Anda di halaman 1dari 3

A.

Deskripsi Kasus
Berdasarkan laporan dari tenaga EMS (Emergenci Medical Service) bahwa
terdapat seorang pasien (laki-laki muda) mengalami kecelakaan motor yang tidak
memakai helm dalam keadaan injuri pada kepala, open fraktur femur, TD 80/60
MmHg, HR 140 x/menit dan RR 40 x/menit. Pasien tersebut berada diatas papan
datar, terpasang oksigen simple mask dengan waktu tempuh perjalanan dari
tempat kejadian ke rumah sakit sekitar 5 menit.
B. Aktivitas Primary Survey
Aktivitas pada primary survey terdapat 5 tindakan diantaranya ABCDE :
- A (Airway) :
Pesien mengalami cedera pada wajah dan berupaya untuk memberikan
intubasi dengan stabilisasi sejalan (ETT) namun tindakan tersebut tidak
berhasil. Kemudian dilakukan tindakan pembedahan pada organ Cricotiroid
(Cricotiroidotomy).
- B (Breathing) :
Terdapat sedikit demi sedikit penurunan suara napas disebelah kiri, namun
tidak ada bukti adanya tension pneumothorak. Pada saat pemeriksaan
dilakukan pengambilan sample darah I.V
- C (Circulation) :
Pasien (fraktur femur terbuka) mengalami kehilangan 2 liter darah dan
diberikan tranfusi darah sebanyak 2 kolf (1,5 liter) dengan jenis darah O
- D (Disability) :
Pasien dengan GCS 7 terjadi cedera pada kepala dan di anjurkan untuk ke
ahli bedah saraf.
- E (Exposure/ Control Lingkungan) :
Tenaga medis (3 orang) melakukan log roll dan mengontrol area tulang
servikal secara terus menerus. Selanjutnya palpasi bagian belakang pasien
diantaranya pemeriksaan dubur, lalu melakukan pemeriksaan X-Ray untuk
mengetahui keadaan bagian dada, pelvis dan lateral servikal. Setelah itu
tutupi pasien supaya tidak mengalami hipotermi.
C. Aktivitas Secondary Survey
Aktivitas pada secondary survey meliputi dua tindakan diantaranya :
a. Pemeriksaan Head to toe
b. Pemeriksaan pada jari-jari dan pembuluh secara menyeluruh
Secondary rapid survey:
1. Kepala: adanya fraktur pada tengkorak karena tekanan
2. Maksilofasial: fraktur pada wajah multipel
3. Vertebra servikal dan leher
Inspeksi: tidak ada jejas atau luka, tidak ada perlukaan atau penyumbatan
pada daerah arteri karotis
Palpasi : tidak ada cedera pada daerah servikal dan leher
4. Thorax:
Inspeksi: terdapat memar dada dengan krepitasi, pasien mengalami
hematothorax sebelah kiri, pengembangan dada tidak simetris
Palpasi: adanya nyeri tekan dan terjadi krepitasi
Perkusi: suara perkusi tumpul
Auskultasi: suara nafas gugling
5. Abdomen
Inspeksi: tidak ada jejas atau luka
Auskultasi:
Palpasi: tidak ada nyeri tekan, perut lunak
Perkusi:
6. Perineum / rectum : panggul stabil
7. Muskuloskeletal: fraktur femur terbuka, perdarahan terkontrol
8. Neurologis: neurovaskular utuh
D. Outcome Intervensi
1. Primary Survey
- Airway : Cricothyroidotomy, saturasi 97 %, Pt. On Ventilator
- Breathing : Terdapat sedikit demi sedikit penurunan suara napas
disebelah kiri
- Circulation : TD : 96/66, HR 110 x/ menit 1,5 unit darah
- Disability : GCS 7
- Exposure : Terdapat hematotorak sebelah kiri
2. Secondary Survey

E. Rencana Tindak Lanjut.