Anda di halaman 1dari 3

Asesmen Pembelajaran Matematika

1. Pengertian Prosedur Pengembangan Tes


2. Pengertian Prosedur Pengembangan Tes Berbasis Kelas
3. Tahap-tahap Prosedur Pengembangan Tes Berbasis Kelas(tujuan, macam-macam)
4. Contoh 2(soal+kd+indikator+penilaian)

1. Pengertian Prosedur Pengembangan Tes


Prosedur adalah tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktifitas(KBBI:
2018). Pengembangan adalah proses; cara; perbuatan mengembangkan(KBBI: 2018).
Tes adalah alat untuk memperoleh data tentang perilaku individu (Allen dan Yen, 1979:
1). Oleh karena itu, Prosedur pengembangan tes adalah tahap-tahap dalam proses
memperoleh data tentang perilaku individu.
2. Pengertian Prosedur Pengembangan Tes Berbasis Kelas
Basis adalah dasar atau asas. Berbasis kelas adalah dasar-dasar yang digunakan
sebagai acuan suatu kelompok. Prosedur pengembangan tes berbasis kelas adalah
langkah-langkah dari proses untuk memperoleh data tentang perilaku individu dengan
dasar-dasar yang sudah disepakati bersama.
3. Fungsi-fungsi pengembangan tes berbasis kelas
a. Fungsi Diagnostik
Tes awal bertujuan mempersiapkan siswa agar memperoleh manfaat dari
pengajaran baru dan sejauh mana mereka telah menguasai konsep, serta
keterampilan sebelumnya. Tes juga berfungsi sebagai peran diagnostik dengan
menyoroti kelebihan dan kekurangan siswa, serta masalah yang memerlukan
perhatian khusus.
b. Fungsi Motivasi
Tes memotivasi siswa untuk mempelajari materi yang diberikan. Siswa ingin
meraih kesuksesan, merasa takut gagal, dan ingin bersaing. Ketika diberi umpan
balik yang cepat siswa akan termotivasi untuk memperbaiki, mengubah kesalahan
konsep dan menggali materi lebih dalam.
c. Evaluasi Diri
Ketika siswa mendapat umpan balik dari tes mereka belajar bagaimana orang lain
menilai usaha dan kemampuan mereka, di sisi lain mereka mengembangkan
evaluasi diri mereka sendiri
d. Fungsi Instruksional
Tes menyebabkan siswa meninjau materi, mengkonsolidasikan dan
mengintegrasikan gagasan. Selain itu, mmepersiapkan tes memberikan mereka
gambaran secara menyeluruh mengenai pelajaran dan aspek penting.
e. Meningkatkan Efektivitas Guru
Tes menunjukkan kepada guru seberapa baik materi yang sudah disampaikan.
Meliputi materi-materi yang membutuhkan perbaikan, dan bagaimana agar dapat
memperbaiki materi untuk proses pembelajaran yang lebih jelas.
4. Tujuan tes berbasis kelas
a. Pengetahuan
Melibatkan pemanggilan kembali secara spesifikasi dan universal, pemanggilan
kembali metode dan proses, atau pemanggilan kembali pola, struktur/pengaturan.
Dalam menggunakan analogi, jika kita memikirkan suatu hal maka akan disimpan
sebagai file di otak, masalah dalam menguji pengetahuan adalah mencari
masalah/tugas yang menyediakan sinyal-sinyal, isyarat dan petunjuk yang paling
efektif membawa apapun yang tersimpan.
b. Komprehensi/mampu menerima dengn baik
Komperhensi mewakili tingkat terendah dari memahami. Ini mengacu pada tipe
pemahaman atau pengertian, sehingga masing-masing individu memiliki
pemahaman yang telah disampaikan tanpa menghubungkannya dengan materi lain
atau melihat sebab-akibatnya.
c. Aplikasi
Penggunaan abstraksi pada sitasui tertentu dan konkrit. Abstraksi bisa berupa
gagasan umum, aturan prosedural, atau metode secara umum. Abstraksi juga berupa
prinsip, ide, dan teori teknis yang diaplikasikan.
d. Analisis
Pembagian komunikasi menjadi unsur penyusun atau bagaiannya, sedemekian
hingga hirerarkinya relatif jelas dan/atau hubungan antara gagasan dinyatakan
secara eksplisit. Analisis semacam itu dimaksudkan untuk mengklarifikasi saat
penyampaian, untuk menunjukkan bagaiman tata cara berkomunikasi, dan cara
mengola bagaimana menyampaikannya serta feed-backnya, serta dasar dan
pengaturannya.
e. Sintesis/Perpaduan
Menyatukan elemen atau bagian, sehingga membentuk satu kesatuan. Hal ini
melibatkan proses penyatuan-penyatuan bagian dan menggabungkannya
sedemikian rupa agar membentuk pola atau struktur yang lebih jelas.
f. Evaluasi
Penilaian tentang materi dan metode untuk tujuan yang akan diberikan. Penilaian
kuantitatif dan kualitatif tentang sejauh mana materi dan metode sesuai dengan
kriteria. Penggunaan standar penilaian. Kriterianya ditentukan dari seberapa paham
siswa dengan materi yang disampaikan.

5. Tahap-tahap pengembangan tes berbasis kelas


a. Merencanakan tes
b. Mengembangkan butir-butir tes
c. Penulisan butir-butir
d. Memperbaiki butir-butir tes
Analisis butir butir tes
Pada bagian analisis butir butir tes ini akan membantu merancang tes yang lebih
baik ke depannya.
Selain memperbaiki tes itu sendiri, analisis butir butir tes juga dapat
memberikan informasi tentang seberapa baik pengajaran tujuan dan aspek tertentu
yang perlu diperbaiki.