Anda di halaman 1dari 3

SEJARAH MAKAM TUJU’A DI KAREBOSI

Tujuan penelitian adalah untuk memahami masa lalu, dan memperkaya pengetahuan
tentang bagaimana dan mengapa Makam Tuju’a dapat berada si pusat kota Makassar. Serta
proses bagaimana kejadian tersebut di masa lalu dan kondisinya di masa kini. Diharapkan
dengan penelitian ini akan meningkatnya pemahaman tentang kejadian masa lalu serta
sejarahnya, sehingga dapat dilestarikan pada masa kini.

Sumber sejarah secara umum dapat dibedakan menjadi sumber sejarah primer (dibuat
oleh tangan pertama) dan sekunder (dibuat berdasarkan sumber tangan pertama).

1. Sumber primer
 Dokumen sejarah yang ada di Museum Balla Lompoa, Gowa
 Dokumen sejarah yang ada di Museum Benteng Fort Rotterdam, Makassar
 Dan dokumen ataupu literatur lainnya yang mendukung.
2. Sumber sekunder
 Artikel dari majalah, koran dan sebagainya.
 Informasi narasumber

KISI-KISI INSTRUMEN
PEDOMAN PENGUMPULAN DATA

A. Pedoman Observasi
1. Letak geografis
2. Latar belakang situs
3. Bentuk dan Kondisi
4. Eksistensi Situs
5. Presepsi warga sekitar/pengunjung
B. Pedoman Wawancara
List pertanyaan terlampir.
Informan yang diwawancarai adalah :
1. Penjaga Makam
2. Sejarawan museum
3. Petuah atau yang dianggap mengetahui
4. Pengunjung atau warga sekitar

C. Pedoman Dokumentasi
1. Gambaran umum makam
2. Kondisi makam
3. Dokumentasi dari dokumen sejarah
4. Dokumentasi suara wawancara
INSTRUMEN PENELITIAN

HARI/TGL : ........................................ PUKUL : .......................................................


NAMA : .......................................................................................................................................
UMUR : .......................................................................................................................................
JENIS KELAMIN : .......................................................................................................................................

1. Apa yang anda ketahui tentang Makam Tuju’a di Lapangan Karebosi ?


2. Setahu anda sejak kapan keberadaan makam ini ada ?
3. Berapa makam yang ada di lapangan Karebosi ?
4. Apakah Makam Tuju’a dapat dikunjungi oleh siapa saja (umum) ?
5. Apa pengaruh keberadaan makam terhadap lapangan Karebosi ?
6. Menurut anda, siapa yang di makamkan di Makam Tuju’a ?
7. Menurut anda, siapa yang membangun/membuat Makam Tuju’a ?
8. Menurut anda, mengapa ada makam di tengah-tengah Lapangan Karebosi ?
9. Ketika dilakukan renovasi pada lapangan Karebosi, menurut anda mengapa makam
tersebut tidak dipindahkan ?
10. Darimana anda mendapat informasi mengenai Makam Tuju’a ?
11. Seberapa sakral kah makam ini menurut anda ?
12. Seberapa sering warga datang berziarah ?
13. Bagaimana tanggapan anda tentang hal tersebut ?
14. Menurut anda, Makam Tuju’a merupakan sebuah peninggalan sejarah atau lebih berat
kepada hal-hal yang mistis ?
15. Bagaimana tanggapan anda tentang pernyataan bahwa “Makam Tuju’a yang sebenarnya
ada di Kec. Galesong, Kab. Takalar yang di kenal dengan Makam Tuju’a Ri Galesong” ?
16. Menurut anda, apakah terdapat jasad di tiap makam ?
17. Apakah ada perlakuan khusus untuk makam ?
18. Mengapa jika iya ? dan mengapa jika tidak menurut anda ?
19. Siapa yang menjadi penanggungjawab Makam Tuju’a ?
20. Menurut anda, apakah sebaiknya Makam Tuju’a yang berada di Lapangan Karebosi tetap
dijaga dan dilestarikan ?