Anda di halaman 1dari 7

IDENTIFIKASI DAN DETERMINASI

TUMBUHAN

Fadia idzni 140410180005, Retna Nurkhotimah 140410180014, Nita Ramdayani 140410180015,


Adhi Fadhillah 140410180045, Zata Zahira G. 140410180117

Universitas Padjajaran

corvuscoraxilr@gmail.com

Abstraksi

Dalam kehidupan sehari - hari setiap orang dapat menjumpai dan menemukan berbagai macam
tumbuhan yang tidak dikenal di sekitar lingkungannya. Ketika melihat suatu tumbuhan yang
belum dikenal pasti yang ingin di ketahui adalah identitas dari tumbuhan tersebut, dengan kata
lain adalah berusaha mencari tahu dengan melakukan identifikasi terhadap tumbuhan tersebut
Identifikasii berasal dari kata identik yang artinya sama atau serupa dengan, dan untuk ini dapat
terlepas dari nama latin. Menurut Dheri (2011) identifikasi tumbuhan adalah menentukan
namanya yang benar dan tempatnya yang tepat dalam sistem klasifikasi Selain itu, juga ada
kunci determinasi digunakan untuk mencari atau memberi jenis tumbuhan yang belum
diketahui. Kunci determinasi yang tepat adalah kunci determinasi yang mudah, cepat, serta
yang bisa memperoleh hasil yang tepat

Kata kunci : Determinasi, Identifikasi, Klasifikasi, tumbuhan

1. PENDAHULUAN Salah satu ranah dalam taksonomi yaitu

Salah satu cara untuk lebih memahami penciriaan (characterizing) atau identifikasi.

dan mendalami taksonomi tumbuhan adalah Dalam kehidupan sehari - hari setiap

dengan mempelajari awal perkembangannya orang dapat menjumpai dan menemukan

pada masa lampau hingga keadaan mutakhir. berbagai macam tumbuhan yang tidak dikenal di

Apabila kita mempelajari taksonomi tumbuhan sekitar lingkungannya. Ketika melihat suatu

untuk pertama kali tentu akan terkejut dengan tumbuhan yang belum dikenal pasti yang ingin di

banyaknya sistem klasifikasi. Sistem klasifikasi ketahui adalah identitas dari tumbuhan tersebut,

tumbuhan ini berkembang menurut jamannya. dengan kata lain adalah berusaha mencari tahu

Sistem-sistem yang ada terus berkembang dengan melakukan identifikasi terhadap

mengalami perubahan, perbaikan, atau segera tumbuhan tersebut. Identifikasii berasal dari kata

dibuang sama sekali setelah diperoleh data dan identik yang artinya sama atau serupa dengan,

pengetahuan baru yang lebih sempurna. dan untuk ini dapat terlepas dari nama latin.

Perkembangan dan kemajuan ilmu botani akan Menurut Dheri (2011) identifikasi tumbuhan

mempengaruhi corak dan sistem klasifikasi yang adalah menentukan namanya yang benar dan

akan dianut orang pada masa-masa tertentu. tempatnya yang tepat dalam sistem klasifikasi.
Identifikasi tumbuhan yang tidak kita kenal,tetapi

1
telah dikenal oleh dunia ilmu pengetahuan,pada anatomi belum berkembang secara lengkap
waktu ini tersedia beberapa sarana, antara lain (Sarjani,2017)
menanyakan identitas tumbuhan yang tidak kita Proses mengidentifikasi tumbuhan
kenal kepada seorang yang kita anggap ahli, bertujuan untuk mengetahui identitas dari
mencocokkan dengan spesimen herbarium tanaman yang belum diketahui. Identifikasi
yang telah diidentifikasikan, mencocokkan dapat dilakukan dengan beberapa tahapan
dengan candra dan gambar-gambar yang ada yakni mendeskripsikan tanaman dan
dalam buku-buku flora dan lain- lain. Menurut menggunakan daftar kemungkinan. Tanaman
Kausar (2012) menjelaskan “Identifikasi yang akan diidentifikasi harus dideskripsikan
dilakukan dengan cara mengamati beberapa semua bagian morfologinya. Penggunaan
karakter morfologi seperti bentuk, ukuran, referensi harus mencakup semua
jumlah organ, adanya duri, aksesoris, buah dan kemungkinan yang akan terjadi dalam proses
biji serta karakter lain sperti warna, aroma, dan identifikasi. Tanaman asli ataupun tanaman
rasa dari daun batang”. naturalisasi dan flora daerah dapat pula
Selain itu, juga ada kunci determinasi digunakan dalam proses identifikasi tumbuhan
digunakan untuk mencari atau memberi jenis yang belum diketahui.
tumbuhan yang belum diketahui. Kunci Identifikasi tumbuhan selalu didasarkan
determinasi yang tepat adalah kunci determinasi atas spesimen (bahan) yang rill, baik spesimen
yang mudah, cepat, serta yang bisa yang masih hidup maupun yang telah
memperoleh hasil yang tepat (Abdullah, 2008). diawetkan, biasanya dengan cara dikeringkan
atau dalam bejana yang berisi cairan pengawet,
2. PEMBAHASAN misalnya alcohol dan formalin. Oleh pelaku

Pengertian identifikasi secara umum identifikasi spesimen yang belum dikenal itu

adalah pemberian tanda-tanda pada golongan melalui studi yang seksama kemudian dibuatkan

barang-barang atau sesuatu dengan tujuan deskripsinya disamping gambar-gambar terinci

membedakan komponen yang satu dengan mengenai bagian-bagian tumbuhan yang

yang lainnya, sehingga suatu komponen itu memuat ciri-ciri diagnostiknya, yang atas dasar

dikenal dan diketahui masuk dalam golongan hasil studinya kemudian ditetapkan spesimen itu

mana. Untuk mengidentifikasi spesies merupakan anggota populasi jenis apa, dan

tumbuhan, salah satu faktor yang dapat berturut-turut ke atas dimasukkan kategori yang

dijadikan sebagai rujukan yaitu kesamaan mana (marga, suku, bangsa, dan kelas serta

bentuk morfologi yang dimiliki antara satu divisinya).

spesies dengan spesies lainnya. Pada Penentuan nama jenis dan tingkat-tingkat

tumbuhan yang sama jenisnya perbedaan takson keatas berturut-turut tidak boleh

bentuk dan ukuran daun antara tumbuhan muda menyimpang dari ketentuan-ketentuan yang

dan tumbuhan dewasa juga penting, sebab berlaku seperti dimuat dalam KITT. Nama

morfologi tumbuhan yang masih muda memiliki takson baru itu selanjutnya harus dipublikasikan

bentuk morfologi yang berbeda dengan melalui cara-cara yang diatur pula oleh KITT.

tumbuhan dewasa. Hal ini dikarenakan Prosedur identifikasi tumbuhan yang untuk

tumbuhan muda pertumbuhan dan pertama kali akan diperkenalkan oleh dan ke

perkembangan baik struktur morfologi maupun dunia ilmiah itu memerlukan bekal yang
lazimnya hanya dimiliki oleh mereka yang
berpendidikan ilmu hayat, khususnya taksonomi
2
tumbuhan. Oleh karena itu pekerjaan identifikasi ketentuan yang tercantum dalam KITT. Nama
yang pertama kali itu hanya dilakukan oleh ahli- yang diberikan yang tidak sesuai dengan
ahli yang bekerja dalam lembaga penelitian ketentuan yang berlaku disebut nama yang tidak
taksonomi tumbuhan (herbarium), jarang sekali sah sedang publikasi yang tidak sesuai dengan
oleh pihak-pihak lain di luar mereka. ketentuan yang berlaku disebut sebagai
Dari tumbuhan yang ada di bumi ini, yang publikasi yang tidak berlaku atau tidak shahih.
demikan beranekaragam dan besar jumlahnya Nama yang tidak sah dan dipublikasikan
itu, tentu ada yang telah kita kenal dan ada pula menyimpang dari ketentuan merupakan nama
yang tidak kita kenal. Yang kita kenal mungkin yang tidak dapat diterima dan tidak dibenarkan
juga dikenal orang lain tetapi mungkin juga tidak. untuk dipakai.
Sebaliknya pun dapat terjadi, tetapi mungkin Untuk identifikasi tumbuhan yang tidak
pula tumbuhan yang tidak kita kenal itu belum kita kenal, tetapi dikenal oleh dunia ilmi
pula dikenal oleh siapa pun, jadi juga belum pengetahuan, pada waktu ini tersedia beberapa
dikenal oleh dunia ilmu pengetahuan. Dengan sarana, antara lain:
demikian orang yang akan mengidentifikasikan 1. Menanyakan identitas tumbuhan yang tidak
suatu tumbuhan selalu menghadapi 2 kita kenal kepada seorang yang kita anggap
kemungkinan, yaitu : ahli dan kita perkirakan mampu memberikan
2.1 Identifikasi tumbuhan yang belum dikenal jawaban atas pertanyaan kita.
oleh dunia ilmu pengetahuan 2. Mencocokkan dengan spesimen herbarium
Manusia sebagian besar bergantung pada yang telah diidentifikasikan.
tumbuhan, tentulah sejak dahulu kala manusia 3. Mencocokkan dengan candra dan gambar-
telah melakukan pengenalan tumbuhan dan gambar yang ada dalam buku-buku flora
semakin banyak yang ia kenal semakin atau monografi.
dirasakan pula perlunya untuk mengadakan 4. Penggunaan kunci identifikasi dalam
penggolongan atau klasifikasinya. Oleh sebab identifikasi tumbuhan.
itu masalah identifikasi ini bukan suatu yang 5. Penggunaan lembar identifikasi jenis (yaitu
baru. Yang relatif baru adalah kesepakatan sebuah gambar suatu jenis tumbuhan yang
internasional menuju keseragaman dalam disertai dengan nama dan klasifikasi jenis
pemberian nama yang secara eksplisit yang bersangkutan.
kemudian disebut sebagai nama ilmiah. Untuk Determinasi yaitu membandingkan suatu
kalsifikasinya pun diharapkan agar dapat tumbuhan dengan satu tumbuhan lain yang
disesuaikan dengan perkembangan ilmu sudah dikenal sebelumnya (dicocokkan atau
pengetahuan, yaitu dengan menerapkan sistem dipersamakan). Karena di dunia ini tidak ada dua
filogenetik. benda yang identik atau persis sama, maka
2.2 Identifikasi tumbuhan yang telah dikenal istilah determinasi (Inggris to determine =
oleh dunia ilmu pengetahuan. menentukan, memastikan) dianggap lebih tepat
Publikasi ahli-ahli taksonomi yang daripada istilah identifikasi (Inggeris to identify =
memuat nama takson baru yang diperkenalkan mempersamakan (Rifai,1976).
kepada khalayak ramai, sekurang-kurangnya 2.3 Cara mendeterminasi tumbuhan
kepada khalayak ilmu pengetahuan disebut Untuk mendeterminasi tumbuhan pertama sekali
publikasi yang asli. Seperti telah disebut dimuka adalah mempelajari sifat morfologi tumbuhan
baik nama yang diberikan maupun cara tersebut (seperti posisi, bentuk, ukuran dan
mempublikasikannya harus sesuai dengan
3
jumlah bagian-bagian daun, bunga, buah dan sistematika yang disajikan dalam bentuk
lainlainnya). monografi, revisi, flora, buku-buku pegangan
Langkah berikut adalah membandingkan atau ataupun bentuk lainnya.
mempersamakan ciri-ciri tumbuhan tadi dengan 5. Komputer
tumbuhan lainnya yang sudah dikenal Berkat pesatnya kemajuan teknologi dan
identitasnya, dengan menggunakan salah satu biometrika akan ada mesin elektronika
cara dibawah ini: modern yang diprogramkan untuk
1. Ingatan menyimpan, mengolah dan memberikan
Pendeterminasian ini dilakukan berdasarkan kembali keterangan-keterangan tentang
pengalaman atau ingatan kita. Kita mengenal tumbuh-tumbuhan. Dengan demikian
suatu tumbuhan secara langsung karena pendeterminasian tumbuh-tumbuhan
identitas jenis tumbuhan yang sama sudah nantinya akan dapat dilakukan dengan
kita ketahui sebelumnya, misalnya bantuan komputer.
didapatkan di kelas, atau pernah
mempelajarinya, pernah diberitahukan orang 2.4 Aturan pembuatan kunci determinasi
lain dan lain-lain. Kunci determinasi merupakan suatu alat
2. Bantuan orang yang diciptakan khusus untuk memperlancar
Pendeterminasian dilakukan dengan pelaksanaan pendeterminasian tumbuh-
meminta bantuan ahli-ahli botani sistematika tumbuhan. Kunci determinasi dibuat secara
yang bekerja di pusat-pusat penelitian botani bertahap, sampai bangsa saja,suku, marga
sistematika, atau siapa saja yang bisa atau jenis dan seterusnya. Ciri-ciri tumbuhan
memberikan pertolongan. Seorang ahli disusun sedemikian rupa sehingga
umumnya dapat cepat melakukan selangkah demi selangkah si pemakai kunci
pendeterminasian karena pengalamannya, dipaksa memilih satu di antara dua atau
dan kalau menemui kesulitan maka dia akan beberapa sifat yang bertentangan,begitu
menggunakan kedua cara berikutnya. seterusnya hingga akhirnya diperoleh suatu
3. Spesimen acuan jawaban berupa identitas tumbuhan yang
Pendeterminasian tumbuhan dapat juga diinginkan. Beberapa syarat kunci
dilakukan dengan membandingkan secara determinasi yang baik menurut Vogel (1989)
langsung dengan specimen acuan yang antara lain:
biasanya diberi label nama. Spesimen 1. Ciri yang dimasukkan mudah diobservasi,
tersebut bisa berupa tumbuhan hidup, karakter internal dimasukkan bila sangat
misalnya koleksi hidup di kebun raya. Akan penting.
tetapi specimen acuan yang umum dipakai 2. Menggunakan karakter positif dan
adalah koleksi kering atau herbarium. mencakup seluruh variasi dalam grupnya.
4. Pustaka Contoh : 1. Leaves opposites 2. Leaves
Cara lain untuk mendeterminasi tumbuhan either in whorls, or spirally arranged, or
adalah dengan membandingkan atau distichous
mencocokkan ciri ciri tumbuhan yang akan Bukan 1. Leaves opposites 2. Leaves not
dideterminasi dengan pertelaan-pertelaan opposites
serta gambar-gambar yang ada dalam 3.Deskripsi karakter dengan istilah umum
pustaka. Pertelaan-pertelaan tersebut dapat yang dimengerti orang
dijumpai dalam hasil penelitian botani
4
4.Menggunakan kalimat sesingkat mungkin, Kunci analisis merupakan kunci yang
hindari deskripsi dalam kunci paling umum digunakan dalam pustaka.
5.Mencantumkan nomor couplet Kunci ini sering juga disebut kunci dikotomi
6.Mulai dari ciri umum ke khusus, bawah ke sebab terdiri atas sederetan bait atau kuplet.
atas Setiap bait terdiri atas dua (atau adakalanya
2.5 Menggunakan Kunci Determinasi beberapa) baris yang disebut penuntun dan
Saran-saran dalam penggunaan kunci berisi ciri-ciri yang bertentangan satu sama
determinasi: lain. Untuk memudahkan pemakaian dan
1. Kumpulkan informasi sebanyak mungkin pengacuan, maka setiap bait diberi
tentang ciri tumbuhan yang akan bernomor, sedangkan penuntunnya ditandai
dideterminasi (kalau ada lengkap vegetatif dengan huruf. Pemakai kunci analisis harus
dan generatif) mengikuti bait-bait secara bertahap sesuai
2. Pilih kunci yang sesuai dengan materi dengan yang ditentukan oleh penuntun.
tumbuhan dan daerah geografi di mana Dengan mempertentangkan ciri-ciri yang
tumbuhan tersebut diperoleh tercantum dalam penuntun-penuntun itu
3. Baca pengantar kunci tersebut dan semua akhirnya hanya akan tinggal satu
singkatan atau hal-hal lain yang lebih rinci kemungkinan dan kita dituntun langsung
4. Perhatikan pilihan yang ada secara hati- pada nama takson yang dicari. Kunci analisis
hati dibedakan menjadi dua macam berdasarkan
5. Hendaknya semua istilah yang ada cara penempatan bait-baitnya yaitu kunci
dipahami artinya. Gunakan glossary atau bertakik (kunci indent) dan kunci paralel.
kamus Pada kunci bertakik maka penuntun-
6. Bila spesimen tersebut tidak cocok dengan penuntun yang sebait ditakikkan pada tempat
semua kunci dan semua pilihan layaknya tertentu dari
tidak pinggir (menjarak pada jarak tertentu dari
kena, mungkin terjadi kesalahan, ulangi ke pinggir), tapi letaknya berjauhan. Di antara
belakang. kedua penuntun itu ditempatkan bait-bait
7. Apabila kedua pilihannya mugkin, coba takson tumbuhan, dengan ditakikkan lebih ke
ikuti keduanya tengah lagi dari pinggir yang memenuhi ciri
8. Konfirmasikan pilihan tersebut dengan penuntun pertama, juga dengan penuntun-
membaca deskripsinya penuntun yang dipisah berjauhan. Dengan
9. Spesimen yang berhasil dideterminasi demikian maka unsure-unsur takson yang
sebaiknya diverifikasi dengan ilustrasi atau mempunyai ciri yang sama jadi bersatu
specimen sehingga bisa terlihat sekaligus.
herbarium yang ada. Penuntun-penuntun kunci paralel yang sebait
2.7 Jenis-Jenis Kunci Determinasi ditempatkan secara berurutan dan semua
Tumbuhan baitnya
Menurut Rifai (1976), berdasarkan cara disusun seperti gurindam atau sajak. Pada
penyusunan sifat-sifat yang harus dipilih akhir setiap penuntun diberikan nomor bait
maka dikenal tiga macam kunci determinasi, yang harus diikuti, dan demikian seterusnya
yaitu kunci perbandingan, kunci analisis dan sehingga akhirnya diperoleh nama takson
sinopsis. Yang akan dibahas di sini adalah tumbuhan yang dicari. Kunci paralel lebih
kunci analisis. menghemat tempat, terutama kalau takson
5
tumbuhan yang dicakupnya besar sekali. e. Komputer
Buku Flora of Java yang ditulis oleh Backer
Macam-macam kunci determinasi yang
dan Backuizen van den Brink semuanya
dapat dipakai yaitu kunci analisis yang
ditulis dalam bentuk kunci paralel.
berupa :

a. Kunci bertakik
3. KESIMPULAN DAN SARAN
b. Kunci paralel
3.1 Kesimpulan
3.2 Saran
Dari pembahasan yang dirinci diatas dapat
kita simpulkan bahwa : Penyusun menyadari bahwa dalam
pembuatan paper ini masih terdapat
1. Identifikasi tumbuhan adalah suatu
banyak kekurangan, maka dari itu
proses pemberian tanda-tanda pada
diharapkan pembaca dapat menerima
tumbuhan sehingga dapat dibedakan dari
wawasan tentang identifikasi dan
tumbuhan satu dengan yang lainnya dan
determinasi tumbuhan setelah membaca
bertujuan untuk mengetahui identitas dari
dan memahami paper ini, dan dapat
suatu tumbuhan atau tanaman yang belum
menelaah lebih lanjut tentang bahasan di
diketahui. Pada prosesnya dibagi menjadi 5
dalam paper ini.
yaitu :
4. DAFTAR PUSTAKA
a. Mencari tahu atau bertanya tentang
tumbuhan yang belum dikenal kepada Amanda, Dhery. 2011. Identifikasi

para ahli. Karakteristik Lahan


Tanaman Gandaria di
b. Mencocokan dengan spesimen Ambon. Jurnal Budidaya
herbarium. Tanaman. Vol. 4. No. 11.

c. Pencandraan dengan contoh Hal: 80-88.

spesimen di buku atau sumber tertulis. Janaaha.2015.BukuAjarTumbuhan.


https://www.google.co.id/ur
d. kunci identifikasi.
l?q=http://janaaha.com/wp
e. Penggunaan lembar identifikasi. -
content/uploads/2015/10/B
2. Determinasi yaitu membandingkan
uku-ajar-Taksonomi
suatu tumbuhan dengan satu tumbuhan
Tumbuhan.pdf. [online]
lain yang sudah dikenal sebelumnya
(Diakses pada 27 Maret
(dicocokkan atau dipersamakan). Cara-
2019 22.01 WIB )
cara untuk mengidentifikasi tumbuhan
Muhammad, Kausar. 2012. Mengenal
adalah dengan :
Magrove dari Segi Kebutuhan
a. Ingatan Akan Masa Depan. Jurnal
Pelestarian Lingkungan. Vol.
b. Bantuan orang
19. No. 2. Hal: 49-57.
c. Spesimen acuan Nawi, A. 2009. Taksonomi Tumbuhan.
Bandung: Angkasa.
d. Pustaka
Sarjani,T.dkk, 2017. IDENTIFIKASI
6
MORFOLOGI DAN A KOTA LANGSA. Jurnal IPA dan
NATOMI TIPE STOMATA Pembelajaran IPA (JIPI), 1(2): 182-
FAMILI Piperaceae DI 191