Anda di halaman 1dari 14

C.

ANALISA DATA

No. Data Diagnosa Keperawatan


1. Lingkungan Fisik Perilaku kesehatan
Hasil Angket (n= 110 KK) cenderung beresiko di
- Kondisi tempat penampungan air : terbuka 70 lingkungan RW 09
rumah (63,4%) Kelurahan Tangkerang
- 22 rumah (20%) tidak membuka jendela Selatan Kecamatan Bukit
- Menderita penyakit 6 bulan terakhir: ada Raya.
sebanyak 89 KK (80,9%)
- tidak melakukan aktivitas fisik 57 KK (51,8%).
- Anggota keluarga merokok: merokok sebanyak
60 KK (54,5%)
- Terdapat 42 KK (38,1%) yang tidak
membersihkan jentik nyamuk

Hasil Observasi (n= 110 rumah)


- Terdapat 22 KK (19,8%) tidak membuka
jendela
- Terdapat 43 KK (38,7%) dengan luas lantai
<10% dari luas lantai
- 14 KK (12,6%) cahaya matahari tidak masuk
ke rumah
- 72 KK (64,9%) baju bergantungan
- 17 KK (15,3%) kondisi air kotor
- Keadaan saluran air pembuangan/got 72 KK
(64,9%) terbuka dan mengalir
- Jarak septik tank dari sumber air < 10 meter 72
KK (64,9%)
Hasil Wawancara
- Hasil wawancara dengan Ketua RW 09 dan
Ketua RT 01, 02, 03, 04 mengatakan bahwa
jarang dilakukan gotong royong, banyaknya
genangan air,masyarakat kurang antusias ketika
dilakukan gotong royong, beberapa daerah jika
curah hujan meningkat terajdi banjir.
- Hasil wawancara dengan lurah mengatakan
bahwa Kelurahan Tangkerang Selatan memiliki
tingkat angka kejadian DBD yang tinggi.
- Hasil wawancara dengan puskesmas
didapatkan bahwa angka morbiditas demam,
ISPA, diare, DBD tinggi di Kelurahan
Tangkerang Selatan

Hasil Windshield Survey


- Jalan ada yang berlubang dan terdapat
genangan air
- Kondisi lingkungan terdapat tumpukan sampah
yang terbuka dan tertutup.
- Kondisi saluran pembuangan air kurang bersih,
mengalir, dan tidak mengalir
- Terdapat beberapa sampah yang bertebaran di
jalan pintas dan tampak tumpukan sampah
didepan rumah yang belum diambil petugas
kebersihan di RW 09.

-
2. Balita Resiko terjadinya penyakit
Hasil Angket Status Kesehatan Balita(n= Balita) yang dapat dicegah dengan
- Usia pemberian MP ASI pertama : usia < 6 imunisasi pada bayi balita di
bulan sebanyak 5 orang (13,2%) lingkungan RW 09
- Alasan pemberian susu formula: ASI tidak Kelurahan Tangkerang
keluar sebanyak 2 orang (66,7%) Selatan Kecamatan Bukit
- tidak melakukan pemeriksaan/pendidikan
Raya
kesehatan pertumbuhan dan perkembangan
sebanyak 7 orang (18,4%)
- tidak mempunyai KMS sebanyak 14 orang
(36,8%)
- tidak paham tentang grafik KMS sebanyak 30
orang (78,9%).
- Tindakan jika anak demam kompres dingin
sebanyak 28 orang (73,7%)
- Tindakan jika anak diare diberi oralit sebanyak
6 orang (15,8%)
- Penyakit yang dialami: demam sebanyak 2
orang (66,7%)
- Penyakit yang pernah dialami bayi/balita:
demam sebanyak 8 orang (72,7%), cacar
sebanyak 1 orang (9,1%), dan lain-lain
sebanyak 2 orang (18,2%

Hasil Wawancara
- Keadaan gizi anak yang berada di wilayah RW
09 sebagian kecil anak yang menderita gizi
buruk,
- Kader Posyandu: Ibu-ibu yang memiliki bayi
dan balita kurang antusias mengikuti kegiatan
posyandu. Setiap akan dilakukan kegiatan
posyandu
3. Anak Sekolah Resiko penurunan
Hasil Angket (n= 45 orang) konsentrasi pada anak usia
- Penyakit 3 bulan terakhir: demam sebanyak 21 sekolah di lingkungan RW
orang (51,2%), batuk pilek sebanyak 9 orang 09 Kelurahan Tangkerang
(22%) Selatan Kecamatan Bukit
- Frekuensi gosok gigi perhari 1 kali/hari Raya
sebanyak 11 orang (26,8%)
- mengalami cidera sebanyak 5 orang (12,2%)
- 19 orang (46,3%) tidak membawa bekal
- Mengkonsumsi buah dan sayur: kadang-kadang
sebanyak 27 orang (65,9%)
- Durasi menonton TV/hari: 4 jam sebanyak 20
orang (48,8%)
- Frekuensi belajar: tidak belajar sebanyak 17
orang (41,5%)
- Durasi bermain games: 2 jam sebanyak 35
orang (85,4%), dan 6 jam sebanyak 6 orang
(14,6%)
- Ketersediaan akses internet: terdapat sebanyak
22 orang (53,7%)

Hasil Wawancara
- Puskesmas: Keadaan gizi anak yang berada di
wilayah RW 09 sebagian kecil anak yang menderita
gizi buruk, Tingkat morbiditas di daerah tangkerang
selatan masih tinggi dengan diare, ispa, dan demam.
4. Remaja Resiko peningkatan perilaku
Hasil Angket (n= orang) maladaptif: merokok pada
- Kegiatan diluar sekolah tidak ada sebanyak 13 remaja di lingkungan RW
orang (41,9%) dan bekerja sebanyak 3 orang 09 Kelurahan Tangkerang
(9,7%) Selatan Kecamatan Bukit
- Keluhan menstruasi nyeri menstruasi sebanyak Raya
9 orang (29,0%) dan menstruasi tidak teratur
sebanyak 3 orang (9,7%)
- Merokok sebanyak 6 orang (19,4)
- Jumlah rokok perhari kurang dari 1 bungkus
sebanyak 4 orang (12,9%) dan 1-2 bungkus
sebanyak 1 orang (3,2%)
- Tidak paham bahaya rokok tidak sebanyak 7
orang (22,6%)
- Keinginan berhenti merokok: tidak mau
sebanyak 26 orang (83,9%)
- Organisasi yang diikuti: tidak mengikuti
sebanyak 20 orang (64,5%),
- Sumber stress: pelajaran sebanyak 28 orang
(90,3%), orang tua sebanyak 2 orang (6,5%)
dan pacar sebanyak 1 orang (3,2%)
- Cara mengatasi stress didiamkan sebanyak 11
orang (35,5%) dan mengurung diri sebanyak 3
orang (9,7%)

Hasil Wawancara
- Ketua RW: . Organisasi pemuda di RW 09
belum terbentuk karena kurangnya partisipasi
dari pemuda setempat dan pemuda di RW 09
kurang antusias dengan kegiatan yang
dilaksanakan di RW 09
5. Lansia Ketidakefektifan
Hasil Angket (n= 44 orang) pemeliharaan kesehatan
- Jenis penyakit: hipertensi sebanyak 19 orang pada lansia di lingkungan
(45.2%), katarak sebanyak 2 orang (4.8%), RW 09 Kelurahan
rematik sebanyak 9 orang (21.4%), gangguan Tangkerang Selatan
pendengaran sebanyak 2 orang (4.8%), Kecamatan Bukit Raya.
diabetes melitus sebanyak 6 orang (14.3%),
stroke sebanyak 1 orang (2.4%), asam
uratsebanyak 10 orang (23.8%), tidak sakit
sebanyak 5 orang (11.9%), dan tidak sakit
sebanyak 9 orang (21.4%).
- Jenis penyakit kronik lebih 6 bulan: hipertensi
sebanyak 19 orang (45,2%), katarak sebanyak
3 orang (7.1%), rematik sebanyak 8 orang
(19.0%), diabetes melitus sebanyak 6 orang
(14.3%), asam urat sebanyak 9 orang (21.4%),
stroke sebanyak 1 orang (2.4%), penyakit lain
sebanyak 6 orang (14.3%).
- Penyakit mempengaruhi kegiatan harian:
sebanyak 17 orang (40.5%).
- Lansia dengan gangguan fisik: sebanyak 14
orang (33.3%).
- Makanan bersantan: sebagian besar lansia
kadang-kadang masih mengkonsumsi makanan
bersantan sebanyak 15 orang (71.4%).
- Makanan tinggi garam sebagian besar lansia
kadang-kadang masih mengkonsumsi makanan
tinggi garam sebanyak 13 orang (61.9%).
- Penyedap rasa: sebagian besar lansia kadang-
kadang masih menggunakan penyedap rasa
sebanyak 9 orang (42.9%).
- Makanan tinggi gula: sebagian besar lansia
kadang-kadang masih mengkonsumsi makanan
tinggi gula sebanyak 3 orang (50.0%).

Hasil Wawancara
- Kader posyandu: tidak ada terdapat posbindu

D. DIAGNOSA KEPERAWATAN
Adapun diagnosa keperawatan di RW 09 Kelurahan Tangkerang Selatan
Kecamatan Bukit Raya yaitu terdapat 5 diagnosa yaitu :
1. Perilaku kesehatan cenderung beresiko di lingkungan RW 09 Kelurahan
Tangkerang Selatan Kecamatan Bukit Raya.
2. Resiko terjadinya penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi pada bayi balita di
lingkungan RW 09 Kelurahan Tangkerang Selatan Kecamatan Bukit Raya
3. Resiko penurunan konsentrasi pada anak usia sekolah di lingkungan RW 09
Kelurahan Tangkerang Selatan Kecamatan Bukit Raya
4. Resiko peningkatan perilaku maladaptif: merokok pada remaja di lingkungan RW
09 Kelurahan Tangkerang Selatan Kecamatan Bukit Raya
5. Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan pada lansia di lingkungan RW 09
Kelurahan Tangkerang Selatan Kecamatan Bukit Raya.

E. PRIORITAS MASALAH KEPERAWATAN


6. MASALAH 1 2 3 4 5 6 TOTAL RANKING
Perilaku kesehatan cenderung
beresiko di lingkungan RW 09
6 3 8 8 10 3 38 II
Kelurahan Tangkerang Selatan
Kecamatan Bukit Raya.
Resiko terjadinya penyakit yang
dapat dicegah dengan imunisasi pada
bayi balita di lingkungan RW 09
3 3 3 3 10 3 25 V
Kelurahan Tangkerang Selatan
Kecamatan Bukit Raya

Resiko penurunan konsentrasi pada


anak usia sekolah di lingkungan RW
09 Kelurahan Tangkerang Selatan 10 3 6 1 10 3 29 IV
Kecamatan Bukit Raya

Resiko peningkatan perilaku


maladaptif: merokok pada remaja di
lingkungan RW 09 Kelurahan
8 3 3 3 10 8 35 III
Tangkerang Selatan Kecamatan
Bukit Raya

Ketidakefektifan pemeliharaan 10 7 10 3 3 8 41 I
kesehatan pada lansia di lingkungan
RW 09 Kelurahan Tangkerang
6. MASALAH 1 2 3 4 5 6 TOTAL RANKING
Selatan Kecamatan Bukit Raya.

Keterangan:
1= Kesadaran mayarakat terhadap masalah
2= Motivasi masyarakat dalam penyelesaian masalah
3= Kemampuan perawat untuk mempengaruhi maalah kesehatan
4= Tersedianya keahlian untuk menyelesaikan masalah kesehatan
5= Keparahan atau keseriusan masalah yang dihasilkan jika tidak diselesaikan
6= Kecepatan masalah dapat diselesaikan

Kriteria nilai:
1-3 = Rendah
4-6 = Sedang
7-10 = Tinggi

Berdasarkan prioritas masalah keperawatan didapat 2 diagnosa keperawatan di RW


09 Kelurahan Tangkerang Selatan Kecamatan Bukit Raya yaitu:
1. Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan pada lansia di lingkungan RW 09
Kelurahan Tangkerang Selatan Kecamatan Bukit Raya.
2. Perilaku kesehatan cenderung beresiko di lingkungan RW 09 Kelurahan
Tangkerang Selatan Kecamatan Bukit Raya.
F. PERENCANAAN (Planning Of Action)
DIAGNOSA RENCANA STRATEGI SUMBER DAYA
NO TUJUAN
KEPERAWATAN KEGIATAN PJ WAKTU DANA TEMPAT
1. Ketidakefektifan Setelah 1. Penyebaran Pendidikan Vintang 21 Januari Mahasi Di rumah
pemeliharaan dilakukan Leaflet/brosur kesehatan 2019 swa warga RT
kesehatan pada kegiatan tentang 01
lansia di lingkungan selama 6 hipertensi
RW 09 Kelurahan minggu
2. Penyuluhan 1. Pendidikan Agus 21 Januari Mahasi Di rumah
Tangkerang Selatan diharapkan
hipertensi kesehatan 2019 swa warga RT
Kecamatan Bukit pengetahuan
2. Intervensi
01
Raya. masyarakat
keperawatan
tentang lansia
profesional
meningkat

3. Senam Lansia 1. Usi dan Dikondisika Warga Lapangan


Empowerment Dwi n dan RW 09
2. Proses mahasi
Kelompok swa
4. Pemeriksaan 1. Partnership Ririn Dikondisika Mahasi Lapangan
2. Proses
kesehatan dan n swa, RW 09
kelompok
lansia Indah Puskes
3. Pendidikan
mas
kesehatan
4. Intervensi Harapa
keperawatan n Raya
profesional
5. Penyuluhan 1. Pendidikan Widya 01 Februari Mahasi Mesjid
tentang kesehatan 2019 swa Nurul
2. Intervensi
diabetes Islam
keperawatan
melitus
profesional

6. Penyuluhan 1. Pendidikan Indah 04 Februari Mahasi Musholla


asam urat kesehatan dan 2019 swa Al Ikhwan
2. Intervensi
Salsa
keperawatan
profesional
2 Perilaku kesehatan Setelah 1. Penyuluhan Pendidikan Nurfa 24 Januari Mahasi Mesjid
cenderung beresiko dilakukan kesehatan kesehatan, 2019 swa Nurul
di lingkungan RW kegiatan kepada intervensi Islam
09 Kelurahan selama 6 masyarakat keperawatan
Tangkerang Selatan minggu tentang rumah profesional
Kecamatan Bukit diharapkan sehat, DBD, dan
Raya. tidak ISPA
terjadinya
2. Penyuluhan 1. Pendidikan Salsa 24 Januari Mahasi Mesjid
peningkatan
kepada kesehatan 2019 swa Nurul
penyakit
2. Partnership
masyarakat Islam
akibat
tentang
lingkungan
pengolahan
sampah organik
dan anorganik
bekerja sama
dengan Dinas
Lingkungan
Hidup dan
Kebersihan
Kota Pekanbaru
3. Gotong Royong 1. Proses Resty 27 Januari Mahasi Lingkunga
Kelompok dan 2019 swa n RW 09
2. Empowerme
Rahma
nt

4. Pengembangan 1. Pendidikan Anisa 27 Januari Mahasi Lingkunga


Toga kesehatan Yulvi 2019 swa n RW 09
2. Proses
dan
kelompok
Ulfa
3. Empowerme
nt

5. Bekerja sama 1. Pendidikan Putri 09 Februari Mahasi Posyandu


dengan pihak kesehatan dan 2019 swa
2. Proses
Puskesmas Wulan
kelompok
Harapan Raya
3. Empowerme
dalam
nt
memberikan 4. Partnership
pelatihan
kepada RW
siaga tentang
“Jumantik”