Anda di halaman 1dari 2

A.

INTERVENSI ENCEPHALITIS

No. Diagnosa Keperawatan Tujuan dan Kriteria Hasil Intervensi


1. Perubahan perfusi jaringan berhubungan Tujuan:  Monitor tanda-tanda vital dan
Anak bisa mengembalikan status status neurologis setiap 4 jam
dengan peningkatan tekanan intracranial
neurologisnya serta dapat bebas dari atau bila diperlukan
DS :
komplikasi vaskuler setelah dilakukan  Kaji adanya komplikasi
 Anak/keluarga mengatakan pusing, tindakan keperawatan 2 x 24 jam edema serebral,
sakit kepala hidrocephalus serta
 Ibu klien mengatakan anak kejang Kriteria hasil: peningkatan ICP
 Mempertahankan tingkat  Kaji status neurologis dengan
DO : kesadaran biasanya/lebih teratur dan bandingkan
 Klien tampak gelisah membaik dan fungsi motorik keadaan normal seperti GCS
 GCS < 10 sensorik lebih meningkat  Observasi frekuensi/irama
 Kaku kuduk positif  Tanda-tanda vital dalam batas jantung
 Babinski positif normal  Observasi irama dan pola
nafas
 Capilarry refill >3 detik
 Observasi intake dan output
 Nadi cepat lebih dari 120 x/menit
serta catat karakteristik urin,
 Suhu meningkat lebih dari 39 C turgor kulit dan keadaan
membran mukosa
 Kolaborasi dalam pemberian
cairan intravena dengan alat
kontrol khusus bila ada.
Batasi pemasukan cairan dan
berikan larutan hipertonik /
elektrolit sesuai indikasi
 Kolaborasi dengan dokter
dalam:
- Pemeriksaan AGD
- Pemberian O2 sesuai
kebutuhan
- Pemberian terapi obat
sesuai indikasi
2. Nyeri berhubungan dengan adanya proses Tujuan:  Berikan lingkungan yang
inflamasi tenang, ruangan agak gelap
Nyeri hilang atau berkurang setelah
sesuai indikasi
DS : dilakukan tindakan keperawatan  Bantulah dan anjurkan
 Anak dan orang tua pasien mengatakan selama 1 x 24 jam keluarga untuk membantu
sakit kepala kebutuhan perawatan diri
anak
DO:  Berikan posisi yang nyaman
Kriteria hasil:
 Ekspresi wajah tampak meringis untuk anak
 Pasien tampak gelisah, rewel, sering  Anak mengatakan nyeri hilang  Kolaborasi dengan dokter
menangis dalam pemberian analgetik
atau berkurang
 GCS < 10 seperti asetaminofen dan
 Kaku kuduk positif  Anak tidak rewel kodein
 Babinski positif  Anak tampak rileks dan mampuh
 Nadi cepat lebih dari 120 x/menit
istirahat/tidur dengan tepat
 Suhu meningkat lebih dari 39 C
 GCS dan RR dalam batas normal
3. Resiko cidera berhubungan dengan Tujuan :  Pasang siderail setiap saat
perubahan status mental dan perubahan Cedera tidak terjadi setelah dilakukan dan singkirkan benda-benda
tingkat kesadaran infeksi tindakan perawatan selama 2 x 24 jam sekitar yang dapat menyakiti
 Usahakan agar tempat tidur
DS : Kriteria hasil: pada posisi yang rendah
 Orang tua mengatakan anaknya gelisah  Tidak ada trauma yang terjadi  Hisap sekret dengan suction
DO : selama pasien dirawat sesuai indikasi
 Kaku kuduk positif  Anak akan terbebas dari injuri  Kolaborasi dalam pemberian
 Babinski positif therapi sesuai indikasi seperti
 Kapilarry refill >3 detik fenition, diazepam,
 Nadi cepat lebih dari 120 x/menit fenobarbital
 Suhu meningkat lebih dari 39 C
 GCS = E : 4, M : 3, V : 3