Anda di halaman 1dari 13

LAPORAN PRAKTIKUM PENYUSUNAN TINJAUAN PUSTAKA

MATA KULIAH METODELOGI PENELITIAN KEPERAWATAN


Dosen Pengampu : Ns. Dicky Endrian Kurniawan M.Kep

oleh
Kelompok 5/ F 16

Moh. Selfis Haqiqi NIM 152310101031


Agel Dinda Trianugraha NIM 162310101201
Rurin Nurmaidah NIM 162310101219
Dewi Wulandari NIM 162310101228
Ririkh Farikhatul Ummah NIM 162310101283

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI


PROGRAM SARJANA FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS JEMBER
2019
SKRIPSI 1
1. Identitas Skripsi
1. Nama penulis : Nuril Fauziah
2. NIM : 142310101103
3. Judul : “Hubungan Dukungan Emosional Keluarga dengan Efikasi
Diri Klien DM Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Pakusari
4. DPU : Ns. Hanny Rasni, S.Kep.,M.Ke
2. Hasil Analisa Tinjauan Pustaka
a. Proses penulisan tinjauan pustaka
Topik penelitian ini membahas hubungan peran keluarga dengan perawatan
diri pada klien diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja puskesmas pakusari
kabupaten jember. Dalam bab tinjaun pustaka peneliti telah mencantumkan
pendapat ahli atau teori mengenai konsep diabetes mellitus meliputi definisi,
etiologi, klasifikasi, patofisiologi, manifestasi klinis, komplikasi,
penatalaksanaan, dampak, dan juga konsep mengenai peran keluarga meliputi
pengertian, ciri-ciri keluarga, peran keluarga, faktor-faktor yang mempengaruhi
efikasi peran keluarga dan pengaruh peran keluarga. Selain itu dalam tinjauan
pustaka juga membahas menganai konsep perawatan diri yang terdiri dari aplikasi
teori orem pada DM, pengertian perawtan, perilaku perawatan diri, faktor yang
mempengaruhi perawatan, pengukuran perawatn diri DM dan Hubungan peran
keluarga dengan perawatan diri pada klien DM tipe 2. Referensi yang di gunakan
oleh peneliti termasuk relevan karena diambil dari buku dan jurnal. Namun ada
beberapa referensi berupa buku yang tahun penerbitan lebih dari 10 tahun. Akan
lebih baik lagi jika menggunakan referensi kurang dari 10 tahun. Peneliti
menyebutkan beberapa konsep dari berbagai sumber sehingga dapat dibandingkan
dan dipilih yang paing relevan. Dalam bab ini peneliti menjelaskan konsep
mengenai diabetes mellitus, peran keluarga dan perawatan diri pada klien DM
namun tidak membahas mengenai kelemahan dan keunggulan pendapat atau teori
yang berhubungan dengan variabel penelitiannya.

2
b. Struktur tinjauan pustaka
Dalam variabel ini ada dua jenis variabel yang digunakan yaitu variabel
independent dan variabel dependen. Peran keluarga sebagai variabel independent
(variabel yang mempengaruhi) dan perawatan diri pada klien diabetes mellitus
tipe 2 sebagai variabel dependen atau yang di pengaruhi. Peneliti juga telah
menjabarkan variabel yang mendukung masalah dengan jelas dan beradasarkan
referensi yang bisa di pertangunggjawabkan. Peneliti menjabarakan variabel yang
dapat mendukung penyusunan hipotesis, peneliti hanya menjelaskan mengenai
variabel yang mendukung proses penelitiannya.
Dalam bab ini peneliti menjelaskan beberapa alat ukur yang dapat digunakan
untuk mengukur perawatan diri pada klien diabetes mellitus beserta indikator
setiap alat ukur dan penilaan setiap alat ukur tersebut. Dilihat dari penjabaran
diatas komponen dan struktur tinjaun pustaka skripsi peneliti cukup lengkap,
untuk penulisannya peneliti juga telah menggunakan referensi yang relevan dan
menuliskan ke dalam tinjauan pustaka ini dengan kutipan tidak langsung maupun
dengan analisis.

3. Hasil Analisa Sumber Pustaka


a. Sumber Pustaka
Daftar Pustaka yaitu suatu daftar yang berisi semua sumber bacaan yang
digunakan sebagai bahan acuan dalam penulisan karya ilmiah seperti Makalah,
Skripsi, Tugas Akhir, Laporan, Thesis,dan penelitian. Pemilihan daftar pustaka ini
harus benar-benar sesuai dengan pokok permasalahan yang dibahas dalam
makalah, Daftar pustaka atau sumber rujukan harus disusun secara benar dan
akurat. Kebenaran, akurasi, kelengkapan dan konsistensi komponen penulisan
daftar sumber rujukan mencerminkan kecermatan dan apresiasi penulis terhadap
sumber informasi yang dirujuknya

3
skripsi yang berjudul “Hubungan Dukungan Emosional Keluarga dengan
Efikasi Diri Klien DM Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Pakusari ,terdapat
tidak kesusesuaian atau kecocokan menurut buku pedoman cara penulisan karya
tulis ilmiah atau yang disebut dengan PPKI Unej, terutama pada bagian sumber
pustaka atau daftar pustaka bahwasanya ditemukan penulisan yang tidak benar
seperti pada salah satu daftar pusaka yang diambil dari Buku Terbitan
Lembaga/Badan/Organisasi (Berisi Himpunan Peraturan, UU, dan sejenisnya).
Yang format penulisannya : [NamaLembaga (Title Case)], [Tahun penerbitan].
[Judul Peraturan/Undangundang (Title Case dan Cetak Miring)]. [Nomor atau
seri peraturan]. [Edisi atau cetakan]. [Nama kota]: [Nama penerbit]. Tetapi
dalam penulisan daftar pustaka pada skripsi tersebut hanya mencantumkan
tahunya saja tidak men-cantumkan tempat dan nomor serinya juga , dan untuk
daftar pusaka yang diambil dari Buku Teks (Penulis tunggal), Buku Teks
Terjemahan, dll dalam skripsi tersebut sudah benar mulai dari pembalikan nama
sampai tahun terbit dan nomor serinya sudah ada atau sudah dicantumkan.

4
4. Analisa Penulisan sitasi dan refrensi :
Menurut kami penulisan sitasi dan refrensi oleh penulis telah sesuai dengan
prosedur atau peraturan ppki unej terkait dengan penulisan sumber buku , jurnal
maupum website yang di gunakan .

5
SKRIPSI 2
1. Identitas Skripsi
1. Nama penulis : Anisa Fiatul Kharima
2. NIM : 142310101014
3. Judul : Hubungan Peran Keluarga Dengan Perawatan Diri Pada Klien
Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Pakusari Kabupaten
Jember
4. DPU : Ns. Hanny Rasni, S.Kep.,M.Kep
2. Hasil Analisa Tinjauan Pustaka
a. Proses penulisan tinjauan pustaka
Topik penelitian ini membahas hubungan dukungan emosional keluarga
dengan efikasi diri klien diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja puskesmas
pakusari. Dalam bab tinjaun pustaka peneliti telah mencantumkan pendapat ahli
atau teori mengenai konsep diabetes mellitus meliputi definisi, etiologi,
klasifikasi, patofisiologi, manifestasi klinis, komplikasi, penatalaksanaan,
dampak, dan juga konsep mengenai efikasi diri meliputi definisi, sumber-sumber
efikasi diri,proses pembentukan efikasi diri, aspek-aspek efikasi diri, faktor-faktor
yang mempengaruhi efikasi diri pada klien diabetes mellitus, gambaran efikasi
diri klien diabetes mellitus. Selain itu dalam tinjauan pustaka juga membahas
menganai konsep dukungan emosional keluarga. Referensi yang di gunakan oleh
peneliti termasuk relevan karena diambil dari buku dan jurnal. Namun ada
beberapa referensi berupa buku yang tahun penerbitan lebih dari 10 tahun. Akan
lebih baik lagi jika menggunakan referensi kurang dari 10 tahun. Peneliti
menyebutkan beberapa konsep dari berbagai sumber sehingga dapat dibandingkan
dan dipilih yang paing relevan. Dalam bab ini peneliti menjelaskan konsep
mengenai diabetes mellitus, efikasi diri dan dukungan emosional keluarga namun
tidak membahas mengenai kelemahan dan keunggulan pendapat atau teori yang
berhubungan dengan variabel penelitiannya.

6
b. Struktur tinjauan pustaka
Dalam variabel ini ada dua jenis variabel yang digunakan yaitu variabel
independent dan variabel dependen. Dukungan emosional keluarga sebagai
variabel independent (variabel yang mempengaruhi) dan efikasi diri klien diabetes
mellitus tipe 2 sebagai variabel dependen atau yang di pengaruhi. Peneliti juga
telah menjabarkan variabel yang mendukung masalah dengan jelas dan
beradasarkan referensi yang bisa di pertangunggjawabkan. Peneliti menjabarakan
variabel yang dapat mendukung penyusunan hipotesis, peneliti hanya
menjelaskan mengenai variabel yang mendukung proses penelitiannya.
Dalam bab ini peneliti menjelaskan beberapa alat ukur yang dapat digunakan
untuk mengukur efikasi diri klien diabetes mellitus beserta indikator setiap alat
ukur dan penilaan setiap alat ukur tersebut. Dilihat dari penjabaran diatas
komponen dan struktur tinjaun pustaka skripsi peneliti cukup lengkap, untuk
penulisannya peneliti juga telah menggunakan referensi yang relevan dan
menuliskan ke dalam tinjauan pustaka ini dengan kutipan tidak langsung maupun
dengan analisis.

3. Hasil Analisa Sumber Pustaka


a. Sumber Pustaka
Daftar Pustaka yaitu suatu daftar yang berisi semua sumber bacaan yang
digunakan sebagai bahan acuan dalam penulisan karya ilmiah seperti Makalah,
Skripsi, Tugas Akhir, Laporan, Thesis,dan penelitian. Pemilihan daftar pustaka ini
harus benar-benar sesuai dengan pokok permasalahan yang dibahas dalam
makalah, Daftar pustaka atau sumber rujukan harus disusun secara benar dan
akurat. Kebenaran, akurasi, kelengkapan dan konsistensi komponen penulisan
daftar sumber rujukan mencerminkan kecermatan dan apresiasi penulis terhadap
sumber informasi yang dirujuknya

7
skripsi yang berjudul Hubungan Peran Keluarga Dengan Perawatan Diri Pada
Klien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Pakusari Kabupaten
Jember ,terdapat tidak kesusesuaian atau kecocokan menurut buku pedoman cara
penulisan karya tulis ilmiah atau yang disebut dengan PPKI Unej, terutama pada
bagian sumber pustaka atau daftar pustaka bahwasanya ditemukan penulisan yang
tidak benar seperti pada salah satu daftar pusaka yang diambil dari Buku Teks
/(Penulis tunggal) Yang format penulisannya [Nama belakang], [Inisial nama
depan dan nama tengah (jika ada)]. [tahun penerbitan]. [Judul Buku (Title Case
dan Cetak Miring)]. [Edisi buku (jika ada)]. [Nama kota]: [Nama penerbit]. Akan
tetapi dalam penulisan daftar pustaka pada skripsi tersebut terdapat penulisan
yang tidak benar terutama pada penulisan nama seseorang yang seharus nama
belakang dahulu baru nama depan, yang dituliskan didalam skripsi tersebut nama
depannya dahulu baru nama belakang atau tidak membolak-balik namanya, dan
untuk daftar pusaka yang diambil dari Buku Teks Terjemahan, dll dalam skripsi
tersebut sudah benar, mulai tempat, tahun terbit dan nomor serinya sudah ada atau
sudah dicantumkan.

8
4. Analisa Penulisan Sitasi dan Referensi
Dampak psikologis
Ketika seseorang didiagnosa menderita DM maka akan muncul dampak
psikologis pada dirinya, berikut ini merupakan beberapa dampak psikologis yang
sering muncul adalah depresi, stres, ansietas, konflik interpersonal, perilaku
merusak diri dan gangguan pola makan (Snoek dan Skinner, 2002).

Sitasi diatas terdapat kesalahan penulisan dari peneliti. Dikarenakan pada


daftar pustaka pada tahun 2001 bukan 2002.

Snoek, F.J., dan T.C. Skinner. 2001. Psychological Counselling in Problematic


Diabetes: Does It Help?. Vrijr Universiteit Medical Center; Departement
of Medical Psychology. 2002 Diabetes UK. Diabetic Medicine, 19, 265-
273

Pada klien DM depresi seringkali muncul akibat dari tekanan dari diri sendiri dan
lingkungan dalam pelaksanaan pengobatan DM (Groot dkk., 2016).

Sitasi diatas benar, akan tetapi lebih baik ditambahkan dengan halaman
yang dikutip dibelakang tahun terbitan apabila dalam referensi terdapat
halaman yang dikutip seperti (Groot dkk., 2016:552-562).

Groot, M., S.H. Golden., dan J. Wagner. 2016. Psychological Conditions in


Adults With Diabetes. American Psychologist 2016, Vol. 71, No. 7, 552-
562. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/27690484 [22 februari 2018]

Efikasi diri merupakan suatu keyakinan yang dimiliki seseorang tentang


kemampuan untuk berproduksi pada kinerja yang akan mempengaruhi kehidupan
mereka. Efikasi diri merupakan suatu keyakinan yang akan menentukan
bagaimana perasaan, proses berpikir, motivasi diri dan perilaku seseorang dalam
melakukan sesuatu (Bandura, 1994).

9
Sitasi diatas terdapat kesalahan penulisan dari peneliti, sebenarnya yang
benar atas nama Bandura atau Badura. Dikarenakan dalam daftar pustaka
terdapat (Badura, 1994) sedangkan (Bandura, 1997).

Badura, Albert. 1994. Self-efficacy.


https://www.uky.edu/~eushe2/Bandura/Bandura1994EHB.pdf [ 17 Mei
2017]

Bandura, Albert, dan Nancy E. Adams. 1997. Analysis of Self-Efficacy Theory of


Behavioral Change.Stanford University.
https://www.uky.edu/~eushe2/Bandura/Bandura1977CTR-Adams.pdf [02
Mei 2017]

Klien DM yang memiliki dukungan keluarga memiliki peluang 4,97 kali lebih
baik dibandingkan dengan klien DM yang tidak mendapatkan dukungan keluarga.
Menurut Miller (2013) dukungan keluarga mampu meningkatkan efikasi diri klien
DM tipe 2.

Sitasi diatas benar, akan tetapi lebih baik ditambahkan dengan halaman
yang dikutip dibelakang tahun terbitan apabila dalam referensi terdapat
halaman yang dikutip seperti Menurut Miller (2013:421-426).

Miller, T. A., dan M.R. Dimatteo. 2013. Importance of Family/Social Support


and Impact on Adherence to Diabetic Therapy. Diabetes Metab Syndr
Obes. 2013;6:421-426
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3825688/ [8 Maret 2018]

10
Motivasi juga mampu mempengaruhi efikasi klien DM dalam melakukan suatu
tindakan yang sudah diyakini akan memberikan manfaat untuknya (Chew, 2014).

Sitasi diatas benar, akan tetapi lebih baik ditambahkan dengan halaman
yang dikutip dibelakang tahun terbitan apabila dalam referensi terdapat
halaman yang dikutip seperti (Chew, 2014:796-808).

Chew, B. H., A. Fernandez., dan S.G. Sazlina. 2014. Psychological Aspects of


Diabetes Care: Effecting Behavioral Change in Patients. World I
Diabetes 2014 December 15;5(6):796-808

Bagi klien DM self-management sangat dibutuhkan untuk menjaga glukosa darah


agar tetap normal dan tetap dalam kondisi yang baik, dalam pelaksanaan self-
management klien DM harus memiliki efikasi diri yang baik dalam melakukan
pemilihan makanan sehat, aktivitas fisik dan pengobatan yang rutin (King dkk.,
2010).

Sitasi diatas benar, akan tetapi lebih baik ditambahkan dengan halaman
yang dikutip dibelakang tahun terbitan apabila dalam referensi terdapat
halaman yang dikutip seperti (King dkk., 2010:751-753).
King, D. K., R.E. Glasgow., D.J Toobert., dan L. A. Strycker. 2010. Self-Efficacy,
Problem Solving, and Social-Environmental Support are Associated with
Diabetes Self-Management Behaviors. Clinical care/Education/Nutrition/
Psychosocial Research; Journal Diabetic Care 33:751-753, 2010
http://care.diabetesjournals.org/content/33/4/751.short [30 januari 2018]

Diabetes melitus merupakan penyakit yang ditandai dengan hipoglikemia dan


gangguan metabolisme. Terdapat beberapa penatalaksanaan DM antara lain diet,
latihan fisik, dan pengobatan. Penatalaksanaan DM bertujuan untuk

11
menghilangkan keluhan dan mengendalikan glukosa darah, dan terhindar dari
komplikasi (Fatimah, 2015).

Sitasi diatas benar, akan tetapi lebih baik ditambahkan dengan halaman
yang dikutip dibelakang tahun terbitan apabila dalam referensi terdapat
halaman yang dikutip seperti (Fatimah, 2015:93).
Fatimah,Restyana Noor. 2015. Artikel Review Diabetes Melitus Tipe 2. J
Majority, Volume 4 nomor 5, Februari 2015, hal 93
http://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/viewFile/615/
619 [30 Januari 2018]

Munculnya masalah psikologi yaitu depresi akan mempengaruhi efikasi diri


seseorang dalam melakukan penalataksanaan DM (Walker, dkk., 2014). Hal-hal
yang mampu meningkatkan penatalaksanaan DM antara lain informasi yang
cukup mengenai penyakit DM, motivasi dan efikasi diri (Wu, dkk., 2006).

Sitasi diatas kurang benar, seharusnya tidak menggunakan koma setelah


penulisan nama dan yang benar adalah (Walker dkk., 2014) dan begitu juga
pada (Wu dkk., 2006).

Efikasi diri merupakan salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh klien DM
tipe 2, dengan efikasi diri klien DM diharapkan mampu meningkatkan
kemandirian dalam mengelola penyakitnya (Ariani dkk., 2012).

Sitasi diatas benar, akan tetapi lebih baik ditambahkan dengan halaman
yang dikutip dibelakang tahun terbitan apabila dalam referensi terdapat
halaman yang dikutip seperti (Ariani dkk., 2012:29-38).
Ariani, Y., S. Ratna., dan D. Gayatri. 2012. Motivasi dan Efikasi Diri Klien
Diabetes Mellitus Tipe 2 Dalam Asuhan Keperawatan. Jurnal
Keperawatan Indonesia, Volume 15, No. 1, Maret 2012; hal 29-38

12
https://media.neliti.com/media/publications/108281-ID-motivasi-dan-
efikasi-diri-pasien-diabete.pdf [ 29 Januari 2018]

13