Anda di halaman 1dari 6

Tgl Dx.

Keperawatan Perencanaan
Tujuan Kriteria Hasil Intervensi
12/2/2019 Risiko Perilaku TUM :
Kekerasan. Klien tidak melakukan tindakan 1. Setelah 1 x pertemuan klien 1. Bina hubungan saling percaya
kekerasan. menunjukkan tanda-tanda percaya dengan :
pada perawat :  Beri salam setiap berinteraksi.
TUK 1 :  Wajah cerah, tersenyum.  Perkenalkan nama, nama
Klien dapat membina hubungan saling  Mau berkenalan. panggilan perawat, dan tujuan
percaya.  Ada kontak mata. perawat berinteraksi.
 Bersedia menceritakan  Tanyakan dan panggil nama
perasaan. kesukaan klien, tunjukkan
sikap empati, jujur dan
menepati janji setiap kali
berinteraksi.
 Tanyakan perasaan klien dan
masalah yang dihadapi klien.
 Buat kontrak interaksi yang
jelas.
 Dengarkan dengan penuh
perhatian, ungkapan perasaan
klien.
12/2/2019 TUK 2 : 2. Setelah 1 x pertemuan, klien 2. Bantu klien mengungkapkan
Klien dapat mengidentifikasi penyebab, mampu menceritakan penyebab, penyebab, tanda – tanda serta
tanda – tanda serta akibat perilaku tanda – tanda serta akibat dari akibat dari marahnya :
kekerasan yang dilakukannya. perilaku kekerasan yang  Motivasi klien untuk
dilakukannya : menceritakan penyebab rasa
 Menceritakan penyebab kesal atau jengkelnya.
perasaan jengkel atau kesal  Dengarkan tanpa menyela
baik dari diri sendiri maupun atau memberi penilaian setiap
lingkungannya. ungkapan perasaan klien.
 Tanda fisik : mata merah,  Motivasi klien menceritakan
tangan mengepal, ekspresi kondisi fisik ( tanda-tanda
tegang, dll. fisik ) saat perilaku kekerasan
 Tanda emosional : perasaan terjadi.
marah, jengkel, bicara kasar.  Motivasi klien menceritakan
 Akibat dari perilaku kekerasan kondisi emosinya ( tanda-
bagi diri sendiri : luka, dijauhi tanda emosional ) saat terjadi
teman, dll. perilaku kekerasan.
 Akibat dari perilaku kekerasan  Diskusikan dengan klien
bagi orang lain / keluarga : akibat negatif ( kerugian )
luka, tersinggung, ketakutan, cara yang dilakukan pada :
dll. diri sendiri, orang lain /
lingkungan.

12/2/2019 TUK 3 : 3. Setelah 1 x pertemuan klien : 3. Diskusikan dengan klien :


Klien dapat  Menjelaskan cara-cara sehat  Apakah klien mau
mengidentifikasi cara mengungkapkan marah. mempelajari cara baru
konstruktif dalam mengungkapkan marah yang
mengungkapkan kemarahan. sehat.
 Jelaskan berbagai alternatif
pilihan untuk mengungkapkan
marah selain perilaku
kekerasan yang diketahui
klien.
 Jelaskan cara-cara sehat untuk
mengungkapkan marah :
- Cara fisik : nafas dalam,
pukul bantal / kasur, olah
raga.
- Verbal : mengungkapkan
bahwa dirinya sedang kesal
kepada orang lain.
- Sosial : latihan asertif
dengan orang lain.
- Spiritual : sembahyang /
doa, zikir, meditasi, dsb
sesuai keyakinan
agamanya masing-masing.
12/2/2019 TUK 4 : 4. Setelah 1 x pertemuan klien 4.1 Diskusikan cara yang
Klien dapat memperagakan cara mengontrol mungkin dipilih dan
mendemonstrasikan cara mengontrol perilaku kekerasan : anjurkan klien memilih cara
perilaku kekerasan.  Fisik : nafas dalam, pukul yang mungkin untuk
bantal / kasur, olah raga. mengungkapkan
 Verbal : mengungkapkan kemarahan.
bahwa dirinya sedang kesal 4.2 Latih klien memperagakan
kepada orang lain. cara yang dipilih :
 Sosial : latihan asertif dengan  Peragakan cara
orang lain. melaksanakan cara yang
 Spiritual : sembahyang / doa, dipilih.
zikir, meditasi, dsb sesuai  Jelaskan manfaat cara
keyakinan agamanya masing- tersebut.
masing.  Anjurkan klien
menirukan peragaan
yang sudah dilakukan.
 Beri penguatan pada
klien, perbaiki cara yang
masih belum sempurna.
4.3 Anjurkan klien
menggunakan cara yang
sudah dilatih saat marah /
jengkel.
TUK 5 : 5.1 Setelah 1 x pertemuan klien 5.1 Jelaskan manfaat
Klien menggunakan obat sesuai program menjelaskan : menggunakan obat secara
yang telah ditetapkan.  Manfaat minum obat. teratur dan kerugian jika
 Kerugian tidak minum obat. tidak menggunakan obat.

 Nama obat. 5.2 Jelaskan kepada klien :

 Bentuk dan warna obat.  Jenis obat ( nama,

 Dosis yang diberikan warna, dan bentuk obat

kepadanya. ).

 Waktu pemakaian.  Dosis yang tepat untuk


klien.
 Cara pemakaian.
 Waktu pemakaian.
 Efek yang dirasakan.
 Cara pemakaian.

5.2 Setelah 1 x pertemuan klien  Efek yang akan

menggunakan obat sesuai dirasakan klien.

program.
5.3 Anjurkan klien :
 Minta dan
menggunakan obat
tepat waktu.
 Lapor ke perawat atau
dokter jika mengalami
efek yang tidak biasa.
 Beri pujian terhadap
kedisiplinan klien