Anda di halaman 1dari 6

Metode Pelaksanaan Stamped / Pattern Concrete

1. Pembersihan dan Pengecekan Lantai Kerja

Pembersihan dan pengecekan kondisi lantai kerja beton sebagai perkerasan dibawah Stamped /
Pattern Concrete merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Dasar tanah dibawah lantai kerja
sudah harus padat. Penambahan material makadam atau pasir urug akan memperkuat
perkerasan jika diperlukan.

Pengukuran ulang lahan akan diperiksa terhadap gambar kerja yang diberikan.

2. Pemasangan Bekisting dan Pembesian

Bekisting dipasang di area kerja disesuaikan dengan pola yang diinginkan. Bekisting dibuat dari
bahan yang kuat dan lentur sehingga dapat membentuk pola yang diinginkan seperti kaso dan
triplek. Pembesian dengan menggunakan wiremesh digelar di area kerja yang telah dibatasi
dengan bekisting pada posisi mengambang dengan menggunakan beton pengganjal. Cetakan
tambahan dengan menggunakan besi beton akan disiapkan pula jika diperlukan. Lahan siap
untuk pengecoran dengan beton Ready-Mix. Mutu beton disesuaikan dengan peruntukkan.
3. Pengecoran Beton

Beton Ready-Mix dituang dilokasi dan dilevel sesuai dengan elevasi setempat. Beton dipadatkan
seperti biasa dan diratakan (screeding) menggunakan alat bantu aluminum yang tidak mudah
melengkung. Biarkan beton curing secukupnya; tergantung keadaan cuaca saat pengecoran,
semakin panas cuacanya, proses curing akan semakin cepat.
4. Pewarnaan Beton dan Pengecapan

Dalam keadaan beton setengah setting dan telah diratakan, tebar Colour Hardener diatas beton
kemudian diratakan kembali sehingga warna hardener tercampur rata dan masuk ke dalam
permukaan beton yang setengah basah. Tebaran Colour Hardener masih akan diulang pada
bagian beton yang masih belum tertutup warna dengan sempurna. Colour Hardener berfungsi
sebagai warna utama beton dan juga sebagai addictive yang mampu menaikan mutu beton.

Setelah beton tertutup Colour Hardener secara merata, Release Agent ditebarkan secara sedikit-
sedikit diatasnya dan tidak diratakan. Release Agent berfungsi sebagai warna efek sehingga
penggunaannya hanya sebatas untuk tambahan. Ukuran tebaran untuk Release Agent adalah
0,2kg / 1m2. Kemudian permukaan beton siap untuk dicap sesuai pola / tekstur yang diinginkan
dengan menggunakan cetakan motif. Pengecapan beton dapat dilakukan jika tingkat kekeringan
beton telah mencapai +/- 80%.
5. Pengeringan

Setelah proses pengecapan selesai, permukaan akan ditutup dengan plastik cor dan tidak boleh
dilewati sampai dengan beton berumur cukup keras untuk diakses. Sebaiknya umur beton
adalah 28 hari.
6.Pembersihan dan Aplikasi Sealer / Coating

Setelah beton mengering dan cukup umur, lalu cuci beton dengan air, sedikit sabun dan sikat
secara manual atau cuci dengan water pressure hingga permukaan beton dianggap bersih.

Permukaan beton yang masih basah didiamkan agar kering dengan sendirinya. Setelah kering
sempurna, Sealer / Coating akan diaplikasikan pada permukaan beton yang sudah kering
sehingga terlihat hasil beton yang berpola dan berwarna. Demikian juga warna efek dari Release
Agent akan timbul dengan sendirinya. Tunggu 2 - 3 jam sebelum permukaan beton yang sudah
dilapisi Sealer / Coating siap untuk dapat diakses.

7. Perawatan Stamped / Pattern Concrete

Tidak diperlukan usaha yang terlalu rumit untuk perawat permukaan Stamped / Pattern
Concrete. Faktor pertimbangan utama dalam hal perawatan umumnya adalah lokasi perkerasan
Stamped / Pattern Concrete itu sendiri; apakah terletak di area indoor atau outdoor (intensitas
terkena panas dan hujan yang sering) dan frekuensi lintasan benda yang bergerak di atasnya
(pejalan kaki atau mobil).
Area Indoor :

Pada umumnya area indoor tidak terlalu sering terkena sinar matahari langsung dan biasanya
warna serta kebersihan lebih terjaga. Pembersihan permukaan cukup dengan air dingin serta
disikat ringan dengan sikat ijuk, sabun cuci deterjen, dikeringkan dengan kain pembersih dan
sebaiknya dilakukan secara berkala. Pelapisan ulang menggunakan Coating pada permukaan
beton baik dilakukan minimal 1 tahun sekali untuk menjaga agar keindahan dan ketajaman
warna seperti sedia kala.

Area Outdoor :

Seperti pada umumnya, area outdoor lebih sering terkena matahari dan hujan secara langsung
sehingga perawatan terhadap permukaan secara berkala mutlak diperlukan dan jangka waktu
pengulangan lapisan Coating adalah per 6 bulan. Cara perawatan adalah sama, yaitu
pembersihan dengan air dingin dan disikat ringan dengan sikat ijuk, sabun cuci deterjen, biarkan
area basah menjadi kering dengan sendirinya. Pengulangan lapisan Coating mutlak dilakukan
untuk menjaga dan melindungi warna tidak cepat pudar karena cuaca.

Frekuensi Lintasan :

Frekuensi lintasan pada permukaan adalah salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan dalam
hal perawatan. Semakin banyak frekuensi lintasan; semakin sering gesekan terjadi antara
permukaan beton dan benda gerak sehingga pelindung Sealer / Coating semakin cepat terkikis
oleh sebab itu perlu dilakukan perawatan rutin. Untuk menjaga ketajaman dan keindahan warna
pada permukaan pattern concrete; pembersihan dan perawatan harus selalu dilakukan.