Anda di halaman 1dari 5

MAKALAH FISIKA

GERAK LURUS BERATURAN


X IPA 5

Nama Kelompok :
1. Lailatul Azmi Nugrahaeni
2. Maulana Iqbal Laqod
3. Muhammad Ainul Yaqin
4. Novita Fitri Nur Faizah
5. Ragil Panca Yudha
6. Roseina Indah Alwiyani

SMA NEGERI 2 BOJONEGORO


Tahun Pelajaran 2018/2019
 Pengertian Gerak Lurus Beraturan
Gerak lurus beraturan atau GLB merupakan salah satu dari sekian banyak jenis
gerak benda. Untuk mengetahui dengan mudah definisi dari GLB kita cermatai dahulu
asal kata gerak lurus beraturan. Kata gerak lurus beraturan terbentuk dari tiga kata
dasar, yaitu gerak, lurus dan teratur.
Gerak berarti perubahan posisi atau kedudukan. Lurus menyatakan bentuk
lintasan yang lurus dan teratur menyatakan besar kecepatan yang konstan. Jadi dapat
disimpulkan bahwa:

Gerak Lurus Beraturan atau disingkat GLB adalah gerak suatu benda yang
lintasannya berupa garis lurus dengan kecepatan yang tetap (konstan) pada selang
waktu tertentu.
Yang dimaksud dengan kecepatan tetap adalah benda menempuh jarak yang
sama untuk selang waktu yang sama. Misalkan sebuah mobil bergerak dengan
kecepatan tetap 60 km/jam, artinya tiap 1 jam mobil menempuh jarak 60 km, tiap ½ jam
mobil menempuh jarak 30 km, atau tiap 1 menit mobil menempuh jarak 1 km.
Namun pada kenyataannya, benda yang melakukan gerak lurus beraturan
sangat sulit ditemukan karena pada umumnya benda yang bergerak akan mengalami
percepatan dan perlambatan sehingga kecepatan menjadai tidak konstan. Benda hanya
melakukan gerak lurus beraturan untuk beberapa waktu tertentu. Contohnya adalah
sebuah kereta api yang bergerak pada lintasan rel yang lurus dan mobil yang bergerak
di jalan tol bebas hambatan.

 Ciri-Ciri Gerak Lurus Beraturan


Suatu benda dikatakan melakukan gerak lurus beraturan (GLB) apabila
memenuhi beberapa ciri atau karakteristik sebgai berikut:
1. Lintasannya berbentuk garis lurus
2. Kecepatan benda tetap (v = konstan)
3. Percepatan benda nol (a = 0)

Kecepatan benda yang bergerak lurus beraturan akan bernilai sama dengan
kelajuannya jika panjang lintasan atau jarak sama dengan besar perpindahan benda
tersebut. Namun jika jarak tempuh tidak sama dengan perpindahan benda maka besar
kecepatan benda lebih kecil daripada kelajuannya.

 Rumus-Rumus Pada Gerak Lurus Beraturan


Persamaan besaran-besaran fisika dalam gerak lurus beraturan
(GLB) adalah sebagai berikut:
1. Rumus Kecepatan
Rumus kecepatan pada GLB dapat dituliskan sebagai berikut:
s
v=
t
Keterangan:
v = kecepatan (m/s)
s = perpindahan (m)
t = waktu (s)

2. Rumus Kelajuan
Rumus kelajuan pada GLB dapat dituliskan sebagai berikut:

s
v=
t

Keterangan:
v = kelajuan (m/s)
s = jarak (m)
t = waktu (s)

Rumus kecepatan dan kelajuan di atas memang terlihat sama akan


tetapi secara harfiah kedua besaran ini berbeda. Kecepatan merupakan
besaran vektor sehingga dapat berharga positif atau negatif
sedangkan kelajuan merupakan besaran skalar sehingga nilainya selalu
positif.

3. Rumus Perpindahan
Berdasarkan rumus kecepatan di atas, maka kita dapat mengetahui
persamaan perpindahan, yaitu sebagai berikut:
s = v.t
Keterangan:
s = perpindahan (m)
v = kecepatan (m/s)
t = waktu (s)

4. Rumus Jarak
Dari persamaan kelajuan di atas, maka rumus jarak dapat dituliskan sebgai
berikut:

s = v.t

Jika benda selama selang waktu tertentu telah menempuh jarak


sejauh s0 maka jarak akhir (st) benda tersebut dirumuskan:

st = s0 + v.t
Keterangan:
s = jarak (m)
s0 = jarak awal (m)
st = jarak akhir (m)
v = kelajuan (m/s)
t = waktu (s)

Sama halnya dengan konsep kecepatan dan kelajuan pada gerak


lurus beraturan (GLB), perpindahan dan jarak juga dianggap sama. Namun
secara harfiah perpindahan dan jarak merupakan besaran yang berbeda.
Untuk lebih memahami perbedaan jarak dan perpindahan silahkan baca
artikel tentang konsep jarak dan perpindahan.

 Macam-Macam Grafik Pada Gerak Lurus


Beraturan
Dalam gerak lurus beraturan (GLB) terdapat 3 jenis grafik, yaitu grafik
hubungan jarak terhadap waktu, grafik hubungan kecepatan terhadap
waktu dan grafik hubungan percepatan terhadap waktu. Ketiga jenis grafik
tersebut berbentuk kurva linear (lurus). Berikut ini adalah gambar grafik
gerak benda pada GLB.
a. Grafik Hubungan Jarak Terhadap Waktu (Grafik s-t)
Pada GLB

Dari gambar grafik di atas, kita dapat menentukan besar atau


nilai kecepatan yang dialami benda yaitu:
∆s
v = tan α =
∆t
b. Grafik Hubungan Kecepatan Terhadap Waktu (Grafik v-t)
Pada GLB

Dari grafik v-t di atas, kita dapat menentukan panjang lintasan atau
jarak yang ditempuh benda. Panjang lintasan akan sama dengan luas
daerah yang dibentuk kurva dengan sumbu t.
s = Luas grafik = v.t

Untuk lebih memahami tentang jenis-jenis grafik gerak benda beserta


cara membaca grafiknya silahkan baca artikel tentang macam-macam
grafik gerak benda dan cara membacanya.

c. Grafik Hubungan Percepatan Terhadap Waktu (Grafik a-


t) Pada GLB
Karena dalam gerak lurus beraturan (GLB) nilai percepatan benda
adalah nol, maka bentuk grafik hubungan percepatan terhadap waktu pada
GLB adalah sebagai berikut: