dilakukan untuk meratakan plesteran agar ketebalan sesuai
dengan kepala plester.
Sparing
Sparing adalah sistem pemipaan baik pemipaan listrik maupun air yang dipasang didalam
beton. Pipa tersebut digunakan sebagai cover kabel listrik. Sistem pemasangan sparing
listrik biasanya sebelum pengecoran.

Relat
Relat adalah tumpuan yang digunakan untuk proses perataan pengecoran plat basemen.
Fungsi relat ini sama dengan kepala plesteran. Tujuannya adalah agar hasil dari
pengecoran benar-benar datar karena finishing terakhir adalah floorhardener. Relat biasa
menggunakan pipa-pipa besi yang dipasang sesuai dengan tinggi rencana cor pelat.

Sipatan
Sipatan merupakan bahasa pengukuran yang digunakan untuk memberi tanda pada
bangunan dengan level tertentu. Biasanya untuk menentukan pinjaman 1 m pada kolom.
Pekerjaan sipatan bisa menggunakan alat waterpass kemudian diberi tanda atau marking
menggunakan benang yang diberi tinta hitam.

Opname
Opname disini bukan artinya menginap di rumah sakit melainkan proses permohonan
pembayaran upah atau termin sesuai dengan progres lapangan. Biasanya diajukan oleh
mandor atau subkon kepada pelaksana atau main kontraktor.

Kolotan
Kolotan adalah bahasa lain dari pekerjaan nat keramik. Pekerjaan kolotan menggunakan
semen warna. Tujuan dari pekerjaan ini adalah menutup celah antar keramik agar air tidak
masuk dan tentu agar lebih terlihat rapi.

Scaffolding
Scaffolding adalah alat perancah yang digunakan sebagai pendukung untuk pekerjaan
struktur dan arsitek. Scaffolding merupakan satu kesatuan yang terdiri dari beberapa unit
seperti main frame, jack base, u head, join pin, cross brace dan sebagainya.

Lubang Shaft
Lubang shaft adalah lubang pada pelat beton berbentuk persegi panjang dengan ukuran
tertentu yang berfungsi untuk jalur pipa-pipa air bersih, air kotor, pemadam kebakaran, air
hujan dan sebagainya. Pekerjaan ini biasa dilakukan pada saat pekerjaan struktur yaitu
dengan memblock out persegi panjang pada pelat.