Anda di halaman 1dari 8

THERAPY AKTIVITAS KELOMPOK

ISOLASI SOSIAL

A. Latar Belakang

Salah satu gangguan jiwa yaitu isolasi sosial. Isolasi sosial


adalah keadaan dimana seorang individu mengalami penurunan
atau bahkan sama sekali tidak mampu berinteraksi dengan
orang orang lain disekitarnya. Klien mungkin merasa ditolak,
tidak diterima, kesepian, dan tidak mampu membina hubungan
yang berarti dengan orang lain (Yosep & Sutini, 2016).

Terapi Aktivitas kelompok Sosialisasi (TAKS) merupakan


suatu psikoterapi yang dilakukan sekelompok pasien bersama-
sama dengan jalan berdiskusi satu sama lain yang dipimpin atau
diarahkan oleh seorang terapis atau petugas kesehatan jiwa
yang telah terlatih. Terapi kelompok adalah terapi psikologi
yang dilakukan secara kelompok untuk memberikan stimulasi
bagi klien dengan gangguan interpersonal (Yosep & Sutini,
2016).

Pada pasien gangguan jiwa dengan berbagai kasus dari


hasil data yang didapatkan dari UPT Rehabilitasi Sosial Bina
Laras di bulan September yaitu, kasus Isolasi Sosial.

B. Topik
Terapi aktivitas Kelompok Sosialisasi (TAKS Sesi II):
Menyebutkan jati diri anggota kelompok.
C. Tujuan Therapy Aktivitas Kelompok
a. Tujuan Umum
Klien dapat meningkatkan hubungan interpersonal dan
kelompok secara bertahap
b. Tujuan Khusus
1. Klien mampu menyebutkan jati diri sendiri: nama
lengkap, nama panggilan, asal dan hobi

1
2

2. Klien mampu menanyakan jati diri anggota kelompok:


nama lengkap, nama panggilan, asal dan hobi
D. Pengorganisasian

Yang bertugas dalam TAK kali ini disesuaikan dengan


petugas setiap Sesi yang telah disepakati. Sebagai berikut :

1. Leader : Akhirul Nuzul


2. Co. Leader : Ukik Rizky Amalia
3. Notulen : Siti Nafisah
4. Observer : Wahyu Diana Sari
5. Dokumentasi : Nadya Resiana Novianty
6. Fasilitator 1 + Perlengkapan : Mohammad Arief Wibowo
7. Fasilitator 2 + Perlengkapan : Muhammad Khalilurrahman
8. Fasilitator 3 + Proposal : Suhaimi Saputra
9. Fasilitator 4 + Proposal : Achmad Mudofir
10. Fasilitator 5 : Oktaviani Nur Kharits
11. Fasilitator 6 : Siti Nadifatul Munawaroh
12. Fasilitator 7 : Aistria Mokoagow
a. Uraian Tugas Pelaksanaan
1) Leader
Tugas :
 Memimpin jalannya therapy aktifitas kelompok.
 Merencanakan, mengontrol, dan mengatur
jalannya therapy.
 Menyampaikan materi sesuai tujuan TAK.
 Memimpin diskusi kelompok.
2) Co. Leader
Tugas :
 Membuka acara.
 Mendampingi Leader.
 Mengambil alih posisi leader jika leader bloking.
 Menyerahkan kembali posisi kepada leader.
 Menutup acara diskusi.
3) Fasilitator
Tugas :
 Ikut serta dalam kegiatan kelompok.
 Memberikan stimulus dan motivator pada
anggota kelompok untuk aktif mengikuti jalannya
therapy.
4) Observer
Tugas :
 Ikut serta dalam kegiatan kelompok.
3

 Memberikan stimulus dan motivator pada


anggota kelompok untuk aktif mengikuti jalannya
therapy.
b. Metode Therapy Aktifitas Kelompok
Metode yang digunakan pada therapy aktifitas
kelompok (TAK) ini adalah metode :
a) Dinamika kelompok
b) Diskusi dan tanya jawab
c) Bermain peran/simulasi
c. Kriteria Anggota
Klien sebagai anggota yang mengikuti therapy aktifitas
kelompok ini adalah :
a) Kondisi fisik sehat
b) Klien yang dapat baca dan tulis
c) Klien yang mengalami isolasi sosial
d) Klien dapat berinteraksi
e) Klien yang sudah setuju dengan kontrak tak
d. Waktu Dan Tempat Pelaksanaan
Therapy Aktifitas Kelompok ini dilaksanakan pada:
Hari, Tanggal : Kamis, 28 September 2017.
Waktu : Pukul 13.00 WIB s.d selesai
Tempat : Ruang Keterampilan
4

Denah

P
a
p
a
n

Ket:

: Klien : Notulen

: Fasilitator

: Leader dan co leader

: Observer

e. Nama Klien Dan Ruangan


Klien yang mengikuti kegiatan berjumlah 10 orang,
sedangkan sisanya sebagai cadangan jika klien yang
ditunjuk berhalangan.
Adapun nama-nama klien yang akan mengikuti TAK
serta pasien sebagai cadangan yaitu:
Klien peserta TAK:
1) Ahmad Junaidi
2) Imanudin
5

3) Malikah
4) Fariha
5) M. Imron
6) Damuri
7) Umar Lutfi
8) Elok Rahayu
f. Media Dan Alat
TAK kali ini tidak menggunakan alat atau media yang
spesifik, penggunaan alat hanya yang ada diruangan
saja seperti :
a) Speaker / sound system
b) Laptop dengan lagu “marilah kemari” (by.titik
puspa)
c) Bola Plastik Kecil
d) Buku catatan dan pulpen
e) Spidol besar
f) Kertas manila biru muda
g) Spidol kecil
h) Double tape
E. Mekanisme Kegiatan
Langkah Kegiatan
1. Persiapan
a) Memilih klien sesuai dengan indikasi, yaitu isolasi
sosial.
b) Membuat kontrak dengan klien
c) Mempersiapkan alat dan tempat pertemuan
2. Orientasi
Pada tahap ini terapis melakukan :
a) Memberikan salam terapeutik: salam dari terapis
b) Evaluasi / validasi: menanyakan perasaan klien saat ini
c) Kontrak :
 Menjelaskan tujuan kegiatan yaitu
memperkenalkan diri
 Menjelaskan aturan main sebagai berikut :
 Jika ada klien yang akan meninggalkan
kelompok harus meminta izin kepada terapis.
 Lama kegiatan kurang lebih 45 menit.
 Setiap klien mengikuti kegiatan dari awal
sampai akhir.
3. Tahap Kerja
a) Hidupkan musik pada sound system dan edarkan bola
plastik berlawanan dengan jarum jam.
6

b) Pada saat musik dimatikan, anggota kelompok yang


memegang bola plastik mendapat giliran untuk
berkenalan dengan anggota kelompok yang ada
disebelah kanannya dengan cara :
 Memberi salam
 Menyebutkan nama lengkap, nama panggilan,
asal dan hobi
 Menanyakan nama lengkap, nama panggilan,
asal dan hobi
 Tulis nama panggilan pada kertas atau papan
nama dan tempel atau pakai.
 Dimulai oleh terapis sebagai contoh
c) Ulangi poin a dan b sampai semua anggota kelompok
mendapat giliran.
d) Beri pujian untuk tiap keberhasilan anggota kelompok
dengan memberi tepuk tangan.
4. Tahap Terminasi
a) Menanyakan perasaan klien setelah mengikuti TAK.
b) Memberi pujian atas keberhasilan kelompok.
c) Rencana tindak lanjut.
d) Menganjurkan tiap anggota kelompok melatih
memperkenalkan diri kepada orang lain di kehidupan
sehari-hari.
e) Masukkan kegiatan memperkenalkan diri pada jadwal
kegiatan harian klien.
f) Kontrak yang akan datang.
g) Menyepakati kegiatan berikut yaitu berkenalan dengan
anggota kelompok.
h) Menyiapkan waktu dan tempat
F. Kriteria Evaluasi
1. Evaluasi Input
a) Tim berjumlah 12 orang yang terdiri atas 1 leader, 1
co-leader, 7 fasilitator, dan 1 observer, 1 dokumentasi,
1 notulen.
b) Lingkungan memiliki syarat luas dan sirkulasi baik.
c) Peralatan mp3 sound system berfungsi dengan baik.
d) Klien, tidak ada kesulitan memilih klien yang sesuai
dengan kriteria dan karakteristik klien untuk
melakukan terapi aktivitas kelompok sosialisasi.
7

2. Evaluasi Proses
a) Leader menjelaskan aturan main dengan jelas.
b) Fasilitator menempatkan diri di tengah-tengah klien.
c) Observer menempatkan diri di tempat yang
memungkinkan untuk dapat mengawasi jalannya
permainan.
d) 100% klien yang mengikuti permainan dapat mengikuti
kegiatan dengan aktif dari awal sampai selesai.
3. Evaluasi Output
Setelah mengadakan terapi aktivitas kelompok sosialisasi
dengan 10 klien yang diamati, hasil yang diharapkan
adalah sebagai berikut :
a) 100% klien yang mengikuti permainan dapat mengikuti
kegiatan dengan aktif dari awal sampai selesai.
b) 100% klien dapat meningkatkan komunkasi non verbal:
bergerak mengikuti instruksi, ekspresi wajah cerah,
berani kontak mata.
c) 100% klien dapat meningkatkan komunikasi verbal
(menyapa klien lain atau perawat, mengungkapkan
perasaan dengan perawat).
d) 100% klien dapat meningkatkan kemampuan akan
kegiatan kelompok (mengikuti kegiatan dari awal
sampai selesai).
e) 100% klien mampu melakukan hubungan sosial dengan
lingkungannya (mau berinteraksi dengan perawat /
klien lain)
8

EVALUASI DAN DOKUMENTASI TAKS

1. Kemampuan Verbal

Aspek Yang Dinilai


Menanya
Menanya
Nama kan
No kan Menanya Menanya
Klien Nama
Nama kan Asal kan Hoby
Panggila
Lengkap
n

2. Kemampuan Non Verbal

Aspek Yang Dinilai


Menguna
Mengiku
kan
Nama ti
No Kontak Duduk Bahasa
Klien Kegiatan
Mata Tegak Tubuh
Sampai
Yang
Selesai
Sesuai

Keterangan :
Dilakukan = 1, Tidak Dilakukan = 0