Anda di halaman 1dari 3

TUGAS KONSELING

DIALOG MANFAAT ASI

Nama : Naufalia Primandita Arie Prasetiawan


NIM : P17111171016
Prodi/Tk : D-IV Gizi / 2A

I.
Klien adalah seorang ibu muda yang bekerja di salah satu bank swasta (wanita karir).
Klien baru pertama kali melahirkan anak. Klien mempunyai kondisi ekonomi
menengah keatas. Klien datang untuk menanyakan manfaat dari ASI apa saja dan
manfaat dari pemberian ASI secara eksklusif apa saja.

II.
“Tok... Tok... Tok...”
[Pintu Dibuka]
Klien : “Assalamualaikum...”
Konselor : “Waalaikumsalam... Ada yang bisa saya bantu?”
Klien : “Saya ingin melakukan konsultasi dengan ahli gizi disini..”
Konselor : “Ibu datang pada orang yang tepat. Saya Naufalia Primandita, kebetulan saya
ahli gizi disini bu.. mari ikuti saya silahkan duduk dulu ibu...”
Klien : “Baik terimakasih bu...”
Konselor : “Mohon maaf sebelumnya ibu, nama ibu siapa?”
Klien : “Nama saya X bu...”
Konselor : “Ini saya panggilya ibu atau mbak ya enaknya, kelihatannya ibu masih sangat
muda, hehehe...”
Klien : “mbak saja bu, saya tuh mama mama muda hehehe...”
Konselor : “waaah mbak ini bisa aja hehehe... datang kesini dengan siapa mbak?
Klien : “Kebetulan tadi diantar suami tapi langsung ditinggal sebentar ke bengkel mobil
bu...”
Konselor : “Oooh... anaknya tidak diajak mbak?”
Klien : “Anak saya saya titipkan di eyangnya dulu bu, takutnya rewel nanti kalau diajak
kesini”
Konselor : “Apa sudah biasa dititipkan di eyangnya mbak?”
Klien : “Iya bu... soalnya saya bekerja di bank *tiiiiitt* jadi dirumah tidak ada yg
menjaga”
Konselor : “Alamat rumah mbak dimana?”
Klien : “Saya tinggal di Jl.X No.Y bu...”
Konselor : “Lumayan dekat ya mbak dari sini..”
Klien : ”Iya rumah saya lumayan dekat dari sini bu...”
Konselor : “Kalau boleh tau usia mbak berapa?
Klien : “Usia saya masih 23 tahun bu...”
Konselor : “Jadi mbak X kesini ingin konsultasi mengenai hal apa?”
Klien : “Saya ingin konsultasi mengenai pemberian ASI eksklusif itu manfaatnya untuk
bayi apa saja bu?”
Konselor : “Jadi begini mbak, pemberian ASI secara eksklusif dianjurkan selama 6 bulan
pertama. Nah pada 6 bulan pertama jika anak hanya mengonsumsi ASI saja
berarti untuk intake asupan gizinya hanya dari ASI saja, jadi manfaat ASI untuk
bayi yang pertama ada untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi.. seperti yang saya
katakan tadi karena jika bayi hanya mengonsumsi ASI maka intake atau
pemasukan gizinya hanya dari ASI saja... yang kedua ada untuk mempercepat
tumbuh kembang bayi, jika asupan ASI terpenuhi maka tumbuh kembang bayi
akan semakin cepat dan optimal mbak... nah yang ketiga ada untuk meningkatkan
daya tahan tubuh bayi, jika asupan bayi terpenuhi secara optimal maka daya tahan
tubuh bayi akan baik, jadi dedeknya tidak rentan terkena penyakit mbak...”
Klien : “Jadi begitu ya bu, lalu untuk manfaat pemberian ASI dari ibunya sendiri itu apa
saja ya bu?”
Konselor : “Nah... untuk manfaat untuk ibu sendiri juga ada mbak.. yang pertama ada untuk
mempercepat pemulihan pasca melahirkan itu karena ketika menyusui didalam
tubuh akan diproduksi hormon oksitosin yang selain membantu ejeksi air susu,
juga akan membantu untuk mengembalikan ukuran rahim menjadi normal. Selain
itu oksitosin membantu kontraksi rahim, sehingga mengurangi perdarahan pasca
persalinan mbak.. yang kedua ada untuk kontrasepsi secara alami mbak, nah ini
karena selama menyusui, produksi hormon estrogen akan berkungan, sedangkan
ovulasi terjadi ketika kadar estrogen dalam tubuh meningkat sehingga dengan
menyusui dapat mencegah terjadinya ovulasi dan apabila ibu memberikan ASI
eksklusif selama 6 bulan dan tidak memberikan makanan tambahan lain, maka
lactational amenorrhea akan sangat efektif dalam mencegah kehamilan (98%)
selama siklus menstruasi ibu belum kembali. Yg terakhir nih mbak karena
pemberian ASI secara eksklusif itu praktis dan ekonomis hehehe...”
Klien : “Wah benar juga bu untuk manfaat yang terakhir... Oke-oke jadi saya sudah
mulai mengeri manfaat pemberian ASI eksklusif untuk bayi dan ibu sendiri bu..”
Konselor : “Iya mbak.. apakah ada yang ingin dikonsultasikan lagi?”
Klien : “Saya rasa baru itu saja bu untuk yang dikonsultasikan.. Nanti jika saya ingin
konsultasi lagi dengan ibu Naufalia boleh ya bu saya kesini lagi?”
Konselor : “Dengan senang hati mbak.. Pintu saya terbuka lebar untuk mbak X kecuali jika
saya sedang cuti hehehe...”
Klien : “Hehehe ibu bisa saja.. Yasudah bu, saya mau pamitan dulu, ini suami saya
sudah menjemput saya didepan”
Konselor : “Baik mbak.. terimakasih banyak sudah berkonsultasi disini... mari saya antar
mbak...”
Klien : “Baik bu... saya juga terimakasih, saya jadi banyak menerima info disini... ya
sudah kalau gitu bu, saya pamit dulu Assalamualaikum bu...”
Konselor : “Waalaikumsalam... hati-hati dijalan mbak...”